Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wali Kota Bandung Tinjau Program Rutin Siskamling Siaga Bencana di Wilayah Kelurahan Pelindung Hewan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Langit sore di Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung tampak mendung, namun kesibukan warga Kelurahan Pelindung Hewan justru meningkat.

Di tengah padatnya perumahan dan deretan rumah sewa yang berdempetan, langkah kaki Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tampak menelusuri gang-gang sempit bersama jajaran perangkat daerah dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program rutin Siskamling Siaga Bencana yang kini memasuki edisi ke-16 yaitu di Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, pada Senin, 13 Oktober 2025.

Kali ini, fokus perhatian bukan hanya pada potensi banjir dan kesiapsiagaan bencana, melainkan juga pada ancaman kesehatan lingkungan yang kian mengkhawatirkan.

“Problem di sini sangat khas. Ini kawasan padat dengan tingkat kelahiran yang tinggi. Kami menemukan 62 kasus TBC aktif, dan ada sekitar 200-an suspek yang sedang dipantau,” ungkap Farhan di sela peninjauan.

Menurutnya, penularan tuberkulosis (TBC) di wilayah ini menjangkiti semua kelompok usia mulai dari balita hingga lansia.

“Ini tantangan berat, karena padatnya rumah dan sanitasi yang belum ideal membuat risiko penularan makin besar,” tambahnya.

Tak hanya berhenti pada data kesehatan, Farhan juga meninjau titik rawan banjir salah satunya di depan kantor kelurahan. Di lokasi tersebut, genangan air sering muncul akibat sumbatan drainase yang tersumbat sampah rumah tangga.

Tanpa menunggu lama, Wali Kota memerintahkan dinas terkait untuk turun langsung melakukan pembersihan.

“Ini contoh tindakan cepat. Begitu ditemukan sumbatan, langsung kita bereskan. Kita ingin setiap kunjungan bukan cuma memotret masalah, tapi juga menyelesaikannya di tempat,” ujar Farhan.

Di sisi lain, Farhan mengapresiasi gerakan warga yang mulai mengintegrasikan program Buruan Sae dan Dapur Dahsyat untuk menekan angka stunting.

Hasil panen sayuran dari Buruan Sae dimanfaatkan sebagai bahan masakan bergizi di Dapur Dahsyat, yang kini aktif di tingkat RW.

“Saya senang, konsepnya sudah mulai berjalan. Masyarakat memanfaatkan hasil Buruan Sae untuk dapur sehat. Ini bisa menjadi model sinergi antara kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Farhan menyebut konsep ini sebagai “Segitiga Penting” kolaborasi antara kader kesehatan, masyarakat, dan pemerintah yang dapat memperkuat daya tahan lingkungan sekaligus memperbaiki pola hidup warga.

Data kelurahan mencatat, di kawasan Pelindung Hewan terdapat sekitar 500 rumah. Dari jumlah itu, sebanyak 180 unit di antaranya merupakan kos-kosan dan rumah sewa bulanan. Total penduduk mencapai 2.400 jiwa, dengan rata-rata lima orang per rumah.

“Kepadatan seperti ini memang masih dalam batas wajar, tapi dengan rumah-rumah kecil dan jarak antarbangunan yang rapat, risiko penyakit menular tetap tinggi. Kita akan lihat lagi luas rumah dan tata lingkungannya,” jelas Farhan.

Menurutnya, pemetaan ulang tata ruang dan sanitasi di wilayah padat menjadi langkah penting agar perbaikan pemukiman bisa lebih tepat sasaran.

Hasil pemantauan lapangan ini tidak akan berhenti di catatan laporan. Farhan menyebutkan, beberapa titik di Kelurahan Pelindung Hewan akan diusulkan masuk dalam program perbaikan pemukiman.

Bagi Farhan, Siskamling Siaga Bencana bukan sekadar program turun lapangan, tetapi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Farhan juga ingin memastikan, setiap kunjungan menghasilkan tindakan nyata yang bisa langsung dirasakan warga.

