Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wali Kota Bandung Sedih Melihat Keluhan Warganya Akibat Covid-19, Oded Minta Bansos Segera Disalurkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 20 Jul 2021
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku sangat sedih dengan kondisi saat ini. Pasalnya, pandemi Covid-19 telah banyak membuat warga Kota Bandung menjadi sengsara.

Oded mengaku hampir setiap hari menerima keluhan dari warga tentang beratnya perjauangan hidup di saat pandemi ini.

Bahkan saat membaca pesan yang masuk ke ponsel pribadinya, hatinya begitu teriris mengetahui banyak sekali warganya yang tak memiliki uang sepeserpun untuk makan.

“Dua HP Mang Oded, setiap malam mau tidur bahkan subuh pun saya baca. Miris hati saya mendengar keluhan dari warga. Tentu saja mereka merupakan bagian dari tanggung jawab Mang Oded selaku wali kota,” ungkapnya.

Oded mengungkapkan hal ini di sela-sela penyerahan Bantuan Sosial PPKM Darurat 2021 bagi warga terdampak secara simbolis di Pendopo, Senin 19 Juli 2021.

Beberapa kali Oded tampak menyeka matanya. Rauh kesedihan juga sangat tampak di wajahnya.

Beberapa kali juga Oded terpaksa tak kuasa berkata. Kalimat yang keluar dari mulutnya beberapa kali terdengar terbata-bata.

Oleh karenanya, ia sangat bersyukur, Pemkot Bandung tetap bisa memberikan bantuan meski dengan keterbatasan anggaran.

“Pemkot Bandung harus bisa menyampaikan pertanggungjawabannya kepada masyarakat. Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik, hari ini kita bisa mengeksekusi,” kata Oded.

Pada program Bansos PPKM Darurat 2021, Pemkot Bandung menganggarkan Rp30 miliar. Bantuan ini untuk menolong masyarakat yang betul-betul terdampak.

Sebanyak 60.000 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) akan menerima uang tunai sebesar Rp500.000.

Di luar itu, di masa PPKM Darurat ini sebanyak 108.457 KPM akan menerima bantuan beras yang bersumber dari APBN, masing-masing KPM akan mendapat 10Kg beras.

Maka dari itu Oded pun meminta Dinas Sosial beserta aparat kewilayahan untuk bergerak cepat dan tidak lambat dalam menyalurkan bantuan tersebut.

“Mang Oded titip pesan secepatnya ini dieksekusi, jangan lambat. Walaupun dana yang diberikan ini nilainya tidak seberapa. Jangan lihat nilainya, tapi ini sebagai bentuk upaya kami,” harapnya.

Di masa pandemi Covid-19 ini Oded terus mengajak warganya terutama yang mampu dan memiliki ekonomi berkecukupan untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Covid-19 ini merupakan sebuah momentum untuk dijadikan sebagai ajang berbuat kebaikan, dan mendekatkan diri dengan sang pencipta,” tuturnya.

Menurutnya, berbagi bisa dengan cara apapun baik itu dengan tenaga, pikiran, dan materi, atau masyarakat juga bisa turut berkontribusi melalui program Bandung Berbagi yang ia gagas.

Sebab dengan berbagi dan bekerja sama, ia meyakini permasalahan pandemi ini bisa tertangani dengan baik.

“Saya punya program Bandung Berbagi, Umi (Siti Muntamah, Ketua TP-PKK) dengan PKK memiliki program peduli warga yang sedang isoman, alhamdulilah kader dilapangan sudah berjalan,” ucapnya.

“Ada juga melalui ACT (Aksi Cepat Tanggap). Kemarin ACT menyerahkan 24 ekor sapi ke Mang Oded kemudian akan disembelih untuk diserahkan ke masyarakat,” tambahnya.

Di tempat sama, Kepala Dinsos Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan, dari 60.000 PKM baru 37.877 PKM yang sudah siap menerima bansos. Maka itu Tono meminta aparat kewilayahan baik itu Lurah, RT/RW untuk segera mengusulkan warganya.

Tetapi, kata dia, setiap PKM harus diluar data DTKS, artinya mereka yang sama sekali belum pernah menerima bantuan dari pemerintah pusat/provinsi.

Selain itu mereka harus memenuhi indikator yang telah disepakati yakni setiap PKM merupakan buruh harian, pekerja informal, disabilitas, lansia, mereka yang belum mendapat bantuan dari pemerintah pusat/provinsi, mereka yang terdampak dan pernah terpapar Covid-19.

“Kami meminta kepada seluruh kewilayahan untuk mengusulkan data dengan jenis non-DTKS, karena untuk DTKS sudah menerima bantuan,” tuturnya.

