Breaking News
Trending Tags

RSKIA Kota Bandung Diproyeksikan Jadi RSUD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota Bandung tengah merampungkan bangunan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim No. 311, Kec. Bojongloa Kaler Kota Bandung. Saat ini, keseluruhan konstruksi bangunan sudah hampir selesai. Pemkot Bandung tinggal menginstalasi alat-alat kesehatan yang sudah tersedia di sana.

“Kalau secara konstruksi sudah 99% lah, tinggal finishing.. Ada lantai dan beberapa detil pekerjaan lain. Peralatan juga sudah ada tinggal installation,” ungkap Plh. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana usai meninjau RSKIA Kota Bandung, Selasa (6/8/2019).

Yana mengaku terpukau melihat bangunan dan fasilitas yang akan terpasang di rumah sakit dengan 550 tempat tidur itu. Bangunan seluas 47.000m2 ini berdiri di atas tanah seluas 7.433 m2. Terdapat 13 lantai yang memiliki fungsi berbeda-beda. Misalnya lantai 5 untuk ruang operasi, lantai 6 untuk manajemen, dan lantai 7 untuk khusus melahirkan dan ruang bayi.

Yana amat bangga dengan ruangan yang berada di lantai 5. Terdapat 8 kamar operasi mayor dan satu kamar operasi minor yang dilengkapi peralatan canggih. Perlengkapan tersebut tidak hanya untuk operasi persalinan tetapi juga untuk menangani penyakit lain.

Keistimewaan lainnya, lantai tersebut telah dilengkapi dengan Air Handling Unit (AHU) yang mampu mensterilisasi udara ruangan. Ada pula pintu interlock untuk menjaga kualitas udara ruangan agar tidak tercampur dengan udara dari luar. Dengan begitu, ruangan operasi menjadi bebas bakteri sehingga pasien tidak akan mudah terinfeksi pascaoperasi.

Fitur rumah sakit yang tak kalah menarik adalah hadirnya pneumatic tube, sebuah instalasi untuk mendistribusikan obat secara otomatis dan terpusat. Para petugas kelak tak perlu lagi mengantarkan obat-obatan ke setiap ruangan. Nantinya, petugas hanya perlu mengirimkan resep obat ke pusat farmasi. Lalu petugas akan memasukkan obat yang diminta ke dalam Pneumatic Tube. Alat yang dihubungkan dengan pipa selongsong ke seluruh ruangan itu yang akan langsung mengantarkan obat ke lantai yang dituju.

Tak hanya itu, seluruh fasilitas rumah sakit dengan konsep “green building” itu akan terkoneksi melalui jaringan telekomunikasi dan informatika. Dengan kecanggihan teknologi ini, operasional rumah sakit dapat menjadi lebih efektif dan efisien.

“Rumah sakit ini sangat memanfaatkan kecanggihan teknologi semata-mata hanya untuk memberikan yang terbaik untuk masyarkat Kota Bandung,” ucap Yana.

Melihat berbagai kecanggihan itu, Yana memproyeksikan untuk mengalihfungsikan bangunan tersebut menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU). Pasalnya, seluruh fasilitas yang lengkap itu dirasa lebih bermanfaat jika fungsinya tidak sekadar untuk RSKIA.

“RSUD ini mah bukan RSKIA. Karena sayang kalau hanya RSKIA. Kalau tadi saya lihat fasilitasnya, itu kamar banyak, ruang operasi bisa untuk hampir semua penyakit, jadi menurut saya ini kelihatannya ini sebaiknya untuk RSUD,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSKIA Kota Bandung, dr. Taat Tagore mengaku setuju dengan inisiasi tersebut. Pasalnya, kapasitas ruangan sebanyak itu terlalu banyak untuk sebatas menjadi RSKIA. Terlebih lagi, kebutuhan warga Kota Bandung untuk mendapatkan akses layanan kesehatan terpadu lebih tinggi.

“Memang desain awal kita pinginnya jadi RSUD mengingat jumlah tempat tidurnya yang 500 kalau hanya untuk ibu dan anak saya kira kapasitasnya terlalu besar. Selain itu, kebutuhan dari masyarakat Kota Bandung terutama untuk rumah sakit daerah memang ada. Bapak-bapaknya juga harus ditangani, bukan hanya ibu dan anak,” jelasnya.

Pihaknya juga siap jika kebijakan kepala daerah menginginkan fasilitas tersebut akan difungsikan menjadi RSUD. Segala persyaratan secara administratif akan ditempuh oleh Pemkot Bandung.

