Breaking News
Trending Tags

Peresmian Perubahan Fungsi Dan Nama, Ini Fasilitas Canggih RSUD Bandung Kiwari

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) Bandung resmi menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Namanya pun berubah menjadi RSUD Bandung Kiwari.

Peresmian dan perubahan nama ini dilaksanakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada Selasa 11 Januari 2022.

Transformasi ini merupakan jawaban dari Pemkot Bandung untuk percepatan layanan kesehatan di Kota Bandung Sebagai informasi, operasional RSKIA Bandung dimulai sejak 5 Januari 2020. Pada perjalanannya, RSKIA Bandung sempat menjadi Rumah Sakit khusus Covid-19.

Yana menyebut, transformasi RSUD Bandung Kiwari sejalan dengan percepatan layanan yang ada di dalamnya. Bila sebelumnya rumah sakit ini dikhususkan untuk Ibu dan Anak saja, kini RSUD Bandung Kiwari sudah bisa melayani pasien dengan kategori dewasa alias umum.

“Mudah-mudahan dengan peningkatan ini, layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Bandung jadi lebih meningkat,” ujar Yana di RSUD Bandung Kiwari, Jalan KH. Wahid Hasyim Bandung, 11 Januari 2022.

Ia juga menekankan fasilitas yang ada di rumah sakit ini didasarkan nilai kemanusiaan dan fungsi sosial. Oleh karena itu, pelayanan yang ada di rumah sakit dituntut pula untuk membina hubungan dengan masyarakat.

Setelah transformasi, RSUD Bandung Kiwari menghadirkan 3 kegiatan pelayanan: Instalasi Gawat Darurat (IGD), Pelayanan Rawat Jalan, dan Pelayanan Rawat Inap.

Selain itu, ada 6 rencana penambahan lingkup kegiatan pelayanan pada poliklinik rawat jalan yang meliputi: spesialis ortopedi, spesialis mata, spesialis urologi, spesialis kedokteran jiwa, spesialis patologi anatomi, dan fertility center.

Soal fasilitas, RSUD Bandung Kiwari memiliki 12 lantai dan 2 lantai dasar (basement). Di lantai dasar 2, terdapat area laundry dan pemulasaran jenazah. Lalu di lantai dasar 1 terdapat instalasi gizi dan food court.

Lalu di lantai 1 terdapat laboratorium, instalasi radiologi termasuk di dalamnya CT Scan, panoramik, dan MRI. Data yang didapat Humas Bandung, laboratorium RSUD Bandung Kiwari dapat menyelesaikan 1.400 sampel PCR dalam 24 jam.

Di lantai 2 terdapat poliklinik rawat jalan dan instalasi farmasi dengan ketersediaan obat. Lalu di lantai 3 terdapat poli eksekutif rehabilitasi medik yang sudah mulai beroperasi.

Kemudian di lantai 4 terdapat fasilitas NICU dengan 15 tempat tidur, lalu PICU (fasilitas perawatan intensif pada anak) dengan total 4 tempat tidur lalu ada ruang ICU dengan fasilitas 18 tempat tidur dan ada pula ruang sterilisasi.

Lantai 5 bangunan RSUD Bandung Kiwari difungsikan sebagai ruang operasi. Terdapat 9 kamar operasi dengan ruang pemulihan sebanyak 20 tempat tidur.

Sedangkan lantai 6 bangunan ini difungsikan untuk ruang administrasi dan command center. Selain itu ada juga penempatan rekam medis dengan basis teknologi guna menghindari penumpukan berkas.

Di lantai 7, ada ruang bersalin dengan fasilitas 20 tempat tidur lalu fasilitas Perinatologi dengan 40 tempat tidur.

Lantai 8 sampai 11 gedung ini difungsikan sebagai tempat rawat inap. Terdapat 36 kamar untuk pasien rawat inap kelas 2 dan 3 dan 18 kamar untuk pasien rawat inap kelas 1.

Fasilitas rawat inap di lantai 8 sampai 11 menghadirkan 6 tempat tidur untuk pasien rawat inap kelas 3, lalu 3 tempat tidur untuk pasien rawat inap kelas 2. Terakhir, lantai 12 difungsikan sebagai tempat rawat inap eksekutif.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Taat Tagore Diah R selaku Direktur RSKIA Bandung (kini RSUD Bandung Kiwari) menyebutkan, saat ini modernisasi sudah menjadi keharusan bagi rumah sakit manapun. Hal ini mencakup peralatan, fasilitas, maupun sumber daya manusianya.

