Breaking News
Trending Tags

Syarat Pengelola Tempat Hiburan Malam Dan Karaoke Ingin Beroperasi, Pengunjung Harus Rapid Test

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta pengelola tempat hiburan seperti klub malam dan karaoke untuk melakukan rapid test kepada para pengunjung. Hal itu sebagai syarat jika tempat hiburan ingin kembali beroperasi.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan hal tersebut perlu dilakukan karena potensi interaksi pengunjung di tempat hiburan yang terbilang tinggi. Oleh karenanya, ia meminta pengunjung yang datang dipastikan tidak terpapar Covid-19.

“Persoalan terbesar adalah kalau di ruang karaoke, apa yang menjamin kalau pengunjung dan pemandu lagu itu tidak ada kontak fisik. Itu yang belum bisa dijawab oleh pengelola tempat hiburan

Saya sarankan setiap pengunjung idealnya dilakukan rapid test,” kata Ema saat meninjau tempat hiburan F3X Club dan FOX Club, Kota Bandung, Jumat 3 Juli 2020.

Ia memaparkan, rapid test sangat rasional disyaratkan kepada para pengunjung di tempat hiburan. Kendati proses yang cukup praktis dan cepat, ditambah kunjungan para pengunjung yang tidak singkat.

Apabila ada pengunjung yang dinyatakan reaktif Covid-19 atau terpapar berdasarkan rapid test, maka dilarang masuk. Bahkan Ema meminta yang bersangkutan bisa langsung ditangani oleh petugas medis.

Kendati demikian, Ema mengapresiasi inisiatif pengelola hiburan untuk mencatat identitas dari setiap pengunjung. Karena tidak menutup kemungkinan bahwa pengunjung tempat hiburan itu bersifat anonim dengan tidak diketahui identitasnya.

“Bila nanti terjadi sesuatu (terpapar Covid-19) , kita sangat mudah melacaknya. Nanti kita lacak, ia datang dari mana, dan interaksi ke siapa saja,” jelasnya.

Dibluar itu, Ema menegaskan, keputusan pembukaan sektor tempat hiburan malam tersebut ada di tangan Wali Kota Bandung. 

“Saya menyarankan (rapid test). Pengusaha hiburan bukan investor kecil, mereka sebetulnya termasuk berkemampuan,” tambahnya. 

Sementara itu, Pengelola F3X Club, Alvin menyanggupi permintaan pemerintah tersebut. Ia berjanji akan menyiapkannya bersama Perkumpulan Pegiat Pariwisata Bandung (P3B). 

“Kalau karyawan kami semuanya sudah rapid test. Tamu pun nantinya kita semua akan dites. Jadi mereka pun akan lebih nyaman.Kami terima usulan itu,” Ujarnya.

Menyangkut pembebanan biaya rapid test, ia mengatakan sedang melakukan penyesuaian. Ia pun belum memastikan, biaya tersebut akan dibebankan kepada pengunjung, atau disediakan secara gratis dari pengelola.

“Nanti kita bicarakan dahulu di asosiasi (P3B). Apakah ini akan dibebankan ke pengunjung, atau jadi beban pengelola (pengusaha)?” tuturnya. (guh)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terintegrasi Di Aplikasi ZX (Zakat Ekspres) Kini Pesan 1.500 Ambulans Semudah Akses Ojek Online

    Terintegrasi Di Aplikasi ZX (Zakat Ekspres) Kini Pesan 1.500 Ambulans Semudah Akses Ojek Online

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Masih melekat jelas dalam ingatan, betapa sulitnya mengakses oksigen, ambulans dan fasilitas kesehatan (faskes) lainnya kala pandemi melonjak pertengahan tahun lalu. Terlambatnya penanganan kala itu mengakibatkan ratusan nyawa melayang. Berangkat dari permasalahan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat menginisiasi aplikasi bernama ZX (Zakat Ekspres). Melalui aplikasi ini, semua faskes yang […]

  • Secara M to M, Inflasi Kota Sukabumi sebesar 0,05 Persen Pada Oktober 2023

    Secara M to M, Inflasi Kota Sukabumi sebesar 0,05 Persen Pada Oktober 2023

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Secara hitungan month to month (m-to-m) Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,05 persen pada Oktober 2023. Sedangkan inflasi year on year (yoy) mencapai 2,27 persen, Rabu (13/11). Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, mengatatakan, untuk penyumbang inflasi m-to-m tersebut, yakni, komoditas bensin, […]

  • Proyek PJU Bandung Tembus 10 Besar Investasi Terbaik WJIC 2025

    Proyek PJU Bandung Tembus 10 Besar Investasi Terbaik WJIC 2025

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Proposal Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Bandung berhasil masuk dalam daftar 10 proyek investasi terbaik hasil penjurian West Java Investment Challenge (WJIC) 2025. Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara puncak Sunda Karsa Fest 2025 yang digelar di The Grand Ballroom Trans Luxury Hotel, Bandung, Minggu 20 Juli 2025. PJU Kota Bandung menjadi […]

  • Dewan Puji Aplikasi e-Penting untuk Tekan Angka Stunting di Kota Bandung

    Dewan Puji Aplikasi e-Penting untuk Tekan Angka Stunting di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Dr. Ir. H. Juniarso Ridwan, S.H., M.H., M.Si., mengapresiasi Pemerintah Kota Bandung atas diluncurkannya inovasi aplikasi elektronik Pendataan Stunting (e-Penting). Pengukuran dan publikasi data stunting yang akan tercatat dalam aplikasi tersebut diharapkan menjadi landasan dalam pengambilan kebijakan Pemerintah Kota Bandung, untuk menemukan, mengidentifikasi, […]

  • Di Rakor P2P, Pj Wali Kota Sukabumi Ajak Pemangku Kepentingan Terlibat Dalam Penanganan Penyakit

    Di Rakor P2P, Pj Wali Kota Sukabumi Ajak Pemangku Kepentingan Terlibat Dalam Penanganan Penyakit

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Kesehan (Dinkes) Kota Sukabumi, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut dibuka lagsung oleh Penjabt (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, di salah satu Hotel di Kecamatan Cikole, Kota SUkabumi. Rabu, (25/9/2024). Kusmana mengungkapkan, bahwa melalui rakor ini seluruh pemangku kepentingan diajak terlibat dalam penanganan penyakit, […]

  • Dinilai Bappenas, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

    Dinilai Bappenas, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, dinilai oleh Badan Perencanaan Nasional (Bapenas). Bersama tim penilai independen dari akademisi dan tim penilai teknis tersebut, Bapenas melakukan verifikasi dan kunjungan lapangan. “Belum lama ini sekitar Selasa, (4/4/2023) Kita (Bappeda) didatangi oleh Bapenas bersama tim penilai independen dari akademisi dan tim penilai khsusus melakuakn penilaian,”ujar Kepala […]

expand_less