Breaking News
Trending Tags

Dalih Kemanusiaan, IMM Minta Pilkada Ditunda Sampai Pandemi Usai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Berlangsungnya perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sukabumi menuai sorotan berbagai elemen mahasiswa di Sukabumi.

Seperti halnya yang jelaskan oleh Sekretaris Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukabumi Raya Ahmad Taopik, menilai pelaksanaan Pilkada 2020 dalam kondisi pandemi Covid-19 cukup beresiko tinggi. Apalagi tiap harinya siklus penambahan terkonfirmasi positif di kabupaten Sukabumi semakin bertambah.

“Berdasarkan update GTPP Kabupaten Sukabumi saja hari ini dari 159 terkonfirmasi positif, 26 orang dalam perawatan. Kemudian angka kematian menunjukkan 34 Probabel dan 4 dalam kondisi positif. Ini menunjukkan virus Covid-19 di Kabupaten belum terkendali dan sangat berbahaya. jelasnya, Sabtu (26/09/2020).

Selain dari itu jelas Ahmad Taopik, tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan pun tampak diacuhkan oleh sebagian masyarakat, sehingga pemerintah gubernur jabar mengeluarkan Pergub Nomor 60 Tahun 2020 tentang sanksi administrasi bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di seluruh kabupaten dan Kota di Jawa Barat.

“Gencarnya patroli yang dilakukan tim gabungan terkait protokol kesehatan masih banyak yang melanggar. Kemudian kemarin pada saat deklarasi koalsi beberapa pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati pun sangat tidak mengindahkan protokol kesehatan. Ini jelas sangat rawan penyebaran” tegasnya.

Atas dasar tersebut, secara tegas IMM Cabang Sukabumi Raya menolak berlangsungnya Pilkada 2020 dalam situasi pandemi Covid-19 dan lebih baik ditunda terlebih dahulu.

” Atas dasar itulah, kami segenap pengurus IMM Cabang Sukabumi menolak keras berlangsungnya Pilkada di masa pandemi Covid-19 ini. Lebih baik di undur sampai pandemi ini usai”, ujar Ahmad Taopik yang akrab disapa Atop.

Penolakan tersebut, kata Atop bukan tanpa alasan, melainkan mementingkan sisi kemanusiaan dari hal-hal yang akan merugikan semua pihak.

“Tentunya bukan berarti melawan atas hak demokrasi, akan tetapi demi menetralisir berkerumunan masa. Jadi lebih baik pemilihan ini diundur” pungkasnya. (Dian/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus 13 Soroti Lemahnya Efek Jera, Raperda Trantibum Linmas Diminta Lebih Tegas

    Pansus 13 Soroti Lemahnya Efek Jera, Raperda Trantibum Linmas Diminta Lebih Tegas

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Panitia Khusus (Pansus) 13 DPRD Kota Bandung menyoroti potensi lemahnya efek jera dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas). Dalam rapat kerja lanjutan, Rabu (1/4/2026), sejumlah pasal dinilai masih perlu diperkuat agar tidak membuka celah pelanggaran berulang. Ketua Pansus 13, drg. Maya Himawati, menegaskan bahwa regulasi harus […]

  • Hadiri Sosialisasi Pasar Pelita, Fahmi Tekankan Pengembang  Urus SLF

    Hadiri Sosialisasi Pasar Pelita, Fahmi Tekankan Pengembang Urus SLF

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, melakukan peninjauan progres pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, Sabtu (11/9/2021). Berdasarkan progres pembangunan ini, saat ini pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi sudah selesai. Hanya tinggal menunggu Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan, setelah itu Pasar Pelita Kota Sukabumi akan […]

  • Farhan Lantik 212 PNS dan PPPK di Lingkup Pemkot Bandung

    Farhan Lantik 212 PNS dan PPPK di Lingkup Pemkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Sebanyak 212 Aparatur Sipil Negara (ANS) baru resmi dilantik oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan PNS dan PPPK Tahap 2 Formasi Tahun 2024 di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa, 9 September 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 4 CPNS yang telah menjalani masa percobaan satu […]

  • Walikota Sukabumi Tinjau Pembangunan Rutilahu

    Walikota Sukabumi Tinjau Pembangunan Rutilahu

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, melakukan peninjauan proses pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang berada di Kelurahan Cibereum Hilir, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi. Rabu, (3/11/2021). Dalam tinjauannya, Fahmi berkomunikasi langsung dengan para pemilik rumah, yang mendapatkan bantuan stimulan, berupa paket bahan baku bangunan, senilai 17,5 juta Rupiah, untuk digunakan sebagai perbaikan […]

  • Antisipasi Rawan Pangan, DKP3 Kota Sukabumi Koordinasi Dengan Bulog

    Antisipasi Rawan Pangan, DKP3 Kota Sukabumi Koordinasi Dengan Bulog

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan pihak Badan Urusan Logistik (Bulog). Hal tersebut tentunya, untuk mengantisipasi stok beras di tahun 2021.”Koordinasi dengan Bulog itu, salah satunya menjaga ketahanan pangan. Terutama beras, karena takutnya terjadi kerawana pangan di tahun ini,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan. […]

  • Tim Advokasi Paslon NU Pasti Sabilulungan Asep Wanda Sesalkan adanya Dugaan Money Politik Tiap Kecamatan

    Tim Advokasi Paslon NU Pasti Sabilulungan Asep Wanda Sesalkan adanya Dugaan Money Politik Tiap Kecamatan

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Tim Advokasi Paslon Bupati Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustina-Usman Sayogi (NU Pasti Sabilulungan) melaporkan adanya temuan dugaan money politic di wilayah Paseh, Kabupaten Bandung, ke Bawaslu Kabupaten Bandung, Senin (7/12/2020).  Praktik dugaan money politic tersebut diketahui tertangkap basah oleh masyarakat pada Minggu 6 Desember 2020, malam. Masyarakat mengamankan terduga pelaku, yakni sopir […]

expand_less