Breaking News
Trending Tags

Survey LSI, Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Bandung, Dadang -Sahrul Ungguli Paslon Nia -Usman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id Lembaga Survey Indonesia (LSI) Network Denny JA merilis hasil survei penilaian publik terhadap calon bupati dan wakil bupati kabupaten Bandung. Hasil survei tersebut mendapati bahwa pasangan calon Dadang Supriatna -Sahrul Gunawan menjadi kandidat yang paling memiliki elektabilitas tinggi dan perhatian kepada masyarakat kabupaten Bandung.

“Paslon No urut 3, Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan dinilai sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati yang disukai oleh masyarakat kabupaten Bandung dan mengantongi modal kemenangan besar dengan elektabilitas cukup tinggi (45.9%), pasangan Kurnia Agustina – Usman Sayogi ( 28,9%). Sementara, pasangan Yena Iskandar – Atep Rizal hanya 13,4%,” kata Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA/ Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Network Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam keterangan di Bandung, Minggu (15/11/2020)

Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA/ Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Network Denny JA, Toto Izul Fatah mengatakan survey dilakukan pada 2- 6 November 2020 dengan menggunakan metode standar, yakni multistage random sampling, wawancara tatap muka dan jumlah responden 440, dengan margin of error 4,8%.

“Potensi kemenangan pasangan yang diusung, antara lain, PKB, Nasdem, Demokrat, PKS dan sejumlah parpol non kursi ini terpotret dari beberapa variable penting dalam survei. Misalnya, dukungan unggul yang relatif merata di hampir semua segmen demografis seperti gender, usia, suku, agama, Ormas, tingkat pendidikan, penghasilan, profesi, bahkan pemilih parpol,” kata Toto

Ditambahkan, Keunggulan pasangan DS-Sahrul ini juga terpotret merata di hampir seluruh daerah pemilihan (dapil). Kecuali, dukungan cukup kompetitif dengan pasangan Kurnia-Usman yang di usung Partai Golkar di dapil 5. Yaitu, Majalaya, Paseh, Ibun dan Solokanjeruk.

Faktor lain yang bisa mengantar pasangan DS-Sahrul terpilih menjadi bupati dan wakil bupati kabupaten Bandung ini karena secara personal, DS sudah mengantongi pemilih yang berkategori strong supporter (pemilih militan yang tak akan berubah sampai hari H pemilihan), yaitu sekitar 24,5%. Disusul Kurnia Agustina 18,0% dan Yena Iskandar Masoem 5,0%.

“Masih ada pemilih soft supporter yang cukup besar, yaitu 52,2%. Pemilih yang seperti itu biasa disebut dengan lahan tak bertuan. Yaitu pemilih yang masih bisa diperebutkan oleh siapa saja,” Ungkap toto

“Hanya Tsunami politik dan money politic yang bisa mengubah peta dukungan secara drastis. Bahkan, bisa membuat hasil survei meleset jauh,”

Memang peluang menang lebih lebih besar pasangan DS-Sahrul, karena baik calon bupati maupun wakilnya saling mengisi satu sama lain, bukan saja tingkat kesukaan yang tinggi, juga elektabilitas yang tinggi juga. Misalnya, pada elektabilitas personal DS yang 40,0%, tapi begitu dipasangkan dengan Sahrul melesat ke 45,9%

“Sebaliknya dengan Kurnia Agustina yang secara personal memiliki elektabilitas 27,5, tapi begitu dipasangkan dengan Usman Sayogi, hanya naik 1% saja, yaitu 28,9%,”

Sementara, pasangan yang lain, Yena-Atep, pengenalannya tak berbanding lurus dengan kesukaan. Misalnya, Atep cukup populer dengan 73%, tapi sebagai wakil tak banyak menyumbang elektabilitas saat dipasangkan dengan Yena yang tingkat pengenalannya baru 49%.

Dalam kontek prilaku pemilih di kabupaten Bandung, mayoritas (80,0%) publik memilih lebih karena pertimbangkan personal atau sosok calonnya. Hanya 16% saja yang memilih karena pertimbangan partai pengusung.

