Breaking News
Trending Tags

RUU Cipta Kerja Disahkan, GMNI Sukabumi Akan Galang Kekuatan Massa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sukabumi menolak disyahkannya RUU Cipta Kerja. Senin (05/10/20).

Menurut Sekjen GMNI Cabang Sukabumi Rizki Rabiul Tsani, dalam rapat kerja RUU Cipta Kerja yang berlangsung di DPR-RI Sabtu (03/10/20), sebanyak tujuh fraksi setuju untuk melanjutkan pembahasan ke rapat paripurna DPR dan disahkan menjadi undang-undang. Sedangkan dua partai lain menyatakan menolak.

” Sejak awal RUU Cipta Kerja memang diarahkan untuk memperkuat perusahaan dan investor skala besar. Patut disayangkan karena proses perumusannya yang tertutup, tergesa-gesa, termasuk mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudent) di dalam merumuskan perubahan ratusan pasal dari macam-macam UU tanpa memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, politik, budaya yang pasti muncul” ucapnya.

” Apalagi RUU Cipta Kerja terkait agraria dampaknya akan membahayakan petani-petani di Indonesia khususnya di Sukabumi menghambat realisasi reforma agraria dan memperparah konflik agraria structural di Indonesia” katanya

GMNI Cabang Sukabumi dalam rencana penetapan RUU Cipta Kerja tersebut, menganggap perlu ada yang diwaspadai dan dikritisi secara bersama-sama.

Pertama, adanya bubstansi kontroversial RUU Pertanahan, yaitu Hak Pengelolaan (HPL) sebagai penyimpangan aak menguasai dari negara (HMN), keistimewaan hak guna usaha (HGU) dan sanksi dan sanksi bagi penguasaan tanah dengan status “tanah terlantar” dihapuskan, agenda pembentukan bank tanah dan penyimpangan reforma agraria dan Masalah hak milik sarusun untuk investor asing.

Keduanya, RUU Cipta Kerja akan memperparah ketimpangan penguasaan tanah dan konflik agraria di Indonesia, mempermudah perampasan, penggusuran, dan pelepasan hak atas tanah atas nama pengadaan lahan untuk kepentingan infrastruktur dan bisnis, mempercepat alih fungsi tanah pertanian di Indonesia dan terakhir akan memperkuat potensi kriminalisasi dan diskriminasi hak terhadap petani dan masyarakat adat sekaligus meningkatkan proses pemiskinan petani.

” Maka atas dasar itu, DPC GMNI Sukabumi menolak disahkannya RUU Cipta Kerja. Jika terjadi maka akan menggalang seluruh kekuatan massa untuk melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR-RI” pungkas Rizki. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pengawas KPK Jawaban Dari Ketidakadilan Pemberantasan Korupsi

    Dewan Pengawas KPK Jawaban Dari Ketidakadilan Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  – Orang-orang yang nantinya duduk di Dewan Pengawas KPK adalah orang setengah malaikat yang sudah selesai dengan urusan dunianya. Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin dan Associate Director Kopi Politik Syndicate Todotua Pasaribu, adanya Dewan Pengawas KPK juga menjawab ketidakadilan dalam pemberantasan korupsi. Hal itu disampaikan Ngabalin dan […]

  • KPU Kota Sukabumi Tetapkan Ayep Zaki-Boby Maulana Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Terpilih 2024

    KPU Kota Sukabumi Tetapkan Ayep Zaki-Boby Maulana Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Terpilih 2024

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi secara resmi menetapkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih, Ayep Zaki-Boby Maulana, dalam rapat pleno terbuka yang digelar di kantor sekretariat KPU Kota Sukabumi, Kamis (09/01/2025). Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa seluruh tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) […]

  • Pansus Yakini Akhir Bulan Ini Raperda RTRW Tuntas Dibahas

    Pansus Yakini Akhir Bulan Ini Raperda RTRW Tuntas Dibahas

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Ketua Pansus Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2021-2041, Mulyono, menargetkan pembahasan RTRW tuntas pada akhir bulan ini. Hal itu mengingat, adanya pembatasan pembahasan yang tidak boleh melebihi waktu dua bulan semenjak turunya persetujuan RTRW dari pemerintah pusat. “Jadi kita targetkan sekitar tanggal 24 November ini, semua pembahasanya sudah tuntas,”ucap Mulyono, usai melakukan rapat pembahsan […]

  • Kunjungi Maleer, Ingin Pastikan Uang Kerahiman Diterima Warga

    Kunjungi Maleer, Ingin Pastikan Uang Kerahiman Diterima Warga

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., meninjau warga terdampak Program Citarum Harum, di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (5/9/2023). Hal ini ingin memastikan semua warga yang terdampak Citarum Harum di sepanjang Sungai Cikapundung Kolot Kota Bandung , sudah menerima uang kerahiman yang di implementasi dari […]

  • Aktivitas Pengolahan dan Pengangkutan Sampah Mulai Pulih, Sejumlah TPS Masih Jadi Perhatian

    Aktivitas Pengolahan dan Pengangkutan Sampah Mulai Pulih, Sejumlah TPS Masih Jadi Perhatian

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Pengangkutan ke TPA Sarimukti Kembali Berjalan, Penanganan Sampah Berangsur Normal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti telah kembali berjalan. Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal. Kepala DLH Kota Bandung, Darto menerangkan, kondisi penumpukan sampah yang sempat […]

  • Di Rakor P2P, Pj Wali Kota Sukabumi Ajak Pemangku Kepentingan Terlibat Dalam Penanganan Penyakit

    Di Rakor P2P, Pj Wali Kota Sukabumi Ajak Pemangku Kepentingan Terlibat Dalam Penanganan Penyakit

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Kesehan (Dinkes) Kota Sukabumi, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut dibuka lagsung oleh Penjabt (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, di salah satu Hotel di Kecamatan Cikole, Kota SUkabumi. Rabu, (25/9/2024). Kusmana mengungkapkan, bahwa melalui rakor ini seluruh pemangku kepentingan diajak terlibat dalam penanganan penyakit, […]

expand_less