Breaking News
Trending Tags

Giatkan konsep Ketahanan Pangan, Ratusan Buruan SAE Hadir Secara Sukarela

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggalakan program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) sebagai upaya membangun ketahanan pangan. Sepanjang tahun 2021 ini bertambah 40 lokasi baru Buruan SAE memperkuat ketahanan pangan di level kewilayahan.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan, dengan tambahan lokasi baru tersebut kini sudah ada 234 titik Buruan SAE yang tersebar di seluruh kelurahan. Bahkan, terdapat beberapa kelurahan yang memiliki Buruan SAE di setiap RW.

Sejak digerakan pada 2020 lalu, Oded melihat pertumbuhan Buruan SAE cukup pesat. Ini menjadi parameter, Buruan SAE cukup memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Sehingga masyarakat tertarik untuk mereplikasi konsep ini di banyak lokasi.

“Harapan saya mudah-mudahan Buruan SAE di Kota Bandung semakin banyak. Mudah-mudahan ada di setiap RW,” ucap Oded dalam acara Gebyar Buruan SAE 2021 di Saung Angklung Udjo, Kamis, 9 September 2021.

“Kalau sudah ada Buruan SAE di setiap RW, kita berharap ada banyak hal persoalan lingkungan di Kota Bandung yang bisa diselesaikan,” imbuhnya.

Oded memaparkan, Buruan SAE bukanlah sebatas menjalankan urbang farming biasa. Namun, mengintegrasikan banyak konsep dalam satu lokasi dengan beragam komoditas.

Sebagai gambarannya, sambung Oded, bukan hanya menjadi media tanam untuk sayuran, tetapi turut disisipi buah-buahan tanaman obat hingga pengolahan hasil dan pembibitannya di satu titik. Itu juga dapat terintegrasi dengan peternakan, baik ikan maupun unggas.

Melalui Buruan SAE juga, gerakan Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) dalam mengelola sampah diaplikasikan dengan baik. Pengolahan sampah menjadi pupuk, media tanam, dan pakan ternak dilakukan untuk menjaga ekosistem Buruan SAE terjaga secara alami terbebas dari bahan kimia.

“Dari mulai masalah sampah bisa selesai, terutama sampah organik. Kemudian urban farming terlaksana di Kota Bandung, sehingga masyarakat juga bisa mendapatkan benefit yang baik yaitu masalah ketahan pangan, peternakannya juga ada,” jelasnya.

Oded sangat berharap, konsistensi Buruan SAE ini bisa dipertahankan sehingga menjadi bagian dari ikon di Kota Bandung dalam menegakan kedaulatan pangan.

Sebagai langkah nyata, dia akan meminta para pejabat di lingkungan Pemkot untuk membina satu kawasan Buruan SAE di lingkungan rumahnya masing-masing.

“Mudah-mudahan bisa menjadi khas di Kota Bandung. Ke depan bisa membangun lingkungan di wilayah itu dengan Buruan SAE. Sae artinya bagus dan tertata dengan baik, dan dalam artian SAE itu Sehat Alami dan Ekonomis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, hampir 96 persen kebutuhan pangan di Kota Bandung berasal dari luar daerah. Sehingga, membangun ketahanan pangan masyarakat perkotaan menjadi solusi pemerintah untuk menghindari ketergantungan pasokan dari luar.

“Suka tidak suka, kita harus punya kemampuan untuk menghasilkan sendiri. Melalui keterbatasan yang ada kita bisa memanfaatklan lahan di sekitar rumah. Ada sayur, ada ikan jadi kebutuhan konsumsi warga bisa terpenuhi di satu areal yang sama,” kata Gin Gin.

Gin Gin memaparkan, fakta di lapangan menunjukan respon masyarakat yang cukup antusias. Seperti ketika dimunculkan pada 2020 lalu, pihaknya hanya memberikan suntikan intervensi terhadap 60 titik pembuatan Buruan SAE.

Namun, masyarakat secara sukarela menduplikasi konsep Buruan SAE yang hingga akhir tahun 2020 jumlahnya berkembang menjadi 194 lokasi.

Di tahun 2021 ini, DKPP mencoba menambah 40 lokasi yang sampai September jumlahnya terus bertambah.

“Awalnya kita menumbuhkan kemauan dulu dari masyarakatnya. Setelah itu, kita lakukan pendampingan untuk lakukan sosialisasi dan pembelajaran cara menanam,” tuturnya.

“Setelah tumbuh semangat, kita berikan semacam insentif untuk membangun semangat tadi dan kita kawal terus,” lanjut Gin Gin.

Gin Gin mengungkapkan, sejumlah kelompok masyarakat menyampaikan informasi bahwa konsep Buruan SAE ini turut eksis ke pentas internasional. Satu di antaranya, yakni masyarakat di Kampung Cibarani yang membawa khas kebudayaan, termasuk soal konsep pertaniaannya ini mejeng di Amerika Serikat.

