Breaking News
Trending Tags

Asyiknya Wisata Edukasi Di Museum Geologi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki banyak destinasi wisata edukasi seperti museum. Sampai saat ini, tercatat ada 17 museum di Kota Bandung.

Humas Bandung berkesempatan mengunjungi salah satu dari museum tersebut, yakni Museum Geologi pada Selasa 18 Januari 2022.

Museum Geologi merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan yang sedang melancong ke Bandung.

Dari masa ke masa, Museum Geologi seolah punya tempat di hati para wisatawan. Rasanya, tempat ini seolah menjadi destinasi wajib bagi pelajar di luar Jawa Barat yang melakukan studi tur ke Bandung.

Bagi wisatawan lokal, Museum Geologi juga bisa menjadi salah satu rekomendasi tempat wisata menarik. Aksesnya yang mudah dijangkau serta harganya yang relatif murah menjadi alasannya.

Cukup merogoh kocek Rp2.000 untuk pelajar dan Rp3.000 untuk wisatawan umum, kita bisa menghabiskan waktu di sana. Oh ya, untuk wisatawan asing, diberlakukan tarif Rp10.000.

Kepada Humas Bandung, Adhitia Ari Nugroho selaku Staff di Sub Koordinasi Edukasi & Informasi Museum Geologi menjelaskan dalam sehari, museum ini bisa menerima kunjungan hingga 3.000 orang. Namun di masa pandemi, jumlah tersebut dibatasi hanya menjadi 600 pengunjung saja.

“Di masa pandemi, kami menggenjot wisata virtual. Semua kunjungan wisatawan dilakukan secara daring. Kapasitasnya mencapai 2.000 pengunjung virtual yang terbagi menjadi dua sesi,” ungkap Adhit.

Khusus wisata virtual saat ini hanya dibuka tiap hari Senin saja. Tarifnya pun gratis dengan melakukan pemesanan di tautan pada bio Instagram resmi Museum Geologi.

Ratusan Ribu Koleksi

Daya tarik Museum Geologi bagi para pengunjung adalah koleksinya yang punya nilai ilmiah tinggi. Per tahun 2022, koleksi di museum ini mencapai 417 ribu.

Sub Koordinator Dokumentasi & Konservasi Unggul Prasetyo Wibowo menjelaskan pembagian denah di museum ini. Secara umum, Museum Geologi dibagi menjadi dua lokasi: ruang koleksi dan ruang pamer atau ruang peraga.

Ruang koleksi berada di belakang bagian museum dan tidak bisa diakses oleh sembarang pengunjung. Anda bisa mengakses ruang ini untuk keperluan tertentu dengan mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan pihak museum.

Lalu ada ruang pamer yang tersebar di dua lantai museum. Lantai 1 dibagi menjadi dua bagian: sayap barat dan sayap timur. Di bagian sayap barat, pengunjung bisa melihat benda-benda dan khazanah seputar geologi indonesia dan secara umum

Sedangkan di sayap timur, pengunjung disuguhkan informasi tentang sejarah kehidupan bumi dari awal terbentuknya bumi sampai sekarang.

Lantai 2 pun dibagi menjadi dua bagian: sayap timur dan barat. Di sayap barat, pengunjung bisa mendapat informasi tentang sumber daya geologi, sedangkan di sisi timur pengunjung bisa mendapat edukasi tentang pemanfaatan dan kebencanaan.

Ada pesan khusus yang disampaikan Unggul bagi anda yang hendak berkunjung ke Museum Geologi. Pesan ini terkait upaya kita untuk sama-sama menjaga benda koleksi yang sudah berusia ribuan tahun ini.

“Fosil ini unik. Asalnya dari individu dan enggak ada gantinya kalau sampai rusak. Jadi buat para pengunjung yang mengakses koleksi ini baik secara populer (kunjungan) maupun untuk keperluan riset agar bisa sama-sama menjaganya,” kata Unggul.

Edukasi Masyarakat Lewat Program Seru

Sebelum masa pandemi, Museum Geologi tidak sekadar jadi destinasi yang dikunjungi wisatawan saja. Pihak pengelola juga aktif melakukan berbagai program pengenalan museum dan edukasi geologi ke masyarakat

Kegiatan tersebut masih berlangsung sampai saat ini. Hanya bedanya, seluruh kegiatan tadi belakangan ini dilakukan secara daring.

Adhitya menjelaskan, saat ini Museum Geologi punya lima program publikasi dan edukasi yang bisa dinikmati oleh masyarakat.

Pertama, ada Collection Talk. Program ini mengupas tuntas satu koleksi museum. Program ini juga menghadirkan siaran langsung di YouTube dengan materi temuan objek geologi di lapangan. Pada pelaksanaannya, Museum Geologi bekerja sama dengan berbagai instansi.

Lalu ada Merdeka Belajar yang merupakan program khusus bagi pelajar untuk memahami materi seputar geologi. Program edukasi ini dikemas secara ringan dan interaktif antara pemateri dan pelajarnya dan dibuka saat musim libur sekolah.

“Penyampaian materi menggunakan media interaktif seperti dongeng dan diskusi,” ungkap Adhit.

Lalu ada program Night at The Museum yang biasa digelar di pekan keempat tiap bulannya. Nyaris dua tahun vakum akibat pandemi, program ini akhirnya digulirkan secara daring belum lama ini.

