Breaking News
Trending Tags

Siapkan Generasi Muda yang Unggul

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Mempersiapkan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045, melalui program Kesatria Desa, ratusan pemuda desa akan dilatih, dididik dan digembleng untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul mandiri dan berjiwa pemimpin dalam berbagai bidang.

Selama 4 hari (13-16 Mei 2023), para pemuda desa akan mendapatkan pelatihan melalui metode camp and coaching. Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menjadi daerah pertama yang dipilih diselenggarakannya Program Kesatria Desa.

Program Kesatria Desa adalah program kegiatan yang digagas oleh Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE). Lewat konsep Pentahelix, YMIE menggandeng sejumlah unsur, mulai dari Pemerintah, Akademisi dan pelaku bisnis guna mencapai tujuan dalam rangka mencetak generasi muda desa di Indonesia.

Ketua Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE), Prof. Marsudi Wahyu Kisworo menjelaskan program ini akan mendidik anak-anak muda dari pedesaan yang akan siap menjadi pemimpin di tahun 2045 nanti.

“Pemimpin dalam berbagai macam bidang. Pemimpin dalam bidang usaha, pemimpin dalam bidang politik, pemimpin dalam bidang pertanian,” ungkap Prof Marsudi saat konferensi pers di kampus USB YPKP Bandung, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Jumat (12/5/2023).

“Yang intinya adalah membawa desa maju seperti Indonesia ketika nanti (2045) menjadi negara nomor empat ekonomi dunia. Desa juga harus maju menjadi desa yang kekayaannya nomor empat dunia,” harapnya.

Dari itulah, lanjut Marsudi, kmi mengumpulkan anak-anak muda dari berbagai macam desa dari seluruh Indonesia.

“Nanti (program) ini akan dilakukan di semua daerah di Indonesia. Launching nya besok dilakukan di Sumedang,” ujar Prof Marsudi.

“Sumedang menjadi daerah percontohan, yang akan diikuti oleh seratus anak muda yang berasal dari (desa) sekitar Sumedang. Dari setiap desa kami akan pilih dua orang-dua orang. Untuk dididik dan disiapkan mereka menjadi orang-orang dan pemimpin-pemimpin perubahan di desa masing-masing,” jelasnya.

Guna mencetak Kesatria Desa, para pemuda desa yang mengikuti kegiatan ini akan dipusatkan dalam sebuah perkemahan (camp) dan mendapatkan sejumlah pelatihan (coaching) dari berbagai bidang selama empat hari.

Tak sampai disitu, sambung Prof Marsudi, seusai mengikuti pelatihan mereka akan terus didampingi agar mereka terus membawa pulang ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini ke desa masing-masing dn bis menjadikan desa mereka menjadi desa maju.

“Setelah mereka pulang ke desa masing-masing mereka harus punya ide untuk membawa sesuatu yang bisa diterapkan di desa nya,” kata Prof Marsudi.

Seusai mengikuti pelatihan ini, Prof Marsudi melalui YMIE akan mendampingi para calon Kesatria Desa bukan hanya dari aspek pengetahuan dan ilmu, tapi membantu dalam hal dukungan dan jaringan yang dibutuhkan, mulai dari pendanaan hingga dukungan lainnya.

“Sehingga mereka bisa mewujudkan impian-impian mereka terhadap desa nya masing-masing,” pungkasnya.

Sementara, mewakili dari unsur akademisi, Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung ikut terlibat dalam kegiatan perdana program Kesatria Desa yang digelar di Sumedang, Jawa Barat.

Dijelaskan Rektor USB YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin, sebagai unsur akademi pihaknya memiliki peran yang selaras guna mendukung kegiatan ini dalam mencetak SDM yang unggul dan tangguh.

“Peran kami bagaimana membantu kegiatan ini berjalan lancar, dan tidak hanya sampai disitu. Tentunya kami juga dari kampus terus mendukung agar kesatria-kesatria desa ini bisa tercipta menjadi sesuatu yang tangguh dan bisa mengurangi GAP desa dengan kota dari sisi aspek pendapatan perkapita,” jelasnya.

Pihaknya berharap dari kegiatan ini muncul kesatria-kesatria muda. Pemuda yang unggul dalam berwirausaha sehingga siap menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045.

“Tentunya dari sisi kampus kami punya visi yaitu ingin menciptakan wirausaha muda,” katanya.

