Breaking News
Trending Tags

Pemrov Jabar Akan Siapkan Anggaran 18 Miliar Tangani Covid-19 , Daddy Rohanady “Jangan Lupakan Kuli Tinta”

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2020
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Jangan lupakan kuli tinta (wartawan), demikian komentar anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady ketika diminta komentarnya tentang sosialisasi penanggulangan Covid-19 melalui telefon genggamnya, Sabtu (11/04/2020).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggelontorkan dana sekitar Rp18 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk penanggulangan Covid-19. Di dalamnya tentu termasuk dana untuk pembelian alat kesehatan, terutama alat pelindung diri, dana untuk jaring pengaman sosial/bansos, dan sosialisasinya.

Bappeda dan TAPD pasti sudah mendiskusikan soal sumber dana tersebut, termasuk dengan para kepala satuan kerja perangkat daerah. Selain itu, dibutuhkan pula data calon penerima bansos yang konon besarannya Rp500.000 per kepala keluarga per bulan itu secara akurat.

Semua langkah yang telah, sedang, dan akan dilakukan, termasuk berbagai hal terkait penanggulangan Covid-19 itu tidak bisa dilepaskan dari peran para kuli tinta alias wartawan. Informasi semua itu sampai ke masyarakat, antara lain, berkat peran mereka mewartakannya.

Menurut Daddy yang merupakan Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu, “Tidak berlebihan rasanya jika Pemprov Jabar juga memberikan perhatian khusus kepada wartawan. Mereka yang mewartakan banyak hal terkait penanggulangan Covid-19 di Jawa Barat. Selayaknya jika pada pos anggaran sosialisasi dimasukkan pula alokasi untuk awak media.”

Kalau dikaitkan dengan kewajiban jaga jarak dan anjuran kerja/ibadah/sekolah di rumah, Daddy berpendapat bahwa, “Saat ini banyak wartawan yang juga bekerja dari rumah alias work from home (WfH). Jadi, mereka bekerja dengan tetap mengikuti anjuran Pemerintah.”

Pandemi Covid-19 membuat perusahaan yang bergerak dalam dunia pers juga kesulitan. Mereka harus berusaha mendapatkan iklan di tengah kondisi luar biasa seperti ini. Di sisi lain, dengan berbagai pertimbangan, jumlah pemasang iklan pun kian turun. Tentu saja hal itu akan berimbas pada salary wartawan.

Akibatnya, sudah bisa diduga. Profesi wartawan pun terpengaruh oleh merebaknya wabah yang diyakini berasal dari Wuhan-China tersebut. Dengan kata lain, ada pula wartawan yang bisa dikategorikan sebagai orang terkena dampak (OTD). Artinya, ada wartawan yang butuh bantuan untuk menunjang kelangsungan ekonomi keluarganya.

“Jadi, saya meminta agar jangan lupakan wartawan,” pungkas dewan asal dapil Cirebon-Indramayu itu.(rls/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger! Spanduk Penolakan Bank Emok Muncul di Gang Pelita, Siapa Dalangnya?

    Geger! Spanduk Penolakan Bank Emok Muncul di Gang Pelita, Siapa Dalangnya?

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Warga di Gang Pelita, RW 01, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, dikejutkan dengan pemasangan sebuah spanduk yang berisi penolakan terhadap keberadaan bank emok, bank keliling, rentenir, serta kredit pinjaman berkedok syariah. Spanduk tersebut dipasang di pintu masuk gang dan bertuliskan: “Himbauan dilarang masuk!! Bank emok, bank keliling, rentenir, lintah darat dan kredit pinjaman yang […]

  • Fly Over Kopo Batal Digunakan Mudik, Ketua DPRD Kota Bandung Dorong Skema Keselamatan Lalu Lintas

    Fly Over Kopo Batal Digunakan Mudik, Ketua DPRD Kota Bandung Dorong Skema Keselamatan Lalu Lintas

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Ketua Komisi C DPRD Yudi Cahyadi, S.P., meninjau kesiapan proyek jalan layang Kopo, Bandung, Kamis (28/4/2022). Peninjauan proyek jalan layang Kopo ini didampingi oleh sejumlah kepala bidang Dinas Perhubungan Kota Bandung. Pengecekan dilakukan Tedy karena mendengar adanya kabar penyiapan proyek fly over […]

  • Kota Bandung Belum Punya Payung Hukum Perlindungam Pemberdayaan Perempuan

    Kota Bandung Belum Punya Payung Hukum Perlindungam Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Panitia Khusus (Pansus) 5 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelindungan dan Pemberdayaan Perempuan. Latar belakang dibentuk raperda ini karena di Kota Bandung belum ada payung hukum untuk perlindungan perempuan. Ketua Pansus 5 DPRD Kota Bandung Drg. Susi Sulastri dalam kesempatannya mengatakan, DPRD Kota Bandung […]

  • Penertiban Reklame di Kota Bandung, Sudah Saatnya Mengeluarkan Perda Baru

    Penertiban Reklame di Kota Bandung, Sudah Saatnya Mengeluarkan Perda Baru

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dalam lingkup dunia bisnis, kegiatan publikasi (iklan) sebuah produk merupakan bagian yang tidak dapat dikesampingkan. Publikasi tersebut dapat dikatakan sebagai bentuk penyebarluasan informasi, yang diharapkan dapat memberikan dampak ketertarikan masyarakat terhadap sebuah produk. Salah satu wujud publikasi produk yang lazim dilakukan dewasa ini dikenal sebagai media reklame. Demikian dikatakan Ketua Panitia Khusus […]

  • Bunyamin Pedagang Sendal Keliling Sukses Jadi Juragan Toko Emas Berkat Kupedes BRI

    Bunyamin Pedagang Sendal Keliling Sukses Jadi Juragan Toko Emas Berkat Kupedes BRI

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    CIDAUN, Mbinews – Sejumlah orang terlihat mengerubungi sebuah toko yang berada di tepi Jalan Raya Cidaun, Cianjur. Toko berukuran kurang lebih empat kali lima meter persegi itu memiliki dua bagian. Bagian kiri menjual ATK dan peralatan sekolah, sedangkan di bagian kanannya menjual perhiasan emas. Masih di toko yang sama, etalase setinggi dada orang dewasa berada […]

  • Raperda PPLH Mendorong Pembangunan  Kota Bandung Jadi Kota Berwawasan Lingkungan

    Raperda PPLH Mendorong Pembangunan Kota Bandung Jadi Kota Berwawasan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua Pansus (Panitya Khusus ) Raperda Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup (PPLH)  DPRD Kota Bandung  Yudi Cahyadi mengatakan, perda ( Peraturan Daerah ) ini dibahas sebagai upaya pembangunan Kota Bandung yang berkelanjutan. Periodisasi Perda ini selama 30 tahun, sehingga bila disahkan pada tahun 2024 maka berlaku sampai Tahun 2054. Lebih jauh ketua […]

expand_less