Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Lagi Liput Hari Buruh, Dua Wartawan Dihajar Polisi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, BEDAnews,-

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung merilis kronologi kekerasan yang menimpa wartawan saat meliput aksi buruh di Hari Buruh, di depan Gedung Sate Kota Bandung, Rabu (1/5).

Dalam keterangan tertulisnya, AJI Bandung menuliskan tindak kekerasan yang menimpa dua wartawan peliput aksi buruh, fotografer Tempo Prima Mulia dan jurnalis freelance Iqbal Kusumadireza (Reza).

Kekerasan yang menimpa wartawan itu, diantaranya, kamera wartawan dirampas, kaki wartawan diinjak berulang-ulang.

Berikut kronologi kekerasan yang menimpa dua wartawan tersebut:

Rabu, 1 Mei 2019, fotografer Tempo Prima Mulia dan jurnalis freelance Iqbal Kusumadireza (Reza) sedang meliput peringatan hari buruh internasional yang berpusat di Gedung Sate.

Sekitar pukul 11.30, Reza dan Prima berkeliling sekitar Gedung Sate untuk memantau kondisi pergerakan massa buruh yang akan berkumpul di Gedung Sate. Saat tiba di Jalan Singaperbangsa, sekitar Dipatiukur, Prima dan Reza melihat ada keributan antara polisi dengan massa yang didominasi berbaju hitam-hitam.

Reza dan Prima mengaku melihat massa berbaju hitam tersebut dipukuli oleh polisi. Melihat kejadian tersebut, keduanya langsung membidikan kamera ke arah kejadian tersebut.

Setelah pindah lokasi untuk mengabadikan gambar yang lain, Reza tiba-tiba dipiting oleh seorang anggota polisi. Menurut Reza polisi tersebut dari satuan Tim Prabu Polrestabes Bandung.

Menurut Reza anggota Tim Prabu itu menggunakan sepeda motor Klx berplatnomor D 5001 TBS

Saat dipiting, Reza dibentak dengan pertanyaan “dari mana kamu?” Reza langsung menjawab “wartawan”.

Lalu menunjukan id pers nya. Lalu polisi tersebut malah mengambil kamera yang dipegang Reza sambil menginjak lutut dan tulang kering kaki kanannya berkali-kali.

“Sebelum kamera diambil juga udah ditendang-tendang. Saya memepertahankan kamera saya. Sambil bilang saya jurnalis,” kata Reza.

Kaki kanan Reza menglami luka dan memar. Setelah menguasai kamera Reza, polisi tersebut menghapus sejumlah gambar yang sudah diabadikan Reza.

Sedangkan Prima Mulia mengalami hal yang sama. Hanya saja, Prima tidak mendapat kekerasan fisik dari polisi. Prima mengaku disekap oleh tiga orang polisi. Dia diancam dan foto-fotonya dihapus. Salah satu polisi itu mengatakan “Mau diabisin?”

“Rombongan pertama pendemo di Jalan Bagus Rangin tiba-tiba rusuh. Massa kocar kacir. Polisi tangkepin demonstran sambil dihajar. Saya sama Reza bisa masuk untuk ambil gambar kekerasan oleh polisi. Wartwan lain dicegat gak boleh masuk area kerusuhan. Polisi ngehajar demo strange sambil nembak senjata ke udara berkali kali ke udara, saat ngambil gambar itulah saya ditangkep 3 orang polisi preman sambil ngancam. Dan minta gambar dihapus. Dari situ Saya liat Reza mengalami kekerasan fisik dan didorong sampai jatuh. Semua file foto dihapus,” tandasnya. [mae]

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung “Kepret” Atlet Yang Berlaga Di SEA Games Vietnam

    Pemkot Bandung “Kepret” Atlet Yang Berlaga Di SEA Games Vietnam

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan kadeudeuh kepada atlet yang berprestasi pada SEA Games 2021 Vietnam. Kadeudeuh berupa uang saku diberikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Pendopo Kota Bandung, Senin 23 Mei 2022. Atlet Kota Bandung yang berlaga di SEA Games 2021 sukses memberikan 6 medali emas, 3 medali perak, […]

  • Layangkan Kartu Merah, PMII Minta Pemkot Sukabumi Tuntaskan SPK Bodong

    Layangkan Kartu Merah, PMII Minta Pemkot Sukabumi Tuntaskan SPK Bodong

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dua tahun Pemerintahan Wali kota dan Wakil Wali kota Sukabumi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sukabumi mempertanyakan status SPK Bodong yang sampai saat ini tidak jelas kasusnya. Senin (21/09/20). “Bahwa dalam surat perintah kerja (SPK) tahun 2019 lalu yang dilakukan oleh oknum pejabat Pemkot Sukabumi tersebut tidak jelas sampai hari ini,” […]

  • Tinjau Pos Kamling, Lurah Karangmekar  Laksanakan Program Monsis

    Tinjau Pos Kamling, Lurah Karangmekar Laksanakan Program Monsis

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Kelurahan Karangmekar di tunjuk sebagai lokasi monitoring siskamling yang berlokasi di Mesjid Al-Fattah Pusdikhubad jalan Kalidam rt 07/10 kelurahan Karang Mekar, Jum’at malam, (13/9/19). Hal ini juga dilakukan sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat. Hadir dalam acara monitoring siskamling ini diantaranya Lurah Karangmekar, Camat Cimahi Tengah, Bintara TNI Pembina Desa (Babinsa), Bintara Polri Pembina […]

  • Pokja PWI Kota Bandung masih berbagi Makanan untuk takjil

    Pokja PWI Kota Bandung masih berbagi Makanan untuk takjil

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Bulan suci Ramadan selalu membawa keberkahan bagi semesta, khususnya bagi setiap umat yang menjalankan ibadah puasa. Keberkahan bulan suci Ramadan terasa makin bertambah dengan turunnya curah hujan membasahi bumi. Hal itu juga yang nampaknya dirasakan pengurus dan anggota PWI Pokja Kota Bandung saat membagi-bagikan makanan untuk takjil atau makanan berbuka puasa kepada […]

  • Curhat Para Pelaku Seni Budaya Sunda Di Saung Disbudpar Kota Bandung

    Curhat Para Pelaku Seni Budaya Sunda Di Saung Disbudpar Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ngobrol Bareng Analis Kesenian dan Budaya Daerah,  Deru Rukmana Saputra bersama H. Deden Muhammad Ramdan Ketua Paguyuban Seni Reog dan Ahmad Arifin di Padepokan Gumelar Nonoman Cinambo, Selasa, ( 17/9/19). Ngobrol kali ini berupa aspirasi dari pengurus Paguyuban Seni Reog dan Padepokan Gumelar Nonoman yang diterima Deru. Dalam obrolan berharap ada jalan […]

  • Nyaris Rampung Pembangunan Pedestrian Ahmad Yani, Anggota DPRD Berikan Saran Kepada Pemkot Sukabumi

    Nyaris Rampung Pembangunan Pedestrian Ahmad Yani, Anggota DPRD Berikan Saran Kepada Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pembangunan pedestrian Jalan Ahmad Yani, hingga saat ini masih terus berlangsung. Rencananya, pada akhir Desember 2021 nanti, ditargetkan rampung, Rabu (22/12/2021). Pada pembangunan pedestrian Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, di sisi kanan dan sisi kiri, juga disediakan jalur ramah disabilitas. Namun, hingga saat ini jalur ramah disabilitas yang tersedia, masih terhalan oleh […]

expand_less