Breaking News
Trending Tags

Kenaikan Iuran JKN Harus Diiringi Perbaikan Layanan Faskes

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo mengatakan bahwa kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Kelas III dari Rp25.500 menjadi Rp42.000 (JKN) harus diiringi dengan perbaikan layanan oleh Fasilitas Kesehatan (Faskes).

“Kami sependapat dengan Bapak Ichsan Firdaus (Partai Golkar), Bapak Syamsul Bahri (Fraksi Partai Golkar) dan Ibu Sumarjati Arjoso (Fraksi Partai Gerindra) bahwa kenaikan iuran JKN harus diiringi dengan meningkatnya keaktifan kepesertaan, khususnya bagi PBPU,” kata Wamenkeu dalam lanjutan Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan Dirut BPJS pada Senin (02/09/2019) di Ruang Rapat Komisi XI DPR.

Agenda pertemuan tersebut adalah melanjutkan pembahasan Raker pada tanggal 27 Agustus 2019 yang lalu yaitu Tindak lanjut hasil Audit BPKP terhadap BPJS, serta Grand Desain dan Peta Jalan JKN Tahun 2019-2024 termasuk inovasi pembiayaan dalam rangka menjamin keberlangsungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Wamenkeu berharap dengan kenaikan iuran ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak lagi menghadapi persoalan cash-flow sehingga dapat melakukan pembayaran klaim faskes secara tepat waktu, dan pada gilirannya faskes dapat meningkatkan layanannya dengan baik. Wamenkeu berharap kenaikan ini lebih dapat mendukung keberlangsungan (sustainability) Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan dalam jangka menengah.

Ia menegaskan, BPJS Kesehatan harus berusaha lebih keras untuk meningkatkan tingkat keaktifan PBPU. Pada akhir tahun 2018 tingkat keaktifan baru mencapai 53,72 persen. Wamenkeu juga berharap melalui tingkat keaktifan PBPU yang lebih tinggi akan memperbaiki risk-pooling BPJS Kesehatan dengan semakin banyaknya peserta dengan risiko kesehatan yang lebih rendah.

Kenaikan ini telah mempertimbangkan Ability to Pay (ATP) atau kemampuan membayar masyarakat, diharapkan tidak akan terlalu membebani masyarakat. Wamenkeu juga berpesan bahwa kenaikan iuran ini memerlukan sosialisasi yang baik kepada masyarakat.

Wamenkeu juga menyinggung pentingnya dilakukan evaluasi atas 5 tahun pelaksanaan program JKN dan melakukan desain ulang (redesain) program JKN ke depan. Menurut Wamenkeu, hasil audit BPKP dapat dijadikan referensi dalam redesain tersebut. Temuan dan rekomendasi BPKP terkait kepesertaan dan manajemen iuran, biaya manfaat jaminan kesehatan, dan strategic purchasing merupakan elemen penting dari redesain JKN.(Iwan B/Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Dituntut Pintar & Cermat,  Dewan Pers Sambut Baik Harapan Besar SMSI

    Media Dituntut Pintar & Cermat, Dewan Pers Sambut Baik Harapan Besar SMSI

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  – Migrasi besar-besaran dari physical space (bentuk fisik) ke cyber space tak bisa dibendung. Bahkan civil society khususnya media, dituntut pintar dan cermat dalam mengekspoiltasi wilayah baru tersebut. Tak pelak, intensitas informasi yang disajikan, tentu tak melulu bersifat peristiwa sebagai cermin wajah baru, kelengkapan data menjadi refrensi yang mendekatkan pada ilmu pengetahuan. Sepenggal […]

  • PWI Jabar Dan Fikom Unpad Akan Gelar Uji Kompetensi Mahasiswa Jurnalistik

    PWI Jabar Dan Fikom Unpad Akan Gelar Uji Kompetensi Mahasiswa Jurnalistik

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran (Unpad) akan menggelar uji kompetensi mahasiswa jurnalistik. Hal itu terungkap saat audiensi pengurus PWI Jabar bersama jajaran dekanat Fikom Unpad di Kampus Unpad Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jumat, 8 Oktober 2021. Hadir dalam audiensi Ketua PWI Jabar […]

  • Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

    Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, kembali akan melakukan pergerseran anggaran d tahun 2023 (refocusing). Hal itu seiring dengan adanya alokasi transfer ke daerah alami pengurangan. “Iya, kita akan lakukan refocusing, karena anggaran dari transfer daerah alami pengurangan,”ujar kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah. Selasa, (3/1/2023). Baca Juga:https://mbinews.id/2022/12/13/bappeda-november-2022-kota-sukabumi-alami-inflasi-sebesar-018-persen/ […]

  • Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id –  Akibat adanya penurunan proyeksi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, menyebabkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi tahun 2023 mendatang dipastikan defisit. Menyikapi hal tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, berupaya untuk mengatasi anggaran yang mengalami defisit tersebut. Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyda Muthmainnah mengatakan, memang […]

  • Keterbukaan Informasi Publik, Wakil Wali Kota Sukabumi: Ini Merupakan Hak Masyarakat!

    Keterbukaan Informasi Publik, Wakil Wali Kota Sukabumi: Ini Merupakan Hak Masyarakat!

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinskominfo) Kota Sukabumi, menggelar talk show terkait Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Dalam acara yang berlangsung di radio Swara Perintis Kota Sukabumi Sukabumi tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami, Husni Farhani selaku Komisi Informasi Jawa Barat, Raden Koesoemo Hutaripto sebagai Ketua Karang Taruna Kota […]

  • Beberapa Kecamatan di Kota Bandung Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba

    Beberapa Kecamatan di Kota Bandung Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Untuk menekan Peredaran Narkoba, di Kota Bandung Polrestabes Bandung membuat program Lembur Cepot Juara “Bebas Narkoba” Launching nya di Kecamatan Andir Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengatakan ada beberapa wilayah Kecamatan di Kota Badung, masuk dalam daftar zona “Merah” peredaran Narkoba, salah satunya Kecamatan Andir. Penanggulangan peredaran Narkoba di kota Bandung […]

expand_less