Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Hari Pers Nasional Hidupkan Ruh Jurnalis Sebagai Auntentikator Di Era Disruptif

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Rabu, 9 Februari 2022 menjadi momen istimewa bagi insan pers. Tepat di hari ini, seluruh wartawan di Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN).

Pers sebagai pilar keempat memiliki banyak tanggung jawab, salah satunya menjadi garda terdepan untuk memberikan informasi dan edukasi teraktual pada masyarakat, terutama di era derasnya arus digitalisasi industri 4.0.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, peran pers sangat penting untuk menjadi ujung tombak dalam memerangi hoaks, terutama terkait isu-isu pandemi.

“Di era industri 4.0 ini, pers juga menjadi ujung tombak dalam memerangi hoaks dan menjadi media informasi bagi semua lapisan masyarakat di Indonesia. Mudah-mudahan Pemerintah Kota (Pemkot) dan pers bisa sama-sama bertumbuh semakin baik. Kami memberikan pelayanan publik pada masyarakat, lalu teman-teman media bisa memberikan berita yang baik dan valid pada masyarakat,” ujar Yana.

Ketua PWI Kota Bandung, Andi Hardiansyah juga mengakui, salah satu tantangan terberat di era digital ini adalah hoaks. Terlebih lagi, siapapun sekarang bisa mengambil peran sebagai ‘jurnalis’. Dari mulai masyarakat biasa sampai akun-akun media sosial yang sering mengunggah sebuah informasi, tapi belum jelas keabsahannya.

“Hoaks ini mudah berkembang melalui produk-produk digital nonjurnalistik. Mereka hanya mengejar clickers, likers, viewers dan lainnya. Sehingga, beritanya sudah muncul duluan. Padahal belum tentu valid,” ungkap Andi.

Pers yang berada dalam naungan media massa, bagi Andi, memiliki peran untuk memverifikasi info-info tersebut.

Andi menambahkan, kredibilitas sebuah media dan para pewartanya perlu diperhatikan dari hal terkecil seperti tertib admistrasi.

“Media massa yang kompeten itu harus sudah terverifikasi secara administrasi, seperti badan hukumnya terdaftar, dan para wartawannya juga tersertifikasi. Kita tiap tahun mengadakan uji kompetensi wartawan. Pengujinya dari Dewan Pers,” ujarnya.

Dengan tersertifikasinya para wartawan, maka proses kegiatan jurnalistik di lapangan pun akan lebih sesuai dengan kaidah dan fungsi. Salah satu fungsi pers yang disampaikan Andi adalah sebagai kontrol sosial.

“Kontrol sosial ini untuk menghindari masyarakat dari hoaks. Pers juga punya fungsi edukasi. Di masa pandemi ini kami menyampaikan info tentang virus Covid-19, varian barunya, bagaimana penanganan yang harus dilakukan, kapasitas rumah sakit yang disediakan pemerintah, dan lainnya,” papar Andi.

Meski, Andi mengakui, jika selama pandemi ini, pergerakan para jurnalis semakin terbatas. Belum lagi jika beberapa wartawan positif Covid-19, atau adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang membatasi jarak liputan para wartawan.

Namun, semua keterbatasan ini bisa mereka lewati dengan kolaborasi bersama rekan-rekan humas yang ada di pemkot, provinsi, dan tiap instansi.

“Support dari para mitra kerja dan pemerintah sangat membantu kami selama masa pandemi ini. Misalnya, dari pemkot memfasilitasi kita untuk vaksin, juga informasi-informasi detail dari humas yang membantu kami dalam membuat berita,” ucapnya.

Berbagi peran antarsektor dari pihak pers dengan pemerintah juga diakui Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Iqwan Sabba Romli.

Menurutnya, hal itu sangat membantu para jurnalis dalam menyampaikan berita. Apalagi di masa awal pandemi, sebagian besar kegiatan berubah menjadi online. Jurnalisme kehumasan sangat berperan dalam proses jurnalistik

“Di saat TV lokal lockdown, tapi teman-teman tetap harus punya berita, sedangkan wartawan lainnya terpapar Covid-19. Kita cari formula melalui zoom meeting atau via virtual lainnya,” katanya.

“Kita juga cari solusinya apa yang bisa dikerjasamakan. Dan salah satunya melalui teman-teman jurnalis kehumasan ini. Perannya sangat membantu kami para wartawan lapangan,” ungkap Iqwan.

