Breaking News
Trending Tags

RUU Cipta Kerja Disahkan, GMNI Sukabumi Akan Galang Kekuatan Massa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sukabumi menolak disyahkannya RUU Cipta Kerja. Senin (05/10/20).

Menurut Sekjen GMNI Cabang Sukabumi Rizki Rabiul Tsani, dalam rapat kerja RUU Cipta Kerja yang berlangsung di DPR-RI Sabtu (03/10/20), sebanyak tujuh fraksi setuju untuk melanjutkan pembahasan ke rapat paripurna DPR dan disahkan menjadi undang-undang. Sedangkan dua partai lain menyatakan menolak.

” Sejak awal RUU Cipta Kerja memang diarahkan untuk memperkuat perusahaan dan investor skala besar. Patut disayangkan karena proses perumusannya yang tertutup, tergesa-gesa, termasuk mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudent) di dalam merumuskan perubahan ratusan pasal dari macam-macam UU tanpa memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, politik, budaya yang pasti muncul” ucapnya.

” Apalagi RUU Cipta Kerja terkait agraria dampaknya akan membahayakan petani-petani di Indonesia khususnya di Sukabumi menghambat realisasi reforma agraria dan memperparah konflik agraria structural di Indonesia” katanya

GMNI Cabang Sukabumi dalam rencana penetapan RUU Cipta Kerja tersebut, menganggap perlu ada yang diwaspadai dan dikritisi secara bersama-sama.

Pertama, adanya bubstansi kontroversial RUU Pertanahan, yaitu Hak Pengelolaan (HPL) sebagai penyimpangan aak menguasai dari negara (HMN), keistimewaan hak guna usaha (HGU) dan sanksi dan sanksi bagi penguasaan tanah dengan status “tanah terlantar” dihapuskan, agenda pembentukan bank tanah dan penyimpangan reforma agraria dan Masalah hak milik sarusun untuk investor asing.

Keduanya, RUU Cipta Kerja akan memperparah ketimpangan penguasaan tanah dan konflik agraria di Indonesia, mempermudah perampasan, penggusuran, dan pelepasan hak atas tanah atas nama pengadaan lahan untuk kepentingan infrastruktur dan bisnis, mempercepat alih fungsi tanah pertanian di Indonesia dan terakhir akan memperkuat potensi kriminalisasi dan diskriminasi hak terhadap petani dan masyarakat adat sekaligus meningkatkan proses pemiskinan petani.

” Maka atas dasar itu, DPC GMNI Sukabumi menolak disahkannya RUU Cipta Kerja. Jika terjadi maka akan menggalang seluruh kekuatan massa untuk melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR-RI” pungkas Rizki. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Beri Dukungan untuk NPCI Jelang Peparda VII 2026

    DPRD Kota Bandung Beri Dukungan untuk NPCI Jelang Peparda VII 2026

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews— Komisi IV DPRD Kota Bandung menyatakan dukungan terhadap National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung dalam menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026. Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi NPCI Kota Bandung bersama Komisi IV DPRD Kota Bandung yang digelar di Ruang Rapat Komisi IV, Rabu (7/4/2026). Dalam kesempatan itu, NPCI Kota Bandung […]

  • Solusi Permasalahan Sampah Bandung Raya, Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat M. Faizin: Perlu Direncanakan Secara Serius

    Solusi Permasalahan Sampah Bandung Raya, Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat M. Faizin: Perlu Direncanakan Secara Serius

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat M. Faizin menekankan, bahwa persoalan sampah di Bandung Raya harus segera terselesaikan. Untuk itu pihaknya meminta, Pemprov Jabar dan Pemda di Wilayah Bandung Raya duduk bersama untuk mempersiapkan dan merencanakan dengan teliti tentang persoalan sampah di Bandung Raya khususnya di Kota Bandung. “Pihak Pemprov […]

  • Yuningsih Bahas Posisi Perempuan Dalam Politik saat Terima KPPI Provinsi Riau

    Yuningsih Bahas Posisi Perempuan Dalam Politik saat Terima KPPI Provinsi Riau

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews, —  Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPPI) Provinsi Jawa Barat menerima studi banding terkait pemberdayaan perempuan, dan penguatan posisi perempuan dalam politik dari KPPI Provinsi Riau. Studi banding KPPI Provinsi Riau tersebut diterima langsung oleh Anggota KPPI Jawa Barat Yuningsih di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jawa Barat, Kamis (07/12/2023). Yuningsih menuturkan, masih banyak […]

  • Dihari Pertama Pendaftaran, KPU Kota Sukabumi Terima Dua Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi 2024

    Dihari Pertama Pendaftaran, KPU Kota Sukabumi Terima Dua Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi 2024

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Di hari pertama tahapan penerimaan pendftaran bakal Bakal Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali kota SUkabumi pada Pilkada 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, menerima 2 (Dua) Paslon Yakni, Achmad Fahmi-Dia Smebada, dan Paslon Mohammad Muraz – Andri Setiawan Hamami. “Alhamdulilah, hari pertama kami melaksanakan salah satu tahapan dalam hal ini, […]

  • RSUD Bedas Tegalluar Diresmikan, Bupati Dadang Supriatna

    RSUD Bedas Tegalluar Diresmikan, Bupati Dadang Supriatna

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan pembangunan gedung RSUD Bedas Tegalluar di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Senin (12/2/2024). Pembangunan rumah sakit ketiga yang diresmikan Bupati Bedas ini dengan anggaran puluhan miliar rupiah. Pembangunan RSUD Bedas Tegalluar ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan, sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Atas […]

  • BP Perda Gelar Rapat Kerja Tindaklanjuti 13 Raperda Usulan Gubernur

    BP Perda Gelar Rapat Kerja Tindaklanjuti 13 Raperda Usulan Gubernur

    • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KAB. KARAWANG, Mbinews.id – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan rapat kerja pembahasan Raperda usulan gubernur yang nantinya akan dituangkan dalam Propemperda Tahun 2022. Dalam kesempatan tersebut sebanyak 13 Raperda usulan gubernur dipaparkan oleh para pengusul di hadapan Pimpinan dan Anggota BP Perda DPRD Jabar. Ketua BP Perda DPRD Provinsi […]

expand_less