Pada bansos ini, terang Tono, warga tidak perlu lagi membuat buku tabungan. Sebab dalam pendistribusiannya Dinsos telah bekerjasama dengan Bank Jabar (BJB).

“BJB sudah memiliki sistem yang cukup canggih, warga hanya cukup memakai QR Code. Jadi setiap PKM akan mendapat kertas berisi kode QR, bisa langsung mendatangi kelurahan untuk mencairkan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengapresiasi atas langkah cepat yang telah diambil oleh Pemkot Bandung.

Tedy mengatakan, di saat daerah lain masih belum melakukan seperti Kota Bandung, namun dengan kesigapannya Pemkot bertanggungjawab membantu warganya.

“Di saat kondisi hari ini kesulitan pendanaan, tapi dengan keberanian Pak Wali kita sepakat menganggarkan Rp30 miliar. Mudah-mudahan pencairannya bisa secepatnya terealisasi,” ungkapnya.

“Pada saat pembagian tidak terjadi kerumunan, jangan sampai niat baik menjadi buruk di masyarakat, jadi tolong diatur sedemikian rupa,” pintanya. (tan)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded: Potensi Milenial Kota Bandung Luar Biasa

    Oded: Potensi Milenial Kota Bandung Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyebutkan, potensi kaum milenial di Kota Bandung sangat luar biasa. Hal itu terlihat dari beragamnya aktivitas kawula muda di Kota Bandung. “Di Bandung mah sagala aya (semua ada),” ujar Oded saat menerima audiensi dari IDN News di Pendopo Kota Bandung, Selasa (23/4/2019). Oded menilai, potensi yang […]

  • Ini Pembahasan Raperda APBD Perubahan Tahun 2021 Kota Sukabumi

    Ini Pembahasan Raperda APBD Perubahan Tahun 2021 Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Rancangan Peraturan Daerah (raperda) tentang perubahan APBD tahun anggaran 2021, yang akan dibahas oleh Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, sudah memasuki tahapan penjelasan Wali Kota Sukabumi. Sehingga, pembahasan yang dijadwalkan tuntas sampai dengan akhir bulan ini oleh anggota dewan bisa sesuai dengan target. “Iya, tadi pembahasan Raperda APBD perubahan tahun 2021 sudah masuk […]

  • Agus Andi Setiawan Apresiasi Pemberdayaan Masyarakat di Program Green Cakra

    Agus Andi Setiawan Apresiasi Pemberdayaan Masyarakat di Program Green Cakra

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG – Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Agus Andi Setiawan, S.Pd.I., mengapresiasi Pemberdayaan Masyarakat TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) PT Pindad, melalui program Green Cakra. Green Cakra merupakan program unggulan PT Pindad yang bergerak pada pengelolaan sampah yang bersumber dari dedaunan Hutan Kota Pindad, menjadi kompos dan menjadi nilai bersama. “Kita mengapresiasi […]

  • DPRD Kota Bandung Minta Rancang Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Adaptif

    DPRD Kota Bandung Minta Rancang Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Adaptif

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bandung , Iman Lestariyono, S.Si., dan Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Kota Bandung Dr. Uung Tanuwidjaja, S.E., M.M., menghadiri undangan acara Kick Off Meeting Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Bandung Tahun 2025, yang diselenggarakan Bappelitbang Kota Bandung, di Hotel Horison, Bandung, Selasa, […]

  • Sekda Jabar,  Daud Ahmad Resmi Buka Angklung’s Day Tahun 2019

    Sekda Jabar, Daud Ahmad Resmi Buka Angklung’s Day Tahun 2019

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG – MBInews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Daud Achmad secara resmi membuka Angklung’s Day Tahun 2019 di Halaman Gedung Sate Kota Bandung, Minggu, (24/11/2019). Pembukaan sendiri ditandai dengan memainkan angklung bersama para 6.000 pelajar TK-SMA dari 133 grup angklung se-Jabar. Daud meyakini bahwa dalam hati para peserta akan terpatri bahwa angklung ini […]

  • MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Anggota DPR-RI Komisi II, Muraz : Ingatkan Pemerintah Agar Tidak Mengurus Pasien kelas I dan II

    MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Anggota DPR-RI Komisi II, Muraz : Ingatkan Pemerintah Agar Tidak Mengurus Pasien kelas I dan II

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Anggota DPR-RI Komisi II fraksi partai Demokrat HM. Muraz mengapresiasi keputusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan kenaikan iuran BPJS yang sempat menjadi penolakan masyarakat. Muraz mengakui dirinya, bahwa telah membuat dan mengirim surat terbuka ke Presiden Joko Widodo hasil analisis kajian yang ada di Kota Sukabumi. Soal pelayanan Kesehatan gratis di Rumah […]

expand_less