Breaking News
Trending Tags

Siapkan Generasi Muda yang Unggul

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Mempersiapkan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045, melalui program Kesatria Desa, ratusan pemuda desa akan dilatih, dididik dan digembleng untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul mandiri dan berjiwa pemimpin dalam berbagai bidang.

Selama 4 hari (13-16 Mei 2023), para pemuda desa akan mendapatkan pelatihan melalui metode camp and coaching. Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menjadi daerah pertama yang dipilih diselenggarakannya Program Kesatria Desa.

Program Kesatria Desa adalah program kegiatan yang digagas oleh Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE). Lewat konsep Pentahelix, YMIE menggandeng sejumlah unsur, mulai dari Pemerintah, Akademisi dan pelaku bisnis guna mencapai tujuan dalam rangka mencetak generasi muda desa di Indonesia.

Ketua Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE), Prof. Marsudi Wahyu Kisworo menjelaskan program ini akan mendidik anak-anak muda dari pedesaan yang akan siap menjadi pemimpin di tahun 2045 nanti.

“Pemimpin dalam berbagai macam bidang. Pemimpin dalam bidang usaha, pemimpin dalam bidang politik, pemimpin dalam bidang pertanian,” ungkap Prof Marsudi saat konferensi pers di kampus USB YPKP Bandung, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Jumat (12/5/2023).

“Yang intinya adalah membawa desa maju seperti Indonesia ketika nanti (2045) menjadi negara nomor empat ekonomi dunia. Desa juga harus maju menjadi desa yang kekayaannya nomor empat dunia,” harapnya.

Dari itulah, lanjut Marsudi, kmi mengumpulkan anak-anak muda dari berbagai macam desa dari seluruh Indonesia.

“Nanti (program) ini akan dilakukan di semua daerah di Indonesia. Launching nya besok dilakukan di Sumedang,” ujar Prof Marsudi.

“Sumedang menjadi daerah percontohan, yang akan diikuti oleh seratus anak muda yang berasal dari (desa) sekitar Sumedang. Dari setiap desa kami akan pilih dua orang-dua orang. Untuk dididik dan disiapkan mereka menjadi orang-orang dan pemimpin-pemimpin perubahan di desa masing-masing,” jelasnya.

Guna mencetak Kesatria Desa, para pemuda desa yang mengikuti kegiatan ini akan dipusatkan dalam sebuah perkemahan (camp) dan mendapatkan sejumlah pelatihan (coaching) dari berbagai bidang selama empat hari.

Tak sampai disitu, sambung Prof Marsudi, seusai mengikuti pelatihan mereka akan terus didampingi agar mereka terus membawa pulang ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini ke desa masing-masing dn bis menjadikan desa mereka menjadi desa maju.

“Setelah mereka pulang ke desa masing-masing mereka harus punya ide untuk membawa sesuatu yang bisa diterapkan di desa nya,” kata Prof Marsudi.

Seusai mengikuti pelatihan ini, Prof Marsudi melalui YMIE akan mendampingi para calon Kesatria Desa bukan hanya dari aspek pengetahuan dan ilmu, tapi membantu dalam hal dukungan dan jaringan yang dibutuhkan, mulai dari pendanaan hingga dukungan lainnya.

“Sehingga mereka bisa mewujudkan impian-impian mereka terhadap desa nya masing-masing,” pungkasnya.

Sementara, mewakili dari unsur akademisi, Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung ikut terlibat dalam kegiatan perdana program Kesatria Desa yang digelar di Sumedang, Jawa Barat.

Dijelaskan Rektor USB YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin, sebagai unsur akademi pihaknya memiliki peran yang selaras guna mendukung kegiatan ini dalam mencetak SDM yang unggul dan tangguh.

“Peran kami bagaimana membantu kegiatan ini berjalan lancar, dan tidak hanya sampai disitu. Tentunya kami juga dari kampus terus mendukung agar kesatria-kesatria desa ini bisa tercipta menjadi sesuatu yang tangguh dan bisa mengurangi GAP desa dengan kota dari sisi aspek pendapatan perkapita,” jelasnya.

