Breaking News
Trending Tags

Solusi Bagi PKL Dalem Kaum Kota Bandung bisa berjualan tapi tidak melanggar aturan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LBANDUNG, Mbinews– Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Bapelitbang, Disciptabintar, KUKM, Satpol PP, Bagian Ekonomi, dan Bagian Hukum Setda Kota Bandung, membahas tindak lanjut penyelesaian permasalahan PKL Dalem Kaum, di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung, Kamis, 20 Juni 2024.

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., serta dihadiri langsung oleh Sekretaris Komisi B, Rieke Suryaningsih, S.H., juga para anggota Komisi B, Folmer Siswanto M. Silalahi, S.T., H. Asep Mulyadi, Tanu Wijaya, S.T., Dudy Himawan, S.H., dan Christian Julianto Budiman.

Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah menjelaskan, agenda rapat kali ini merupakan upaya mencari solusi dari permasalahan Pedagang Kaki Lima (PKL) khususnya di kawasan Dalem Kaum.

Pembahasan rapat kerja ini menimbang Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011 yang mengatur tentang lokasi dan tempat usaha bagi PKL masih berlaku, seiring belum adanya perubahan atau pergantian Peraturan Daerah yang baru.

Berlakunya Perda tentang pengaturan lokasi dan tempat usaha PKL sebelumnya, maka Perda tersebut masih hukum positif atau berlaku. Tetapi kami berupaya mencari solusi alternatif, supaya mereka tetap bisa berusaha, tetapi juga tidak melanggar aturan,” ujarnya.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung , para PKL yang sesuai dengan pendataan sesuai dengan syarat dan ketentuan Pemerintah Kota Bandung akan direlokasi ke tempat yang sesuai.

Terlebih saat ini terdapat disparitas data yang cukup besar antara disampaikan oleh masing-masing koordinator PKL.

Komisi B DPRD Kota Bandung berharap , adanya kesesuaian data antara hasil pendataan dengan kondisi sesungguhnya di lapangan jumlah PKL di Kota Bandung.

Jadi DPRD Kota Bandung ,mendorong agar Dinas terkait, dalam hal ini KUKM untuk melakukan pendataan riil jumlah PKL dan non PKL, serta berkomunikasi dengan Disdagin untuk mencari wilayah mana saja yang memungkinkan untuk sementara atau insidentil menampung para PKL yang sudah di data oleh Dinas KUKM,” ucapnya.

Upaya tersebut, dilakukan sambil menunggu rampungnya Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang penataan dan pembinaan PKL, yang masih dibahas oleh Pansus 6 DPRD Kota Bandung.

Hal senada disampaikan oleh anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Folmer Siswanto M. Silalahi. Menurut Folmer, rapat kerja hari ini merupakan pembahasan lanjutan guna mencari solusi dari permasalahan PKL yang belum dapat kembali berkegiatan usaha seperti sebelumnya di kawasan Dalem Kaum.

“Tentu di dalam mencari solusi terhadap permasalahan PKL ini, kami harus berdasarkan pada aturan yang berlaku, karena berdasarkan pada Perda Nomor 4 Tahun 2011, bahwa kawasan Dalem Kaum masih zona merah, akan tetapi kami juga di Pansus 6 DPRD Kota Bandung sedang membuat Raperda yang baru. Di mana dengan hadirnya Perda baru nantinya, akan memungkinkan kawasan Dalem Kaum itu menjadi lokasi sementara untuk aktivitas PKL. Tapi karena Raperda ini masih dalam proses pembahasan, tentu belum bisa diterapkan, dan harus menunggu hingga disahkan menjadi Perda dalam Rapat Paripurna,” katanya.

Folmer menuturkan, seraya menunggu rampungnya proses pengesahan Perda baru tersebut, pihaknya mengharapkan hadirnya solusi jangka pendek yang diambil oleh Pemerintah Kota Bandung melalui dinas terkait.

