Breaking News
Trending Tags

Peduli Lingkungan, Bank bjb Jalin Kerja Sama Dengan Aplikasi Octopus

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Dalam setahun terakhir aplikasi Octopus menjadi perhatian warga terutama yang peduli lingkungan karena aplikasi tersebut dapat memberdayagunakan sampah secara sistematis sehingga memiliki nilai lebih.

Octopus adalah aplikasi yang memungkinkan penggunanya menyetorkan kemasan bekas pakai untuk didaur ulang. Penggunanya dengan target utama anak muda yang sudah peduli lingkungan.

Octopus memiliki 3 mobile apps, yaitu untuk pengguna (consumers), pelestari (waste collectors), dan pebisnis produksi sampah (checkpoints).

Ketiga aplikasi bersinergi dengan baik, hingga selama 6 bulan terakhir, Octopus berhasil mengumpulkan 9,9 juta produk sampah dari pengguna. Bahkan salah satu pelestari Octopus dapat meraih penghasilan sejumlah Rp10,4 juta rupiah dalam satu bulan pada Oktober 2020.

Octopus dibesut oleh tujuh orang dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Mereka adalah lulusan kampus dari Amerika Serikat seperti Harvard Business School dan MIT, dan UC Berkeley. 

CEO sekaligus co-founder Octopus, Moehammad Ichsan, mengatakan Octopus melakukan proyek pilot pertama di Makassar pada 2020. Sedangkan Hamish Daud Wylie yang merupakan suami penyanyi Raisa kini menjadi Chief Marketing Officer Octopus.

Saat ini Octopus Indonesia memiliki lebih dari 75.000 pengguna aplikasi, 9000 lebih mitra pengepul dan 2065 bank sampah tempat Pelestari menyetorkan sampah untuk diangkut. Aplikasi Octopus hadir di kota Makassar, Badung, Gianyar, Denpasar, dan Bandung.

Octopus Indonesia yang berada di Bandung ini dimanfaatkan dalam proses daur ulang sampah plastik oleh PT Namasindo Plas Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pusat daur ulang sampah plastik tersebut menerima setidaknya 60 ton sampah plastik dari Bali setiap pekannya. Menurut catatan Dinas Lingkungan Hidup Jabar, jumlah sampah plastik yang dapat didaur ulang mencapai 6.400 ton di seluruh Jawa Barat.

Saat ini, mekanisme yang ada di aplikasi Octopus yaitu sampah yang dikumpulkan akan dikonversikan menjadi poin yang bisa ditukar menjadi uang tunai melalui proses tarik tunai di dalam aplikasi Octopus. Tak cuma menjadi poin, sampah juga bisa ditukar dengan voucher yang dapat digunakan sebagai discount di coffee shop yang bekerja sama dengan Octopus.

Bank bjb Peduli Lingkungan

Apa yang dilakukan oleh Octopus selaras dengan nilai go spirit Bank bjb pada poin respect, yakni peduli lingkungan. Oleh karena itu, Bank bjb hadir untuk memberikan opsi sebagai media transaksi pembayaran dari pihak pelestari yang mengangkut sampah ke pihak customer (warga) dengan menggunakan produk Digicash.

Untuk fase selanjutnya, tidak menutup kemungkinan juga dikembangkan untuk transaksi pembayaran dari pihak bank sampah sebagai pihak akhir penerima sampah warga ke pihak pelestari di aplikasi pelestari, serta integrasi fitur pembayaran pajak dan pembelian pulsa yang ada di dalam Digicash ke dalam aplikasi Octopus ini.

Dengan kerja sama ini, Bank bjb akan menambah fee based income melalui integrasi dengan aplikasi Octopus. Sementara di pihak Octopus akan mempermudah pengguna dalam memanfaatkan pengumpulan sampah rumah tangga dan bisa memanfaatkan fitur-fitur Digicash seperti pembayaran pajak dan pembelian pulsa hanya dengan menggunakan satu aplikasi saja.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, mengatakan pihaknya akan proaktif mengembangkan sistem transaksi pembayaran dari pihak pelestari hingga ke warga.

“Tentunya bank bjb akan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan Octopus ataupun pihak lain yang peduli lingkungan terutama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat itu sendiri dan menciptakan ruang pertumbuhan usaha baru,” kata Widi. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot  Bandung  Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded:  Seperti Apa Kebutuhan  Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    Pemkot Bandung Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded: Seperti Apa Kebutuhan Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan menggunakan ekskavator buatan PT Pindad untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung. Ekskavator tersebut yaitu Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal. Sehingga alat tersebut cocok digunakan di perairan dangkal […]

  • Cepat Dan Akurat, Bawaslu Puji Media Massa Kota Sukabumi Hebat

    Cepat Dan Akurat, Bawaslu Puji Media Massa Kota Sukabumi Hebat

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Bawaslu Kota Sukabumi puji media massa setempat. Pasalnya, informasi terkait berbagai hal di Bawaslu banyak yang cepat sampai ke media. “Media Sukabumi hebat. Banyak informasi yang cepat sampai ke media,” ujar Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih saat Media Gathering, Jumat (29/11). Hal yang paling […]

  • Disbudpar Kota Bandung Catat Jumlah Wisatawan Yang Berkunjung Ke Kota Bandung Turun 50 Persen

    Disbudpar Kota Bandung Catat Jumlah Wisatawan Yang Berkunjung Ke Kota Bandung Turun 50 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat penurunan jumlah wisatawan nusantara atau domestik yang berkunjung ke Kota Bandung sejak masa pandemi Covid-19. Tercatat pada tahun 2020 terjadi penurunan sebesar 50 persen atau berkisar 3,2 juta wisatawan jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan pada tahun 2019 yang terhitung sekitar 7,4 juta. Sedangkan wisatawan […]

  • Napak Tilas Perjuangan di Bandung Untuk Memperkokoh Pemahaman dan Penerapan nilai Luhur Pancasila

    Napak Tilas Perjuangan di Bandung Untuk Memperkokoh Pemahaman dan Penerapan nilai Luhur Pancasila

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Dalam upaya merealisasikan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila pada generasi muda, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meluncurkan program inovatif “For Your Pancasila” bertajuk “Napak Tilas Sejarah Perjuangan di Bandung” di Pendopo Kota Bandung, Rabu 26 Juni 2024. Acara yang dihadiri 250 orang content creator ini bertujuan memperkokoh […]

  • Sejumlah Prioritas Pembangunan Kota Sukabumi Di Usulkan Lewat Musrenbang Dan RKPD Tahun 2021

    Sejumlah Prioritas Pembangunan Kota Sukabumi Di Usulkan Lewat Musrenbang Dan RKPD Tahun 2021

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInewa.id – Ada sejumlah prioritas pembangunan di Kota Sukabumi yang diusulkan lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi tahun 2021. Seperti halnya dengan peningkatan kualitas SDM, ketahanan keluarga dan sosial masyarakat. Hal itu dikatakan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, usai membuka kegiatan Musrenbang RKPD 2021 di salah satu Hotel […]

  • Sentuh Langsung Pelaku Usaha, bank bjb Ekspansi Layanan di Pasar Kebayoran Lama

    Sentuh Langsung Pelaku Usaha, bank bjb Ekspansi Layanan di Pasar Kebayoran Lama

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews — bank bjb terus memperluas akses pembiayaan ke sektor produktif sebagai bagian dari upaya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah. Upaya ini dilakukan dengan menghadirkan layanan perbankan yang mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di berbagai sentra ekonomi masyarakat, termasuk pasar tradisional. Pasar tradisional dinilai penting bagi bank bjb […]

expand_less