Breaking News
Trending Tags

PWI Pokja Kota Bandung Gelar FGD, tranfaransi Mendorong Kemajuan Ekonomi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Kota Bandung sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema ‘Transparansi Dalam Mendorong Kemajuan Perekonomian Kota Bandung’ yang digelar di Hotel Kedaton Kota Bandung, Kamis (7/3/2024)

Sesuai dengan tema yang dibahas, FGD kali ini fokus mengupas tentang pentingnya transparansi dalam mengelola informasi dan program pembangunan suatu daerah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

FGD sendiri menghadirkan narasumber dari praktisi pengawas penyelenggara pemerintah dan akademisi. Diantaranya, Muhammad Anwar selaku Inspektur Pembantu (Irban) III Inspektorat Kota Bandung dan Rektor Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin S.E., M.Si.

Selain anggota PWI Pokja Kota Bandung, FGD juga dihadiri oleh perwakilan Diskominfo Kota Bandung, mahasiswa dari sejumlah Universitas di Kota Bandung, antara lain mahasiswa USB YPKP Bandung, Unisba, UKRI, ISBI dan IAI Persis Bandung serta IKWI Kota Bandung.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Pokja Kota Bandung, Hardiyansyah, SH mengatakan kegiatan FGD dengan tema yang diusung merupakan bentuk kepedulian dan perhatian PWI terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung.

“Kami berharap dengan kegiatan FGD ini dapat membuka dan menambah wawasan, informasi serta memperkaya literasi para peserta. Disamping juga, memberikan kontribusi dan sumbangsih positif PWI bagi pembangunan di Kota Bandung,” terangnya.

Kegiatan FGD yang dimoderatori Zaenal Ihsan berlangsung cukup menarik dan interaktif. Mulai dari pemaparan para narasumber hingga suasana mulai hangat di sesi tanya jawab peserta.

Sebagai Aparat Pengawasan intern Pemerintah (APIP), Muhammad Anwar selaku Inspektur Pembantu III Inspektorat Kota Bandung, mengapresiasi kegiatan ini karena organisasi profesi kewartawanan PWI Pokja Kota Bandung menaruh peduli terhadap pertumbuhan perekonomian di Kota Bandung. Khususnya terhadap transparansi penyelenggara pemerintahan.

“Pertama, apresiasi ternyata wartawan peduli pertumbuhan ekonomi. Dan ini memang menurut saya perlu kita angkat silahkan saja nanti untuk diberitakan,” ungkapnya ditemui seusai FGD.

“Apresiasi ke PWI Pokja Kota Bandung, mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk semua. Insya Allah pertumbuhan ekonomi kita (Kota Bandung) tinggi, inflasi kita rendah (terkendali),” ujar Anwar yang juga terlibat dalam TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Kota Bandung.

Sementara, menurut Rektor USB YPKP Bandung Dr. Didin Saepudin S.E., M.Si., kegiatan FGD ini luar biasa. Suatu forum yang diharapkan bisa menambah wawasan dan edukasi bagi seluruh peserta yang hadir. “Baik itu dari (mahasiswa) perguruan tinggi terutama untuk anggota PWI itu sendiri,” ujar Rektor.

Melalui FGD ini, lanjut Dr. Didin, bisa memperkaya pengetahuan wartawan atau anggota PWI terkait persoalan perekonomian suatu daerah. Sehingga dapat mengangkat isu-isu ekonomi yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan (FGD) ini bisa memberikan manfaat. Kami sebagai salah satu narasumber mencoba untuk memberikan informasi yang terbaik sesuai dengan tema yang disampaikan. Dan mudah-mudahan ini akan menambah kekuatan bagi PWI dalam bentuk pengkayaan ilmu pengetahuan,” pungkasnya.

Adapun diungkapkan Ketua Panitia FGD, Drs. H. Ferry Ardiansyah bahwa terselenggaranya kegiatan FGD hasil dari kolaborasi dan kerjasama berbagai pihak.

“Saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak sponsor yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini diantaranya bank bjb, Pemkot Bandung, bjb syariah, LPS, PT. Pos Indonesia juga Perumda Tirtawening Kota Bandung,” urainya.

Peserta Antusias

Selama tiga jam berlangsungnya kegiatan, para peserta FGD khususnya para mahasiswa nampak antusias dengan tema pembahasan. Hal tersebut terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab peserta kepada narasumber.

Pada sesi tanya jawab ini, para mahasiswa memanfaatkan untuk menggali lebih dalam terkait transparansi dalam sebuah pembangunan dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah maupun negara.

Seperti yang dituturkan Febi Fauziah, mahasiswi jurusan Antropologi Budaya, Fakultas Budaya dan Media, ISBI Bandung, dirinya mengaku tertarik dengan tema yang dibahas dalam FGD soal transparansi dan pertumbuhan ekonomi.

“Ini sangat menarik banget ya, karena jujur kita dari ISBI tidak terlalu fokus ke dalam bidang ekonomi. Setelah mengikuti FGD ini kita jadi makin tahu nih apalagi yang sekarang kan isu yang sedang berkembang nih inflasi,” akunya.