“Yang penting bukan cuma datang dan melihat masalah, tapi memastikan ada penyelesaian. Tadi sumbatan drainase langsung dibersihkan, dan data TBC akan kita tindaklanjuti lewat penanganan sanitasi serta perbaikan pemukiman,” tegasnya.

Dengan pendekatan lintas isu dari bencana, kesehatan, hingga lingkungan Pemkot Bandung berupaya menanamkan budaya tangguh bencana dan sadar lingkungan di setiap kelurahan. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota  Ajak Seluruh Warga Kota Bandung  Matikan Lampu Selama Satu Jam

    Wali Kota Ajak Seluruh Warga Kota Bandung Matikan Lampu Selama Satu Jam

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.ID – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak seluruh warga Kota Bandung untuk bersama-sama mengampanyekan gerakan “Earth Hour” dengan mematikan lampu dan alat elektronik selama satu jam pada Sabtu, 27 Maret 2021 pukul 20.30-21.30 WIB. “Mang Oded mengajak seluruh wargi Bandung untuk mematikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak di pakai selama […]

  • Pj Wali Kota Sukabumi Buka Pelatihan Literasi Digital

    Pj Wali Kota Sukabumi Buka Pelatihan Literasi Digital

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengatakan, pesatnya era digita saat ini, penting bagi individual, untuk memahami dan mengambil manfaat dari proses digitalisasi tersebut. Untuk itu, masyarakat dituntut untuk meningkatkan literasi digitalnya. “Literasi digital perlu ditingkatkan. Karena penting untuk memiliki pemahaman dan pengelolaan atas teknologi yang digunakan,”terang Kusmana, saat membuka kegiatan literasi digital […]

  • Webinar Ki Jabar ‘Ketika Perempuan Merebut Informasi”

    Webinar Ki Jabar ‘Ketika Perempuan Merebut Informasi”

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Beberapa hari berturut-turut Komisi Informasi Jabar menggelar Webinar. Sabtu (16/05) bekerjasama dengan PW NU Jabar, PW Fatayat NU Jabar dan Uninus menggelar Webinar bertema “Ketika Perempuan Merebut Informasi”. Hirni Kifa Hazefa S.Pd., M.Ikom., CEC selaku Ketua Fatayat NU Jabar memandu langsung virtual daring yang berlangsung selama 3 jam tersebut. Menghadirkan tiga orang […]

  • Wow! Tersedia Doorprize Bagi Peserta Vaksin di Sukabumi

    Wow! Tersedia Doorprize Bagi Peserta Vaksin di Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Hal unik terjadi pada acara vaksinasi masal yang dilakukan oleh petugas kepolisian Polsek Citamiang. Pasalnya, untuk meraih minat warga untuk melakukan vaksinasi COvid-19, petugas Polsek Citamiang mengadakan doorprize bagi peserta vaksin. “Alhamdulilah, kegiatan yang kita lakukan kemarin (20/9/2021), bisa berjalan lancar sesuai rencana,” tutur AKP Suwaji kepada Mbinews.id melalui pesan singkatnya, Selasa […]

  • Kasus Covid-19 Masih Tinggi Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdik Kota Bandung Siapkan Inovasi PJJ

    Kasus Covid-19 Masih Tinggi Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdik Kota Bandung Siapkan Inovasi PJJ

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kendati hasil uji coba simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sangat memuaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap mengantisipasi pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tahun ajaran baru 2021-2022. Terlebih saat ini sebaran kasus Covid-19 masih tinggi dan masih Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Disdik […]

  • Walikota Bandung : Aset Daerah Diamankan, Satwa Diselamatkan

    Walikota Bandung : Aset Daerah Diamankan, Satwa Diselamatkan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews – Pemerintah menegaskan kehadiran negara dalam menjaga aset daerah sekaligus menyelamatkan satwa melalui pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) Kebun Binatang Bandung. Langkah ini dilakukan menyusul pengosongan aktivitas Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) serta pencabutan izin Lembaga Konservasi YMT oleh Menteri Kehutanan. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Prof. Dr. Satyawan […]

expand_less