Dua program menarik lainnya adalah Pojok Kolaborasi dan Layanan Informasi. Pojok Kolaborasi itu sendiri merupakan upaya Museum Geologi untuk mengenalkan diri kepada masyarakat.

“Tujuannya mengaktivasi taman di sisi timur untuk dijadikan tempat berkegiatan. Kami membuka kolaborasi dengan instansi hingga komunitas untuk sama-sama menghidupkan museum,” terang Adhit.

Sementara itu, anda bisa mengakses berbagai informasi di Layanan Informasi Museum Geologi. Informasi yang disebarkan antara lain mengenai materi pemaparan di ruang pamer, kerja sama, hingga lowongan magang di museum.

“Penjelasan di ruang pamer boleh jadi terbatas. Jadi, di layanan informasi, pengunjung bisa bertanya lebih lanjut dengan ahlinya. Oh ya, untuk pengunjung yang mau magang di sini juga bisa menghubungi Layanan Informasi,” jelasnya.

Sebagai penutup, Adhitia mengajak masyarakat Bandung khususnya, untuk lebih dekat dengan museum. Lewat berbagai program sosialisasi dan edukasi, pihaknya berharap persepsi masyarakat tentang museum berubah, tidak sekadar tempat menyimpan barang lawas semata.

“Di negara maju, museum selalu jadi tujuan utama wisatawan. Dengan tarif yang mahal pun wisatawan rela datang ke museum. Sekarang gimana caranya kita mencintai museum dan lebih dekat dengan museum. Jadikan museum sebagai pilihan tempat nongkrong,” tutupnya.

Saat ini, Museum Geologi buka tiap Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Untuk tur virual, saat ini Museum Geologi membukanya di hari Senin. Seluruh informasi berkaitan dengan acara, pemesanan tiket luring hingga tur virtual bisa diakses di Instagram @geomuzee. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II Di Desa Sukamukti

    Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II Di Desa Sukamukti

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II desa Sukamukti Kec Katapang Kab Bandung (3/2/2024) yang baru saja dibuka, telah tersedia 77 unit dengan tanpa DP atau tanpa uang muka. Hal itu diakui Sutrisna Adriana, Owner PT. Baraya Cikal Abadi Clusterc untuk Grand Opening PT bagi debitur daftar pertama tanpa DP dengan […]

  • Pengaspalan dan CCTV Menjadi Usulan di Musrenbang Tingkat Kelurahan Nyomplong

    Pengaspalan dan CCTV Menjadi Usulan di Musrenbang Tingkat Kelurahan Nyomplong

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Rencanakan arah pembangunan untuk tahun 2025 mendatang, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan. Kali ini, kegiatan dilakukan di Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Rabu (06/12). Dalam kegiatan yang diadakan di Aula Kelurahan Nyomplong tersebut, dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat, […]

  • PPKM Diperpanjang Lagi, Ganjil Genap Di Sukabumi Terus Berlanjut

    PPKM Diperpanjang Lagi, Ganjil Genap Di Sukabumi Terus Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemberlakuan kebijakan ganjil genap di Kota Sukabumi masih akan di berlakukan, hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Zainal Abidin usai kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Polsek Citamiang, Selasa (24/8/2021) siang. Zainal mengatakan, pemberlakuan kebijakan ganjil genap di Jalan A. Yani dan R.E Martadinata Kota Sukabumi masih bisa menjadi upaya […]

  • Gugus Tugas Covid-19 Dua Pilihan Untuk Terapkan PSBM

    Gugus Tugas Covid-19 Dua Pilihan Untuk Terapkan PSBM

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung tengah mematangkan skema pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kecamatan Cidadap. Hal ini sebagai langkah penanganan adanya temuan klaster Covid-19 di Sekolah Calon Perwira TNI AD (Secapa AD). Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menuturkan, ada dua pilihan pada penerapan PSBM Kecamatan Cidadap. […]

  • Radio Megaswara dan MGSTV Siap Gemakan Sukabumi

    Radio Megaswara dan MGSTV Siap Gemakan Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Radio Megaswara dan MGSTV terus melebarkan eksistensinya. Meskipun tergerus oleh perkembangan era digital saat ini. Bahkan Radio Megaswara dan MGTV ini siap menggemakan Sukabumi. Radio Megaswara yang mulanya berkantor di Jalan Radio No.1 Aminta Azmali Sriwedari Kota Sukabumi. Kini Radio Megaswara dan MGSTV berpindah kantor baru di jalan Sarasa No.11 Jalur Lingkar […]

  • Sejumlah PJU di Bandung Padam karena Pencurian, Pemkot Siapkan Penambahan 800 Titik Baru

    Sejumlah PJU di Bandung Padam karena Pencurian, Pemkot Siapkan Penambahan 800 Titik Baru

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Sejumlah penerangan jalan umum (PJU) di Kota Bandung tak berfungsi akibat ulah orang tak bertanggung jawab. Kabel, sikring, dan boks penutup di sejumlah PJU dicuri. Hal itu terungkap saat Wakil Wali Kota Bandung, Erwin memantau kondisi PJU di kawasan Sukajadi, Cipaganti, Dago, Tamansari, dan Dayang Sumbi, Jumat 22 Agustus 2025 malam. “Problemnya bukan […]

expand_less