Breaking News
Trending Tags

PPKM Level 4 Masih Berlangsung, Relaksasi Di Kota Bandung Ditambah Secara Bertahap Dengan Pengawasan Ketat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Relaksasi sejumlah sektor di Kota Bandung akan bertambah. Namun, mengingat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 masih berlangsung di Kota Bandung, maka relaksasi diberikan secara bertahap serta dengan pengawasan ketat.

Ketua Komite Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 tahun 2021, terdapat sejumlah penambahan insentif untuk sejumlah relaksasi.

Khusus di Kota Bandung, Oded akan menyesuaikan dengan memberikan tambahan bidang relaksasi. Sedangkan untuk bidang yang sudah diberikan sebelumnya akan mendapat lebih kelonggaran di masa PPKM Level 4 periode 17-23 Agustus 2021 ini.

“Sesuai dengan Inmendagri yang ada, insyaallah kita jadikan referensi. Dan kita akan lihat beberapa aspirasi dari masyarakat baik ekonomi, pendidikan, sosial,” ucap Oded usai menggelar rapat terbatas, Rabu, 18 Agustus 2021.

Pelonggaran kali ini juga memberikan kesempatan untuk sarana olahraga yang berada di luar ruangan untuk bisa mulai beroperasi. Dengan kapasitas sebesar 25 persen, warga tetap wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama berolahraga.

Oded menuturkan, kerinduan untuk beribadah di tempat ibadatnya masing-masing kini bisa tertuntaskan. Sebab, relaksasi tambahan diberikan terhadap kapasitas tempat ibadah.

“Tempat Ibadah atau tempat lain yang dipergunakan untuk ibadah maksimal 50 persen atau kapasitas 50 orang. Tapi prokesnya juga jangan lupa dijaga dengan ketat sebagai ikhtiar,” tegasnya.

Penambahan kelonggaran juga diberikan untuk kegiatan di mal atau pusat perbelanjaan pembatasan bertambah menjadi 50 persen dengan jam operasional pada pukul 10.00 WIB – 20.00 WIB. Sebelumnya kapasitas pengunjung hanya diperbolehkan maksimal 25 persen.

Kemudian pengunjung di atas usia 70 tahun pun kini diperbolehkan masuk. Sementara untuk pengunjung di bawah usia 12 tahun masih belum diperbolehkan.

Oded mengungkapkan, untuk bidang kuliner kini ada penambahan durasi makan di tempat menjadi 30 menit. Sementara pada regulasi sebelumnya hanya diperkenankan 20 menit saja.

“Restoran, rumah makan, kafe dengan ruang terbuka atau di dalam gedung kapasitasnya masih dibatasi 25 persen dengan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB. Waktu makannya sekarang nambah jadi 30 menit,” jelasnya.

Namun untuk sektor pendidikan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, yang dalam hal ini berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kita tunggu dulu arahan dari pemerintah pusat,” aku Oded.

Lebih lanjut Oded menuturkan, bakal menambah sektor yang diberikan relaksasi. Di antaranya yakni tempat wisata, hiburan, dan pertemuan di hotel atau Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

Rencana pemberian kelonggaran juga tidak terlepas dari perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bandung yang semakin melandai. Bahkan kini, level kewaspadaan Kota Bandung semakin membaik dengan skor 2.15 sekalipun masih berada di zona oranye.

“Ketika ada masukan tidak secara eksplisit dilarang di Inmendagri, kita akan merespon adanya beberapa relaksasi,” ujarnya.

Meski begitu, Oded akan cermat memberikan relaksasi di masa penanganan pandemi Covid-19 ini. Sehingga dia menugaskan Satgas Penangnan Covid-19 Kota Bandung untuk membahas lebih detail teknis pemberian relaksasi.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penangan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menuturkan, khusus untuk tempat hiburan, wisata dan MICE di hotel akan dibahas lebih detail mengenai pembatasan terkait protokol kesehatannya. Walaupun secara prinsip, berpeluang untuk beroperasi.

“Nanti saya diskusi dengan SKPD terkait lainnya. Misalkan tempat hiburan itu mereka belum boleh semua dijual 100 persen, dengan prokes ketat dan Satgasnya harus ketat, pengunjung sudah divaksin, kemudian orangnya harus sehat, dan kalau ada apa-apa mereka harus tanggung jawab. Tapi kuncinya pengawasan,” beber Ema.

Untuk pemberian relaksasi tempat wisata, imbuh Ema, hiburan dan pertemuan hotel tetap akan dilakukan simulasi kembali. Hal ini guna memastikan protokol kesehatan bisa dijaga tetap ketat sekalipun diberikan pelonggaran.

