Breaking News
Trending Tags

Peduli Lingkungan, Bank bjb Jalin Kerja Sama Dengan Aplikasi Octopus

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Dalam setahun terakhir aplikasi Octopus menjadi perhatian warga terutama yang peduli lingkungan karena aplikasi tersebut dapat memberdayagunakan sampah secara sistematis sehingga memiliki nilai lebih.

Octopus adalah aplikasi yang memungkinkan penggunanya menyetorkan kemasan bekas pakai untuk didaur ulang. Penggunanya dengan target utama anak muda yang sudah peduli lingkungan.

Octopus memiliki 3 mobile apps, yaitu untuk pengguna (consumers), pelestari (waste collectors), dan pebisnis produksi sampah (checkpoints).

Ketiga aplikasi bersinergi dengan baik, hingga selama 6 bulan terakhir, Octopus berhasil mengumpulkan 9,9 juta produk sampah dari pengguna. Bahkan salah satu pelestari Octopus dapat meraih penghasilan sejumlah Rp10,4 juta rupiah dalam satu bulan pada Oktober 2020.

Octopus dibesut oleh tujuh orang dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Mereka adalah lulusan kampus dari Amerika Serikat seperti Harvard Business School dan MIT, dan UC Berkeley. 

CEO sekaligus co-founder Octopus, Moehammad Ichsan, mengatakan Octopus melakukan proyek pilot pertama di Makassar pada 2020. Sedangkan Hamish Daud Wylie yang merupakan suami penyanyi Raisa kini menjadi Chief Marketing Officer Octopus.

Saat ini Octopus Indonesia memiliki lebih dari 75.000 pengguna aplikasi, 9000 lebih mitra pengepul dan 2065 bank sampah tempat Pelestari menyetorkan sampah untuk diangkut. Aplikasi Octopus hadir di kota Makassar, Badung, Gianyar, Denpasar, dan Bandung.

Octopus Indonesia yang berada di Bandung ini dimanfaatkan dalam proses daur ulang sampah plastik oleh PT Namasindo Plas Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pusat daur ulang sampah plastik tersebut menerima setidaknya 60 ton sampah plastik dari Bali setiap pekannya. Menurut catatan Dinas Lingkungan Hidup Jabar, jumlah sampah plastik yang dapat didaur ulang mencapai 6.400 ton di seluruh Jawa Barat.

Saat ini, mekanisme yang ada di aplikasi Octopus yaitu sampah yang dikumpulkan akan dikonversikan menjadi poin yang bisa ditukar menjadi uang tunai melalui proses tarik tunai di dalam aplikasi Octopus. Tak cuma menjadi poin, sampah juga bisa ditukar dengan voucher yang dapat digunakan sebagai discount di coffee shop yang bekerja sama dengan Octopus.

Bank bjb Peduli Lingkungan

Apa yang dilakukan oleh Octopus selaras dengan nilai go spirit Bank bjb pada poin respect, yakni peduli lingkungan. Oleh karena itu, Bank bjb hadir untuk memberikan opsi sebagai media transaksi pembayaran dari pihak pelestari yang mengangkut sampah ke pihak customer (warga) dengan menggunakan produk Digicash.

Untuk fase selanjutnya, tidak menutup kemungkinan juga dikembangkan untuk transaksi pembayaran dari pihak bank sampah sebagai pihak akhir penerima sampah warga ke pihak pelestari di aplikasi pelestari, serta integrasi fitur pembayaran pajak dan pembelian pulsa yang ada di dalam Digicash ke dalam aplikasi Octopus ini.

Dengan kerja sama ini, Bank bjb akan menambah fee based income melalui integrasi dengan aplikasi Octopus. Sementara di pihak Octopus akan mempermudah pengguna dalam memanfaatkan pengumpulan sampah rumah tangga dan bisa memanfaatkan fitur-fitur Digicash seperti pembayaran pajak dan pembelian pulsa hanya dengan menggunakan satu aplikasi saja.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, mengatakan pihaknya akan proaktif mengembangkan sistem transaksi pembayaran dari pihak pelestari hingga ke warga.

