Breaking News
Trending Tags

Pemberhentian TY Bukan Karena Melaporkan Terjadi Korupsi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – BAZNAS Jawa Barat menanggapi tuduhan , telah melakukan kriminalisasi terhadap mantan pegawai yang dianggap sebagai whistleblower. melalui Wakil Ketua IV, H. Achmad Faisal S.Pd menyampaikan klarifikasi , tuduhan dan opini dari rilis yang dikeluarkan oleh LBH Bandung di sejumlah media.

Sehingga melakukan press conference ini untuk menjelaskan dan hak jawab,akan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi .
Menurut Achmad Faisal, BAZNAS Provinsi Jawa Barat secara tegas memiliki komitmen terhadap prinsip antikorupsi, tata kelola yang transparan, serta keterbukaan informasi publik sebagai fondasi dalam mengelola dana umat.

Terkait status tersangka TY, mantan pegawainya oleh pihak kepolisian, Achmad Faisal menegaskan tidak ada hubungan antara pemberhentiannya dengan status sebagai whistleblower.
Achmad juga menyampaikan, pemberhentian dilakukan sebelum yang bersangkutan melaporkan dugaan penyelewengan BAZNAS. Namun pemberhentian dikarenakan rasionalisasi lembaga serta tindakan indisipliner berulang.

“Narasi bahwa TY diberhentikan karena mengadukan korupsi adalah tidak benar,” tegas Achmad Faisal.
Pemberhentian TY sudah sesuai prosedur dan diperkuat oleh Putusan MA yang menguatkan PHI (Pengadilan Hubungan Industri) Bandung pada Februari 2024.
Bahkan, BAZNAS Jabar sudah pemberian pesangon TY senilai Rp123 juta kepada yang bersangkutan sesuai perintah pengadilan.
Yang bersangkutan sudah menerima utuh semua pesangon yang ditetapkan pengadilan,” ucap Achmad Faisal.

Jadi, kata Achmad Faisal, permasalahan hukum yang saat ini dihadapi TY bukan karena pengaduan persoalan whistleblower melainkan karena saudara TY telah mengakses dokumen internal secara tidak sah dan menyebarkannya ke pihak yang tidak berkepentingan dan berwenang.

“Bahkan ada indikasi perubahan terhadap data yang ia ambil, diubah dan dimanipulasi,” ungkap Wakil Ketua BAZNAS Jabar Bidang SDM, ADM, Umum dan Humas ini.

Diketahui, TY diberhentikan dari BAZNAS Jabar pada Januari 2023. Selanjutnya, TY melaporkan BAZNAS Jabar ke berbagai pihak sejak Maret 2023. Namun pihak BAZNAS Jabar baru mengadukan TY ke pihak berwenang pada Agustus 2024, setelah BAZNAS Jabar menerima semua hasil pemeriksaan auditor internal dan eksternal berdasarkan tuduhan yang dilayangkan oleh bersangkutan.

Sejauh ini, lanjut Achmad Faisal, BAZNAS Provinsi Jawa Barat menghormati prinsip perlindungan whistleblower dan telah menyediakan mekanisme pengaduan yang aman serta kerahasiaan bagi pelapor. Sesuai Pasal 33 UU No. 13/2006 & UNCAC Pasal 32–33 Tentang Perlindungan Whistleblower.

Tindakan korupsi yang dituduhkan TY kepada BAZNAS Jabar sudah ditindaklanjuti dengan audit investigatif oleh inspektorat Jawa Barat, juga audit khusus oleh divisi audit dan kepatuhan BAZNAS RI.

“Dan hasilnya semua tuduhan itu menyatakan bahwa semua tuduhan tidak terbukti,” tegas Achmad Faisal.

Jadi, jika dikatakan di dalam rilis pemberitaan yang mengatakan tidak ada hasil dari audit Inspektorat dan audit BAZNAS RI, itu sangat keliru.

“Hasilnya sudah ada, surat yang menyatakan hasil pemeriksaan inspektorat dan BAZNAS RI itu sudah ada, dan menyatakan tidak terbukti,” paparnya.

“Jadi semua tuduhannya sudah selesai sebetulnya. Karena memang hasil pemeriksaan auditor yang kredibel sudah dilakukan,” imbuhnya.

Selama ini, ketika yang bersangkutan melaporkan BAZNAS Jabar ke sejumlah pihak dan memposisikan diri sebagai whistleblower. Dikatakan Achmad Faisal, BAZNAS Jabar tidak pernah melakukan tindakan apapun untuk menghalang-halangi laporan yang bersangkutan.

“Kami tidak pernah melakukan tindakan apapun ketika yang bersangkutan melaporkan BAZNAS ke pihak manapun, bahkan melaporkan ke LSM, kami tidak menghalang-halangi,” jelas Achmad Faisal.

“Kami menghadapi semua tuduhan itu dengan melakukan pembuktian secara transparan,” imbuhnya.

Dalam pemberitaan yang menyatakan klaim pelanggaran hak terhadap seorang whistleblower itu tidak relevan.