“Kita sebagai anak yang bukan jurusan ekonomi tidak tahu betul hanya menangkap mentah. Tapi dengan pemaparan tadi kita jadi tahu, oh ternyata beginilah keadaannya tentang perekonomian, tentang transparansi untuk pembangunan perekonomian,” tambahnya.

Dengan mengikuti FGD ini, lanjut Febi, kita jadi lebih paham tidak mengambil mentah-mentah materi yang udah ada. Dirinya juga semakin tertarik, meskipun berbeda fakultas namun industri seni dan budaya masuk dalam ranah ekonomi.

“Walaupun kita bukan dari bidang ekonomi, kita pasti akan menjadi pelaku ekonomi,” pungkas mahasiswi semester 8 Fakultas Budaya dan Media, ISBI Bandung.

Hal serupa juga disampaikan Sonya, mahasiswi yang baru menginjak semester 4 di USB YPKP Kota Bandung ini di saat awal mengikuti FGD dengan tema ekonomi mengaku belum bisa memahami secara utuh.

Membahas perekonomian itu, katanya, pertama memang agak malas untuk menghadiri, yang kedua bingung dan ketiga penasaran. Namun setelah mendengarkan secara seksama dan bertanya ia mengaku menjadi tertarik.

“Pas dijelasin dari dua pemateri yang luar biasa. Dari situ terpancing untuk bertanya dan mulai mengerti (arah pembahasannya),” ujarnya.

Setelah mengikuti kegiatan ini, lanjutnya, selain menambah wawasan dengan istilah-istilah baru. Kita sebagai mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengeluarkan aspirasi-aspirasinya.

Dirinya juga mengaku jarang-jarang melihat FGD yang menghadirkan mahasiswa. Sonya juga berharap ke depan bisa menghadiri kegiatan-kegiatan seperti ini. **

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded Imbau Warga Kota Bandung Tunggu Pengumuman Resmi KPU

    Oded Imbau Warga Kota Bandung Tunggu Pengumuman Resmi KPU

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial meminta masyarakat menunggu hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ia juga meminta warga Kota Bandung merespon dengan bijak hasil perhitungan cepat atau quick count yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga survei. Oded menegaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPI) merupakan lembaga penyelenggara Pemilu. Sehingga […]

  • Survei: Warga Kota Bandung Nilai Kondisi Ekonomi Tahun Ini Lebih Baik

    Survei: Warga Kota Bandung Nilai Kondisi Ekonomi Tahun Ini Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Warga Kota Bandung merasa kehidupan ekonominya semakin baik dibandingkan tahun lalu. Hal itu terungkap melalui survei Indonesian Politics Research and Consulting (IPRC). Survei tersebut dilakukan IPRC dengan responden sebanyak 1.002 orang pada 20-30 Juli 2022. Metode penarikan sampel melalui multistage random sampling, dengan margin of error rata-rata 3,2 persen pada tingkat kepercayaan […]

  • Gerakan Sabandung Sukses Bagikan Sekitar 300.000 Nasi Kotak

    Gerakan Sabandung Sukses Bagikan Sekitar 300.000 Nasi Kotak

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sejak digulirkan Mei lalu, gerakan Sangu Bancakan Urang Bandung (Sabandung) sukses membagikan sekitar 300.000 nasi kotak. Hal ini menunjukan jiwa gotong royong warga Kota Bandung yang sangat kuat. “Informasi dari Bagian Pemerintahan Umum, ternyata sudah lebih dari dari 300.000 paket makanan yang tersalurkan dalam program Sabandung,” ungkap Wali Kota Bandung, Oded M. […]

  • Firli Bahuri: Nahdlatul Ulama  Garda Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    Firli Bahuri: Nahdlatul Ulama Garda Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Hari ini, Senin 31 Januari 2022, segenap bangsa Indonesia khususnya warga Nahdliyin, kembali memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) Ke-96. “Kemandirian Dalam Berkhidmat Untuk Peradaban Dunia” yang di usung sebagai tema peringatan Harlah NU tahun ini sangat tepat, mengingat NU sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di jagad raya, memiliki peran yang […]

  • Melalui DP3A Pemkot Bandung Canangkan Lokasi Program P2WKSS dan KRPPA Tahun 2025

    Melalui DP3A Pemkot Bandung Canangkan Lokasi Program P2WKSS dan KRPPA Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) secara resmi mencanangkan lokasi pelaksanaan Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di Pendopo Kota Bandung, Rabu, 30 April 2025. Langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mengintegrasikan isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak […]

  • Akibat Lonjakan Kasus COVID-19, RSUD Al Ishan Bandung Menambah 40 Kamar Dan 37 Tenaga Perawat

    Akibat Lonjakan Kasus COVID-19, RSUD Al Ishan Bandung Menambah 40 Kamar Dan 37 Tenaga Perawat

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Pasca libur lebaran, Pemda Provinsi Jawa Barat terus menyiapkan diri guna mengantisipasi skenario terburuk yakni kondisi rumah sakit  akibat lonjakan kasus COVID-19. Di RSUD Al Ishan Bandung yang merupakan rumah sakit provinsi, Pemda Provinsi Jabar bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat akan menambah 37 tenaga perawat. Kamar perawatan khusus […]

expand_less