Breaking News
Trending Tags

Bangkitkan Ekonomi, Ini Strategi Pemkot Akademisi Dan Stakeholder

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berusaha memulihkan ekonomi yang tengah terpuruk akibat pandemi Covid-19. Pemkot Bandung bertekad mengembalikannya seperti pertumbuhan ekonomi seperti pada tahun 2019.

Perlu diketahui, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung pada tahun 2019 yaitu 6,75 persen.

“Sejak kasus pertama Covid-19 di Kota Bandung pada Maret 2020, pertumbuhan ekonomi terus mengalami penurunan. Padahal pada 2019 kita berhasil memperoleh pencapaian membanggakan dengan pertumbuhan ekonomi kota 6,75 persen atau di atas angka nasional dan provinsi,” tutur Oded.

Oded mengungkapkan itu saat menjadi Keynote Sepaker webinar pemulihan ekonomi Kota Bandung “Smart Growth – Suistainable Growth – Inclusive Growth di Hotel La Grande, Kamis 30 September 2021.

Webinar ini digelar oleh Tim Pertimbangan Kebijakan Wali Kota Bandung dan Komite Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat.

Sedangkan pemateri dalam webinar tersebut di antaranya Ketua Harian Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jabar, Ipong Witono, Ketua Tim Pertimbangan Kebijakan Wali Kota Bandung, Asep Warlan, Guru Besar Ekonomi Universitas Islam Bandung, Atih Rohaeti Dariah, Koordinator Sahabat UMKM Kota Bandung, Fitria dan Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa.

Oded mengakui, pandemi merusaknya sampai angka minus 2,28 persen. Itulah masa-masa tersulit yang hampir dialami 2,5 juta warga Kota Bandung.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung 2021 sudah di angka 4 persen dan mudah-mudahan bisa ditingkatkan lagi,” katanya.

Oded menjelaskan, hal pertama yang harus dilakukan agar pemulihan ekonomi bisa berkelanjutan yaitu mengendalikan Covid-19.

Sebab ekonomi akan sulit tumbuh jika kegiatan produksi, distribusi maupun konsumsi tidak berjalan akibat para pelaku ekonominya sakit terpapar.

“Dengan memelihara derajat kesehatan masyarakat pada level yang diharapkan, maka proses ekonomi bisa dijalankan dengan berkelanjutan. Ketika penanganan kesehatan sudah berjalan baik, dari sini kita menentukan strategi ekonomi dengan lebih kokoh,” tuturnya.

Menurutnya, Kota Bandung memiliki modal kuat untuk beradaptasi dengan baik.

“Sebagai salah satu pioneer Smart City di indonesia, kita punya peluang besar untuk cepat mengadopsi kemajuan teknologi digital. Hampir semua warga bahkan dari berbagi lapisan sudah memiliki gawai sendiri. Bahkan jika dijumlahkan, gawai lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk,” katanya.

Sebagai kota yang mengandalkan pemasukan sektor jasa dan perdagangan, Oded mengatakan, bukan hal mudah untuk mengembalikan tren positif ekonomi seperti pada tahun 2019. Namun sebagai kota jasa dan perdagangan, Oded berharap pertumbuhan bisa berjalan baik.

“Saya punya harapan pertumbuhan ini berjalan dalam koridor. Dimana keadilan dan partisipasi semua elemen masyarakat untuk mengakses sumber ekonomi dapat diciptakan,” ujarnya.

“Kita juga harus memberikan kesempatan pada sektor UMKM yang sudah terbukti krisis ke krisis selalu menjadi penyelamat ekonomi kota. Oleh karena sifatnya yang riil dapat dirasakan masyarakat,” beber Oded.

Sementara itu, Ketua Tim Pertimbangan Kebijakan Wali Kota Bandung, Asep Warlan mengatakan, kebijakan penyelenggara kegiatan ekonomi harus didukung oleh kebijakan tata ruang, infrastruktur, keamanan lokasi, penanaman modal, ketenagakerjaan, pajak daerah dan retribusi.

“Selain itu juga perlunya perijinan usaha, distribusi barang dan jasa, pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup, pertanahan, kemudahan sumber pendanaan dan aparatur birokrasi yang bersih, kompeten dan responsif,” jelasnya.

Asep menambahkan, pemerintah daerah wajib memberikan perlakuan yang sama terhadap investor, menjamin kepastian hukum, menjamin kepastian usaha, memberikan kemudahan berusaha, menjamin keamanan berusaha dan mengembangkan serta memberikan perlindungan dan kesempatan penanaman modal kepada UMKM dan koperasi.

“Adapun bidang usaha prioritas, merupakan bidang usaha yang memenuhi kriteria, pada modal, padat karya, industri kreatif, teknologi tinggi, industri perintis, orientasi eksopor dan penelitian, pengembangan serta inovasi,” ujarnya.

“Bidang usaha prioritas meliputi, perdagangan, pariwisata MICE, jasa, telekomunikasi, infrastruktur dan perumahan, perhubungan, seni dan budaya, manufaktur, makanan dan minuman serta fesyen,” jelasnya.

Asep menerangkan, bidang usaha kemitraan dengan UMKM dan koperasi, diarahkan untuk membentuk, mengembangkan dan memulihkan UMKM serta koperasi yang lebih profesional, tangguh mandiri dan berdaya.

