Breaking News
Trending Tags

Dalih Kemanusiaan, IMM Minta Pilkada Ditunda Sampai Pandemi Usai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Berlangsungnya perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sukabumi menuai sorotan berbagai elemen mahasiswa di Sukabumi.

Seperti halnya yang jelaskan oleh Sekretaris Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukabumi Raya Ahmad Taopik, menilai pelaksanaan Pilkada 2020 dalam kondisi pandemi Covid-19 cukup beresiko tinggi. Apalagi tiap harinya siklus penambahan terkonfirmasi positif di kabupaten Sukabumi semakin bertambah.

“Berdasarkan update GTPP Kabupaten Sukabumi saja hari ini dari 159 terkonfirmasi positif, 26 orang dalam perawatan. Kemudian angka kematian menunjukkan 34 Probabel dan 4 dalam kondisi positif. Ini menunjukkan virus Covid-19 di Kabupaten belum terkendali dan sangat berbahaya. jelasnya, Sabtu (26/09/2020).

Selain dari itu jelas Ahmad Taopik, tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan pun tampak diacuhkan oleh sebagian masyarakat, sehingga pemerintah gubernur jabar mengeluarkan Pergub Nomor 60 Tahun 2020 tentang sanksi administrasi bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di seluruh kabupaten dan Kota di Jawa Barat.

“Gencarnya patroli yang dilakukan tim gabungan terkait protokol kesehatan masih banyak yang melanggar. Kemudian kemarin pada saat deklarasi koalsi beberapa pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati pun sangat tidak mengindahkan protokol kesehatan. Ini jelas sangat rawan penyebaran” tegasnya.

Atas dasar tersebut, secara tegas IMM Cabang Sukabumi Raya menolak berlangsungnya Pilkada 2020 dalam situasi pandemi Covid-19 dan lebih baik ditunda terlebih dahulu.

” Atas dasar itulah, kami segenap pengurus IMM Cabang Sukabumi menolak keras berlangsungnya Pilkada di masa pandemi Covid-19 ini. Lebih baik di undur sampai pandemi ini usai”, ujar Ahmad Taopik yang akrab disapa Atop.

Penolakan tersebut, kata Atop bukan tanpa alasan, melainkan mementingkan sisi kemanusiaan dari hal-hal yang akan merugikan semua pihak.

“Tentunya bukan berarti melawan atas hak demokrasi, akan tetapi demi menetralisir berkerumunan masa. Jadi lebih baik pemilihan ini diundur” pungkasnya. (Dian/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Tahun Kinerja Pemkot Bandung, Oded: Fokus Genjot Sektor Ekonomi

    Dua Tahun Kinerja Pemkot Bandung, Oded: Fokus Genjot Sektor Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBUnews.id- Kinerja Pemerintahan Kota Bandung selama dua tahun terakhir dievaluasi oleh Jaringan Survei Pemuda & Pelajar (JSPP) bekerja sama dengan Bandung Kolaborasi. Terdapat sejumlah catatan baik torehan positif maupun kritik atas program yang belum optimal seperti pemulihan sektor ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19. Survei JSPP ini dilakukan pada 5-12 Januari 2021 dengan dengan melibatkan […]

  • Nabung di bank bjb, Bisa Dapat Tiket Konser Sheila On 7 di Special Tour 2024

    Nabung di bank bjb, Bisa Dapat Tiket Konser Sheila On 7 di Special Tour 2024

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — bank bjb kembali menghadirkan kejutan istimewa bagi nasabah dengan menggelar program nabung dapet tiket konser Sheila On 7 “Tunggu Aku di Special Tour 2024”. Program ini menawarkan kesempatan emas bagi nasabah maupun calon nasabah untuk menyaksikan penampilan band legendaris Indonesia di berbagai kota besar, yaitu Samarinda, Makassar, Pekanbaru, Medan, dan Bandung. Pemimpin […]

  • Indikasi Pihak Desa Terlibat, Warga Takokak Tuntut PT KCIC

    Indikasi Pihak Desa Terlibat, Warga Takokak Tuntut PT KCIC

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perwakilan warga Kecamatan Takokak, Kab Cianjur, yang didampingi kuasa pendampingan Desa Sukagali dan Simpang mendatangi Kantor PT KCIC, Tuntutan dari masyarakat Takokak adanya penambahaan harga pembebasan tanah di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Rabu, (23/11/2019) Massa menuntut penambahan ganti rugi lahan/tanah yang dibayarkan hanya Rp 6000 per meter menjadi Rp […]

  • Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Kontribusi YGSI Dalam Upaya Membangun BUMDes

    Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Kontribusi YGSI Dalam Upaya Membangun BUMDes

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KAB.SUBANG, MBINews.id – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi, Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia (YGSI) yang telah turut berkontribusi dalam bidang sosial masyarakat melalui pembinaan masyarakat.  Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sidkon Djampi menyebutkan YGSI telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Subang untuk mengembangkan manajemen Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) hingga membawa kemanfaatan […]

  • BPKPD Kota Sukabumi Mengonkonfirmasi, Realisasi Penerimaan Pajak 2023 Memuaskan

    BPKPD Kota Sukabumi Mengonkonfirmasi, Realisasi Penerimaan Pajak 2023 Memuaskan

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Hingga akir tahun 2023 kemarin, Badan pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi menyebut, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Sukabumi telah melebihi dari jumlah yang ditargetkan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah pada BPKPD Kota Sukabumi, Ziad Panji Nurhari. Dirinya menyebutkan, dari 7 jenis sumber pajak […]

  • Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Husin Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Trantibumlinmas

    Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Husin Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Trantibumlinmas

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIREBON, Mbinews.com — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan XII (Kota/Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu), Husin, SE melakukan penyebarluasan Perda No. 5 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Perda No 13 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. Husin Mengatakan, perda yang dimaksud merupakan produk kebijakan DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa […]

expand_less