Breaking News
Trending Tags

Uniknya Kerudung Produk Brand “Kisera” 4in1, Pertama Di Indonesia Miliki 4 Warna Berbeda

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Perkembangan bisnis di Indonesia saat ini boleh dibilang cukup erat kaitannya dengan dunia fashion. Tak heran kalau saat ini banyak Muslimah yang berkreasi dengan model hijab atau kerudung yang diperdagangkan dengan berbagai motif dan terlihat anggun bagi pemakai hijab itu sendiri. Ya, jika dulunya kerudung sangat identik dengan warna polos, sekarang justru banyak sekali motif serta ragam warna menarik yang tentunya dapat menunjang penampilan kaum hawa.

Melihat perkembangan tren hijab yang semakin hari semakin ramai, Ardhina Dwiyanti pun menangkap peluang tersebut melalui merek kerudung yang diproduksinya yakni Kisera. Uniknya, kerudung tersebut memiliki 4 warna dalam 1 helai yang merupakan Pertama di Indonesia.

“Merek Kisera telah terdaftar secara Hak Merek dan Hak Paten dari HaKi untuk teknik pencetakkan kerudung 4in1. Untuk bisa mendapatkan 4 warna berbeda, kami menggunakan Teknik sublime printing dengan 2 sisi kain (atas dan bawah) dimana satu sisinya terdapat 2 warna berbeda, sehingga jika dipakai kerudung segiempat dengan lipatan segitiga bisa tampak seperti 4 kerudung berbeda,” ungkap Ardhina kepada awak media, Bandung Indah Plaza (BIP), Jl.Merdeka, Sabtu (15/2/2020).

Ardhina menyebut, nama Kisera berasal dari ketiga putrinya yakni Kintan, Selma dan Rara. Merek ini pertama kali diluncurkan pada Agustus 2018 lalu setelah 13 tahun sebelumnya ia bergelut di bidang konveksi pakaian yang menerima sistem order dari sekolah, kantor, rumah sakit, event dan pelaku online shop.

Dia juga mengatakan, butuh waktu hampir 9 bulan untuk mencari rumus yang pas sehingga dapat mengeksplorasi warna yang bisa dijadikan 4 warna berbeda bolak balik. Tak hanya itu, developing desain motif tertentu juga menjadi catatan penting dimana dengan motif berbeda bolak balik tidak saling tembus atau mengganggu di kain transparan.

“Dengan adanya kerudung 4in1 ini para Muslimah yang aktif melakukan 2-4 kegiatan berbeda setiap harinya tetap bisa tampak berbeda tanpa harus berganti fashion. Demikian juga para traveller yang akan tetap praktis bepergian beberapa hari tanpa banyak membawa kerudung,” jelasnya.

Menurutnya, sejauh ini respon masyarakat cukup antusias. Bahkan kata dia, banyak customernya yang memberikan testimoni positif di media sosial sehingga terjadi repeat order dan banyak yang menanti launching seri terbaru dari Kisera setiap bulannya.

Ardhina mengatakan,”kerudung Kisera 4in1 ini memiliki pangsa pasar 80% untuk ibu-ibu muda Muslimah dengan range usia 25-50 tahun. Sementara 15% diisi oleh remaja berusia 17-24 tahun,”ucapnya

“Seiring dengan banyak orang yang tahu Kisera, penjualannya pun terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bahkan sejak awal launching produk ini, grafik penjualannya terus menanjak stabil, tidak pernah turun. Hingga saat ini, total omset penjualan mencapai 65% untuk offline dan 35% untuk online,” kata dia.

Lebih lanjut Ardhina menyampaikan, kerudung Kisera ini memiliki beberapa kelebihan. Selain dapat menampilkan 4 warna berbeda, kerudung ini juga menggunakan bahan premium sehingga sangat nyaman dan tidak panas saat dikenakan. Selain itu Kisera juga menggunakan kemasan packaging yang elegan dan desainnya yang tidak pasaran.

Ardhina mengaku, meskipun produk Kisera telah menggunakan teknologi terkini, tapi proses pengerjaannya masih semi handmade sehingga jumlah produksi setiap harinya sangat terbatas yakni hanya 50-60 pcs per hari.

Kerudung Kisera diproduksi di workshopnya yang ada di Cijerah kota Bandung. Sementara untuk pemasarannya sendiri menggunakan jasa reseller dari berbagai kota di Jawa Barat seperti Bandung, Tasikmalaya, Garut, Cimahi, Majalaya, Subang dan kota-kota lainnya. Kerudung Kisera juga sudah dipasarkan tersebar di kota-kota besar Indonesia dan kemancanegara juga seperti, Malaysia Dan Hongkong.