“Kita lagi mengejar ke sana. Misalnya dari sisi rekam medik, sekarang banyak pakai teknologi untuk mengurangi berkas (fisik),” ungkap Taat.

Soal cakupan layanan kesehatan BPJS, Taat juga memastikan layanan ini dapat dinikmati tidak hanya oleh kalangan Ibu dan Anak saja, melainkan semua orang dewasa pun bisa menikmatinya.

“Dengan diubahnya (RSKIA menjadi RSUD Bandung Kiwari), semua bisa pakai BPJS dengan menunggu penyelesaian administrasi secepat mungkin. Maksimal dalam tiga 3 hari sudah bisa. Kalau untuk kelas umum non-BPJS, sudah bisa beroperasi dari sekarang,” ucapnya.

Dalam acara ini, diberikan pula santunan kepada 11 panti asuhan dan pondok pesantren di Kota Bandung. Sebanyak 11 penerima donasi menyimbolkan tanggal peresmian RSUD Bandung Kiwari yakni 11 Januari. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Hanya Dipercaya Masyarakat Jika Terbuka

    Kepala Desa Hanya Dipercaya Masyarakat Jika Terbuka

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah desa, termasuk Kepala Desa (Pemdes) di Jabar, hanya bisa dipercaya masyarakat jika teguh menerapkan UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Ijang Faisal, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat mengatakan, keterbukaan informasi pemerintah desa adalah keniscayaan. Selain tercakup dalam pasal 19 hak asasi manusia tentang hak mengetahui yang diatur […]

  • STEFES German Berikan Pelatihan Di Bidang Pertanian Kepada Para Petani

    STEFES German Berikan Pelatihan Di Bidang Pertanian Kepada Para Petani

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – STEFES GMbH salah satu perusahaan asal Jerman yang bergerak di bidang Agulture(Pertanian) berencana akan memberikan pelatihan bertani (sustainable agriculture) agar petani bisa menghasilkan sayuran atau buah-buahan berkualitas dengan menggunakan pupuk dari bahan herbal ataupun organic. Rencananya pelatihan tersebut meliputi para petani lokal yang ada di wilayah Lembang Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya. […]

  • Triwulan Pertama, Diskominfo Kota Sukabumi Catat Ada 113 Aduan Yang Masuk ke Pemda

    Triwulan Pertama, Diskominfo Kota Sukabumi Catat Ada 113 Aduan Yang Masuk ke Pemda

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi mencatata, selama trieulan pertama di tahun 2022, sedikitnya ada sekitar 113 aduan yang masuk lewat aplikasi Sukabumi Participated Responder (Super), dan e-Lapor. “Berdasarkan data yang masuk, pada Januari hingga Maret 2022 (triwulan pertama), kami catat ada 113 aduan yang datang dari masyarakat. Terdiri dari 70 aduan lewat […]

  • Bank Bjb Beri Bantuan 2.500 Paket Sembako Untuk Warga Kota Bandung

    Bank Bjb Beri Bantuan 2.500 Paket Sembako Untuk Warga Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kantor Wilayah 1 Bank BJB Kota Bandung memberikan bantuan 2.500 paket sembako untuk warga Kota Bandung. Bantuan ini untuk meringankan beban yang terdampak Covid-19 sekaligus dalam rangka peringatan HUT ke-76 RI. Pemberian bantuan tersebut dilakukan secara simbolis kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Kepala DPKP3, Dadang Darmawan selaku Koordinator Bidang […]

  • Pemkot Sukabumi Terima Empat Aduan Dari Masyarakat

    Pemkot Sukabumi Terima Empat Aduan Dari Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Sebanyak empat aduan dari masyarakat masuk ke Satuan Kerja Perangkat Daeerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Berdasarkan data dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, aduan tersebut masuk melalui aplikasi E-Lapor terhitung dari 1 hingga 31 Januari 2024. “Ada empat aduan yang masuk ke Pemkot Sukabumi selama Januari 2024 kemarin,”ujar Kepala […]

  • Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak dua pertiga kekuatan personil Polsek Cikole, diturunkan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (07/08) dini hari. Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, memimpin langsung kegiatan yang dimulai sejak Sabtu malam tersebut. Tiap sudut lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat terjadinya tindak kejahatan, tak luput dari jangkauan petugas. “Tadi sekitar pukul 22.00 […]

expand_less