Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Mendambakan Keadilan Sosial

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OLEH: Jaya Suprana

Syukur Alhamdullilah, saya beruntung tergolong warga Indonesia yang bisa menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Namun sayang setriliun sayang, tidak semua sesama warga Indonesia seberuntung saya. Masih banyak warga Indonesia belum bisa menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Kenyataan tersebut merupakan bukti tak terbantahkan bahwa sila ke lima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia belum terejawantahkan di persada Nusantara masa kini. Untuk sementara ini Keadilan Sosial hanya hadir secara terbatas untuk sebagian kecil rakyat Indonesia.

KEBERPIHAKAN
Berdasar dukungan dari para sahabat seperti Prof. Frans Magnis Suseno, Prof. Mahfud MD, Prof. Salim Said, Dr. Yasonna Laoly, aktivis senior Haryono Kartohadiprojo S.H, pejuang kemanusiaan Ignatius Sandyawan Sumardi, pejuang kebudayaan Aylawati Sarwono dll, saya sempat mencoba ikut berpihak kepada para warga yang belum menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Maka saya berupaya ikut mencegah jangan sampai warga Bukit Duri digusur secara sempurna melanggar hukum. Namun kemudian saya harus menghadapi kenyataan bahwa diri saya cuma seorang insan manusia yang tidak berdaya apa pun. Terbukti pada tanggal 28 September 2016, saya tak berdaya mencegah warga Bukit Duri digusur secara sempurna melanggar hukum akibat de facto mau pun de jure tanah dan bangunan yang digusur masih dalam proses hukum di Pengadilan Negeri mau pun PTUN. Tidak kurang dari Prof Mahfud MD dan DR. Yasonna Laoly menegaskan bahwa tanah dan bangunan yang masih dalam proses hukum dilindungi undang-undang agar jangan disentuh apalagi digusur dengan alasan apa pun juga. Jika nekad digusur berarti penggusur melakukan pelanggaran hukum secara sempurna.

PN & PTUN
Namun rasa sedih yang menyelinap ke lubuk sanubari saya agak terhibur setelah kemudian PN mau pun PTUN resmi memenangkan gugatan warga Bukit Duri. Saya berbesar hati bahwa keadilan telah dipersembahkan kepada warga Bukit Duri yang telah terlanjur jatuh menjadi korban penggusuran secara sempurna melanggar hukum atas nama pembangunan. Meski kemudian para pendukung kebijakan penggusuran rakyat gigih melancarkan serangan jurus public relations demi pembunuhan karakter warga Bukit Duri rame-rame dihujat sebagai para pemberontak yang subversif melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah. Malah saya sebagai pihak yang berpihak kepada rakyat tergusur juga tak ketinggalan ikut habis-habisan dihujat sebagai tua bangka botak buncit bau tanah ingin melestarikan kemiskinan. Bahkan kemudian pihak tergugat melakukan naik banding ke Pengadilan Tinggi.

PENGADILAN TINGGI
Ternyata Pengadilan Tinggi juga sepaham dengan Pengadilan Negeri dan PTUN untuk memenangkan gugatan rakyat kecil. Maka rasa bersyukur saya bertambah dengan rasa bangga bahwa negara saya ternyata merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga hukum idak tajam ke bawah sambil tumpul ke atas. Saya bangga bahwa bangsa Indonesia telah mempersembahkan keadilan secara adil sesuai sosok patung Dewi Keadilan memegang neraca keadilan dengan mata tertutup sehingga tidak pandang bulu terhadap siapa pun juga yang dianggap melanggar hukum apalagi secara sempurna. Namun pihak tergugat tetap gigih tidak mau menyerah kalah maka kembali naik banding kali ini ke Mahkamah Agung.

MAHKAMAH AGUNG
Kali ini, saya benar-benar kena batunya! Ternyata Mahkamah Agung sama sekali tidak sepaham dengan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi mau pun Pengadilan Tata Usaha Negara. Secara sempurna bertolak belakang dengan vonis PN, PT dan PTUN, ternyata MA memenangkan pihak tergugat yang sudah divonis bersalah oleh majelis hakim PN, PTUN dan PT. Vonis MA disambut dengan sorak-sorai gegap-gempita oleh para pendukung kebijakan menggusur rakyat namun di sisi lain disambut deraian air mata para warga miskin yang telah kehilangan tempat bermukim akibat digusur secara sempurna melanggar hukum atas nama pembangunan.

