Breaking News
Trending Tags

Koperasi Untuk Menstabilkan Perekonomian

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews _ Koperasi sebagai salah satu solusi untuk menstabilkan perekonomian. Hal tersebut disampaikan Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Bandung, Erna Abdillah.

“Salah satu contoh koperasi berhasil di Kota Bandung yang anggotanya mencapai 18.000 orang berasal dari masyarakat yakni Koperasi Rukun Ikhtiar,” ungkap Erna.

Kantor Koperasi Rukun Ikhtiar berada di Jalan Otista. Sudah berdiri sejak tahun 1930.

“Prinsip koperasinya masih dijaga, anggotanya juga benar-benar punya rasa memiliki. Sehingga mereka bayar tepat waktu. Perekonomian anggotanya juga bisa dibilang stabil dan makmur,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebutkan koperasi terbesar dengan jumlah aset terbanyak adalah Koperasi Karyawan PT. Biofarma. Asetnya bahkan mencapai Rp250 miliar.

“Padahal modalnya hanya dari anggota aktif saja, tidak ada pinjaman dari manapun,” akunya.

Di Kota Bandung terdapat sekitar 718 koperasi yang aktif. Namun yang terdaftar sebenarnya mencapai 2.442 koperasi.

Meski peran koperasi dinilai masih kecil terhadap pendapatan daerah, tapi peran koperasi pascapandemi, sangat membantu para anggotanya.

“Pascapandemi hampir dari setengahnya sudah naik lagi omzetnya. Walaupun pengaruhnya masih kecil terhadap pendapatan daerah. Bahkan, aset koperasi se-Kota Bandung itu mencapai Rp2 triliun,” jelasnya.

Ia menjelaskan, koperasi awalnya pertama kali didirikan di Rochdale. Muncul sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap sistem ekonomi pasar yang mementingkan keuntungan pribadi serta keberpihakan pada pemodal.

“Koperasi di luar negeri itu berkembang sekali dan keren-keren. Misalnya di Barcelona, club Barca itu dikelola oleh koperasi. Anggotanya ya para fans dari Barca itu sendiri,” paparnya.

Ia berharap, pada 12 Juli mendatang, tepat diperingati Hari Koperasi Nasional, semoga koperasi di Kota Bandung bisa sesukses luar negeri.

Namun, ia menekankan agar masyarakat tidak langsung terlena untuk bergabung dengan koperasi. Untuk menjadi anggota koperasi itu tidak boleh terpaksa. Harus secara sukarela dan terbuka.

Ia mengimbau, sebelum menjadi anggota koperasi, cek dulu nomor badan hukumnya, alamat kantornya, pengurusnya, dan apa usahanya.

“Karena banyak oknum yang memanfaatkan koperasi untuk dibuat menjadi usaha pribadi demi keuntungan sendiri,” terangnya.

Oleh karena itu, para calon anggota bisa mengecek langsung nomor induk koperasi di nik.depkop.go.id untuk validasi sebelum bergabung. Sehingga, ketika ada yang menawarkan produk bagi hasil keuntungan di atas 1-2 persen per bulan, harus dicurigai dan hati-hati.

“Kita harus sangat-sangat selektif. Bunga deposito saja cuma 3 persen. Kalau di atas 2 apalagi 3 persen per bulan, tinggalkan saja. Itu sudah terindikasi sebagai penipuan,” imbaunya.

Selain itu, Erna mengakui jika belum banyak koperasi yang anggotanya berasal dari kaula muda. Kebanyakannya berisikan generasi tua.

“Kolotnial lah istilahnya. Di Kota Bandung itu banyaknya yang mengelola koperasi berusia di atas 50 tahun,” tuturnya.

Menurutnya, bisa jadi dari kaca mata anak muda zaman sekarang koperasi itu tidak kekinian dan ketinggalan zaman.

“Bangunannya juga seperti mau roboh. Pengurusnya juga sudah aki-aki, nini-nini,” lanjutnya.

Maka dari itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi sampai tingkat kelurahan dan sekolah-sekolah. Sebab mengenalkan koperasi harus sejak dini, misalnya melalui permainan, seperti Go Coop untuk mengenalkan koperasi di kalangan siswa SD.

“Memang belum optimal, tapi kita terus berupaya untuk menggencarkan sosialisasi ini ke masyarakat,” ungkapnya.

Sebenarnya sudah ada juga koperasi mahasiswa berasal dari generasi milenial yang peduli terhadap kemajuan koperasi. Namun, secara jumlah memang tidak sebanyak koperasi dewasa yang umum.

