Breaking News
Trending Tags

Gerakan Menulis Alquran, Oded Gandeng Kelompok Minoritas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Komitmen Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dalam mewujudkan visi Bandung Agamis terus dilakukan dengan membuat program bernuansa keagamaan. Terkini, Oded meluncurkan program Gerakan Urang Nulisan Alquran (Geulisan).

Sebagai penanda mengawali program Geulisan, peserta yang berpartisipasi yakni anak-anak penyintas thalassemia. Acara ini juga diikuti oleh kaum disabilitas, dan para pemuda hijrah yang tergabung di komunitas Tingweh.

Oded menuturkan, peserta pada gerakan awal ini sengaja mengajak komunitas yang cukup minoritas. Dia ingin menyampaikan pesan bahwa tentang semangat solidaritas sesuai dengan tagline Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB), “Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi”.

“Ini dalam rangka ulang tahun Kota Bandung, kita ingin lebih mengajak masyarakat membangun harmoni dan kebersamaan. Banyak program lain juga rangkaian HJKB ini agar kita bisa membuat warga Bandung semakin solid,” ucap Oded saat Geulisan di SEMO, Jalan Riau, Rabu, 22 September 2021.

Lewat Geulisan ini, para peserta diajak untuk menebalkan tulisan Arab dari cetakan Alquran yang dibuat samar. Masing-masing peserta dibagi tugas untuk menebalkan ayat Alquran dari surat yang berbeda-beda.

Oded mengatakan, program Geulisan bukan hanya sebatas gerakan menjelang peringatan HJKB saja. Namun, bakal menjadi gerakan berkesinambungan guna mewujudkan visi Bandung Agamis, khususnya bagi pemeluk agama islam .

“Saya berharap ini menjadi sebuah gerakan yang bisa membantu mencintai Alquran. Tadi di sini dimulai dengan anak-anak thalasemia, ada pemuda hijrah, ada disabilitas. Besok insyaallah dengan para camat. Jadi nanti geulisan ini per kecamatan nulis 1 juz,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Oded berinteraksi dengan setiap peserta dan berbagi semangat dengan para disabilitas serta penyintas thalaasemia.

Dia berharap, Geulisan juga bukan hanya sekadar belajar menulis, tetapi turut mengkaji sisi spriritualitas yang terkandung dalam Alquran.

“Dinamika kehidupan itu macam-macam, ada yang mendapatkan ujian selalu menyenangkan ada pula yang sebaliknya. Jangan merasa berkecil hati. Justru ini bagian dari kecintaan Allah,” terangnya.

Begitupun kepada para pemuda hijrah, Oded turut memberikan suntikan motivasi. Dia menyatakan, tidak ada kata terlambat untuk belajar, tanpa terkecuali dalam konteks menekuni ilmu agama guna memperbaiki kehidupan.

“Hatur nuhun luar biasa ‘surprise’ sekali hari ini. Akang-akang ini walaupun bertato tapi sudah menyatakan berhijrah. Mudah-mudahan menjadi sebuah model seperti halnya zaman dahulu sahabat Umar bin Khatab,” ungkapnya.

Secara pribadi, Oded mengundang para pemuda hijrah tersebut untuk datang ke Pendopo Kota Bandung untuk bersama-sama berdiskusi masalah keagamaan.

“’Tong keueung, bingung ieu tato kumaha’, insyaallah Allah itu maha pengampun. Sekali-kali ayo datang ke pendopo kita ngaji bareng Mang Oded,” imbuhnya.

Antusiasme para peserta Geulisan ini ditunjukan dengan keseriusan para peserta dalam menebalkan ayat Alquran. Bahkan, salah seorang pemuda hijrah pun turut membacakan ayat yang ditulisnya.

Adalah Opet, salah seorang peserta dari komunitas pemuda hijrah Tingweh mengaku sangat tertarik ketika diajak untuk mengikuti Geulisan. Pria yang dua tahun terakhir memperdalam ilmu agama ini bahkan ingin turut mengajak teman-temannya yang lain untuk bergabung.

“Biar bacanya lebih bisa dan lebih detail tulisnya. Buat ke teman-teman kami, jangan takut buat belajar baca Quran. Tidak ada kata telat,” kata Opet.

Sementara dari pihak penyelanggara, Ujang Koswara yang menjadi kolaborator Pemkot Bandung untuk program Geulisan ini mengaku menangkap semangat yang sama dengan semangat yang digelorakan kepemimpinan Oded dan Yana Mulyana dalam menciptakan Bandung Agamis.

