Breaking News
Trending Tags

Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa hukum dan panduan pelaksanaan ibadah kurban saat kondisi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

PMK merupakan penyakit hewan yang disebankan oleh virus yang sangat menular dan menyerang hewan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau dan kambing.

Berdasarkan Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban saat Kondisi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, hukum hewan kurban yang terkena wabah PMK dibagi menjadi tiga kategori.

Ketiganya yaitu sah, tidak sah, dan sedekah atau tidak memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai hewan kurban.

  1. Sah
    Hewan kurban akan dinyatakan sah untuk digunakan jika mengalami gejala klinis dengan kategori ringan seperti kondisi lesu, tidak nafsu makan, mengeluarkan air liur yang berlebih, serta mengalami pelepuhan ringan pada celah kuku.

Namun, dapat disembuhkan dengan pengobatan agar tidak terjadi infeksi dan pemberian vitamin atau herbal untuk menjaga daya tahan tubuh dalam waktu 4-7 hari.

Adapun untuk hewan yang pernah menderita PMK dengan kategori berat, masih dapat dinyatakan sah untuk dijadikan sebagai hewan kurban jika telah sembuh dari PMK dalam rentang waktu kurban, yakni pada 10 hingga 13 Dzulhijah.

  1. Tidak sah
    Hewan kurban akan dinyatakan tidak sah untuk digunakan jika mengalami gejala klinis dengan kategori berat seperti lepuh pada kuku hingga terlepas dan menyebabkan pincang/tidak bisa berjalan dan menyebabkan kondisi hewan menjadi sangat kurus.
  2. Sedekah
    Hewan kurban akan disebutkan sebagai sedekah dan bukan merupakan hewan kurban jika pernah mengalami gejala klinis dengan kategori berat dan baru sembuh dari penyakit tersebut sesaat setelah melewati rentang waktu yang diperbolehkan untuk melaksanakan kurban.

Sementara itu, pelobangan pada telinga hewan dengan ear tag atau pemberian cap pada tubuhnya sebagai tanda hewan sudah divaksin atau sebagai identitasnya, tidak menghalangi keabsahan hewan kurban.

Selain itu, dengan dikeluarkannya fatwa tersebut, MUI juga turut mengedukasi masyarakat mengenai cara berkurban yang benar dan dapat mencegah semakin meluasnya penyebaran wabah PMK.

Berikut panduan Kurban untuk mencegah peredaran wabah PMK:

  1. Umat Islam yang akan berkurban dan penjual hewan kurban wajib memastikan hewan yang akan dijadikan hewan kurban memenuhi syarat sah, khususnya dari sisi kesehatan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
  2. Umat Islam yang melaksanakan kurban tidak harus menyembelih sendiri dan/atau menyaksikan langsung proses penyembelihan.
  3. Umat Islam yang menjadi panitia kurban bersama dengan tenaga kesehatan perlu mengawasi kondisi kesehatan hewan dan proses pemotongan serta penanganan daging, jeroan, dan limbah.
  4. Dalam hal terdapat pembatasan pergerakan ternak dari daerah wabah PMK ke daerah lain yang menyebabkan kurangnya stok, maka umat Islam yang hendak berkurban:

a. dapat berkurban di daerah sentra ternak baik secara langsung maupun tidak langsung dengan mewakilkan (tawkil) kepada orang lain.

b. berkurban melalui lembaga sosial keagamaan yang menyelenggarakan program pemotongan hewan kurban dari sentra ternak.

