Breaking News
Trending Tags

Stok Tabung Oksigen Terbatas, Wakil Wali Kota Bandung: Masyarakat Tak Perlu Panik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Ketersediaan tabung oksigen kian berkurang seiring dengan meningkatnya kasus positif aktif Covid-19 di Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan Sebagai upaya menyiasati kekurangan tabung oksigen, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah meminta pemerintah pusat dan provinsi untuk mendorong industri-industri oksigen agar meningkatkan kapasitas produksinya.

“Sekarang sudah benar. Sebetulnya dari 100 persen produksi ditingkatkan, 90 persen untuk medis. Saya lihat masyarakat panik saja, panic buying. Ada yang tiba-tiba beli tabung padahal saat ini belum membutuhkan,” kata Yana usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Vihara Tanda Bhakti,  Senin, (5/7/2021).

Di samping itu, Pemkot Bandung juga meminta fasilitas kesehatan (faskes) menggunakan tabung oksigen untuk pelayanan medis prioritas, seperti untuk pasien terinfeksi Covid-19 kategori berat.

“Sekali lagi, warga yang sebetulnya tidak bergejala jangan juga terlalu panik langsung ke fasilitas kesehatan. Itu yang mungkin membuat fasilitas kesehatan overload,” ujar Yana.

Yana mengakui, kasus Covid-19 di Kota Bandung masih tinggi. Bahkan tak sedikit tenaga kesehatan yang terpapar, sehingga sejumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Faskes) mengurangi kapasitas pelayanan.

Akan tetapi, Pemkot Bandung telah meminta faskes tidak menutup layanan bagi masyarakat, khususnya pasien Covid-19.

“Kita terus dorong pelayanannya (Faskes) jangan ditutup walaupun mungkin dikurangi,” kata Yana.

“Termasuk di Puskesmas, kita minta klinik-klinik (pelayanan penyakit ringan), kita kurangi lagi, tapi untuk pelayanan Covid-19 kita terus tingkatkan,” imbuhnya.

Di kesempatan itu, Yana kembali mengingatkan warga Kota Bandung untuk mengurangi mobilitas di luar rumah, termasuk bersepeda. Karena saat ini pemerintah sedang menerapkan PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang.

Kebijakan ini sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin melonjak.

“Karena sekali lagi penyebaran Covid-19 itu terjadi karena mobilitas, transmisi antar manusia. Kalau sekarang mobilitas berkurang, dengan inkubasi 14 hari maka sampai tanggal 20 Juli harusnya rontok (berkurang kasus Covid-19),” tuturnya.

Reporter Bandung: fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded Optimis Ekonomi Kota Bandung Bisa Pulih

    Oded Optimis Ekonomi Kota Bandung Bisa Pulih

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial optimis pemulihan ekonomi di Kota Bandung bisa berjalan cepat. Hal itu seiring dengan semakin melandainya kasus Covid-19 di Kota Bandung. Kendati demikian, Oded berharap, masyarakat juga tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan baik agar bisa kebiasaan baru. “Kota Bandung dalam pemulihan ekonomi akan cepat. Ini terlihat dari […]

  • Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polres Sukabumi Kota:  Masyarakat Yang Pulang Dari Jakarta Agar Mengisolasi Diri..!!

    Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polres Sukabumi Kota: Masyarakat Yang Pulang Dari Jakarta Agar Mengisolasi Diri..!!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id  – Kepolisian Polres Sukabumi Kota menghimbau masyarakat yang pulang dari Jakarta agar mengisolasi diri dan tidak kemana-mana. Hal tersebut berkaitan dengan antisipasi penyebaran Covid-19 seiring ditutupnya sementara seluruh pasar yang berada di Tanah Abang selama satu bulan penuh oleh pihak Pemprov Jakarta. “Hari ini banyak pedagang berasal Sukabumi yang pulang kampung dari Ibukota […]

  • Musyawarah Cabang Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Cimahi 2019 di Negla Sari kelurahan Cibabat kota Cimahi, Kamis (8/9/19)

    Muscab MPC Pemuda Pancasila Kota Cimahi 2019

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Pemuda Pancasila (PP) Kota Cimahi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) kota Cimahi tahun 2019. Dengan mengusung tema “Siap bangkit menuju kejayaan Ormas Pemuda Pancasila Kota Cimahi Dalam Mewujudkan Kota Cimahi Baru, Agamis dan Berbudaya”, bertempat di Negla Sari kelurahan Cibabat kota Cimahi, Kamis (8/9/19). Muscab ini dihadiri Ketua MPW Provinsi […]

  • Pemkot Sukabumi Siapkan 690 Hektare Sawah Jadi LP2B

    Pemkot Sukabumi Siapkan 690 Hektare Sawah Jadi LP2B

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 890
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyiapkan sekitar 690 hektare lahan pertanian untuk ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kebijakan tersebut menjadi upaya pemerintah daerah mempertahankan lahan pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan di tengah pesatnya pembangunan perkotaan. Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan luas lahan yang akan dipertahankan tersebut setara […]

  • 200 Driver Ojek Online Dapatkan Program Service dan Ganti Oli Gratis dari BAZNAS Jawa Barat

    200 Driver Ojek Online Dapatkan Program Service dan Ganti Oli Gratis dari BAZNAS Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan program sosial sebagai upaya membantu para pengemudi ojek online dalam menjaga kelayakan motor yang menjadi sumber utama mata pencaharian mereka. Kegiatan ini digelar dengan total 200 driver ojek online dari berbagai wilayah Jawa Barat yang menjadi penerima manfaat pada tahap pelaksanaan ini, […]

  • Kadinsos Kota Sukabumi: Jangan Khawatir Jika KIS Tiba-Tiba Non-Aktif, Lakukan Langkah Berikut

    Kadinsos Kota Sukabumi: Jangan Khawatir Jika KIS Tiba-Tiba Non-Aktif, Lakukan Langkah Berikut

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Seiring sedang diberlakukannya verifikasi terhadap penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sejak bulan Oktober 2021 lalu, sejumlah pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS), terpaksa harus di non aktifkan sementara, akibat data mereka tidak tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Termasuk juga di Kota Sukabumi, terdapat warga yang KIS nya saat ini sedang […]

expand_less