“Ini tentunya tidak hanya dalam kurun waktu 3-4 hari mereka digembleng, kami juga menawarkan program lain keberlanjutannya paska kegiatan,” ungkapnya.

Salah satunya melalui pendampingan, mandiri dan berjiwa Pemimpin.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba seni dan Olahraga Meriahkan HJKB ke 213

    Lomba seni dan Olahraga Meriahkan HJKB ke 213

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Raja Dangdut, Rhoma Irama menggoyang para penggemarnya di Balai Kota Bandung, Rabu 13 September 2023. Membawakan lagu Mirasantika dan Judi, Ia tampil untuk memeriahkan Hari Jadi ke-213 Kota Bandung. “Dalam rangka bagaimana menyelamatkan generasi muda di Kota Bandung, kami akan membawakan lagu Mirasantika,” ujarnya yang disambut meriah masyarakat yang hadir. Lagu tersebut […]

  • Covid-19 Tidak mempengaruhi Laju Investasi Di Jabar, Emil : Alhamdulilah Investasi Lancar

    Covid-19 Tidak mempengaruhi Laju Investasi Di Jabar, Emil : Alhamdulilah Investasi Lancar

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Corona Virus Disease (Covid)-19 ternyata tidak mempengaruhi laju invetasi di Jawa Barat (Jabar), bahkan pertumbuhanya melebihi target yang sudah ditentukan dengan nilai mencapai Rp57 triliun.”Saya anggap invetasi kita akan turun, ternyata perhitunganya malah lebih dari terget,”ujar Gubernur Jawa Barat ridwan Kamil usai memberikan bansos di kegiatan peringatan Adhiyaksa tingkat Jawa Barat di […]

  • Polres Sukabumi Kota Perketat Prokes Saat Aksi Palestina

    Polres Sukabumi Kota Perketat Prokes Saat Aksi Palestina

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Polres Sukabumi Kota perketat penerapan protkes (protokol kesehatan) saat mengawal aksi solidaritas bela Palestina Ormas GARIS (Gerakan Reformis Islam) DPD Sukabumi Raya di Jalan A. Yani Cikole Kota Sukabumi, Kamis (20/05/21). Sejumlah anggota Polisi Wanita terlihat membagikan masker kepada para peserta aksi yang kedapatan tidak gunakan masker sekaligus kegiatan himbauan kepada pengguna […]

  • Dosen USB YPKP Nahkodai Organisasi Nasional Kebijakan Publik

    Dosen USB YPKP Nahkodai Organisasi Nasional Kebijakan Publik

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    BANDUNG,mbinews  – Bandung kembali mencatat sejarah dalam perkembangan keilmuan pendidikan tinggi. Bertempat di Politeknik STIA LAN Bandung, Sabtu (9/5), para dosen kebijakan publik dari 114 perguruan tinggi se-Indonesia mendeklarasikan berdirinya Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI). Dalam forum tersebut, Dr. Tatang Sudrajat, yang pernah menjabat sebagai Dekan FISIP Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, terpilih […]

  • SMSI Jabar Gelar Rakorda Perkuat Eksistensi Dan Susun Program

    SMSI Jabar Gelar Rakorda Perkuat Eksistensi Dan Susun Program

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) provinsi Jawa Barat akan menggelar Rapat kerja daerah (Rakerda) pada Selasa 17 Maret 2020 mendatang. Rapat kerja pengelola media siber (online) ini akan dilaksanakan di Prama Gran Preanger Hotel Jl. Asia Afrika No.87 Bandung. Menurut Ketua SMSI Jabar, Hardiyansyah, rapat kerja daerah ini sebagai upaya konsolidasi anggota […]

  • Ketua MUI Kota Bandung: Vaksinasi Covid-19 Saat Bulan Puasa Tidak Membatalkan

    Ketua MUI Kota Bandung: Vaksinasi Covid-19 Saat Bulan Puasa Tidak Membatalkan

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Miftah Faridl menyatakan, vaksinasi Covid-19 pada saat bulan Ramadan tidak membatalkan puasa. Karena pemberian vaksin tidak disuntikan melalui lubang yang dapat membatalakan puasa seperti mulut, hidung, telinga, dubur, atau kemaluan. “Tidak membatalkan puasa,” tegasnya saat ditemui di Masjid Ukhuwah, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Jumat 26/3/2021. […]

expand_less