Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Giatkan konsep Ketahanan Pangan, Ratusan Buruan SAE Hadir Secara Sukarela

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggalakan program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) sebagai upaya membangun ketahanan pangan. Sepanjang tahun 2021 ini bertambah 40 lokasi baru Buruan SAE memperkuat ketahanan pangan di level kewilayahan.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan, dengan tambahan lokasi baru tersebut kini sudah ada 234 titik Buruan SAE yang tersebar di seluruh kelurahan. Bahkan, terdapat beberapa kelurahan yang memiliki Buruan SAE di setiap RW.

Sejak digerakan pada 2020 lalu, Oded melihat pertumbuhan Buruan SAE cukup pesat. Ini menjadi parameter, Buruan SAE cukup memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Sehingga masyarakat tertarik untuk mereplikasi konsep ini di banyak lokasi.

“Harapan saya mudah-mudahan Buruan SAE di Kota Bandung semakin banyak. Mudah-mudahan ada di setiap RW,” ucap Oded dalam acara Gebyar Buruan SAE 2021 di Saung Angklung Udjo, Kamis, 9 September 2021.

“Kalau sudah ada Buruan SAE di setiap RW, kita berharap ada banyak hal persoalan lingkungan di Kota Bandung yang bisa diselesaikan,” imbuhnya.

Oded memaparkan, Buruan SAE bukanlah sebatas menjalankan urbang farming biasa. Namun, mengintegrasikan banyak konsep dalam satu lokasi dengan beragam komoditas.

Sebagai gambarannya, sambung Oded, bukan hanya menjadi media tanam untuk sayuran, tetapi turut disisipi buah-buahan tanaman obat hingga pengolahan hasil dan pembibitannya di satu titik. Itu juga dapat terintegrasi dengan peternakan, baik ikan maupun unggas.

Melalui Buruan SAE juga, gerakan Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) dalam mengelola sampah diaplikasikan dengan baik. Pengolahan sampah menjadi pupuk, media tanam, dan pakan ternak dilakukan untuk menjaga ekosistem Buruan SAE terjaga secara alami terbebas dari bahan kimia.

“Dari mulai masalah sampah bisa selesai, terutama sampah organik. Kemudian urban farming terlaksana di Kota Bandung, sehingga masyarakat juga bisa mendapatkan benefit yang baik yaitu masalah ketahan pangan, peternakannya juga ada,” jelasnya.

Oded sangat berharap, konsistensi Buruan SAE ini bisa dipertahankan sehingga menjadi bagian dari ikon di Kota Bandung dalam menegakan kedaulatan pangan.

Sebagai langkah nyata, dia akan meminta para pejabat di lingkungan Pemkot untuk membina satu kawasan Buruan SAE di lingkungan rumahnya masing-masing.

“Mudah-mudahan bisa menjadi khas di Kota Bandung. Ke depan bisa membangun lingkungan di wilayah itu dengan Buruan SAE. Sae artinya bagus dan tertata dengan baik, dan dalam artian SAE itu Sehat Alami dan Ekonomis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, hampir 96 persen kebutuhan pangan di Kota Bandung berasal dari luar daerah. Sehingga, membangun ketahanan pangan masyarakat perkotaan menjadi solusi pemerintah untuk menghindari ketergantungan pasokan dari luar.

“Suka tidak suka, kita harus punya kemampuan untuk menghasilkan sendiri. Melalui keterbatasan yang ada kita bisa memanfaatklan lahan di sekitar rumah. Ada sayur, ada ikan jadi kebutuhan konsumsi warga bisa terpenuhi di satu areal yang sama,” kata Gin Gin.

Gin Gin memaparkan, fakta di lapangan menunjukan respon masyarakat yang cukup antusias. Seperti ketika dimunculkan pada 2020 lalu, pihaknya hanya memberikan suntikan intervensi terhadap 60 titik pembuatan Buruan SAE.

Namun, masyarakat secara sukarela menduplikasi konsep Buruan SAE yang hingga akhir tahun 2020 jumlahnya berkembang menjadi 194 lokasi.

Di tahun 2021 ini, DKPP mencoba menambah 40 lokasi yang sampai September jumlahnya terus bertambah.

“Awalnya kita menumbuhkan kemauan dulu dari masyarakatnya. Setelah itu, kita lakukan pendampingan untuk lakukan sosialisasi dan pembelajaran cara menanam,” tuturnya.

“Setelah tumbuh semangat, kita berikan semacam insentif untuk membangun semangat tadi dan kita kawal terus,” lanjut Gin Gin.

Gin Gin mengungkapkan, sejumlah kelompok masyarakat menyampaikan informasi bahwa konsep Buruan SAE ini turut eksis ke pentas internasional. Satu di antaranya, yakni masyarakat di Kampung Cibarani yang membawa khas kebudayaan, termasuk soal konsep pertaniaannya ini mejeng di Amerika Serikat.

“Mereka punya keunikan, karena lingkungannya yang memeprtahankan budaya. Bagaimana budaya dan bertani menjadi satu itu menarik,” paparnya.

