Breaking News
Trending Tags

Hari Kartini, Siti Sebut Kartini Sebagai Akaelerator Bagi Perempuan Dan Masa Depan Generasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 yang masih menjangkit nyaris di seluruh penjuru Indonesia mengisahkan sebuah tantangan dan dinamika di dalam kehidupan, terutama berkeluarga. Tak terkecuali Kota Bandung yang memiliki dinamika berbeda.

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di dalam keluarga bukan hanya berdampak pada sisi kesehatan dan ekonomi. Sebab kebijakan yang memaksa seluruh anggota keluarga yang sebelumnya selalu berkegiatan di luar kini terpaksa harus di dalam rumah.

Hal itu pun diakui oleh Ketua TP-PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Oded. Menurutnya, situasi ini menyebabkan interaksi sosial dalam keluarga mengalami dinamika. Peran Ibu menjadi semakin penting dalam keluarga di situasi seperti sekarang.

Adanya perbedaan zona generasi antara orang tua dan anak, seringkali menyebabkan ketidaksinambungan antara harapan orang tua dan anak. Apalagi komunikasi orang tua dan anak kurang baik.

Orang tua lahir di zaman boomers, sementara anak lahir di zaman generasi Z. Generasi ini lahir beriringan dengan dunia gawai yang melahirkan ribuan informasi yang bisa diakses dengan mudah.

“Dari sinilah terjadi ketidaksinambungan antara orang tua dan anak. Orang tua tidak mampu menyeimbangi anak, begitu pula anak seringkali menutup diri dan lebih asyik dengan dunianya sendiri,” kata Siti.

Siti melihat, dari fenomena inilah lahir kasus-kasus kekerasan terhadap anak termasuk lost edukasi yang kian tinggi. Padahal di tengah situasi saat ini, anak sangat membutuhkan peran orang tua untuk membantunya dalam belajar (Pembelajaran Jarak Jauh).

“Maka perlu dihadapi dengan bijak dan arif, kasih sayang dan tanggung jawab,” tutur Siti.

Bertepatan dengan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Siti menilai fenomena ini mengingatkan pada situasi sulit di zaman Kartini. Namun Kartini mampu menghadirkan sebuah kebijakan fenomenal untuk mengetahui hal yang harus dilakukan seorang perempuan ketika berada dalam satu tantangan tanggung jawab.

“Tapi saat itu dengan kelurusan budi dan perilakunya, ketaatan kepada agama, orang tua, dan suami, melahirkan Kartini yang memiliki jiwa yang lurus, itu terlihat dari isi surat-suratnya,” ungkapnya.

Bahkan menurutnya, Kartini merupakan sosok yang berbudi pekerti, dan shalihah. Terlihat dari isi surat-suratnya dalam sebuah buku berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Kartini memilih taat kepada ayahnya, meski saat itu di usianya yang masih belia dijodohkan dengan seorang laki-laki yang sudah pernah menikah.

“Kartini itu dia taat kepada ayah dan suaminya, tak ada dia protes. Tapi dia mengambil ini karena mungkin itu jalan menuju Tuhannya,” tuturnya.

Mengutip urat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1901, Siti menyebut Kartini sebagai akaelerator bagi perempuan yang lain.

Salah satu kutipannya yaitu:

“Kami disini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak-anak wanita, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak wanita itu menjadi saingan laki-laki dalam hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya yang diserahkan alam (sunatullah) sendiri ke dalam tangannya : menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama”.

“Dalam suratnya juga menceritakan keinginan dia untuk menjadi akselerator bagi perempuan-perempuan yang lain supaya memiliki skill untuk menata dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ungkap Siti.

Maka itu, Siti tidak terlalu setuju dengan pandangan yang menyebut Kartini adalah sosok emansipasi wanita, meski tidak protes terhadap keberadaan laki-laki.

Sebab melalui sekolah yang dia bangun, Kartini hanya ingin mencerdaskan, meningkatkan literasi, kualitas dan peran serta tugas perempuan.

“Supaya ketika dia menjadi ibu dan istri dia mampu menata dan menjaga situasi rumah dengan sangat baik,” imbuh Siti.

Melihat fenomena saat ini, menjadi tantangan yang sangat besar bagi Kartini-kartini di keluarga untuk tetap melahirkan generasi berkualitas, sekaligus menjadi pemenang dalam menghadapi fenomena dari pandemi.

“Anak-anak tetap harus memiliki kecerdasan spiritual, emosional, sosial, leadership dan itu dirangkum dengan segala kesulitan bisa diatasi, tentu dimulai dari keluarga,” tutur Siti yang juga menjabat Ketua Pusat Pembelajaran Keluarga.

Siti berpandangan Kartini masa kini harus memiliki tiga dasar untuk bisa menjalankan peran dan tugasnya dalam rumah tangga, termasuk menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya.