“Target di tahun 2020, kami ingin mengenalkan Kisera ke seluruh pelosok nusantara dan ingin menembus pasar internasional lebih jauh lagi. Untuk mencapainya, kami akan lebih meningkatkan kapasitas produksi dengan quality control yang terjaga, mulai memakai digital marketing yang terarah (google ads, Instagram ads dan facebook ads) juga memperbanyak reseller dan pameran offline,” dan rencana tanggal 20 ini akan ada event fashion show juga, pungkas. Ardhina.

Offline Store Kisera

1.Trans Studio mall, Ground Floor North Area

Jalan Gatot Subroto No. 289 Bandung

2.Bandung Indah Plaza, Lantai 1 Unit 56

Jalan. Merdeka No.56, Kota Bandung

3.Ruparupi Handycraft Market, Lantai 1 Blok D1

Jalan Ahmad Yani No.837, Kota Bandung

4.Kisera Store

Jalan Bojong Raya 36 Cujerah, Bandung

Editor : Alfaz

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Asesor Eksternal Evaluasi SPBE Kota Bandung

    Tim Asesor Eksternal Evaluasi SPBE Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Tim Asesor Eksternal Penilaian Interview Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2023 memverifikasi sejumlah data terkait SPBE Kota Bandung, Selasa 12 September 2023. Salah satu asesor, Ferry Astika menyampaikan, peta rencana dan arsitektur SPBE Kota Bandung perlu dimatangkan kembali. Sebab peta rencana sangat berkaitan dengan arsitektur. “Harus ada analisis gap antara existing […]

  • Pemkot Bandung Lantik Sejumlah Pejabat Fungsional Ahli

    Pemkot Bandung Lantik Sejumlah Pejabat Fungsional Ahli

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melantik tiga Pejabat Fungsional Ahli Utama. Tiga pejabat ini meliputi satu jenjang Dokter Ahli dan dua jenjang Dokter Gigi Ahli. Tiga pejabat ini dilantik menjadi Dokter Gigi Ahli di Rumah Sakit Kesehatan Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung dan RSUD Bandung Kiwari. Ketiganya dilantik oleh Plt. Wali Kota […]

  • H. Firman Wakil Ketua I DPRD Kab Bandung Siap Menjalankan Amanat Sesuai Tupoksi

    H. Firman Wakil Ketua I DPRD Kab Bandung Siap Menjalankan Amanat Sesuai Tupoksi

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id- H. Firman Sumantri usai dilantik menjadi Wakil Ketua I DPRD Kab Bandung di gedung Paripurna DPRD Kab Bandung (26/9/2024) komplek Pemkab Bandung periode 2024-2029 , mengaku siap menjalani tugas dan Fungsinya (Tupoksi) . Hal itu diakui H. Firman dari Partai Golkar Kab Bandung, saya yang di amanatkan sebagai pimpinan menjadi Wakil Ketua […]

  • Cagar Budaya di Kota Bandung Dihancurkan KAI Sindikat Mafia Muluskan Proyek INDOMARET

    Cagar Budaya di Kota Bandung Dihancurkan KAI Sindikat Mafia Muluskan Proyek INDOMARET

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, MBInews.id – Ini peristiwa di Kota Bandung. Setelah menghancurkan bangunan Masjid Cagar Budaya “Nurul Ikhlas” di Jl. Cihampelas 149, maka “proyek” penghancuran bagunan Cagar Budaya berlanjut pada Pusat Aset Non Produktif dan Mess Transit di Jl. Jawa No 40 serta Rumah Tinggal Jl Ir H Juanda No 166. Di atas penghancuran bangunan-bangunan tersebut […]

  • Pemkot Bandung dan Kejari Kota Bandung Berkomitmen Lanjutkan Tren Positif Pengawasan Proyek Strategis Daerah

    Pemkot Bandung dan Kejari Kota Bandung Berkomitmen Lanjutkan Tren Positif Pengawasan Proyek Strategis Daerah

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung berkomitmen melanjutkan tren positif dalam pengawasan Proyek Strategis Daerah (PSD) di tahun 2025. Hal ini tertuang dalam Exit Meeting Proyek Strategis Daerah Kota Bandung 2024, Senin 20 Januari 2025. Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengapresiasi Kejari Kota Bandung atas pendampingan […]

  • Membangun Masa Depan Kesehatan Jabar, Dinkes Kota Sukabumi Hadiri Forum Konsultasi Publik

    Membangun Masa Depan Kesehatan Jabar, Dinkes Kota Sukabumi Hadiri Forum Konsultasi Publik

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Teknokratis Rencana Pembangunan Kesehatan Jawa Barat (RPJMD) Tahun 2025-2045 di Mason Pine Hotel, Bandung. Dalam unggahan akun Instagram @dinkeskotasukabumi pada Jumat, 1 Maret 2024. Hadir langsung dalam Forum Konsultasi Publik tersebut, Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah dan jajarannya Reni dan tim […]

expand_less