“Salah satu opsi pencarian solusi, yakni dilakukannya pendataan kembali secara akurat jumlah PKL yang ada di kawasan Dalem Kaum, karena secara kurasi kami ingin mengetahui klasifikasinya berdasarkan jenis usaha dan domisili para PKL ini,” ujarnya.

Apalagi berdasarkan hasil pendataan sebelumnya bahwa para PKL di kawasan Dalem Kaum ini, tidak semuanya berdomisili dan ber-KTP Kota Bandung. Sehingga, dengan kondisi tersebut harus adanya penanganan yang berbeda bagi PKL yang merupakan warga Kota Bandung dan warga dari luar Kota Bandung.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDM Berkualitas Menjadi Modal Utama Pemkot Bandung

    SDM Berkualitas Menjadi Modal Utama Pemkot Bandung

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa mengatakan, sumber daya manusia (SDM) berkualitas menjadi modal utama bagi suatu organisasi. Karena organisasi yang berdaya saing ialah mereka yang mampu memelihara dan mengembangkan human capital atau SDM. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, terang Adi, memiliki program pengembangan kompetisi […]

  • Dukung Gerakan Anti Korupsi, bank bjb Ikut Tandatangani Pakta Integritas dengan BPDPKS

    Dukung Gerakan Anti Korupsi, bank bjb Ikut Tandatangani Pakta Integritas dengan BPDPKS

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SURABAYA, MBInews.id – bank bjb ikut serta menandatangani Pakta Integritas dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk mendukung terjalinnya iklim bisnis yang baik. Pakta Integritas ditandatangani oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Gapoktan serta perusahaan lainnya. Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan di Kantor Wilayah Bea Cukai Raya, Jalan Raya Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa […]

  • Bank BJB Teken MoU dengan UNHAS Untuk Memperkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi

    Bank BJB Teken MoU dengan UNHAS Untuk Memperkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MAKASSAR, mbinews – bank bjb berkomitmen untuk terus memperluas kerjasama strategis demi mengerek kinerja. Paling anyar, bank bjb memperkuat kerjasama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) untuk Pengembangan Pendidikan dan Layanan Perbankan. Acara penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, dan Rektor Universitas Hasanuddin,Prof. Dr. Ir. […]

  • Pemilu 2024, PKB Kabupaten Sukabumi Optimis Raih Suara Terbanyak

    Pemilu 2024, PKB Kabupaten Sukabumi Optimis Raih Suara Terbanyak

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKBAUMI,Mbinews.id– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sukabumi, dalam kontestasi Pemilihan Legislatif pada Pemlihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, menargetkan penambahan jumlah kursi menjadi delapan dari sebelumnya sebanyak enam kursi. “Kami optimis, untuk di 2024 DPC PKB Kabupaten Sukabumi harus meraih suara terbanyak di Pileg nanti, dan kursi di DPRD,” ujar Ketua DPC […]

  • Ribuan Warga Sukabumi Terjangkit TBC

    Ribuan Warga Sukabumi Terjangkit TBC

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengkonfirmasi, sejak Januari 2022 hingga awal Oktober 2022, terdapat 1.122 warga yang menderita penyakit tuberculosis (TBC). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, kepada awak media, Kamis (13/10). Wahyu menjelaskan bahwa, penyakit TB ini sudah menjadi konsntrasi bersama […]

  • Keren! Akses Pemadam Kebakaran Di Kota Bandung Bisa Masuk Gang Kecil

    Keren! Akses Pemadam Kebakaran Di Kota Bandung Bisa Masuk Gang Kecil

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) punya alat pemadam kebakaran bernama Sprinkler Warga. Meski terlihat kecil, alat ini bisa memadamkan api untuk fase awal kebakaran dan bisa masuk ke dalam gang sempit. Pelaksana Tugas Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana menjelaskan, inovasi Sprinkler Warga […]

expand_less