“Secara regulasi memang harus kita tempuh. Persyaratan nanti kita penuhi semua untuk menuju ke sana,” terangnya.

Rumah sakit tersebut ditargetkan akan selesai akhir tahun ini. Pemkot Bandung dalam waktu dekat akan melengkapi kebutuhan administratif dan manajerial. Secara bertahap, perekrutan pegawai untuk mengisi kebutuhan petugas kesehatan juga akan dilakukan agar pada awal tahun rumah sakit tersebut bisa beroperasi. (zack)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Harian Gugus Tugas Bandung Apresiasi Terapkan Standarisasi Protokol Kesehatan Di Gereja

    Ketua Harian Gugus Tugas Bandung Apresiasi Terapkan Standarisasi Protokol Kesehatan Di Gereja

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengapresiasi penerapan standarisasi protokol kesehatan di gereja. Bahkan sampai saat ini masih ada gereja yang masih belum membuka aktivitas beribadahnya walaupun regulasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah memperbolehkannya. Ema mengungkapkan, sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional, rumah ibadah sudah mulai […]

  • Sorgum Langkah Solutif Untuk Kebutuhan Ponpes Alfath

    Sorgum Langkah Solutif Untuk Kebutuhan Ponpes Alfath

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Santri tani (Santani) milenial Pondok Pesantren Alfath Kota Sukabumi dengan kepolisian Polres Sukabumi Kota menanam Sorgum dan tanaman herbal dilahan waqaf yang berlokasi di perbukitan di Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Sabtu (24/10/20). Pimpinan Pondok Pesantren Alfath KH. Fajar Laksana mengatakan, penanaman tersebut dalam rangka ketahanan pangan dalam rangka efisensi untuk kebutuhan di ponpesnya […]

  • Melalui PAW, Abudl Kohar Resmi Menjadi Anggota DPRD Kota Sukabumi Gantikan Lukmansyah

    Melalui PAW, Abudl Kohar Resmi Menjadi Anggota DPRD Kota Sukabumi Gantikan Lukmansyah

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota DPRD Kota Sukabumi Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2019-2024 telah resmi menduduki kursi wakil rakyat. Anggota DPRD PAW yang dilantik Yakni, Abul Kohar dari Partai Keadlian Sejahtera (PKS) menggantikan Lukmansyah yang mengundurkan diri. Resminya Abdul Kohar menjadi anggota DPRD setelah dilantik oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman, dalam rapat paripurna […]

  • Tebar Manfaat Kebaikan di Bulan Ramadhan, STC Salurkan Santunan Kepada Anak Yatim

    Tebar Manfaat Kebaikan di Bulan Ramadhan, STC Salurkan Santunan Kepada Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan anggota dan pengurus komunitas sepeda motor, Sukabumi Tiger Club (STC) menggelar kegiatan bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim dan berbagi takjil kepada masyarakat di Kota Sukabumi, Sabtu (15/04). Dalam kegiatan yang berlangsung tersebut, juga dilakukan pemberian santunan kepada keluarga almarhum anggota STC yang sudah meninggal dunia. Ketua Umum STC, Babah […]

  • Terima 50 Mahasiswa Perguruan Tinggi Jawa Barat, Ini Harapan Disdikbud Kota Sukabumi

    Terima 50 Mahasiswa Perguruan Tinggi Jawa Barat, Ini Harapan Disdikbud Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, menerima puluhan mahasiswa yang mengikuti program Kampus Merdeka Mengajar Angkatan 7 Tahun 2024 di Aula Disdikbud Kota Sukabumi. Sebanyak 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat, terpilih mengikuti kegiatan Program Kampus Mengajar di Kota Sukabumi, Senin (12/2). Kegiatan penerimaan mahasiswa tersebut, disambut oleh […]

  • Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Prasejahtera, Baznas Bandung Luncurkan Bass Chicken

    Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Prasejahtera, Baznas Bandung Luncurkan Bass Chicken

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejak pagi pukul 09.00 WIB, lima orang berseragam merah tengah sibuk di stan masing-masing. Mereka menyiapkan alat dan bahan untuk menggoreng ayam. Aroma semerbak khas ayam goreng pun mulai tercium di sekitar Aula Masjid Al Ukhuwwah Bandung. Acara masak memasak ini bukan sekedar kegiatan biasa. Acara ini merupakan peluncuran program pemberdayaan ekonomi […]

expand_less