Breaking News
Trending Tags

Uniknya Kerudung Produk Brand “Kisera” 4in1, Pertama Di Indonesia Miliki 4 Warna Berbeda

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Perkembangan bisnis di Indonesia saat ini boleh dibilang cukup erat kaitannya dengan dunia fashion. Tak heran kalau saat ini banyak Muslimah yang berkreasi dengan model hijab atau kerudung yang diperdagangkan dengan berbagai motif dan terlihat anggun bagi pemakai hijab itu sendiri. Ya, jika dulunya kerudung sangat identik dengan warna polos, sekarang justru banyak sekali motif serta ragam warna menarik yang tentunya dapat menunjang penampilan kaum hawa.

Melihat perkembangan tren hijab yang semakin hari semakin ramai, Ardhina Dwiyanti pun menangkap peluang tersebut melalui merek kerudung yang diproduksinya yakni Kisera. Uniknya, kerudung tersebut memiliki 4 warna dalam 1 helai yang merupakan Pertama di Indonesia.

“Merek Kisera telah terdaftar secara Hak Merek dan Hak Paten dari HaKi untuk teknik pencetakkan kerudung 4in1. Untuk bisa mendapatkan 4 warna berbeda, kami menggunakan Teknik sublime printing dengan 2 sisi kain (atas dan bawah) dimana satu sisinya terdapat 2 warna berbeda, sehingga jika dipakai kerudung segiempat dengan lipatan segitiga bisa tampak seperti 4 kerudung berbeda,” ungkap Ardhina kepada awak media, Bandung Indah Plaza (BIP), Jl.Merdeka, Sabtu (15/2/2020).

Ardhina menyebut, nama Kisera berasal dari ketiga putrinya yakni Kintan, Selma dan Rara. Merek ini pertama kali diluncurkan pada Agustus 2018 lalu setelah 13 tahun sebelumnya ia bergelut di bidang konveksi pakaian yang menerima sistem order dari sekolah, kantor, rumah sakit, event dan pelaku online shop.

Dia juga mengatakan, butuh waktu hampir 9 bulan untuk mencari rumus yang pas sehingga dapat mengeksplorasi warna yang bisa dijadikan 4 warna berbeda bolak balik. Tak hanya itu, developing desain motif tertentu juga menjadi catatan penting dimana dengan motif berbeda bolak balik tidak saling tembus atau mengganggu di kain transparan.

“Dengan adanya kerudung 4in1 ini para Muslimah yang aktif melakukan 2-4 kegiatan berbeda setiap harinya tetap bisa tampak berbeda tanpa harus berganti fashion. Demikian juga para traveller yang akan tetap praktis bepergian beberapa hari tanpa banyak membawa kerudung,” jelasnya.

Menurutnya, sejauh ini respon masyarakat cukup antusias. Bahkan kata dia, banyak customernya yang memberikan testimoni positif di media sosial sehingga terjadi repeat order dan banyak yang menanti launching seri terbaru dari Kisera setiap bulannya.

Ardhina mengatakan,”kerudung Kisera 4in1 ini memiliki pangsa pasar 80% untuk ibu-ibu muda Muslimah dengan range usia 25-50 tahun. Sementara 15% diisi oleh remaja berusia 17-24 tahun,”ucapnya

“Seiring dengan banyak orang yang tahu Kisera, penjualannya pun terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bahkan sejak awal launching produk ini, grafik penjualannya terus menanjak stabil, tidak pernah turun. Hingga saat ini, total omset penjualan mencapai 65% untuk offline dan 35% untuk online,” kata dia.

Lebih lanjut Ardhina menyampaikan, kerudung Kisera ini memiliki beberapa kelebihan. Selain dapat menampilkan 4 warna berbeda, kerudung ini juga menggunakan bahan premium sehingga sangat nyaman dan tidak panas saat dikenakan. Selain itu Kisera juga menggunakan kemasan packaging yang elegan dan desainnya yang tidak pasaran.

Ardhina mengaku, meskipun produk Kisera telah menggunakan teknologi terkini, tapi proses pengerjaannya masih semi handmade sehingga jumlah produksi setiap harinya sangat terbatas yakni hanya 50-60 pcs per hari.

Kerudung Kisera diproduksi di workshopnya yang ada di Cijerah kota Bandung. Sementara untuk pemasarannya sendiri menggunakan jasa reseller dari berbagai kota di Jawa Barat seperti Bandung, Tasikmalaya, Garut, Cimahi, Majalaya, Subang dan kota-kota lainnya. Kerudung Kisera juga sudah dipasarkan tersebar di kota-kota besar Indonesia dan kemancanegara juga seperti, Malaysia Dan Hongkong.