Sebab Indonesia saat ini membutuhkan keluarga yang mampu melahirkan anak berkualitas, mengingat masa depan bangsa memiliki tantangan dan cita-cita mulia yang tertulis di dalam UUD yaitu melahirkan bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

Tiga dasar tersebut ialah, pertama memiliki kelurusan dalam pengabdian kepada Tuhan, yakni dengan menjadikan para pendahulunya menjadi kiblat.

“Kartini ini mengajarkan sosok perempuan yang shalihah, berilmu, dan sosial. Saya melihat sosok Kartini ini sosok khadijah di jamannya, ” tuturnya.

Kedua, literasi. Perempuan hari ini harus berliterasi sekaligus mampu meningkatkan indeks literasi.

“Mari menjadi perempuan, kenali diri dan potensi, dan tingkatkan literasi,” seru Siti yang juga menjabat Ketua FBS (Forum Bandung Sehat).

Dan terakhir berbagi dengan sesama. Meski dalam kesulitan, perempuan tetap memiliki tugas sangat besar untuk mengembangkan tanggung jawab sosial kepada sesama.

“Bukan hanya berbagi materi, tapi disini berbagi keteladanan, inspirasi, motivasi, dan spirit bahwa kita berada di dalam satu ruang yang sama, melewati masa yang sama dengan tujuan yang sudah jelas, dan sama,” terang Siti.

“Yaitu menghadirkan kehidupan yang baik di masa yang akan datang, terselamatkan anak-anak kita, dan Kota Bandung harus menjadi Kota penyumbang pahlawan terbanyak,” imbuhnya. (tan)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diperkirakan 49 Perda dan Pergub Dilakukan Peremajaan, Thomas Dachi : Tidak Singkron Dengan UU Omnibuslaw

    Diperkirakan 49 Perda dan Pergub Dilakukan Peremajaan, Thomas Dachi : Tidak Singkron Dengan UU Omnibuslaw

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    MEDAN, MBInews.id – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bepemperda) DPRD Sumatera Utara (Sumut), Thomas Dachi SH mengaku akan melakukan peremajaan terhadap Peraturan Hukum Daerah yang dianggap tidak singkron dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja (Omnibuslaw). Demikian disampaikan anggota Komisi A tersebut saat bertemu di ruang kerjanya fraksi Gerindra DPRD Sumut, Jalan Imam […]

  • Baznas Dan Pemkot Bandung Salurkan Bantuan Raja Salman

    Baznas Dan Pemkot Bandung Salurkan Bantuan Raja Salman

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyalurkan bantuan dari Pemerintah Arab Saudi. Bantuan terdiri dari 100 paket sembako. Paket yang dibagikan berupa beras 20 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg, tepung terigu 2 kg, sarden 2 kaleng, kecap dan sambal 1 botol, garam […]

  • Dorong Transaksi Digital, BRI Bandung Beri Honda Monkey kepada Merchant Terbaik Merchant Lucky Ride 2025

    Dorong Transaksi Digital, BRI Bandung Beri Honda Monkey kepada Merchant Terbaik Merchant Lucky Ride 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office (RO) 09 Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital dan pengembangan ekosistem transaksi non-tunai melalui program apresiasi bagi merchant setia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyerahan hadiah utama program Merchant Lucky Ride 2025 Bandung berupa satu unit sepeda motor Honda Monkey kepada merchant […]

  • Rapat Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung,  Dewan Tagih Realisasi Janji Wali Kota

    Rapat Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung, Dewan Tagih Realisasi Janji Wali Kota

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pansus 1 (LKPJ) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang, Dinas SDA dan Bina Marga, serta Dinas Lingkungan Hidup, dengan agenda pembahasan terkait realisasi kinerja Kegiatan T.A. 2021, di Ruang Rapat Badan Musyawarah, Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (12/4/2022). Rapat kerja dipimpin oleh Ketua […]

  • Pemkot Bandung Sepakat Kerja Sama Dengan Pemkab Bandung Barat

    Pemkot Bandung Sepakat Kerja Sama Dengan Pemkab Bandung Barat

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat di Balai Kota Bandung, Senin 27 September 2021. Kesepakatan bersama ini dalam rangka pengembangan potensi daerah dan pelayanan publik yang mencakup 34 ruang lingkup bidang salah satunya insfrastruktur dan pariwisata. “Karena memang spirit kita membangun sebuah negeri tidak bisa dengan […]

  • Pemkot Bandung Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pesantren Cijawura, Erwin Ajak Muslimat NU Jaga Kesehatan

    Pemkot Bandung Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pesantren Cijawura, Erwin Ajak Muslimat NU Jaga Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Aula Pondok Pesantren Cijawura, Jalan Margasari Kecamatan Buahbatu, Rabu, 20 Agustus 2025. Di kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin turut meninjau langsung pemeriksaan kesehatan gratis. Acara tersebut dihadiri jajaran pemerintah setempat, tokoh agama, […]

expand_less