“Mereka punya keunikan, karena lingkungannya yang memeprtahankan budaya. Bagaimana budaya dan bertani menjadi satu itu menarik,” paparnya.

“Mereka diundang oleh komjen KJRI di New York. di situ ada konten budaya dan konten budaya itu dikombinasikan dalam pertanian,” jelasnya.

Kemudian, imbuh Gin Gin, ada dari komunitas pembibitan yang mendapat undangan dari Jerman. Menurut informasi terakhir yang diterimanya, kelompok ini akan bertolak menuju Jerman pada Oktober mendatang dengan membawa bahan Buruan SAE sebagai bagian dari presentasinya.

“Kemudian ada warga kota bandung mereka mengikuti semacam lomba bagaimana untuk membagi benih. Itu diapresiasi oleh komunitas di Jerman dan mereka diundang ke Jerman untuk presentasi, dan melihat buruan SAE ini menjadi bagian dari konsep mereka untuk mereka lakukan paparan di sana,” katanya.(asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKM USB YPKP Bandung Siap Mendukung Program Harum Madu Plus di Cinunuk Wanaraja Kabupaten Garut

    PKM USB YPKP Bandung Siap Mendukung Program Harum Madu Plus di Cinunuk Wanaraja Kabupaten Garut

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – PKM USB YPKP Bandung menginisiasi program inovatif untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut melalui Program Harum Madu Plus (Halaman Rumah Bermanfaat Terpadu Plus). Program ini merupakan penguat Program Harum Madu yang telah digagas oleh Pemerintah Kabupaten Garut untuk memanfaatkan halaman rumah warga sebagai lahan produktif […]

  • Indah Kirana Resmi Ditunjuk Plt IKWI Pusat

    Indah Kirana Resmi Ditunjuk Plt IKWI Pusat

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PEKANBARU , Mbinews – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) melaksanakan silaturahmi Nasional dan konsolidasi, dengan tema “Membangun Kebersamaan, Meningkatkan Kualitas”, Jumat (7/2/2025) di Ballroom Sultan Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru. Kegiatan silaturahmi IKWI merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, yang diselenggarakan di Provinsi Riau, 6-9 Februari 2025. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua […]

  • Dibuka Langsung Pj Walikota Sukabumi, Workshop Perlidungan Peserta Didik Tahun 2023 Digelar

    Dibuka Langsung Pj Walikota Sukabumi, Workshop Perlidungan Peserta Didik Tahun 2023 Digelar

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Cegah terjadinya tindakan perundungan kepada siswa di lingkungan sekolah, Pemerintah Kota Sukabumi menggelar Workshop Perlindungan Peserta Didik Tahun 2023. Dalam acara yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi tersebut, diselenggarakan di SD Negeri Surya Kencana Kota Sukabumi, yang dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartdji. “Ini adalah salah […]

  • Jam Malam Siswa Masih Berlaku, Erwin Ingatkan Peran Orang Tua dan Sekolah

    Jam Malam Siswa Masih Berlaku, Erwin Ingatkan Peran Orang Tua dan Sekolah

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, indoartnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menerapkan jam malam bagi anak-anak dan remaja, seiring dimulainya kembali aktivitas sekolah. Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, kebijakan jam malam bertujuan membentuk karakter disiplin generasi muda. Menurutnya, anak-anak, khususnya pelajar SMA, perlu mendapat cukup waktu istirahat agar siap menjalani aktivitas positif sejak pagi hari. “Saya setuju […]

  • Kembali, Diskominfo Kota Sukabumi Counter Akun Palsu Mengatasnamakan Wakil Walikota Sukabumi

    Kembali, Diskominfo Kota Sukabumi Counter Akun Palsu Mengatasnamakan Wakil Walikota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Sukabumi, kembali menemukan akun palsu Facebook (FB) yang mengatasnamakan Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami. “Betul berdasarkan pemantauan kami, dan laporan dari staf Pak Wakil, bahwa nama Wakil Walikota Sukabumi dicatut, atau dipalsukan,”ujar Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, pada Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, lewat telepon genggamnya. Senin, […]

  • Sekretarian DPRD Kota Sukabumi Berikan Pengarahan Kepada 35 Anggota DPRD Terpilih

    Sekretarian DPRD Kota Sukabumi Berikan Pengarahan Kepada 35 Anggota DPRD Terpilih

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi — Sekretariat DPRD Kota Sukabumi memberikan arahan proses pelantikan kepada 35 anggota DPRD terpilih. Sosialisasai pelantikan tersebut dilaksanakan di ruang Peripurna DPRD Kota SUakbumi. Kamis, (22/08/2019).”Sosialisasai ini biar semua 35 anggota dewan yang terpilih tahu,”ujar sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana. Acar tersebut juga dihadiri oleh Pimcab BJB Sukabumi Graha Noviana. Selain […]

expand_less