Salah satu tantangan terbesar bagi wartawan televisi, menurut Iqwan, adalah bagaimana untuk tetap menyajikan esensi berita terbaik meski pengambilan gambarnya kurang sesuai kaidah jurnalisme televisi.

“Di masa lockdown itu semuanya kan sulit ya akses ke mana pun. Kadang dapat sumber video dari masyarakat, tapi kurang bagus hasilnya. Ya, kami seberusaha mungkin tetap menyajikan esensi pemberitaannya yang valid, meski visualnya belum sesuai,” tuturnya.

Iqwan menjelaskan, era digitalisasi 4.0 ini juga bahkan mengubah kaidah jurnalisme televisi. Dulu, saat liputan, wartawan televisi harus menenteng kamera besar atau minimal kamera DSLR.

“Sekarang bahkan sudah masuk eranya mobile journalism. Pakai HP saja sudah bisa ambil berita. Namun, tetap harus ada pakem-pakem jurnalistik yang tetap dijalankan sesuai kaidahnya,” ujar Iqwan. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Walikota Menyambut Langsung Kedatangan 363 Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi

    Pj Walikota Menyambut Langsung Kedatangan 363 Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews,id – Setelah menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah selama 42 hari, sebanyak 363 jemaah haji asal Kota Sukabumi akhirnya tiba kembali dengan selamat di tanah air pada hari Kamis, 9 Juli 2024 malam. Kepulangan mereka disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji dengan didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada […]

  • Wali Kota Sukabumi : Partisipasi Masyarakat Terus Didorong Dalam Pesta Demokrasi Pemilu 2024

    Wali Kota Sukabumi : Partisipasi Masyarakat Terus Didorong Dalam Pesta Demokrasi Pemilu 2024

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI.Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mendorong pendidikan politik kepada masyarakat sebagai pondasi kuat, dalam sistem inklusif yang berkelanjutan. “Budaya politik saat ini merupakan perwujudan dari nilai nilai yang dianut oleh Bangsa Indonesia, sebagai pedoman kegiatan kegiatan politik kenegaraan,”ujar Fahmi dalam sambutannnya, disaat membuka Kegiatan Program Pendidikan Politik, dalam rangka membangun partisipasi aktif pemilih Tahun […]

  • bank bjb Buka KCP Unjaya di Sleman, Yogyakarta

    bank bjb Buka KCP Unjaya di Sleman, Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA , Mbinews – Sleman, salah satu pusat pendidikan dan pariwisata di Yogyakarta, memiliki potensi ekonomi yang besar. Pertumbuhan ini terlihat dari semakin banyaknya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkembang pesat . Sehingga bank bjb mengambil langkah strategis dengan membuka jaringan kantor baru di Sleman, bagian dari komitmennya untuk memperkuat pertumbuhan bisnis di daerah […]

  • Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi di Genap Empat Tahun Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi

    Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi di Genap Empat Tahun Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Dimasa Kepemimpinan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami kini telah genap berusia 4 tahun, hal ini berarti bahwa pasangan yang dilantik pada 20 September 2018 lalu ini akan memasuki fase kelima atau tahun terakhir dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi […]

  • PKM PM USB dalam Program Pengabdian Masyarakat Mengelola Limbah Plasti

    PKM PM USB dalam Program Pengabdian Masyarakat Mengelola Limbah Plasti

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Mahasiswa Universitas Sangga Buana (USB) dalam program kreativitas pengabdian masyarakat (PKM-PM) selama 4 bulan, yang dilaksanakan dari April sampai dengan Agustus 2024. Pada Kamis 18 Juli 2024, Tim PKM-PM USB memperkenalkan Ecobrick sebagai solusi inovatif untuk mengelola limbah plastik dan meningkatkan kesadaran serta keterampilan Generasi Alpha di lingkungan Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-Islamiyah, […]

  • Radio Megaswara dan MGSTV Siap Gemakan Sukabumi

    Radio Megaswara dan MGSTV Siap Gemakan Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Radio Megaswara dan MGSTV terus melebarkan eksistensinya. Meskipun tergerus oleh perkembangan era digital saat ini. Bahkan Radio Megaswara dan MGTV ini siap menggemakan Sukabumi. Radio Megaswara yang mulanya berkantor di Jalan Radio No.1 Aminta Azmali Sriwedari Kota Sukabumi. Kini Radio Megaswara dan MGSTV berpindah kantor baru di jalan Sarasa No.11 Jalur Lingkar […]

expand_less