Breaking News
Trending Tags

Stok Tabung Oksigen Terbatas, Wakil Wali Kota Bandung: Masyarakat Tak Perlu Panik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Ketersediaan tabung oksigen kian berkurang seiring dengan meningkatnya kasus positif aktif Covid-19 di Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan Sebagai upaya menyiasati kekurangan tabung oksigen, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah meminta pemerintah pusat dan provinsi untuk mendorong industri-industri oksigen agar meningkatkan kapasitas produksinya.

“Sekarang sudah benar. Sebetulnya dari 100 persen produksi ditingkatkan, 90 persen untuk medis. Saya lihat masyarakat panik saja, panic buying. Ada yang tiba-tiba beli tabung padahal saat ini belum membutuhkan,” kata Yana usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Vihara Tanda Bhakti,  Senin, (5/7/2021).

Di samping itu, Pemkot Bandung juga meminta fasilitas kesehatan (faskes) menggunakan tabung oksigen untuk pelayanan medis prioritas, seperti untuk pasien terinfeksi Covid-19 kategori berat.

“Sekali lagi, warga yang sebetulnya tidak bergejala jangan juga terlalu panik langsung ke fasilitas kesehatan. Itu yang mungkin membuat fasilitas kesehatan overload,” ujar Yana.

Yana mengakui, kasus Covid-19 di Kota Bandung masih tinggi. Bahkan tak sedikit tenaga kesehatan yang terpapar, sehingga sejumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Faskes) mengurangi kapasitas pelayanan.

Akan tetapi, Pemkot Bandung telah meminta faskes tidak menutup layanan bagi masyarakat, khususnya pasien Covid-19.

“Kita terus dorong pelayanannya (Faskes) jangan ditutup walaupun mungkin dikurangi,” kata Yana.

“Termasuk di Puskesmas, kita minta klinik-klinik (pelayanan penyakit ringan), kita kurangi lagi, tapi untuk pelayanan Covid-19 kita terus tingkatkan,” imbuhnya.

Di kesempatan itu, Yana kembali mengingatkan warga Kota Bandung untuk mengurangi mobilitas di luar rumah, termasuk bersepeda. Karena saat ini pemerintah sedang menerapkan PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang.

Kebijakan ini sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin melonjak.

“Karena sekali lagi penyebaran Covid-19 itu terjadi karena mobilitas, transmisi antar manusia. Kalau sekarang mobilitas berkurang, dengan inkubasi 14 hari maka sampai tanggal 20 Juli harusnya rontok (berkurang kasus Covid-19),” tuturnya.

Reporter Bandung: fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Jabar ke 79, Ketua DPRD Jawa Barat Taufik Hidayat Menekankan Pentingnya Pemerataan Pembangunan

    HUT Jabar ke 79, Ketua DPRD Jawa Barat Taufik Hidayat Menekankan Pentingnya Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pada momentum Hari Jadi ke 79 Jabar Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat berharap moratorium pembentukan daerah otonom baru (DOB) dicabut pemerintah pusat. Ada 9 Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) yang sudah diajukan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar. Sembilan CDOB tersebut diantaranya; Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Garut Selatan, Kabupaten […]

  • Siswa Sekolah Terpencil di Puncak Pegunungan Jawa Barat dapat Kiriman Tas EIGER

    Siswa Sekolah Terpencil di Puncak Pegunungan Jawa Barat dapat Kiriman Tas EIGER

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Tim EIGER menempuh perjalanan lebih empat jam , jalur darat. Keluar dari Kota Bandung, menanjak ke jajaran pegunungan di bagian selatan Jawa Barat.Tim EIGER Adventure di pekan ketiga September 2024 punya misi khusus, menjangkau lokasi terpencil, di puncak pegunungan Selatan Bandung, tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur. Tujuan […]

  • Yana Ingatkan Pedagang Pasar Disiplin Protokol Kesehatan

    Yana Ingatkan Pedagang Pasar Disiplin Protokol Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tak hentinya meningatkan agar warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Utamanya, terkait penggunaan masker dan menjaga kebersihan tangan sebagai tameng individu. Yana menuturkan, saat ini kondisi penanganan pandemi Covid-19 di Kota Bandung sudah terkendali dengan baik. Namun, hal itu tak lantas membuat abai terhadap protokol kesehatan. […]

  • Tingkatkan PAD, Pemkot Sukabumi Kenakan Pajak 5 Persen Bagi Konsumen Kedai Kopi

    Tingkatkan PAD, Pemkot Sukabumi Kenakan Pajak 5 Persen Bagi Konsumen Kedai Kopi

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi akan segera menerapkan kebijakan baru berupa Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau yang dikenal dengan Pajak PB 1 kepada para konsumen yang menikmati minuman di kedai kopi. Besaran pajak yang akan diterapkan mulai dari 5 persen dan berlaku secara bertahap dalam waktu dekat. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menjelaskan […]

  • KPH Bandung Selatan Cepat Tanggap Tangani Karhutla di Petak 5B Arjasari

    KPH Bandung Selatan Cepat Tanggap Tangani Karhutla di Petak 5B Arjasari

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Api berkobar di Gunung Sangar atau Kaki Gunung Malabar, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/10/2019). Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 3 hektar. Melalui telepon seluler pihak perhutan KPH Bandung Selatan membenarkan adanya kebakaran yang tepatnya di Petak 5B. Tapi kebakaran ini sudah padam atas kesigapan dari petugas karhutla KPH Bandung Selatan. […]

  • Pembangunan Kota Bandung Butuh Partisipasi Warga

    Pembangunan Kota Bandung Butuh Partisipasi Warga

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pembangunan pada hakikatnya merupakan suatu upaya mengubah nasib bangsa menjadi lebih baik. Dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya menjadi obyek, tetapi juga menjadi subyek pembangunan. Artinya masyarakat terlibat dalam pembangunan dan diberi ruang untuk berpartisipasi. Namun partisipasi tersebut sejatinya harus terencana melalui satu musyawarah yang baik sehingga kolaborasi antar pemerintah dengan masyarakatnya bisa […]

expand_less