Breaking News
Trending Tags

Respon Keluhan Masyarakat, Parlaungan Simangunsong Setuju Belajar Tatap Muka, Ini Syaratnya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) yang terus berharap pemerintah segera melaksanakan proses belajar di sekolah maupun universitas secara tatap muka direspon baik oleh anggota DPRD provinsi Sumatera Utara (Sumut), Parlaungan Simangunsong.

Sebab, anggota dewan daerah pemilihan (dapil) Sumut I ini khawatir jika daring terus berlangsung, anak didik akan kehilangan berbagai kesempatan yang berkaitan dengan proses pembentukan jati dirinya.

Hal itu diungkapkan Parlaungan Simangunsong ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol No 5 Medan. Kamis (17/06/2021).

“Sekolah itu bukan sekadar tempat menimba ilmu pengetahuan, namun juga tempat anak didik bersosialisasi, beradaptasi, menempah mental dan kedisplinan, juga mengasah rasa
empati. Hal-hal itu yang tidak didapat dari belajar secara daring selama ini. Jika Pemerintah Provinsi Sumatra Utara memperpanjang belajar daring, anak didik kita akan kehilangan kesempatan itu,” kata
Parlaungan.

Meski demikian, politisi Demokrat ini juga menyadari rasa khawatiran sebagian masyarakat yang masih takut bila proses belajar digelar secara tatap muka.

“Masyarakat (orangtua murid) pasti merasa gelisah, untuk menghindari anak didik terpapar covid-19, tidak ada cara lain, selain memperketat protokol kesehatan, ujarnya.

Ia (Parlaungan) pun menyebutkan bahwa ada sejumlah syarat bila belajar tatap muka akan digelar. Antara lain, jumlah anak didik dibatasi dalam satu kelas setidaknya 50 persen. Guru dan anak didik wajib mengenakan masker. Kemudian guru wajib divaksin.

Selain itu, menurutnya, yang lebih penting setiap per 14 hari guru dan anak didik wajib dites antigen untuk memastikan tidak ada yang terpapar.

“Soal dananya mungkin bisa diambil dari dana BOS. Hal ini juga sudah pernah saya sampaikan ke Dinas Pendidikan Sumut,” terangnya.

Reporter : Sadar Laia

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ineu Purwadewi Sundari Optimis Jumlah Kasus Terpapar Covid-19 di Jabar Akan Turun

    Ineu Purwadewi Sundari Optimis Jumlah Kasus Terpapar Covid-19 di Jabar Akan Turun

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUMEDANG, MBInews.id –   Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Dr. Ineu Purwadewi Sundari optimis jumlah kasus terpapar Covid-19 di Jabar akan terus menurun terutama dibeberapa daerah yang menerapakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4. “Jika semua stakeholder terkait dan masyarakat bersama sama untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 secara […]

  • bank bjb Raih Penghargaan Indonesia Best BUMD Awards 2022

    bank bjb Raih Penghargaan Indonesia Best BUMD Awards 2022

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id -id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) meraih Indonesia Best BUMD Awards 2022 karena ikut berperan penting dalam membangkitkan perekonomian daerah meski masih dalam situasi pandemi Covid-19. Penghargaan dari Warta Ekonomi ini diterima oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Bisnis bank bjb Beny Riswandi bank bjb, Kamis […]

  • Ditipu Oknum Kades Bojongsari Kabupaten Bandung Rp300 juta, Dadan Tempuh Jalur Hukum

    Ditipu Oknum Kades Bojongsari Kabupaten Bandung Rp300 juta, Dadan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Merasa Ditipu, seorang warga desa Bojongsari Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Dadan melakukan Somasi kepada oknum Kepala desa Bojongsari bernama Asep Sunandar. Langkah Somasi ditempuh karena Kepala Desa dianggap tidak memenuhi komitmen awal penggunaan/peminjaman dan juga tidak menepati komitmen pengembalian pinjaman tersebut sebesar Rp 300 juta rupiah. Ditemui di Kota Bandung, Dadan Bersama […]

  • Disnaker Kota Bandung dan BP3MI Jabar Berkolaborasi Terkait Peluang Kerja di Luar Negeri

    Disnaker Kota Bandung dan BP3MI Jabar Berkolaborasi Terkait Peluang Kerja di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan A.T., M.M., bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung menggelar kunjungan kerja ke Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat, Selasa, (9/1/2024). Kehadiran Tedy Rusmawan itu disambut oleh Kepala BP3MI Jawa Barat, Kombes Pol Mulia Nugraha. Ketua DPRD Kota Bandung , mengajak BP3MI […]

  • Abraham Samad:  Pimpinan KPK Dungu dan Memalukan

    Abraham Samad: Pimpinan KPK Dungu dan Memalukan

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Sikap pimpinan KPK menyalahkan penyelidik dalam kisruh operasi tangkap tangan (OTT) di Basarnas terus dikecam oleh berbagai kalangan. Bahkan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, menilai sikap tersebut sangat memalukan terjadi di KPK. “Apa yang dilakukan pimpinan KPK dan ada kesan mempersalahkan teman-teman penyelidik dan penyidik ini menurut saya sesuatu yang sangat dungu […]

  • Damas: Pernyataan Arteria Dahlan, Bisa Memicu Perpecahan

    Damas: Pernyataan Arteria Dahlan, Bisa Memicu Perpecahan

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Menyusul adanya komentar salah satu Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan, tentang permintaannya kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara menggunaakan Basa Sunda dalam rapat, ternyata mendapat sorotan tajam dari Ketua Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Indra Lesmana Sidik. Menurutnya, Bahasa Sunda itu merupakan bahasa daerah yang diakui negara, […]

expand_less