“Arah kemitraan meliputi peningkatan kapasitas SDM, bantuan permodalan, pengembangan teknologi, promosi dan pemasaran, konsultasi dan pendampingan serta kualitas produk dan kemasan,” jelas Asep.

Adapun bentuk pemberian insentif. Seperti penghargaan sampai kemudahan dalam proses pembentukan usaha.

“Bentuk pemberian insentif berupa, pemberian penghargaan, pengurangan dan peringanan atau pembebasan pajak daerah, keringanan dan pembebasan retribusi daerah, pemberian dana stimulan untuk usaha mikro kecil menengah dan koperasi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Harian Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jabar, Ipong Witono mengatakan, peradaban baru di masa pandemi Covid-19 perlu banyak dipelajari. Salah satunya pemulihan ekonomi yang harus mengembalikan berbagai sektor.

“Kita mendapat hikmah Covid-19 ini luar biasa. Memang manusia perlu diingatkan oleh semesta. Pertama, hikmah Covid-19 adalah terbangun koneksi sosial. Mulai dari Satgas TNI, Polri, pemerintah dan unsur lainnya berjuang bersama warga kita lalui bersama,” tuturnya.

Sedangkan untuk pemulihan ekonomi wajib memiliki pemahaman terkait pandemi. Mulai dari kesehatan sampai mobilitas.

“Pahami bahwa situasi ekonomi ini tidak lepas subjeknya adalah pendemi. Pemulihan ekonomi ini bergantung untuk belajar mengendalikan mobilisasi kepada pelaku usaha,” ujarnya.

Ia pun mengatakan, dengan memberikan insentif menjadi upaya memberikan semangat untuk berkembang.

“Apabila insentif ini sesuai dengan situasi, ada harapan. Contohnya sektor pajak kendaraan bermotor di Jabar menjadi turun akibat pandemi. Namun kita tidak harus bergantung dari hal itu. Perlu kemandirian untuk bersama membangun kembali ekonomi,” jelasnya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perangi Peredaran Rokok Ilegal, Dinas Sat Pol PP dan Damkar Libatkan Aparatur Kecamatan dan Kelurahan

    Perangi Peredaran Rokok Ilegal, Dinas Sat Pol PP dan Damkar Libatkan Aparatur Kecamatan dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, menggelar sosialisasi pengenalan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT), bagi para aparatur kecamatan dan kelurahan. Sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Bogor, dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota, Kusmana Hartadji, di salah satu Hotel Kawasan Jalan Bhayangkar, Kota Sukabumi. Rabu, […]

  • Bjb Solo Local Festival Dorong Generasi Muda Majukan Wirausaha

    Bjb Solo Local Festival Dorong Generasi Muda Majukan Wirausaha

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SOLO, Mbinews.id – Sebagai wujud nyata apresiasi terhadap insan wirausaha Indonesia, bank bjb menggelar bjb Solo Local Festival di Kota Solo, Selasa 21 September 2021. Rangkaian acara tersebut bertujuan untuk menjaring dan membina para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) wilayah Solo dan sekitarnya agar dapat memajukan usaha mereka hingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. […]

  • Buka Bimtek Pengguna Anggaran, Wakil Wali Kota Tekankan Transparansi dan Profesionalitas

    Buka Bimtek Pengguna Anggaran, Wakil Wali Kota Tekankan Transparansi dan Profesionalitas

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUM,Mbinews.id– Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Anggaran, dalam pengadaan barang/jasa pemerintah di lingkungan Pemkot Sukabumi. KKegiatan tersebut  digelar di Aula BKPSDM Kota Sukabumi, Selasa (20/1/2026), dan diikuti pejabat Eselon II, Kepala BKPSDM, serta sejumlah narasumber. Bobby menegaskan, kegiatan ini memiliki makna strategis sebagai bentuk komitmen […]

  • Markus Mantan Kiper Timnas Buka usaha Cafe Friend dan Boutique Kyeopta

    Markus Mantan Kiper Timnas Buka usaha Cafe Friend dan Boutique Kyeopta

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – Mantan kiper Timnas Markus Horison kerja sama dengan Maulidya membuka usaha Cafe Friend dan Boutique, di Jl.Sukanagara 64 Antapani Kota Bandung. Usaha Cafe dan Boutique tersebut ,diharapkan dapat cepat berkembang,karena disamping untuk menunjang ekonomi keluarga ,juga bisa membantu pencari kerja, jadi bekerja dan punya penghasilan untuk bisa menghidupi keluarganya. Mantan kiper timnas […]

  • Pos Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Ajang ICEA 2022

    Pos Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Ajang ICEA 2022

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Pos Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan tiga dalam ajang Indonesia CSR Execellent Award 2022 (ICEA 2022). Dalam ajang tersebut, Jakarta, 9 Maret 2022 PT Pos Indonesia (Persero) meraih penghargaan Excellence Community Program Award; The Most Excellence CSR Company 2022 dan The Best Leadership Focus on CSR Program yang diterima oleh Direktur PT […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Buka Kembali Layanan Vaksinasi Covid-19, Berikut Jadwalnya

    Pemerintah Kota Sukabumi Buka Kembali Layanan Vaksinasi Covid-19, Berikut Jadwalnya

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sejak tanggal 1 Januari 2024 kemarin, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kesehatan, kembali menggelar layanan vaksinasi Covid-19. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Dirjen P2P, nomor HK.02.02/E/2571/2023 pada tanggal 31 Desember 2023, tentang penyediaan vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pilihan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah […]

expand_less