Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Survey LSI, Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Bandung, Dadang -Sahrul Ungguli Paslon Nia -Usman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id Lembaga Survey Indonesia (LSI) Network Denny JA merilis hasil survei penilaian publik terhadap calon bupati dan wakil bupati kabupaten Bandung. Hasil survei tersebut mendapati bahwa pasangan calon Dadang Supriatna -Sahrul Gunawan menjadi kandidat yang paling memiliki elektabilitas tinggi dan perhatian kepada masyarakat kabupaten Bandung.

“Paslon No urut 3, Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan dinilai sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati yang disukai oleh masyarakat kabupaten Bandung dan mengantongi modal kemenangan besar dengan elektabilitas cukup tinggi (45.9%), pasangan Kurnia Agustina – Usman Sayogi ( 28,9%). Sementara, pasangan Yena Iskandar – Atep Rizal hanya 13,4%,” kata Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA/ Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Network Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam keterangan di Bandung, Minggu (15/11/2020)

Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA/ Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Network Denny JA, Toto Izul Fatah mengatakan survey dilakukan pada 2- 6 November 2020 dengan menggunakan metode standar, yakni multistage random sampling, wawancara tatap muka dan jumlah responden 440, dengan margin of error 4,8%.

“Potensi kemenangan pasangan yang diusung, antara lain, PKB, Nasdem, Demokrat, PKS dan sejumlah parpol non kursi ini terpotret dari beberapa variable penting dalam survei. Misalnya, dukungan unggul yang relatif merata di hampir semua segmen demografis seperti gender, usia, suku, agama, Ormas, tingkat pendidikan, penghasilan, profesi, bahkan pemilih parpol,” kata Toto

Ditambahkan, Keunggulan pasangan DS-Sahrul ini juga terpotret merata di hampir seluruh daerah pemilihan (dapil). Kecuali, dukungan cukup kompetitif dengan pasangan Kurnia-Usman yang di usung Partai Golkar di dapil 5. Yaitu, Majalaya, Paseh, Ibun dan Solokanjeruk.

Faktor lain yang bisa mengantar pasangan DS-Sahrul terpilih menjadi bupati dan wakil bupati kabupaten Bandung ini karena secara personal, DS sudah mengantongi pemilih yang berkategori strong supporter (pemilih militan yang tak akan berubah sampai hari H pemilihan), yaitu sekitar 24,5%. Disusul Kurnia Agustina 18,0% dan Yena Iskandar Masoem 5,0%.

“Masih ada pemilih soft supporter yang cukup besar, yaitu 52,2%. Pemilih yang seperti itu biasa disebut dengan lahan tak bertuan. Yaitu pemilih yang masih bisa diperebutkan oleh siapa saja,” Ungkap toto

“Hanya Tsunami politik dan money politic yang bisa mengubah peta dukungan secara drastis. Bahkan, bisa membuat hasil survei meleset jauh,”

Memang peluang menang lebih lebih besar pasangan DS-Sahrul, karena baik calon bupati maupun wakilnya saling mengisi satu sama lain, bukan saja tingkat kesukaan yang tinggi, juga elektabilitas yang tinggi juga. Misalnya, pada elektabilitas personal DS yang 40,0%, tapi begitu dipasangkan dengan Sahrul melesat ke 45,9%

“Sebaliknya dengan Kurnia Agustina yang secara personal memiliki elektabilitas 27,5, tapi begitu dipasangkan dengan Usman Sayogi, hanya naik 1% saja, yaitu 28,9%,”

Sementara, pasangan yang lain, Yena-Atep, pengenalannya tak berbanding lurus dengan kesukaan. Misalnya, Atep cukup populer dengan 73%, tapi sebagai wakil tak banyak menyumbang elektabilitas saat dipasangkan dengan Yena yang tingkat pengenalannya baru 49%.

Dalam kontek prilaku pemilih di kabupaten Bandung, mayoritas (80,0%) publik memilih lebih karena pertimbangkan personal atau sosok calonnya. Hanya 16% saja yang memilih karena pertimbangan partai pengusung.