“Begitu juga terjadi pada peran bupati incumbent yang istrinya maju sebagai bupati. Dadang Naser yang memiliki tingkat kepuasan terhadap kinerjanya yang cukup tinggi, diatas 70%, ternyata tak mampu dikonversi dalam bentuk suara dukungan publik kepada istrinya, Kurnia Agustina,”pungkasnya

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Tekankan Normalisasi Pajak, Bukan Kenaikan Tarif

    Wali Kota Sukabumi Tekankan Normalisasi Pajak, Bukan Kenaikan Tarif

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan, Pemkot akan menormalkan pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tanpa menaikkan tarif, sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Ini bukan soal menaikkan pajak, tapi menormalkan kewajaran. Wajib pajak harus jujur, dan pajak yang dibayarkan masyarakat harus 100 persen masuk ke kas daerah,” tegas Ayep usai bertemu […]

  • Perekrutan Panwascam Kabupaten Sukabumi  Menuai Gejolak, GMNI : Pokja Bawaslu Tidak Profesional

    Perekrutan Panwascam Kabupaten Sukabumi Menuai Gejolak, GMNI : Pokja Bawaslu Tidak Profesional

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Abdullah Masyhudi menilai hasil perekrutan Panwascam yang dilakukan oleh Pokja Bawaslu Kabupaten Sukabumi tidak profesional dalam tahapannya. “Hasil pengumuman dari perekrutan Panwascam ini menuai gejolak yang luar biasa, kami melihat pokja rekruitmen Bawaslu tidak profesional dalam semua tahapannya” ujarnya, Minggu (22/12/19). Abdul mengatakan, Bawaslu Kabupaten […]

  • Mengenang Kang Asep, Dari Narasumber Jadi Penyiar Tetap “Renda Budaya” Radio Sonata 47 AM

    Mengenang Kang Asep, Dari Narasumber Jadi Penyiar Tetap “Renda Budaya” Radio Sonata 47 AM

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Keluarga besar Radio Sonata tengah berduka, melepas kepergian salah satu penyiar terbaiknya, Asep Syaepudin Yunior, Selasa, 5 April 2022. Dikenal dengan pribadi yang humoris, Asep bergabung bersama radio milik Pemerintah Kota Bandung sejak 2005 di kanal amplitude modulation (AM) dalam program “Renda Budaya”. Pada program ini, ia mengedukasi para pendengar se-Bandung Raya […]

  • M.A.W BORUWER: Sosok Di Balik Spot  Instagramable Jalan Asia -Afrika

    M.A.W BORUWER: Sosok Di Balik Spot Instagramable Jalan Asia -Afrika

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Entah sudah berapa juta orang yang memiliki foto dengan latar belM.A.W BORUWER: Sosok Di Balik Spot Instagramable Jalan Asia -Afrikaakang tulisan “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum” — M.A.W Brouwer.  Ya, jika anda tengah berada di Jalan Asia-Afrika, dinding jembatan penyebarangan di dekat Bank Mandiri merupakan salah satu spot instagramable. Tetapi tahukan […]

  • Inisiatif Sang Legislatif Jabar “DS” Datangi Jokowi

    Inisiatif Sang Legislatif Jabar “DS” Datangi Jokowi

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Untuk melakukan upaya penanggulangan dampak bencana banjir yang menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung, Anggota DPRD Provinsi Jabar H. M. Dadang Supriatna dengan inisiatif sendiri melakukan terobosan dan langkah-langkah strategis. ia menyatakan, bertekad menemui pemerintahan pusat di Jakarta untuk sama-sama turun langsung menanggulangi banjir di Kabupaten Bandung. “Hari ini, Selasa, 28 Januari […]

  • Emil : Pesan Utama Mendikbud RI  Meminta Guru Di Indonesia Untuk Berimprovisasi

    Emil : Pesan Utama Mendikbud RI Meminta Guru Di Indonesia Untuk Berimprovisasi

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat akan menindaklanjuti arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim yang tertera dalam naskah pidato Hari Guru Nasional. Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lapang Gasibu, Kota Bandung, Senin […]

expand_less