Terkait proses hukum di Polda Jabar, BAZNAS menghormati proses dan mendukung hak TY untuk membela

diri, namun meminta agar tidak menyebarkan framing negatif di media.

Seperti yang dikutip LBH Bandung dalam rilis Tentang Proses Hukum yang Adil sesuai ICCPR Pasal 14, BAZNAS mendukung prinsip equality before the law.

Untuk itu, BAZNAS Jabar berhak mengadukan TY karena ternyata ada pelanggaran hukum oleh yang bersangkutan. “Dan kami menghargai pihak kepolisian untuk memproses ini secara adil dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara menanggapi soal kebebasan berekspresi, menurut pihak BAZNAS Jabar, kebebasan berekspresi tidak termasuk hak untuk melanggar prosedur akses dokumen internal dan menyebarluaskannya ke pihak lain.

“Kasus ini bukan juga tentang pembatasan ekspresi, tetapi pelanggaran hukum. Termasuk UU ITE terkait penyebaran data tanpa konteks yang benar,” kata Achmad Faisal.

Untuk itu, Achmad Faisal mewakili pihak BAZNAS Jabar menyayangkan pihak yang bersangkutan melalui LBH Bandung membuat narasi yang disiarkan ke berbagai media dengan framing negatif.

“Saudara TY juga tetap memiliki hak untuk membela diri dan membuktikan kalau memang tidak bersalah. Bahkan proses praperadilan pun bisa ditempuh dengan baik, daripada harus menyebarkan framing negatif yang tidak benar di berbagai media,” pungkasnya.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refocusing Anggaran? Daddy :  Awas ” Jangan Hantam Kromo”

    Refocusing Anggaran? Daddy : Awas ” Jangan Hantam Kromo”

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Instruksi Mendagri Nomor 1 tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease di Lingkungan Pemerintah Daerah ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Anggota fraksi Gerindra DPRD prov Jabar Daddy Rohanady menanggapi implementasi instruksi yang dikeluarkan pada 2 April 2020 dan berisi 7 butir perintah tersebut. Implementasi ketujuh perintah […]

  • West Java Automotive Gelar Vaksinasi Covid-19, Doni Salmanan: Tetap Jaga Prokes

    West Java Automotive Gelar Vaksinasi Covid-19, Doni Salmanan: Tetap Jaga Prokes

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MBInews.id – West Java automotive carshow menggelar charity dan vaksinasi bersama Doni Salmanan di Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Sabtu (23/10/2021) Doni Salmanan mengatakan kegiatan ini digelar untuk membantu percepatan program vaksinasi di Kabupaten Bandung. “Karena dilihat warga di Kabupaten Bandung masih kurang baik yang belum atau yang sudah di vaksin. Maka kami hadir untuk […]

  • Jika Perda Pelayanan Pemakaman Umum Hadir, Pelayanan Pemkot Harus Makin Prima

    Jika Perda Pelayanan Pemakaman Umum Hadir, Pelayanan Pemkot Harus Makin Prima

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pansus 3 DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja membahas Raperda tentang Pelayanan Pemakaman Umum bersama Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi & Tata Ruang, Bagian Hukum dan Tim Penyusun NA, di Ruang Rapat Komisi C Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (3/8/2022). Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua Pansus 3, Agus Salim dan dihadiri […]

  • Soal Buka Masker, Ini Tanggapan Wali Kota Bandung

    Soal Buka Masker, Ini Tanggapan Wali Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat terkait penggunaan masker di masa saat ini. Baginya, masker tetap menjadi pelindung diri dari paparan Covid-19. “Saat ini, presiden mengatakan soal kegiatan outdoor bisa membuka masker. Kita serahkan lagi kepada keyakinan masyarakat,” kata Yana di Gedung Generasi Muda Rabu 18 Mei 2022. Kendati […]

  • Terminal Type A Perketat Prokes Hindari Penyebaran Covid 19

    Terminal Type A Perketat Prokes Hindari Penyebaran Covid 19

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Terminal Tipe A Kota Sukabumi terus menguatkan dan menjaga protokol kesehatan secara ketat dalam melayani masyarakat. Hal itu tentunya untuk terbebas dari penyebaran virus Covid-19. “Kita ketat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) sesui dnegan himbauan pemerintah. Dnegan begitu selain untuk melindungi diri sendiri, juga melindungi orang lain. Tapi, yang penting kami juga menjaga pikiran […]

  • Kota Sukabumi “Krisis”  Tenaga Guru Agama

    Kota Sukabumi “Krisis” Tenaga Guru Agama

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Kota Sukabumi saat ini sangat kekurangan tenaga guru pendidikan agama, padahal pihak Kementrian Agama (Kemenag) setiap tahunya selalu mengusulkan masalah kekurangan tenaga pendidik tersebut. Tapi sampai saat ini belum teralisasi. “Ya benar di Kota Sukabumi sangat kekeurangan guru. Terutama guru pendidikan agama,”ujar Kepala Kemenag kota Sukabumi HA. Chalik Mawardi usai memperingati hari santri nasional […]

expand_less