“Begitu juga terjadi pada peran bupati incumbent yang istrinya maju sebagai bupati. Dadang Naser yang memiliki tingkat kepuasan terhadap kinerjanya yang cukup tinggi, diatas 70%, ternyata tak mampu dikonversi dalam bentuk suara dukungan publik kepada istrinya, Kurnia Agustina,”pungkasnya

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tedy Rusmawan Bantu Aspirasi Warga Soal Banjir Hingga Penataan Kewilayahan

    Tedy Rusmawan Bantu Aspirasi Warga Soal Banjir Hingga Penataan Kewilayahan

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri undangan silaturahmi warga De Marakesh, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Bandung, Sabtu (8/10/2022). Dalam kesempatan itu, warga berkumpul untuk meminta bantu Tedy supaya aspirasi mereka bisa diteruskan kepada pihak-pihak yang bersangkutan, termasuk di jajaran Pemerintah Kota Bandung. Warga De Marakesh memohon agar […]

  • Ekpansi KPR, bank bjb Jalin kerjasama Dengan Empat Pengembang Properti

    Ekpansi KPR, bank bjb Jalin kerjasama Dengan Empat Pengembang Properti

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id –  bank bjb terus melakukan ekspansi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan menggaet pihak pengembang properti sebagai mitra. Pada Rabu (24/2/2020), bank bjb menjalin kesepakatan kerja sama pembiayaan dengan 4 pengembang dalam rangka mendukung pembiayaan sektor industri property. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara bank bjb dengan 4 pengembang, antara […]

  • Baznas RI Gelar TOT Al-Qur’an Isyarat 2025, 30 Guru SLB Sukabumi Siap Perkuat Dakwah Inklusif

    Baznas RI Gelar TOT Al-Qur’an Isyarat 2025, 30 Guru SLB Sukabumi Siap Perkuat Dakwah Inklusif

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Sebanyak 30 guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dari Kota dan Kabupaten Sukabumi mengikuti program Training of Trainer (TOT) Pengajaran Al-Qur’an Isyarat 2025. Kegiatan berlangsung di Aula SLB B Budi Nurani, Kota Sukabumi, Sabtu (6/12/2025). Kegiatan yang dihadiri oleh, Ketua Baznas Kota Sukabumi Miftah Amir, Penasehat Isyarat Tuli (PIT) Rama Syahti, pengawas KCD Wilayah 5 […]

  • Audensi Dengan DPRD Kota Bandung Fraksi PDIP, Barisan Muda Persis Sampaikan Tuntutan Di Cabutnya RUU HIP

    Audensi Dengan DPRD Kota Bandung Fraksi PDIP, Barisan Muda Persis Sampaikan Tuntutan Di Cabutnya RUU HIP

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Barisan Muda Persatuan Islam yang terdiri dari empat Lembaga otonom ormas Persatuan Islam ( PERSIS ) yaitu Pemuda Persis , Pemudi Persis, HIMA  Persis dan HIMI Persis melanjutkan rangkaian Aksi Peduli Konstitusi dengan audiensi menemui Anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi PDIP. di Gedung DPRD Kota Bandung,jalan Sukabumi,  Jumat, (10/7/2020) Harapan Barisan […]

  • Menjadi Gerbang Masuk Ke Kota Sukabumi, Keluarahan Babakan, Berharap Semua Ususlan di Musrenbang Bisa Teralisasi

    Menjadi Gerbang Masuk Ke Kota Sukabumi, Keluarahan Babakan, Berharap Semua Ususlan di Musrenbang Bisa Teralisasi

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, megusulkan 10 (sepuluh) kegiatan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2023. ke sepuluh usulan tersebut, yakni, 5 kegiatan fisik, dan 5 lebih ke non fisik. “Hasil musrenbang kalai ini, para Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) memutuskan ada 5 kegiatan fisik, dan 5 non fisik. Sehingga ada sepuluh yang di […]

  • Komoditas Kedelai Pekan Ini Mulai Alami Penurunan Harga

    Komoditas Kedelai Pekan Ini Mulai Alami Penurunan Harga

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Komoditas kacang kedelai impor di sejumlah Pasar yang ada di Kota Sukabumi mulai menunjukan penurunan harga. Semula Rp11 ribu per kilogram, kini berada dikisaran Rp10.700 per kiloghram. Berdasarkan pemantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, penurunan harga tersebut bisa saja dikarenakan tidak terlepas dari turunya harga kacang impor di pusat. “Iya, […]

expand_less