“Jadi jangan eufori. Kita berikan kebijakan itu, karena tahu kalau kehidupan ekonomi mereka berat. Karena di sana ada tenaga kerja, orang yang harus berpendapatan dan ditunggu untuk keluarga di rumah. Kita paham itu,” cetusnya.

Berkenaan dengan kapasitas pertemuan di hotel ataupun tempat wisata, Ema menuturkan, tidak akan melakukan pendekatan persentase dari kapasitas yang tersedia. Namun akan dihitung dari jumlah orang secara proporsional

“MICE juga tidak bobot presentase tapi dibatasi jumlah orang. Kita ilustrasikan misalkan dalam hotel besar dengan kapasitas sekian dibatasi misalkan 100 orang, kalau tempatnya agak kecil berapa orang,“ jelasnya.

“Begitupun tempat wisata. Misalkan kalau kebun binatang itu kapasitasnya sekian ribu nanti pembatasannya tidak 25 persennya tapi jumlah orangnya. Karena kalau presentase misalkan kapasitas 25 ribu maka seperempatnya itu sudah lebih dari 6 ribuan dalam satu hari tetap jadi potensi kerumunan,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam SKPD Pemkot Sukabumi, Diajukan Sebagai WBK-WBBM

    Enam SKPD Pemkot Sukabumi, Diajukan Sebagai WBK-WBBM

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak enam perangkat daerah di Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi, diajukan untuk ditetapkan sebagai Wilayah Bebas Korupsi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM). Ke enam perangkat daerah tersebut. Yaitu, RSUD R. Syamsudin, SH, RSUD Al – Mulk, Puskesmas Sukabumi, Dinas PMPTSP, Kecamatan Gunung Puyuh serta Bagian Pengadaan Barang Jasa Setda Kota Sukabumi.”Iya, ditahun ini, ada enam […]

  • Jadi Pusat Dialog Kebijakan Luar Negeri, UKRI Menggelar Nobar Pernyataan Pers Tahunan Menlu 2026

    Jadi Pusat Dialog Kebijakan Luar Negeri, UKRI Menggelar Nobar Pernyataan Pers Tahunan Menlu 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews  – Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) menjadi pusat dialog kebijakan luar negeri dengan menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) Pernyataan Pers Tahunan Menlu 2026 dan Bincang Polugri yang digelar di Aula PT INITI (Kampus sementara UKRI) pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan yang digagas Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini menandai kolaborasi strategis antara pemerintah dengan […]

  • Kampanye Terbuka Partai Demokrat Getarkan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kab Bandung

    Kampanye Terbuka Partai Demokrat Getarkan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kab Bandung

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono bersama kader Demokrat (10/1/2024) gelar kampanye politik di gedung Indoor Jalak Harupat Soreang Kab Bandung. Kehadiran AHY berkendara bus Demokrat diwarnai dengan guyuran hujan yang cukup deras namun tidak mengurangi semangat kader demokrat dalam menyambut kedatangan Ketua umum Demokrat beserta istri Aulia Pohan. Dikatakan […]

  • Presiden Jokowi  Sampaikan Alasan 5.512 Insan Pers Ikut Proses Vaksin Covid-19

    Presiden Jokowi Sampaikan Alasan 5.512 Insan Pers Ikut Proses Vaksin Covid-19

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBINews.id –  Presiden RI Joko Widodo hadir dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi 5.512 insan pers di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari pertama, Kamis 25 Februari 2021. Dari jumlah penerima vaksin tersebut,5.512 di antaranya adalah peserta yang mendaftar saat Hari Pers  Nasional (HPN) 2021. Joko Widodo menyampaikan alasan mengapa […]

  • PWI Jabar Jalin Sinergi Dengan Disdik Jabar

    PWI Jabar Jalin Sinergi Dengan Disdik Jabar

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menjalin sinergi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar). Hal itu tampak dari audiensi yang dilakukan kedua belah pihak di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Jumat (7/1/2022). Jajaran pengurus PWI yang hadir pada pada kesempatan tersebut, yaitu Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat didampingi Sekretaris Tantan […]

  • Peringatan Bulan Bung Karno, Ineu Purwadewi Meyerahkan Hadiah Lomba Desain Poster dan Vidio Vlog

    Peringatan Bulan Bung Karno, Ineu Purwadewi Meyerahkan Hadiah Lomba Desain Poster dan Vidio Vlog

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id– Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi dari Fraksi PDI Perjuangan menyerahkan hadiah lomba desain poster dan Video Vlog yang digelar untuk pelajar dan mahasiswa dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno. “Selamat kepada para pemenang lomba desain poster dan video Bung Karno semoga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk selalu berkreasi positif […]

expand_less