Breaking News
Trending Tags

Koperasi Untuk Menstabilkan Perekonomian

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews _ Koperasi sebagai salah satu solusi untuk menstabilkan perekonomian. Hal tersebut disampaikan Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Bandung, Erna Abdillah.

“Salah satu contoh koperasi berhasil di Kota Bandung yang anggotanya mencapai 18.000 orang berasal dari masyarakat yakni Koperasi Rukun Ikhtiar,” ungkap Erna.

Kantor Koperasi Rukun Ikhtiar berada di Jalan Otista. Sudah berdiri sejak tahun 1930.

“Prinsip koperasinya masih dijaga, anggotanya juga benar-benar punya rasa memiliki. Sehingga mereka bayar tepat waktu. Perekonomian anggotanya juga bisa dibilang stabil dan makmur,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebutkan koperasi terbesar dengan jumlah aset terbanyak adalah Koperasi Karyawan PT. Biofarma. Asetnya bahkan mencapai Rp250 miliar.

“Padahal modalnya hanya dari anggota aktif saja, tidak ada pinjaman dari manapun,” akunya.

Di Kota Bandung terdapat sekitar 718 koperasi yang aktif. Namun yang terdaftar sebenarnya mencapai 2.442 koperasi.

Meski peran koperasi dinilai masih kecil terhadap pendapatan daerah, tapi peran koperasi pascapandemi, sangat membantu para anggotanya.

“Pascapandemi hampir dari setengahnya sudah naik lagi omzetnya. Walaupun pengaruhnya masih kecil terhadap pendapatan daerah. Bahkan, aset koperasi se-Kota Bandung itu mencapai Rp2 triliun,” jelasnya.

Ia menjelaskan, koperasi awalnya pertama kali didirikan di Rochdale. Muncul sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap sistem ekonomi pasar yang mementingkan keuntungan pribadi serta keberpihakan pada pemodal.

“Koperasi di luar negeri itu berkembang sekali dan keren-keren. Misalnya di Barcelona, club Barca itu dikelola oleh koperasi. Anggotanya ya para fans dari Barca itu sendiri,” paparnya.

Ia berharap, pada 12 Juli mendatang, tepat diperingati Hari Koperasi Nasional, semoga koperasi di Kota Bandung bisa sesukses luar negeri.

Namun, ia menekankan agar masyarakat tidak langsung terlena untuk bergabung dengan koperasi. Untuk menjadi anggota koperasi itu tidak boleh terpaksa. Harus secara sukarela dan terbuka.

Ia mengimbau, sebelum menjadi anggota koperasi, cek dulu nomor badan hukumnya, alamat kantornya, pengurusnya, dan apa usahanya.

“Karena banyak oknum yang memanfaatkan koperasi untuk dibuat menjadi usaha pribadi demi keuntungan sendiri,” terangnya.

Oleh karena itu, para calon anggota bisa mengecek langsung nomor induk koperasi di nik.depkop.go.id untuk validasi sebelum bergabung. Sehingga, ketika ada yang menawarkan produk bagi hasil keuntungan di atas 1-2 persen per bulan, harus dicurigai dan hati-hati.

“Kita harus sangat-sangat selektif. Bunga deposito saja cuma 3 persen. Kalau di atas 2 apalagi 3 persen per bulan, tinggalkan saja. Itu sudah terindikasi sebagai penipuan,” imbaunya.

Selain itu, Erna mengakui jika belum banyak koperasi yang anggotanya berasal dari kaula muda. Kebanyakannya berisikan generasi tua.

“Kolotnial lah istilahnya. Di Kota Bandung itu banyaknya yang mengelola koperasi berusia di atas 50 tahun,” tuturnya.

Menurutnya, bisa jadi dari kaca mata anak muda zaman sekarang koperasi itu tidak kekinian dan ketinggalan zaman.

“Bangunannya juga seperti mau roboh. Pengurusnya juga sudah aki-aki, nini-nini,” lanjutnya.

Maka dari itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi sampai tingkat kelurahan dan sekolah-sekolah. Sebab mengenalkan koperasi harus sejak dini, misalnya melalui permainan, seperti Go Coop untuk mengenalkan koperasi di kalangan siswa SD.

“Memang belum optimal, tapi kita terus berupaya untuk menggencarkan sosialisasi ini ke masyarakat,” ungkapnya.

Sebenarnya sudah ada juga koperasi mahasiswa berasal dari generasi milenial yang peduli terhadap kemajuan koperasi. Namun, secara jumlah memang tidak sebanyak koperasi dewasa yang umum.

