Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Pastikan Bantuan Program PKH Dan Bantuan BSN Tepat Sasaran Dan Transparan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya agar bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako Nasional (BSN) tepat sasaran dan transparan. Salah satu upayanya yaitu memberikan tanda pada rumah penerima bantuan PKH dan BSN.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, dengan adanya pemasangan tanda ini masyarakat bisa ikut terlibat mengawasi proses penyaluran bantuan PKH dan BSN. Sehingga masyarakat bisa memantau kelayakan penerima bantuan.

“Mudah-mudahan dengan verifikasi dan validasi ini, warga saling mengawasi. Sehingga jika dia (penerima) sudah lebih mampu atau naik kelas, bisa memberikannya kepada yang lebih berhak,” ucap Yana usai menempelkan tanda dengan stiker di Kecamatan Mandalajati, Senin (15/6/2020).

Yana menuturkan, selama masa pandemi Covid-19 ini banyak warga yang terdampak. Dengan banyaknya beragam bantuan baru yang muncul, maka bantuan harus dipastikan merata.

“Mudah-mudahan dengan ini lebih transparan dan adil. Bantuan memang banyak tapi di saat pandemi ini sangat banyak juga orang yang terdampak secara sosial dan ekonomi. Dengan penandaan ini bantuan betul-betul diterima tepat sasaran,” jelasnya.

Yana menuturkan, data penerima bantuan sekarang ini terus bergerak menyesuaikan dengan kondisi ekonomi sosial di masyarakat. Kendati pemerintah sudah memberikan relaksasi, namun masyarakat belum tentu bisa kembali normal dalam waktu cepat.

“Ini basisnya data yang ada ada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan non DTKS. Dampak wabah corona ini sangat dinamis karena mungkin saja tiga hari ke depan masih kuat tapi hari keempat mungkin saja enggak,” jelas Yana.

Lebih lanjut Yana mengungkapkan, penandaan penerima bantuan PKH dan BSN ini akan dilakukan secara masif di 30 Kecamatan di Kota Bandung. sehingga, masyarakat bisa langsung mengawasi proses penyaluran bantuan.

“Kalau transparan, orang bisa lihat kenapa sekarang menerima atau tidak. Padahal sebenernya dia terkena dampak misalkan, makanya cepet-cepet lapor RT, RW, Kelurahan,” terangnya.

Sementara itu, Camat Mandalajati, Yana Rusmulyana menyebutkan, di wilayahnya terdata sebanyak 1.131 orang penerima bantuan PKH.. Mereka yaitu keluarga miskin dengan kategori anak sekolah, ibu hamil, lansia, anak usia dini serta disabilitas.

Pemberian stiker label penerima bantuan ini sekaligus untuk menyortir para penerima bantuan. Dengan adanya tanda sebagai penerima bantuan pemerintah ini juga untuk menggugah kesadaran warga terhadap kondisi ekonominya.

“Ini untuk pendataan. Kedua untuk meningkatkan budaya malu jangan hanya tangan di bawah saja harus di atas juga. Jadi ya untuk bisa mengubah sikap,” ujar Rusmulyana.

Sedangkan Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, Zein Iskandar menyatakan, data program PKH maupun BSN ini langsung dari Kementerian Sosial.

Namun Pemkot Bandung tetap memvalidasi dan memverifikasi kelayakan penerima. Dengan adanya penandaan ini dapat mempermudah pendataan dan penyaluran lebih tepat sasaran.

