Breaking News
Trending Tags

Lewat PTSL, Lahirkan Pengusaha Baru Dengan Kredit Usaha Rakyat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sertifikat tanah, bukan hanya berfungsi sebagai tanda kepemilikan tempat seseorang. Namun, lebih dari itu, sertifikat tanah mampu meningkatkan ekonomi suatu daerah dengan melahirkan pengusaha-pengusaha baru melalui kredit usaha.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A Djalil menyampaikan, jika masyarakat sudah memiliki sertifikat tanah, tingkat kredit yang diberikan oleh bank bisa meningkat luar biasa.

“Salah satu kunci pengusaha sukses itu, mereka punya akses kredit. Dengan adanya kredit, masyarakat bisa terbebas dari rentenir. Kredit ini bisa diperoleh jika memang masyarakat ingin menyekolahkan sertifikat tanahnya,” ujar Sofyan dalam acara Sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara virtual, Kamis, 27 Januari 2022.

Manfaat tanah yang tersertifikasi pun bisa dirasakan oleh pemerintah daerah (Pemda) setempat. Menurut Sofyan, jika semua tanah telah terdaftar, Pemda bisa menggunakan data tersebut untuk pembangunan daerah dalam mengontrol Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Maka dari itu, Sofyan menambahkan, Kementerian ATR/BPN menargetkan, di tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia yang terdiri dari 126 juta bagian tanah, telah tersertifikasi.

“Sejak 2017 sampai sekarang, sudah ada 27 juta sertifikat yang diluncurkan. Selain itu, sudah ada 94 jt bidang tanah yang terdaftar,” imbuhnya.

Menurut Sofyan, tanah yang belum tersertifikasi kendalanya ada pada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Masyarakat merasa sulit jika harus membayar BPHTB di awal pendaftaran tanah.

“Tapi, alhamdulillah, banyak bupati dan wali kota yang mengambil langkah untuk membebaskan biaya BPHTB pada pendaftaran tanah pertama kali. Sehingga sertifikasi bisa lebih cepat diproses,” ungkap Sofyan.

Melalui PTSL, masyarakat lebih mudah dalam memproses sertifikat tanah mereka tanpa dibebankan biaya.

“Jika PTSL bisa berjalan lancar, 95 persen permasalahan tanah di Indonesia bisa kita selesaikan,” kata Sofyan.

Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang mengambil langkah bijak ini. Menurut Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dengan adanya PTSL ini bisa lebih memudahkan masyarakat dalam membuat sertifikat tanah.

“Ketika masyarakat sudah memiliki sertifikat atas kepemilikan bidang tanah yang ditempati, dan mereka ingin ‘menyekolahkan’ sertifikat tanahnya sebagai ikhtiar pemulihan ekonomi, tentunya proses dari pihak perbankan pasti akan lebih mudah,” papar Yana.

Selaras dengan harapan Yana, Kepala BPN Kota Bandung, Andi Kadandio Alepuddin mengatakan, melalui program PTSL, 95 persen warga Bandung sudah memiliki sertifikat.

Andi menambahkan, target di tahun 2022 ini BPN dan Pemkot Bandung bisa menyertifikasi 1.500-2.000 sisa tanah yang belum bersertifikat. Salah satu caranya melalui aplikasi Sentuh Tanahku

“Tahun 2022 ini kita coba dengan metode button up. Masyarakat tinggal lapor RT, RW, kelurahan untuk berkoordinasi dengan kami. Nanti, data dari setiap RT dan RW akan diverifikasi dengan data yang kami miliki,” ucap Andi. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Harus Berkomitmen Untuk Perhatikan Lingkungan Hidup

    Masyarakat Harus Berkomitmen Untuk Perhatikan Lingkungan Hidup

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id — Meningkatkan pemahaman masyarakat terkait lingkungan hidup merupakan tugas bersama agar dapat diadaptasi bagi generasi penerus. Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Nisya Ahmad dalam kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah (Sosperda) No. 4 tahun 2023 terkait Lingkungan Hidup di Balai desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Kamis (05/12/2024). Nisya menilai, […]

  • DPRD Kota Bandung Berikan Apresiasi Kepada Pemkot Bandung  Raih opini WTP

    DPRD Kota Bandung Berikan Apresiasi Kepada Pemkot Bandung Raih opini WTP

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan menghaturkan terima kasih kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat yang terus menjalankan fungsinya secara optimal. Khususnya untuk terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah Kota Bandung tahun 2020. Atas pemeriksaan tersebut, Pemerintah Kota Bandung memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ia mengatakan, rekomendasi […]

  • Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melaunching inovasi Scenario Planning untuk Perencanaan Pembangunan Inklusif di Kota Sukabumi (Scoppi). Inovasi yang dimiliki oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) tersebut, dalam rangka mendorong inovasi di setiap perangkat daerah, dan berharap perencanaan pembangunan melibatkan kalangan difable dan pemuda. “Ya, hari ini, kami kumpulkan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah […]

  • Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

    Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Kesadaran dan keberanian masyarakat untuk mengadukan kasus tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan semakin meningkat. Hal tersebut diketahui berdasarkan Trend Data Pengaduan dan Kasus Kekerasan di Jawa Barat setiap tahunnya terus meningkat. “Masyarakat semakin menyadari kalau kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sudah bukan dianggap sebagai hal yang tabu atau aib bagi […]

  • Jokowi Lakukan Peninjauan Kebun Bibit Desa Di Desa Pasir Madang Kabupaten Bogor

    Jokowi Lakukan Peninjauan Kebun Bibit Desa Di Desa Pasir Madang Kabupaten Bogor

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Presiden saat melakukan kegiatan peninjauan Kebun Bibit Desa, Senin (3/2), di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa di tempat-tempat yang terjadi bencana banjir dan utamanya tanah longsor pendekatan yang dilakukan sekarang bukan hanya pendekatan-pendekatan fisik saja, bukan hanya bangunan-bangunan fisik saja, tetapi […]

  • Kolaborasi Bank bjb Dan Disdik Cianjur  Hadirkan Aplikasi Edusmart Sarana Permudah Belajar Siswa

    Kolaborasi Bank bjb Dan Disdik Cianjur Hadirkan Aplikasi Edusmart Sarana Permudah Belajar Siswa

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBInews.id – Kebutuhan akan sarana pendidikan yang berkualitas mutlak diperlukan guna menunjang perkembangan intelektualitas para siswa sebagai generasi penentu masa depan bangsa. Guna memberikan alternatif solusi atas kebutuhan tersebut, bank bjb terlibat dalam inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas dunia pendidikan nasional. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, bank bjb menghadirkan aplikasi Edusmart […]

expand_less