Sebab koperasi itu pada dasarnya adalah organisasi dengan skema kerja sama yang didirikan minimal 9 orang. Memiliki kepentingan ekonomi, prinsip usaha, modal, dan untungnya pun bersama-sama.“Hal yang terpenting dari koperasi itu bagaimana kita menjalankan prinsip secara kekeluargaan,” katanya.

Jika berangkat dari UU nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, ada lima jenis koperasi. Pertama, koperasi konsumen. Biasanya menjual kebutuhan pokok para anggota.
“Kedua, koperasi simpan pinjam. Tapi bukan koperasi pinjam-pinjam. Senang kebanyakan orang itu ingatnya koperasi untuk pinjam uang. Padahal koperasi itu utamanya sebagai tempat menabung,” katanya.
Ketiga, koperasi pemasaran. Jenis koperasi yang memasarkan produk anggotanya.
Lalu keempat, koperasi produsen. Cirinya mereka memproduksi sesuatu.
Terakhir adalah koperasi jasa. Usahanya mengelola segala macam tentang jasa.
“Kebanyakan di Indonesia itu koperasinya jenis koperasi konsumen yang juga digunakan untuk simpan pinjam,” imbuhnya. **
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandung Jadi Daerah Pertama Program Perintis Berdaya Connect, UMKM Siap Naik Kelas

    Bandung Jadi Daerah Pertama Program Perintis Berdaya Connect, UMKM Siap Naik Kelas

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Kota Bandung dipercaya menjadi daerah pertama di Indonesia yang melaksanakan Program Perintis Berdaya Connect, sebuah program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM). Program ini dirancang sebagai solusi terpadu atau one stop solution untuk memperkuat kapasitas UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, hingga pelaku usaha masyarakat agar lebih produktif, berdaya […]

  • Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (DP3APM) menggelar Pagelaran Kesenian Lansia, di Gedung Serba Guna Biofarma, Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (10/4/2019). Acara ini menjadi wadah bagi para lansia berkesenian. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, keberadaan para lansia tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru, sambung […]

  • Memasuki Puncak Musim Haji 2024, Berikut Deretan Penyakit Yang Menyerang Jemaah Saat Berada di Mekkah

    Memasuki Puncak Musim Haji 2024, Berikut Deretan Penyakit Yang Menyerang Jemaah Saat Berada di Mekkah

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Berdasarkan data yang dihimpun tim medis pada kloter 35 untuk pemberangkatan haji tahun 2024, saat ini terdapat 7 penyakit yang mendominasi menyerang para jemaah di tanah suci. Hal tersebut, disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah yang juga merupakan jemaah haji asal Kota Sukabumi, yang tergabung pada kloter […]

  • Gratis! Pajak Balik Nama Dan Bebas Tunggakan Kelima Kendaraan Bermotor

    Gratis! Pajak Balik Nama Dan Bebas Tunggakan Kelima Kendaraan Bermotor

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) masih berlangsung sampai 31 Agustus 2022 di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung. Program ini bertujuan untuk membantu pemilik kendaraan menuntaskan kewajiban hanya dengan membayar pajak pokok tahun ini, tanpa dikenakan denda. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pemilik kendaraan, di antaranya wajib memiliki STNK, KTP, […]

  • Berkah Ramadhan, Pemkot Bandung Terus Gulirkan Program Sertifikasi Tempat Ibadah

    Berkah Ramadhan, Pemkot Bandung Terus Gulirkan Program Sertifikasi Tempat Ibadah

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana akan terus mendorong program sertifikasi tanah wakaf tempat ibadah di Kota Bandung. Hal itu disampaikan Yana saat Safari Ramadhan di Masjid Al Huda, Kecamatan Rancasari, Senin, 25 April 2022. Secara simbolis, Yana menyerahkan sertifikat tanah wakaf tempat ibadah kepada para pengurus DKM Masjid di lingkungan Kecamatan Rancarasi. […]

  • Buruan Sae Kota Bandung Akan Disebarluaskan Di Kancah Internasional

    Buruan Sae Kota Bandung Akan Disebarluaskan Di Kancah Internasional

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejumlah negara bakal mengadopsi Program ketahanan pangan Kota Bandung Buruan Sae (Sehat, Alami, Ekonomis). Hal itu terungkap saat Konferensi Internasional U20 dan Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) Asia Pasific Regional Forum di Kota Bandung yang berlangsung 3-4 Agustus 2022 lalu. Head Of MUFPP, Filippo Gavazzeni bahkan mengapresiasi gerakan yang dilakukan di […]

expand_less