  1. Lembaga Sosial Keagamaan yang memfasilitasi pelaksanaan kurban dan pengelolaan dagingnya agar meningkatkan sosialisasi dan menyiapkan layanan kurban dengan menjembatani calon pekurban dengan penyedia hewan kurban.
  2. Daging kurban dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan dalam bentuk daging segar atau daging olahan.
  3. Panitia kurban dan lembaga sosial yang bergerak di bidang pelayanan ibadah kurban diwajibkan menerapkan prinsip kebersihan dan kesehatan (higiene sanitasi) untuk mencegah penyebaran virus PMK secara lebih luas.
  4. Pemerintah wajib menjamin ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat untuk dijadikan kurban bagi masyarakat muslim. Namun, bersamaan dengan itu Pemerintah wajib melakukan langkah pencegahan agar wabah PMK dapat dikendalikan dan tidak meluas penularannya.
  5. Pemerintah wajib menjamin ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat untuk dijadikan kurban bagi masyarakat muslim. Namun, bersamaan dengan itu Pemerintah wajib melakukan langkah pencegahan agar wabah PMK dapat dikendalikan dan tidak meluas penularannya.
  6. Pemerintah wajib mendukung ketersediaan sarana prasarana untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban melalui rumah potong hewan (RPH) sesuai dengan fatwa MUI tentang standar penyembelihan halal agar penyebaran virus PMK dapat dicegah semaksimal mungkin. (rob-pipi)
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Sama YPKP Bandung dan UNJANI untuk Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

    Kerja Sama YPKP Bandung dan UNJANI untuk Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, Universitas Sangga Buana YPKP Bandung (USB YPKP) dan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kampus Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI). Acara 9 Januari 2025 , dihadiri oleh pimpinan kedua universitas, civitas akademika, dan […]

  • Pemkot Bandung Dan Musisi Bertekad Wujudkan Bandung Kota Musisi

    Pemkot Bandung Dan Musisi Bertekad Wujudkan Bandung Kota Musisi

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 237
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bandung memiliki sejarah yang panjang dalam melahirkan musisi-musisi besar di Indonesia. Kota ini banyak menciptakan inovasi dan kreator-kreator hebat untuk menghibur para pendengar. Hingga hari ini kota Bandung tidak pernah berhenti untuk memproduksi talenta hebat di industri. Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggandeng para pelaku musik kreatif agar mendorong Kota […]

  • Tandamata untuk Negeri, BCL Hibur Para Penggemar Lewat Konser Virtual bank bjb

    Tandamata untuk Negeri, BCL Hibur Para Penggemar Lewat Konser Virtual bank bjb

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Salah satu diva pemilik suara emas terbaik Indonesia, Bunga Citra Lestari (BCL) sukses membasuh dahaga para penggemarnya melalui konser virtual Tandamata untuk Negeri yang dipersembahkan oleh bank bjb. Konser tersebut dihelat pada Sabtu (22/8/2020) malam WIB. Ditayangkan secara live melalui akun YouTube resmi bank bjb, mendapat sambutan hangat. Total 28.816 ‘pasang mata’ […]

  • Malam Pergantian Tahun di Kota Sukabumi, Nyaris Tidak Ada Keramaian

    Malam Pergantian Tahun di Kota Sukabumi, Nyaris Tidak Ada Keramaian

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, melakukan pemantauan di beberapa titik keramaian jelang malam pergantian tahun. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kondusifitas wilayah, saat malam pergantian tahun berlangsung, Minggu (1/1). Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan, situasi kamtibmas berlangsung aman terkendali. “Alhamdulillah pemantauan forkopimda menjelang malam […]

  • Raperda Perlindungan Guru Kota Sukabumi Masuk Tahap Pra-Harmonisasi, Empat Aspek Jadi Fokus

    Raperda Perlindungan Guru Kota Sukabumi Masuk Tahap Pra-Harmonisasi, Empat Aspek Jadi Fokus

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 780
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan yang merupakan inisiatif Komisi III DPRD Kota Sukabumi memasuki tahap pra-harmonisasi bersama Kementerian Hukum Provinsi Jawa Barat. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam penyempurnaan substansi Raperda sebelum memasuki proses pembahasan dan tahapan legislasi berikutnya. Dalam pra-harmonisasi, pembahasan mencakup materi, isi pasal demi pasal, […]

  • Politehnik  Pos Indonesia Teken MoU Dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kemenlu  RI

    Politehnik Pos Indonesia Teken MoU Dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kemenlu RI

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, BANDUNG –  Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos) melakukan penandatanganan nota kerjasama dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, sebagai Pusat Studi ASEAN dalam bidang Logistics, Supply Chain Management and E-Commerce. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Gedung Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia, Bandung, pada Jumat (24/09/2021) oleh Direktur Poltekpos Dr. Ir. Agus Purnomo, […]

expand_less