“Mereka diundang oleh komjen KJRI di New York. di situ ada konten budaya dan konten budaya itu dikombinasikan dalam pertanian,” jelasnya.

Kemudian, imbuh Gin Gin, ada dari komunitas pembibitan yang mendapat undangan dari Jerman. Menurut informasi terakhir yang diterimanya, kelompok ini akan bertolak menuju Jerman pada Oktober mendatang dengan membawa bahan Buruan SAE sebagai bagian dari presentasinya.

“Kemudian ada warga kota bandung mereka mengikuti semacam lomba bagaimana untuk membagi benih. Itu diapresiasi oleh komunitas di Jerman dan mereka diundang ke Jerman untuk presentasi, dan melihat buruan SAE ini menjadi bagian dari konsep mereka untuk mereka lakukan paparan di sana,” katanya.(asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The New Museum Pegadaian Sukabumi Menjadi Sejarah Awal Pegadaian di Indonesia

    The New Museum Pegadaian Sukabumi Menjadi Sejarah Awal Pegadaian di Indonesia

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id  – Rumah kecil yang berlokasi di Jalan Pelabuan II Citamiang, Kota Sukabumi yang telah dijadikan sebuah bangunan heritage, kini telah diresmikan menjadi The New Museum Pegadaian Sukabumi, (13/12/2021). Direktur Utama PT. Pegadaian Kuswiyoto bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, meresmikan bangunan museum, yang di klaim sebagai bangunan pertama Pegadaian di Indonesia. […]

  • Kolaborasi Politik di Ciamis: Demokrat dan PKS Siap Bersilaturahmi Jelang Pilkada 2024

    Kolaborasi Politik di Ciamis: Demokrat dan PKS Siap Bersilaturahmi Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    CIAMIS, Mbinews – Roadshow Politik jelang Pilkada 2024, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Demokrat Ciamis bersilaturahmi bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ciamis. Kunjungan tersebut bertepatan dengan Milad PKS yang ke 22, Bertempat di Kantor DPD PKS Ciamis, Sabtu (20/4/2024). Sebelumnya Demokrat telah bersilaturahmi dengan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ciamis. Yang mana […]

  • Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi Segera Lakukan Perbaikan dan Peningkatan Jalan

    Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi Segera Lakukan Perbaikan dan Peningkatan Jalan

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 10 ruas jalan di Kota Sukabumi segara akan dilakukan peningkatan dan perbaikan. ke sepuluh jalan tersebut diantaranya, Jalan Arief Rahman Hakim, jalan Merdeka I dan II, Parahita, dan jalan Limusnunggal. “Tahun ini kami akan lakukan peningkatan dan perbaiakan jalan di sepuluh ruas jalan sebgain wilayah Kota Sukabumi,”ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan […]

  • Kini Hadir! Gerai Terbaru MAKO Cake and Bakery di Summarecon Mall Bandung: Dapatkan Promo Menarik untuk Hari Raya

    Kini Hadir! Gerai Terbaru MAKO Cake and Bakery di Summarecon Mall Bandung: Dapatkan Promo Menarik untuk Hari Raya

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – MAKO Cake and Bakery meresmikan gerai terbarunya di Summarecon Mall Bandung, Gedebage, Kota Bandung, pada Selasa (2/4/2024), dalam rangka menyambut hari raya Idulfitri 1445 H/2024 Masehi. Gerai terbaru ini, yang merupakan yang ke-13 di Kota Bandung, berlokasi di lantai dasar mall dekat lobi Bageur. Dengan desain estetik yang terinspirasi dari bakery Jepang, […]

  • Jalin Sinergi Dengan Kodim 0622 Sukabumi, Puslatpurmar 6 Antralina Korps Marinir TNI AL Gelar Vaksin Dosis 2 Bagi Warga Pajampangan

    Jalin Sinergi Dengan Kodim 0622 Sukabumi, Puslatpurmar 6 Antralina Korps Marinir TNI AL Gelar Vaksin Dosis 2 Bagi Warga Pajampangan

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kembali, untuk kesekian kalinya, Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 6 Antralina Korps Marinir TNI AL melaksanakan serbuan Vaksinasi dosis 2 untuk masyarakat Sukabumi. Kegiatan tersebut diselenggarkan di Markas Puslatpurmar 6 Antralina, di Jl. Raya Bojong Lopang, Desa Sindang Resmi, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Senin (09/08/2021). Komandan Puslatpurmar 6 Antralina Mayor Marinir Hadi Wibowo […]

  • 10 RW Terbaik Kota Bandung Hadirkan Inovasi Pajak

    10 RW Terbaik Kota Bandung Hadirkan Inovasi Pajak

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 10 RW Terbaik di Kota Bandung bersaing menghadirkan inovasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui Lomba RW Berkreasi (Bersama tingkatkan kesadaran warga dan pentingnya PBB dengan inovasi). Lomba RW Berkreasi telah memasuki tahap 2 seleksi. Sebanyak 10 RW mempresentasikan programnya di hadapan para juri di Hotel Grand Preanger Bandung, 13-14 […]

expand_less