BANJIR
Pada musim musibah banjir, juga tampak jurang kesenjangan sosial. Ada warga yang beruntung karena kebetulan bermukim di kawasan yang bebas banjir namun ada pula yang kurang beruntung akibat kebetulan bermukim di kawasan berlangganan banjir. Yang kurang beruntung masih terbagi menjadi dua nasib. Yang bernasib kurang beruntung kebanjiran namun kebetulan bernasib cukup berada bisa langsung mengungsi ke hotel. Yang bernasib kurang beruntung kebanjiran sambil juga kebetulan bernasib miskin terpaksa harus pasrah tidak bisa mengungsi ke hotel. Segenap fakta itu makin meyakinkan saya bahwa Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia sebagai sila Pancasila memang belum terwujud. Saya bersyukur sebagai warga negara Indonesia beruntung dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Namun saya merasa prihatin bahwa belum semua warga Indonesia seberuntung saya. Masih banyak sesama rakyat Indonesia belum dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Sila ke lima Pancasila untuk sementara ini masih berbunyi Keadilan Sosial Untuk Sebagian Kecil Rakyat Indonesia saja. Insha Allah, kita semua sebagai warga bangsa Indonesia segera menghentikan perilaku saling membenci, saling melecehkan, saling menghujat, saling memfitnah demi bersatupadu dalam gigih berjuang mengejawantahkan sila ke lima Pancasila menjadi kenyataan di persada Nusantara nan gemah ripah loh jinawi, tata tenteram kerta raharja. MERDEKA !

(Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb Hadirkan Solusi Pembiayaan Perumahan dan Usaha dalam Forum Bisnis Terpadu

    bank bjb Hadirkan Solusi Pembiayaan Perumahan dan Usaha dalam Forum Bisnis Terpadu

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — bank bjb terus memperkuat dukungannya dalam memperluas akses pembiayaan ke sektor perumahan melalui penyelenggaraan Forum Bisnis Perumahan Bersama bank bjb bertajuk “Rumah Nyaman Usaha Berkembang” yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2026, di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis bank bjb dalam mendukung pemerataan akses kepemilikan rumah […]

  • Bandung Raih Predikat Kota Layak Anak, Yunimar Imbau Optimalkan Bonus Demografi

    Bandung Raih Predikat Kota Layak Anak, Yunimar Imbau Optimalkan Bonus Demografi

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung berhasil meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) tahun 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 22 Juli 2022 lalu. Penghargaan KLA ini terdiri dari lima peringkat yakni Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan KLA. Pada tahun ini, Kota Bandung mendapatkan peringkat Nindya. Dalam kegiatan Gebyar Pendidikan Anak […]

  • Pemkot Bandung Rapihkan Kabel Udara di Ruas Jalan Riau – Banda

    Pemkot Bandung Rapihkan Kabel Udara di Ruas Jalan Riau – Banda

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan pemindahan kabel udara atau ducting di ruas Jalan L.L.R.E Martadinata (Jalan Riau) hingga perempatan Jalan Banda selesai pada akhir Mei. Namun, ternyata dalam pelaksanaannya proses ducting berjalan lancar dan cepat. Sehingga kabel-kabel fiber optik yang menjuntai sepanjang Jalan Riau-Banda telah dirapikan. “Hari ini tadi kita cek, penurunan […]

  • Bapenda Kab Bandung Buka FPD Raker di Hotel Sutan Raja Soreang

    Bapenda Kab Bandung Buka FPD Raker di Hotel Sutan Raja Soreang

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

        Kab. Bandung, Mbinews.id – Pembukaan Forum Perangkat Daerah (FPD) Rancangan Rencana Kerja Bapenda Kab Bandung berlangsung di Hotel Sutan Raja Soreang Kab Bandung (21/2/2024) dihadiri seluruh jajaran Bapenda Kab Bandung. Kepala Bapenda Kab Bandung, Erwan Kusuma Hermawan S. Sos.MSi mengatakan,”mudah – mudahan dengan kegiatan rancangan kerja yang sekarang ini dilaksanakan, bisa mempercepat proses […]

  • Melalui Tranformasi Inovasi Wujudkan Koperasi Mandiri

    Melalui Tranformasi Inovasi Wujudkan Koperasi Mandiri

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jawa Barat menyelenggarakan sejumlah kegiatan pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-76 Tahun 2023 tingkat Jabar yang digelar di Sentra Bisnis Koperasi (Senbik), Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (23/8/2023). Rangkaian kegiatan peringatan Hari Koperasi ke-76 Tahun 2023, dimulai dengan ziarah kubur salah satu pendiri Koperasi pada 12 Juli […]

  • Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Kota Sukabumi, Menyikapi Jam Kerja Karyawan Pada Bulan Puasa

    Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Kota Sukabumi, Menyikapi Jam Kerja Karyawan Pada Bulan Puasa

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Memasuki hari keempat di bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah, aktivitas pekerjaan pada berbagai sektor yang ada di Kota Sukabumi, sudah mulai berjalan kembali. Menyikapi hal tersebut, Dede Solehudin Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Kota Sukabumi, meminta agar perusahaan memberikan kebijakan terkait jam kerja selama bulan puasa, Rabu (06/04/2022). “Saya hanya meminta kepada […]

expand_less