Pihaknya berharap dari kegiatan ini muncul kesatria-kesatria muda. Pemuda yang unggul dalam berwirausaha sehingga siap menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045.

“Tentunya dari sisi kampus kami punya visi yaitu ingin menciptakan wirausaha muda,” katanya.

“Ini tentunya tidak hanya dalam kurun waktu 3-4 hari mereka digembleng, kami juga menawarkan program lain keberlanjutannya paska kegiatan,” ungkapnya.

Salah satunya melalui pendampingan, mandiri dan berjiwa Pemimpin.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diatur Dalam Perda Gedung Tinggi di Kota Bandung Harus Miliki Tata Kelola Penanganan Kebakaran

    Diatur Dalam Perda Gedung Tinggi di Kota Bandung Harus Miliki Tata Kelola Penanganan Kebakaran

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Gedung-gedung tinggi di Kota Bandung, harus memiliki tata kelola penanganan bencana dan kebakaran. Agar, kalau terjadi kebakaran, pada bangunan tinggi penghuni gedung sudah memiliki langkah-langkah yang diambil. Demikian Anggota DPRD Kota Bandung, Dr Uung Tanuwidjaya,SE.MM  mengatakan kepada wartawan Senin (4/11/2024),  aturan agar semua gedung tinggi di Kota Bandung harus memiliki tata kelola […]

  • Soal Sanksi Pengendalian Penyakit Menular Perlu Kedepankan Keadilan

    Soal Sanksi Pengendalian Penyakit Menular Perlu Kedepankan Keadilan

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus 5 DPRD Kota Bandung melaksanakan Rapat Kerja terkait Raperda Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Corona Virus Disease 2019, yang dilaksanakan di Gedung DPRD, Rabu (11/5/2022). Rapat ini dipimpin langsung oleh H. Agus Andi Setyawan, S.Pd., dan dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Bagian Hukum Setda Kota Bandung, Pada kesempatan […]

  • Selamat! Ema Sumarna Raih Gelar Doktor Administrasi Publik dari Universitas Padjadjaran

    Selamat! Ema Sumarna Raih Gelar Doktor Administrasi Publik dari Universitas Padjadjaran

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna meraih gelar Doktor Administrasi Publik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan predikat Sangat Memuaskan. Gelar tersebut diraihnya setelah mempertahankan disertasi yang berjudul “Tata Kelola Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Bandung dalam Perspektif New Public Service”. Sidang promosinya dilaksanakan di Ruang Sidang Program Pascasarjana Fakuktas Ilmu Sosial […]

  • Pemkot Bandung Ajak OKP Bersinergi Wujudkan Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, Dan Agamis

    Pemkot Bandung Ajak OKP Bersinergi Wujudkan Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, Dan Agamis

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak semua Organisasi Sosial Kemasyarakatan Pemuda (OKP) untuk bekerja sama membangun Kota Bandung. Pasalnya, Pemkot Bandung sangat membutuhkan dukungan untuk mewujudkan Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat membuka Musyawarah Daerah DPD KNPI Kota Bandung Tahun 2021 di […]

  • Kawasan Tanpa Rokok, Syahlevi: Pentingnya Penempelan Rambu KTR di Tempat Tertentu Sesuai Undang-undang

    Kawasan Tanpa Rokok, Syahlevi: Pentingnya Penempelan Rambu KTR di Tempat Tertentu Sesuai Undang-undang

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, menjadi narasumber dalam kegiatan monitoring dan evaluasi Kampung Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kelurahan Kebon Gedang, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (07/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Syahlevi menekankan pentingnya penempelan rambu-rambu KTR di tempat-tempat yang telah ditentukan sesuai […]

  • Besok, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan Tahap Dua Untuk Korban Bencana Kabupaten Sukabumi

    Besok, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan Tahap Dua Untuk Korban Bencana Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, kembali menyalurkan Donasi bencana Kabupaten Sukabumi tahap ke 2. Pemantapan penyaaluran tersebut, di pimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) kota Sukabumi, Hasan Asari, di ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi. Senin, (13/01/2025). Dalam rapat tersebut juga, hadir Wakil Ketua Baznas Kota Sukabumi, Wawan Supendi, Kepala Bagian Kesejahteraan Herman Permana, dan […]

expand_less