“Target di tahun 2020, kami ingin mengenalkan Kisera ke seluruh pelosok nusantara dan ingin menembus pasar internasional lebih jauh lagi. Untuk mencapainya, kami akan lebih meningkatkan kapasitas produksi dengan quality control yang terjaga, mulai memakai digital marketing yang terarah (google ads, Instagram ads dan facebook ads) juga memperbanyak reseller dan pameran offline,” dan rencana tanggal 20 ini akan ada event fashion show juga, pungkas. Ardhina.

Offline Store Kisera

1.Trans Studio mall, Ground Floor North Area

Jalan Gatot Subroto No. 289 Bandung

2.Bandung Indah Plaza, Lantai 1 Unit 56

Jalan. Merdeka No.56, Kota Bandung

3.Ruparupi Handycraft Market, Lantai 1 Blok D1

Jalan Ahmad Yani No.837, Kota Bandung

4.Kisera Store

Jalan Bojong Raya 36 Cujerah, Bandung

Editor : Alfaz

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemekaran, Komisi I Jabar: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru

    Pemekaran, Komisi I Jabar: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BOGOR, MBINews.id –  Pada pembahasan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB), Bogor Timur dinilai jauh lebih siap secara administrasi dibandingkan Indramayu Barat. Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat menilai hal tersebut dari data-data yang disampaikan dalam rapat pembahasan bersama stakeholder dan Pemerintah Kabupaten Bogor pada pembahasan lanjutan mengenai (CDPOB). “Melihat data-data yang […]

  • Cukup Besar Sumbang Emisi Gas Rumah Kaca Dari Rumah Sakit. Ini Yang Dilakukan Oleh Asia Advisory Council HCWH

    Cukup Besar Sumbang Emisi Gas Rumah Kaca Dari Rumah Sakit. Ini Yang Dilakukan Oleh Asia Advisory Council HCWH

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Selain sektor energi, rumah sakit termasuk penyumbang terhadap emisi gas rumah kaca. Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sebesar 4,1 persen yang disumbangkan oleh rumah sakit dari total emisi gas rumah kaca dunia. Melihat kondisi tersebut, Asia Advisory Council Health Care Without Harm, Global Green and Healthy Hospitals (HCWH/GGHH), menggencarkan pelatihan inventarisasi gas […]

  • Sekretaris DPRD Jabar Tutup Acara Puncak Semarak Ramadan Istimewa

    Sekretaris DPRD Jabar Tutup Acara Puncak Semarak Ramadan Istimewa

    • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kota Bandung – Sekretaris DPRD Jawa Barat Dr. Hj Ida Wahida Hidayati, SE.SH.,M.Si menutup acara Semarak Ramadan Istimewa, Bandung, Rabu (12/4/2023). Dalam sambutannya, Ida Wahida Hidayati mengucapkan syukur atas suksesnya acara Semarak Ramadan Istimewa yang digagasnya dengan tujuan memperkuat silaturahmi dan memotivasi semua pegawai Sekretariat DPRD Jawa Barat, baik pegawai ASN maupun non ASN. “Alhamdulilah, […]

  • Ketua DPRD Kota Bandung: Buruan SAE Bentuk Budaya Baru Pengelolaan Sampah

    Ketua DPRD Kota Bandung: Buruan SAE Bentuk Budaya Baru Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Anggota DPRD Kota Bandung Khairullah, S.Pd.I., mengunjungi Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) di Kelurahan Pajajaran, Bandung, Selasa (6/9/2022). Tedy Rusmawan mengapresiasi terbentuknya ekosistem Buruan SAE di Kelurahan Pajajaran, yang dulu diawali oleh seorang warga yang merupakan polisi aktif bernama Wawan. Ia berhasil […]

  • Mantan Ketua DPD Nasdem Sukabumi Bawa Kader Militansi Bertemu DPP PDIP

    Mantan Ketua DPD Nasdem Sukabumi Bawa Kader Militansi Bertemu DPP PDIP

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Mantan Ketua Partai Nasdem Kabupaten Sukabumi Winda Ambasari menyatakan siap dengan tekad yang bulat untuk bergabung dengan Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Sukabumi. Tidak sungkan-sungkan mantan petinggi Nasdem Kabupaten Sukabumi pun hadir dalam pelantikan Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) PDIP Kota dan Kabupaten Sukabumi Cikidang, Sabtu (25/7/2020). Winda hadir bersama kader militansinya Shanti […]

  • PemKot Sukabumi  Kembali Raih Penghargaan Kategori JDIHN Terbaik II Tingkat Jabar

    PemKot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan Kategori JDIHN Terbaik II Tingkat Jabar

    • calendar_month Sabtu, 5 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Pemerintah Kota Sukabumi, melalaui Bagian Hukum Setempat, kembali menoreh pretasi di tingkat Jawa Barat, dengan meraih penghargaan sebagai Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terbaik II Tahun 2022 Kategori Kota dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut diberikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, kepada Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Pemkot […]

expand_less