Breaking News
Trending Tags

PAD Kota Bandung Raih Rp90 Miliar Sektor Hiburan Di Saat Normal, Sekda : Kebijakan Dibuka Lagi Ada Ditangan Wali Kota

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan, ada sekitar 10.000 orang yang ikut terdampak akibat tutupnya tempat hiburan di Kota Bandung.

Oleh karenanya, Pemkot Bandung perlu memberikan perhatian terhadap sektor ini.

Apalagi, Kota Bandung bisa meraih Pendapat Asli Daerah sebesar Rp90 miliar dari sektor pajak hiburan di saat normal.

“Dalam kondisi saat ini perkiraan paling tinggi sekitar Rp60 miliar,” kata Ema di usai meninjau Happy Puppy Karaoke, Selasa 7 Juli 2020.

Ema mengaku akan akan terus meninjau tempat hiburan hingga pekan ini. Hasil peninjauan, akan dilaporkan kepada Wali Kota Bandung.

“Monitoring tempat hiburan yang saya lakukan ini yang ketiga, tapi dalam waktu bersamaan tim juga bergerak. Tinggal nanti hasilnya kalau semua jadwal ini sudah diselesaikan kita pasti akan rembuk dengan seluruh tim,” katanya.

Menurut Ema, kebijakan dibukanya kembali tempat hiburan merupakan wewenang wali kota. Meski secara umum di beberapa tempat hiburan standar protokol kesehatannya sudah disiapkan dengan baik.

“Secara umum protokol kesehatannya sudah disiapkan, termasuk tempat isolasi dan SOP secara keseluruhan. Untuk di sini, ada beberapa catatan seperti lorong yang sempit. Tentunya menjadi catatan-catatan kita,” katanya.

“Selama pegawai dan pengunjung bisa berpegang pada kedisiplinan yang maksimal serta menjalankan semua SOP, semua kekhawatiran itu bisa dijawab,” lanjutnya.

Terkait minuman beralkohol Ema mengatakan, jika tempat hiburan sudah memiliki Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (ITPMB) maka dianggap legal. Namun ada persoalan lain saat orang meminum minuman berlakohol tersebut.

“Kalau ada ITPMB dianggap sudah legal formal, kalau tidak ada itu jelas melanggar. Persoalannya di saat orang di tempat hiburan meminum minuman tersebut, kemudian tidak sadarkan diri, apakah bisa konsisten dengan menjaga dan menaati SOP yang ada?,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Drg Maya Himawati mengatakan pihaknya masih harus mempertimbangkan terkait dibukanya kembali tempat hiburan di Kota Bandung. Meski pun para pengelola sudah siap dengan standar protokol kesehatan.

“Memang secara SOP sudah ada, tapi kita kan tidak tahu nanti pelaksanaannya seperti apa? Saya masih agak waswas kalau nanti pengunjung ada yang nakal atau tidak mau mengikuti aturan,” katanya.

“Sikap dari manajemen dengan pengunjung-pengunjung yang tidak mau mengikuti aturan harus tegas. Manajemen pun kepada pegawainya juga, mereka tertib tidak saat melayani tamu dengan masker atau face shield tetap dipakai,” lanjutnya.

Maya mengatakan, DPRD Kota Bandung akan berembuk bersama dengan Pemkot Bandung untuk mempertimbangkan dibukanya kembali tempat hiburan. Menurutnya, perlu kajian-kajian terlebih dahulu.

“Mau kesehatan atau ekonomi yang menjadi pertimbangan, tentu akan ada kajian-kajiannya. Kita tidak akan mengambil keputusan tanpa ada kajian kalau ini dibuka sudah seaman mungkin. Jangan sampai ada klaster-klaster baru. Dan juga para pekerja bisa memiliki penghasilan kembali,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, dari 200 lokasi tempat hiburan di Kota Bandung dijadwalkan ada 60 tempat hiburan yang akan dilakukan peninjauan.

“Ada 200 lokasi di Bandung termasuk spa, karaoke, bioskop. Kita jadwalkan meninjau 60 tempat. Kita perhatikan standar protokol kesehatannya tidak hanya pengunjung tapi karyawannya juga,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan DPRD Hadiri Orientasi Pengurus DPD KNPI Kota Bandung Periode 2021 – 2024

    Pimpinan DPRD Hadiri Orientasi Pengurus DPD KNPI Kota Bandung Periode 2021 – 2024

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Pimpinan DPRD Kota Bandung,  menghadiri Kegiatan Orientasi Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Bandung Periode 2021-2024, di Bale Lembah Bougenville, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (5/2/2022). Hadir dalam acara itu, Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, AT., MM., Wakil Ketua DPRD Ade Supriadi, S.E. dan H. Achmad […]

  • Komisi C Berkomitmen Dukung Pengelolaan Sampah ISWMP

    Komisi C Berkomitmen Dukung Pengelolaan Sampah ISWMP

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – Komisi C DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja bersama Direktur Sanitasi Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI dan Dinas Lingkungan Hidup, di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kota Bandung, Senin, (3/10/2022). Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi C Yudi Cahyadi, S.P., yang turut dihadiri oleh Anggota Komisi C Ferry Cahyadi Rismafury, S.H.; […]

  • Bio Farma Dukung Program Pembangunan Berkelanjutan, Laksanakan Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat di Pesisir Karawang

    Bio Farma Dukung Program Pembangunan Berkelanjutan, Laksanakan Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat di Pesisir Karawang

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Karawang || MBInews.id — PT Bio Farma (Persero) kembali menunjukkan komitmennya sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Bio Farma melaksanakan Program Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat Pesisir Utara di Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, pada Selasa-Rabu, 11–12 […]

  • Bahas Tiga Raperda, DPRD Kota Bandung Bentuk Pansus

    Bahas Tiga Raperda, DPRD Kota Bandung Bentuk Pansus

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna dan membentuk Panitia Khusus untuk membahas 3 Buah Raperda Kota Bandung, yang berasal dari Lembaran Kota Tahun 2020 nomor 10,11 dan 12 di Gedung DPRD Kota Bandung jalan Sukabumi nomor 30 Bandung, Selasa (17/11/2020). Ketiga Rancangan Perda tersebut, diantaranya Raperda tentang Kawasan […]

  • Komisi C DPRD Kota Bandung Hadiri Peresmian Kolam Retensi Dian Permai Kota Bandung

    Komisi C DPRD Kota Bandung Hadiri Peresmian Kolam Retensi Dian Permai Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, S.P., dan Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Dr. Muhammad Al-Haddad, S.E., M.M., menghadiri Peresmian Kolam Retensi RW 12 Dian Permai, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung Rabu, (13/09/2023). Hadir Pula Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bandung, Eric M. Attauriq, Kepala Dinas […]

  • bank bjb Dukung Kesejahteraan Petani Jagung Lewat KUR Petani Milenial

    bank bjb Dukung Kesejahteraan Petani Jagung Lewat KUR Petani Milenial

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBinews.id – Di tengah perekonomian negara yang merosot akibat pandemi Covid-19, sektor pertanian masih menjadi harapan. Pada 2020, sektor tersebut mengalami pertumbuhan dan mencatatkan kinerja ekspor yang meningkat hingga 14% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) tengah menggenjot program Petani Milenial untuk melakukan […]

expand_less