Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Kaji Sejumlah Solusi Alternatif Honorarium Guru dan TAS Non PNS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, BEDAnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mengkaji sejumlah solusi  alternatif terkait honorarium bagi guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) non PNS.

Pemkot Bandung memastikan, solusi yang bakal dipilih tetap berpegang pada regulasi yang ada.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan pemberian honorarium bagi guru dan TAS non PNS bukan hanya berdasarkan pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 014 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pemberian Honorarium Peningkatan Mutu Bagi Guru dan Tenaga Administrasi Sekolah Non Pegawai Negeri Sipil.

Namun, juga merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan.

“Jadi semangatnya hari ini kita mencari solusi. Hari ini kita baru merangkum berbagai masukan. Tapi solusi ini tidak boleh juga melanggar hukum,” kata Yana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (13/5/2019).

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 32 Tahun 2018, terdapat standar teknis pelayanan minimal (SPM) yang secara terpadu berskala nasional harus diregistrasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Apabila sudah sesuai dengan kriteria, maka data guru dan TAS non PNS tersebut akan muncul dalam Dapodik.

Yana mengungkapkan, sesuai laporan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, saat ini terdata 8.868 orang guru dan TAS non PNS yang sudah sesuai kualifikasi dan terverifikasi dalam Dapodik. Sementara 2.418 orang lainnya terdata tidak lulus kualifikasi.

“Jadi di Permendikbud itu ada standar kompetensi. Setelah diverifikasi tanggal 10 Mei 2019, ada beberapa yang tidak memenuhi standar sesuai Permendikbud. Karena Permendikbud juga menerapkan ada sanksi,” bebernya.

Yana menuturkan, jika dipaksakan memberikan honorarium kepada 2.418 orang guru dan TAS non PNS, maka hal itu melanggar aturan. Namun, dia menyatakan Pemkot Bandung tetap ingin mencari jalan keluar agar tetap ada solusi untuk persoalan tersebut.

“Itu belum terjawab, makanya kita cari solusi. Teman-teman sudah bekerja, jadi harus ada honornya. Tetapi selama itu tidak melanggar aturan. Karena tadi itu, ada aturan yang mengikat, kalau melanggar ada sanksi buat pimpinan,” tambahnya.

Yana juga merespon aspirasi guru dan TAS non PNS yang sulit mengejar jam mengajar selama 24 jam sesuai dengan aturan. Dari pengamatan sementara, hal itu tidak terlepas dari jumlah guru dan TAS non PNS yang terlalu banyak.

“Mungkin karena merekrut terus akhirnya overload. Tidak terpetakan kebutuhan sebenarnya. Mungkin saja dari jumlah 11.000 ini sudah overload sehingga untuk kejar 24 jam kan sulit,” bebernya.

Yana mengaku sulit memonitor jumlah jumlah guru dan TAS non PNS. Karena perekrutannya oleh kepala sekolah. Padahal, sambung dia, aturannya pengangkatan guru dan TAS non PNS itu tidak diberikan kepada kepala sekolah.

“Lazimnya itu karena sekolah merekrut sendiri. Tetapi saya tanya ke BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) tidak pernah memberi kewenangan untuk sekolah merekrut. Sekolah negeri harus dari Disdik atau Wali Kota. Sedangkan sekolah swasta cukup ketua yayasan tapi tetap harus melaporkan kepada Disdik,” tutur Yana. (BD)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Bencana Dan Penanggulangan, Wali Kota Sukabumi: Kerjasama Semua Leading Sektor

    Hadapi Bencana Dan Penanggulangan, Wali Kota Sukabumi: Kerjasama Semua Leading Sektor

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dalam menghadapi bencana hingga penaggulangannya, diperlukan kebersamaan serta kolaborasi diantara semua leading sektor. Hal itu diungkapkan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, saat menghadiri kegiatan peningkatan kemitraan dan kerjasama antara lembaga, dalam program penanggulangan bencana, disalah satu Hotel di Kota Sukabumi. Senin, (8/2/2021). Fahmi juga mengungkapkan, bahwa bencana itu terbagi dua. Yaitu, bencana alam alam […]

  • Bikin Pemyakit! Sampah  Menumpuk Hiasi Wajah Kota Bandung

    Bikin Pemyakit! Sampah Menumpuk Hiasi Wajah Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tahun terkahir masa jabatan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Namun di sisa waktu yang ada justru terkesan kurangnya partisipasi dari Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD). Salahsatunya persoalan penanganan sampah yang saat ini semakin menghiasi wajah Kota Bandung. Tumpukan sampah yang dalam beberapa hari […]

  • Ini Kata Ketua Bapemperda Terkait Raperda P4GN dan Prekursor Narkotika

    Ini Kata Ketua Bapemperda Terkait Raperda P4GN dan Prekursor Narkotika

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– DPRD Kota Sukabumi, melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), segera akan menyerahkan draft Rancangan Peraturan Daerah (raperda) tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika kepada Pimpinan DPRD. Menyusul, sudah dilakukany rapat kerja bersama Bagian Hukum setda Kota Sukabumi. “Betul, belum lama ini, kami bersama Bagian Hukum setda Kota […]

  • Jumlah Dokter Gigi Spesialis Masih Minim

    Jumlah Dokter Gigi Spesialis Masih Minim

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id -Indonesia masih sangat membutuhkan dokter gigi spesialis. Oleh karenanya, jumlah dokter gigi spesialis perlu ditingkatkan. Hal ini disampaikan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri dalam acara talkshow PDGI Kota Bandung di Holiday Inn, pada Rabu, 1 Juni 2022. “Dokter gigi spesialis di Indonesia ini kurang. Di ASEAN saja, kita […]

  • BMB Hadir Berikan Solusi Ditengah Pandemi

    BMB Hadir Berikan Solusi Ditengah Pandemi

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ditengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, perusahaan Bangkit Madani Barokah (BMB) hadir memberikan solusi ditengah masyarakat, khususnya memberikan solusi kepada pelaku UMKM yang hendak melanjutkan usaha ditengah keterpurukan ekonomi saat ini, Kamis (03/02/2022). “Melihat situasi saat ini, banyak masyarakat yang sangat membutuhkan sembako. Seperti, beras, minyak goreng, dan sejenis kebutahan […]

  • Hingga 2022, Luas Taman Kota Bandung Capai 2,1 Juta Meter Persegi

    Hingga 2022, Luas Taman Kota Bandung Capai 2,1 Juta Meter Persegi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perkembangan konsep taman di Kota Bandung telah sampai pada tingkat kewilayahan. Ketersediaan ruang hijau dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktifitas sosial. Ruang Terbuka Publik juga sangat penting keberadaannya sebagai elemen pelengkap suatu kota yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Pemerintah Kota (Pemkot)Bandung terus membangun ruang terbuka untuk membuat ruang bagi masyarakat berkumpul, […]

expand_less