Sebab koperasi itu pada dasarnya adalah organisasi dengan skema kerja sama yang didirikan minimal 9 orang. Memiliki kepentingan ekonomi, prinsip usaha, modal, dan untungnya pun bersama-sama.“Hal yang terpenting dari koperasi itu bagaimana kita menjalankan prinsip secara kekeluargaan,” katanya.

Jika berangkat dari UU nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, ada lima jenis koperasi. Pertama, koperasi konsumen. Biasanya menjual kebutuhan pokok para anggota.
“Kedua, koperasi simpan pinjam. Tapi bukan koperasi pinjam-pinjam. Senang kebanyakan orang itu ingatnya koperasi untuk pinjam uang. Padahal koperasi itu utamanya sebagai tempat menabung,” katanya.
Ketiga, koperasi pemasaran. Jenis koperasi yang memasarkan produk anggotanya.
Lalu keempat, koperasi produsen. Cirinya mereka memproduksi sesuatu.
Terakhir adalah koperasi jasa. Usahanya mengelola segala macam tentang jasa.
“Kebanyakan di Indonesia itu koperasinya jenis koperasi konsumen yang juga digunakan untuk simpan pinjam,” imbuhnya. **
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demi Keadilan Warga, Pansus 3 DPRD Minta Sistem Booking TPU Dihentikan Sementara

    Demi Keadilan Warga, Pansus 3 DPRD Minta Sistem Booking TPU Dihentikan Sementara

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pansus 3 mulai membahas Naskah Akademik dalam Raperda tentang Pelayanan Pemakaman Umum di Kota Bandung, bersama Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi & Tata Ruang, Bagian Hukum & Tim Penyusun Naskah Akademik, di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kota Bandung, Senin, (5/9/2022). Rapat dipimpin langsung Ketua Pansus 3, Agus Salim, dihadiri pula Wakil […]

  • Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

    Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa hukum dan panduan pelaksanaan ibadah kurban saat kondisi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). PMK merupakan penyakit hewan yang disebankan oleh virus yang sangat menular dan menyerang hewan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau dan kambing. Berdasarkan Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan […]

  • Komisi IV DPRD Jabar : Daerah Irigasi Caringin Haris Segera Diselesaikan Pemprov Jabar

    Komisi IV DPRD Jabar : Daerah Irigasi Caringin Haris Segera Diselesaikan Pemprov Jabar

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KAB.SUKABUMI, MBInews.id –  Untuk membicarakan penuntasan Daerah Irigasi Caringin yang sudah sangat lama penyelesaian nya, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menemui langsung UPTD PSDA Wilayah Sungai Cisadea – Cibareno Sukabumi, Jawa Barat. Anggota Komisi IV DPRD Jabat Daddy Rohanady mengatakan, pertemuan ini merupakan kesempatan pihaknya juga untuk bertemu dengan kepala UPTD yang baru sekaligus […]

  • Sempat Digenangi Lumpur, Petuas Gabungan Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Jalan Lamping

    Sempat Digenangi Lumpur, Petuas Gabungan Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Jalan Lamping

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Petugas gabungan bersama dengan masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan lumpur yang menutupi akses Jalan Lamping, tepatnya di Kampung Lamping, Kelurahan Gendong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Senin, (27/11). Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas gabungan yang ikut serta membersihkan lumpur di lokasi itu diantaranya BPBD, Damkar, Dinas PUTR, aparat wilayah dan masyarakat sekitar. […]

  • Reses H. Dadang Anggota DPR RI Komisi IV Bahas Target Kemandirian Pangan

    Reses H. Dadang Anggota DPR RI Komisi IV Bahas Target Kemandirian Pangan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Alhamdulilah hari ini, (10 /6/2025) , saya melakukan reses di Kampung Batu desa Malakasari dan saya mengundang Babinsa, Babin Kamtibmas dan sebagian dari PPL ,” Ujar H. Dadang Naser MSi.SIp.MIPol Anggota DPR RI Komisi VI. H. Dadang mengatakan, saya menghadirkan mereka dalam reses kali ini untuk melakukan komunikasi, bagaimana pembangunan bidang […]

  • HUT Kemerdekaan RI ke 76, Fahmi Ajak Warga Gelorakan Persatuan

    HUT Kemerdekaan RI ke 76, Fahmi Ajak Warga Gelorakan Persatuan

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Peringatan Hari Kemerdekan RI yang ke 76 tahun 2021 dengan tema “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, terasa sangat pas dalam rangka meneguhkan kembali sebagai bangsa pejuang, bangsa yang tidak kenal lelah, dan bangsa yang memiliki spirit untuk maju dan berkembang. Sehingga mampu menjadi bangsa yang produktif dan kompetitif dalam menghadapi permasalahan dan tantangan zaman. “Untuk […]

expand_less