“Sebelumnya, perubahan data itu per tiga bulan. Tetapu dengan kondisi corona ini menjadi setiap bulan. Ini agar memberikan ciri bahwa warga mendapatkan bantuan. Jadi jangan sampai dobel,” kata Zein. (Wanro/MBI/HMS)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Pengangguran Makin Bertambah, Pemkot Bandung Buka Virtual Job Fair Di BCC

    Angka Pengangguran Makin Bertambah, Pemkot Bandung Buka Virtual Job Fair Di BCC

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dampak dari pandemi Covid-19 begitu terasa, terutama bagi sektor ekonomi. Hal ini menyebabkan angka pengangguran semakin bertambah, tak terkecuali di Kota Bandung. Guna menekan angka pengangguran, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Satgas Pemulihan Ekonomi bekerja sama dengan Ekrutes dalam menyelenggarakan Ekrutes Virtual Job […]

  • Respon Keluhan Masyarakat, Parlaungan Simangunsong Setuju Belajar Tatap Muka, Ini Syaratnya

    Respon Keluhan Masyarakat, Parlaungan Simangunsong Setuju Belajar Tatap Muka, Ini Syaratnya

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MEDAN, Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) yang terus berharap pemerintah segera melaksanakan proses belajar di sekolah maupun universitas secara tatap muka direspon baik oleh anggota DPRD provinsi Sumatera Utara (Sumut), Parlaungan Simangunsong. Sebab, anggota dewan daerah pemilihan (dapil) Sumut I ini khawatir jika daring terus berlangsung, anak didik akan kehilangan berbagai kesempatan yang berkaitan dengan proses […]

  • Saham BJBR Menguat, Pasar Apresiasi Stabilitas dan Arah Transformasi bank bjb

    Saham BJBR Menguat, Pasar Apresiasi Stabilitas dan Arah Transformasi bank bjb

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Memasuki awal tahun 2026, saham bank bjb (kode saham: BJBR) menunjukkan momentum positif yang konsisten di pasar modal. Berdasarkan data penutupan perdagangan per 15 Januari 2026, harga saham BJBR menyentuh Rp 840, atau secara year to date mencatatkan penguatan lima persen, mencerminkan optimisme investor terhadap fundamental Perseroan serta keyakinan pasar atas keberlanjutan strategi […]

  • Aliansi Nano Sebut Ridwan Kamil Telah Mempolitisasi Pandemi Covid-19

    Aliansi Nano Sebut Ridwan Kamil Telah Mempolitisasi Pandemi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Aliansi Nano Jabar menolak politisasi yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait korban pandemi Covid-19. Penolakan politisasi ini dituangkan dalam pernyataan sikap bersama yang ditandatangani oleh beberapa tokoh dari berbagai elemen masyarakat di Grand Kosamabi, Bandung pada Jum’at (22/10/2021). Menurut Herry Mei Oloan, Ketua Presidium Nano Jabar, Gubernur Jabar Ridwan Kamil […]

  • Melalaui Diskominfo, Pemkot Sukabumi Berikan Penghagaan Kepada Sembilan Instansi Dalam Ajang Pengaduan Award

    Melalaui Diskominfo, Pemkot Sukabumi Berikan Penghagaan Kepada Sembilan Instansi Dalam Ajang Pengaduan Award

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalaui Dinas Komunikasi, dan Informatika (Diskominfo) setempat, memberikan penghargaan kepada sembilan instansi dan dua penghargaan khusus bagi mitra terbaik dalam pengelolaan pengaduan di Kota Sukabumi. Yakni, diberikan kepada PT.Telkom Witel Sukabumi, dan ULP PLN SUkabumi Kota. Penghargaan dalam ajang pengaduan award 2022, diberikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, […]

  • Mengalir Deras, Achmad Fahmi Kembali Kantongi Dukungan Untuk Menjadi Walikota Sukabumi 2 Periode

    Mengalir Deras, Achmad Fahmi Kembali Kantongi Dukungan Untuk Menjadi Walikota Sukabumi 2 Periode

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dukungan kepada Bakal Calon Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi terus mengalir. Kali ini, dukungan Kembali datang dari Partai Perindo Kota Sukabumi. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Kota Sukabumi, Adinda Maulana Moch mengatakan, bahwa Partai Perindo Kota Sukabumi akan mendukung penuh Walikota Sukabumi Periode 2018-2023 tersebut, untuk maju Kembali pada kontestasi Pemilihan Kepala […]

expand_less