Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Lagi Liput Hari Buruh, Dua Wartawan Dihajar Polisi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, BEDAnews,-

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung merilis kronologi kekerasan yang menimpa wartawan saat meliput aksi buruh di Hari Buruh, di depan Gedung Sate Kota Bandung, Rabu (1/5).

Dalam keterangan tertulisnya, AJI Bandung menuliskan tindak kekerasan yang menimpa dua wartawan peliput aksi buruh, fotografer Tempo Prima Mulia dan jurnalis freelance Iqbal Kusumadireza (Reza).

Kekerasan yang menimpa wartawan itu, diantaranya, kamera wartawan dirampas, kaki wartawan diinjak berulang-ulang.

Berikut kronologi kekerasan yang menimpa dua wartawan tersebut:

Rabu, 1 Mei 2019, fotografer Tempo Prima Mulia dan jurnalis freelance Iqbal Kusumadireza (Reza) sedang meliput peringatan hari buruh internasional yang berpusat di Gedung Sate.

Sekitar pukul 11.30, Reza dan Prima berkeliling sekitar Gedung Sate untuk memantau kondisi pergerakan massa buruh yang akan berkumpul di Gedung Sate. Saat tiba di Jalan Singaperbangsa, sekitar Dipatiukur, Prima dan Reza melihat ada keributan antara polisi dengan massa yang didominasi berbaju hitam-hitam.

Reza dan Prima mengaku melihat massa berbaju hitam tersebut dipukuli oleh polisi. Melihat kejadian tersebut, keduanya langsung membidikan kamera ke arah kejadian tersebut.

Setelah pindah lokasi untuk mengabadikan gambar yang lain, Reza tiba-tiba dipiting oleh seorang anggota polisi. Menurut Reza polisi tersebut dari satuan Tim Prabu Polrestabes Bandung.

Menurut Reza anggota Tim Prabu itu menggunakan sepeda motor Klx berplatnomor D 5001 TBS

Saat dipiting, Reza dibentak dengan pertanyaan “dari mana kamu?” Reza langsung menjawab “wartawan”.

Lalu menunjukan id pers nya. Lalu polisi tersebut malah mengambil kamera yang dipegang Reza sambil menginjak lutut dan tulang kering kaki kanannya berkali-kali.

“Sebelum kamera diambil juga udah ditendang-tendang. Saya memepertahankan kamera saya. Sambil bilang saya jurnalis,” kata Reza.

Kaki kanan Reza menglami luka dan memar. Setelah menguasai kamera Reza, polisi tersebut menghapus sejumlah gambar yang sudah diabadikan Reza.

Sedangkan Prima Mulia mengalami hal yang sama. Hanya saja, Prima tidak mendapat kekerasan fisik dari polisi. Prima mengaku disekap oleh tiga orang polisi. Dia diancam dan foto-fotonya dihapus. Salah satu polisi itu mengatakan “Mau diabisin?”

“Rombongan pertama pendemo di Jalan Bagus Rangin tiba-tiba rusuh. Massa kocar kacir. Polisi tangkepin demonstran sambil dihajar. Saya sama Reza bisa masuk untuk ambil gambar kekerasan oleh polisi. Wartwan lain dicegat gak boleh masuk area kerusuhan. Polisi ngehajar demo strange sambil nembak senjata ke udara berkali kali ke udara, saat ngambil gambar itulah saya ditangkep 3 orang polisi preman sambil ngancam. Dan minta gambar dihapus. Dari situ Saya liat Reza mengalami kekerasan fisik dan didorong sampai jatuh. Semua file foto dihapus,” tandasnya. [mae]

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tegaskan Tidak Cawe-cawe, Pj Walikota Sukabumi Merasa Dijebak Dalam Rangkaian Haornas 2024

    Tegaskan Tidak Cawe-cawe, Pj Walikota Sukabumi Merasa Dijebak Dalam Rangkaian Haornas 2024

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ramai menjadi sorotan publik perihal netralitas kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-41 tingkat Kota Sukabumi, Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji merasa dijebak. Hal tersebut diutarakan usai menghadiri pembukaan acara di Lapang Merdeka Sukabumi, Kamis (19/09/2024). Dalam acara yang digelar Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi tersebut, diikuti oleh peserta […]

  • DPRD Kota Sukabumi Kebut Revisi RTRW dan RTH

    DPRD Kota Sukabumi Kebut Revisi RTRW dan RTH

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 452
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pembahasan revisi regulasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Sukabumi masih terus bergulir. DPRD Kota Sukabumi bersama pemerintah daerah kini tengah menggodok perubahan aturan tersebut dengan menunggu sinkronisasi kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, mengatakan revisi regulasi tidak dapat dilakukan secara […]

  • Ngariung Bareng Polsek Citamiang

    Ngariung Bareng Polsek Citamiang

    • calendar_month Minggu, 6 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Libatkan warga menjaga kondusifitas di wilayah, jajaran Polsek Citamiang mengadakan kegaiatan ‘Ngariung Bareng’. Kali ini, kegiatan berlokasi di RW 08, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang. “Baik terima kasih, ini kegiatan rutin Polsek Citamiang. ‘Ngariung Bareng’ merupakan kegiatan dalam rangka menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif,” ujar Kapolsek Citamiang, AKP Arif Saptaraharja […]

  • Dukung Pemkab Sukabumi Percepat Vaksin, BIN Gelar Vaksinasi Door to Door

    Dukung Pemkab Sukabumi Percepat Vaksin, BIN Gelar Vaksinasi Door to Door

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Percepat proses vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, Badan Intelelijen Negara Daerah (BINDA) Jawa Barat (Jabar) gelar operasi vaksinasi Covid-19 secara door to door. Dalam kegiatan tersebut, ditargetkan saasaran peserta vaksin sebanyak 2.100 orang, Jumat (17/12/2021). Kegiatan yang berlangsung di Puskesmas Warungkiara tersebut, menyasar beberapa desa yang berada di Kecamatan Warungkiara. Kepala Puskesmas […]

  • Inovasi Budidaya Maggot Buruan Sae Kota Bandung Raih Penghargaan Special Mention di MPA 2025

    Inovasi Budidaya Maggot Buruan Sae Kota Bandung Raih Penghargaan Special Mention di MPA 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Kota Bandung kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Praktik Baik bertajuk “Ekonomi Sirkular Buruan Sae: Budidaya Maggot sebagai Penggerak Inovatif Sirkularitas dan Reduksi Limbah Pangan dalam Model Buruan Sae di Kota Bandung” berhasil meraih pengakuan istimewa berupa Special Mention dalam kategori Food Waste pada ajang bergengsi Milan Pact Award (MPA) 2025. […]

  • Gugus Tugas Covid-19, UIN SGD Bandung Bagikan Paket Sembako Untuk  800 Mahasiswa

    Gugus Tugas Covid-19, UIN SGD Bandung Bagikan Paket Sembako Untuk 800 Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa dalam penanggulangan dampak corona virus disease 2019 (Covid-19), Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Universitas Islam Negeri (UIN) sunan Gunung Djati Bandung melakukan pembagian 800 paket sembako. Pemberian paket sembako untuk 800 mahasiswa diserahkan langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si didampingi Wakil Rektor II, Dr. H. […]

expand_less