“Tentunya bank bjb akan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan Octopus ataupun pihak lain yang peduli lingkungan terutama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat itu sendiri dan menciptakan ruang pertumbuhan usaha baru,” kata Widi. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Pusat Cabut Pembekuan Pengurus PWI Jawa Barat

    PWI Pusat Cabut Pembekuan Pengurus PWI Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mencabut pembekuan Pengurus PWI Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2021-2026. Pencabutan pembekuan tertuang dalam SK No. 373-PLP/PP-PWI/2025 tentang Pencabutan Surat Keputusan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia No. 320.PLP/PP-PWI tentang Pembekuan Pengurus PWI Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2021-2026 dan Seluruh Perubahannya. SK tertanggal 1 Agustus 2025 […]

  • POR DPRD Kabupaten Bandung Jadi Ajang Penyegaran dan Silaturahmi Anggota Dewan

    POR DPRD Kabupaten Bandung Jadi Ajang Penyegaran dan Silaturahmi Anggota Dewan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabupaten Bandung | Mbinews.id – Pekan Olahraga (POR) DPRD Kabupaten Bandung menjadi agenda rutin setiap Januari yang dimanfaatkan anggota dewan untuk mengisi waktu jeda sekaligus penyegaran setelah padatnya agenda kedewanan. Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, SH, mengatakan bahwa sebelumnya aktivitas anggota dewan sangat padat, mulai dari rapat-rapat, pembahasan Peraturan Daerah (Perda), hingga pembahasan […]

  • MPLS dan PTM Sekolah di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

    MPLS dan PTM Sekolah di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Pertemuan Tatap Muka (PTM) kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung akan berlangsung 100 persen per 18 Juli 2022. Hal ini disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung berdasarkan SKB 4 Menteri dan Peraturan Wali Kota Bandung. “Berdasarkan kebijakan, kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung akan digelar secara optimal […]

  • GA Covid-19 Kota Bandung Laksanakan Giat Sosialisasi 3 M Dan 1 T

    GA Covid-19 Kota Bandung Laksanakan Giat Sosialisasi 3 M Dan 1 T

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id Gerakan Anti Covid-19 Kota Bandung melaksanakan giat himbauan sosialisasi pentingnya Memakai Masker, Menjaga jarak dan mencuci tangan serta pembagian masker di tiga titik keramain yakni Jalan Sukajadi, Cihampelas dan Braga Bandung, Sabtu, (31/10/2020) Mengingat masa liburan panjang dan cuti bersama pekan ini membuat Kota Bandung dibanjiri wisatawan dari luar kota dan sejumlah destinasi […]

  • Agus Gunawan Dan Heri Hermawan Hadiri Musrenbang Bandung Kidul

    Agus Gunawan Dan Heri Hermawan Hadiri Musrenbang Bandung Kidul

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – DPRD Kota Bandung menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bojongloa Kidul Tahun 2022 RKPD 2023, Jumat (11/2/2022). Dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kota Bandung Dapil 6, Ir. Agus Gunawan dan Drs. Heri Hermawan hadir dalam Musrenbang yang dilaksanakan di Gedung serbaguna Istana Muara Komplek Muara itu. Pada pelaksanaan Musrenbang kali […]

  • Update Kasus Cacar Monyet, Dinkes Kota Sukabumi: Belum Ada Kasus Yang Terkonfimasi

    Update Kasus Cacar Monyet, Dinkes Kota Sukabumi: Belum Ada Kasus Yang Terkonfimasi

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menindaklanjuti kabar terkonfirmasinya kasus cacar monyet (Monkeypox) di Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengkonfirmasi hingga saat ini, tidak ada kasus yang terdata di Kota Sukabumi, Selasa (14/11). Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah, yang menyebutkan bahwa hingga saat ini di Kota Sukabumi masih belum […]

expand_less