Uko, panggilannya, juga menilai, di tengah pandemi Covid-19 ini perlu semangat bersama untuk kembali membangkitkan sendi kehidupan baik secara sosial maupun ekonomi. Salah satunya melalui Geulisan yang memakai pendekatan secara spiritualitas.

“Pertama, dampak pandemi semakin panjang dan masyarakat sudah ‘aral’. Jadi itu harus dibuka dengan ada nuansa baru tentang pesan moral. Akhirnya pendekatannya adalah religi,” ucap Uko.

Uko mengungkapkan, para peserta dari penyintas thalassemia justru yang meminta untuk ikut berpartisipasi dalam Geulisan. Begitupun dari para pemuda hijrah yang ingin turut berbagi semangat dalam belajar tentang alquran.

“Mereka punya keterbatasan. Kebayang yang ditato itu kapan ngajinya? Tapi dengan menulis seperti ini beberapa kali, mereka bisa ikut ngaji juga,” katanya.

“Ini juga bukti bahwa orang bisa membaca dan menulis Alquran bukan karena pelajaran tapi soal niat. Anak-anak dengan keterbatasan masih bisa nulis,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Inflasi

    Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Inflasi

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id  – Dalam upaya menanggulangi inflasi yang tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Barat pada akhir tahun 2024, Pemerintah Kota Sukabumi terus berinovasi dengan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), yang kali ini dilaksanakan di Lapang Renyah, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, pada Senin (20/01/2025). Penjabat Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, […]

  • Harus Tahu! Pengunjung Mal Sukabumi Wajib Bawa Kartu Vaksin

    Harus Tahu! Pengunjung Mal Sukabumi Wajib Bawa Kartu Vaksin

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Daerah Kota Sukabumi menerapkan aturan protokol kesehatan ketat khususnya pada Pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi mewajibkan pengunjungnya menujukan kartu vaksin Covid-19, saat memasuki lokasi pusat perbelanjaan. Kamis (26/82021) siang. Sebelumnya,peraturan tersebut telah disepakati antara Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, dengan pengelola pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi. “Kita pastikan, agar […]

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi,  Siap Kawal Usulan Masyarakat Lewat  Musrenbang

    Anggota DPRD Kota Sukabumi, Siap Kawal Usulan Masyarakat Lewat Musrenbang

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), adalah forum antarpelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan Nasional, dan rencana pembangunan Daerah. Dengan tujuan diantaranya, membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan dari masyarakat yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah. “Semua usulan dari masyarakat yang dituangkan dalam Musrenbang Kelurahan, yang kemudian di bahas kembali di tingkat Kecamatan, yang […]

  • Dorong Transaksi Digital, BRI Bandung Beri Honda Monkey kepada Merchant Terbaik Merchant Lucky Ride 2025

    Dorong Transaksi Digital, BRI Bandung Beri Honda Monkey kepada Merchant Terbaik Merchant Lucky Ride 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office (RO) 09 Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital dan pengembangan ekosistem transaksi non-tunai melalui program apresiasi bagi merchant setia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyerahan hadiah utama program Merchant Lucky Ride 2025 Bandung berupa satu unit sepeda motor Honda Monkey kepada merchant […]

  • Kecamatan Sukasari Dukung Gerakan Kang Pisman Dan Drumpori

    Kecamatan Sukasari Dukung Gerakan Kang Pisman Dan Drumpori

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung memiliki beberapa program terkait kebersihan dan lingkungan hidup, di antaranya Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan manfaatkan Sampah). Selain itu, dalam upaya pencegahan banjir dampak dari musim penghujan, Pemkot Bandung juga sudah memiliki solusi yakni pembuatan drumpori. Seluruh wilayah turut mengaplikasikan program ini termasuk, Kecamatan Sukasari. Pada hari Jumat (26/7/2019), […]

  • Dinkes Kota Sukabumi Tindak Lanjuti SE Kementrian Kesehatan Terkait Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipika

    Dinkes Kota Sukabumi Tindak Lanjuti SE Kementrian Kesehatan Terkait Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipika

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menidaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementrian Kesehetan Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak. Artinya, terbitanya SE itu, untuk sementara waktu diberhentikan (larangan) pemberian obat sirup kepada anak. Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes […]

expand_less