Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Komisi C Minta Proyek Ducting Segera Dirapikan Demi Keselamatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Des 2024
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Komisi C DPRD Kota Bandung meminta proyek ducting sudah rapi dan tidak membahayakan lalu lintas, sebelum akhir tahun. Mengingat akibat pengerjaan proyek ducting tersebut, beberapa pengendara terjatuh ke lubang jalan yang merupakan bagian dari pengerjaan ducting.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan S.A.P usai Rapat Progress Update dan Rencana Penyelesaian Pembangunan Proyek Ducting di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis 19 Desember 2024.

Hadir Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama S.E., M.M.Inov.; AA Abdul Rozak S.Pd.I, M.Ag.; H. Andri Rusmana S.Pd.I., M.A.P.; Dr. Uung Tanuwidjaja S.E, M.M.; H. Sutaya S.H., M.H.; Iqbal Muhammad Usman S.I.P., S.H.; Nunung Nurasiah S.Pd.; dan Yoel Yosaphat, S.T.

“Berkaitan proyek ducting sebelum akhir tahun, sudah rapi dan tidak membahayakan lalu lintas. Ini sesuai dengan arahan Pj. Wali Kota Bandung dan Polrestabes Bandung,” kata Agus.
banyak masukan dari masyarakat terkait pekerjaan proyek ducting, sehingga menekankan kepada PT. BII dan dinas terkait untuk menyelesaikan dan merapikan sisa proyek bisa aman dilewati.

“Ini menjadi evaluasi pengerjaan proyek ducting yang selama ini banyak masukan dari masyarakat. Sampai akhir tahun ini, harus betul-betul jalan-jalan tersebut bisa dilalui dan tidak mengakibatkan potensi-potensi kecelakaan,” ujarnya.

Komisi C juga mengingatkan agar pengerjaan ducting sesuai dengan SOP, terutama terkait keamanan dan rambu-rambu petunjuk. Mengingat dalam pengerjaannya dinilai masih minim rambu-rambu petunjuk dan peringatan bagi pengendara maupun warga.

“Dari PT BII sudah merespons bagus dan menekankan agar tidak terlalu berpotensi kecelakaan akibat proyek ducting. Untuk yang sudah selesai untuk segera ditutup dan yang belum selesai dipasang rambu-rambu,” ujarnya.

Agus juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati di tengah musim penghujan. Bukan hanya soal lubang di jalan akibat proyek ducting, tapi juga potensi bencana lainya, seperti banjir, jalan licin dan lain sebagainya.

“Dengan kondisi hujan saat ini, bisa membuat potensi kecelakaan, maka kita harus berhati-hati dalam menggunakan kendaraan,” ucapnya.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Sukabumi Kebut Revisi RTRW dan RTH

    DPRD Kota Sukabumi Kebut Revisi RTRW dan RTH

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 465
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pembahasan revisi regulasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Sukabumi masih terus bergulir. DPRD Kota Sukabumi bersama pemerintah daerah kini tengah menggodok perubahan aturan tersebut dengan menunggu sinkronisasi kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, mengatakan revisi regulasi tidak dapat dilakukan secara […]

  • Pemkot Bandung Salurkan Bansos Covid-19

    Pemkot Bandung Salurkan Bansos Covid-19

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank bjb sebagai Bank Pembangunan Daerah milik Pemerintah Jawa Barat dan Banten telah mengembangkan aplikasi Social Fund Transfer (SFT) untuk mendukung program pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial secara tunai. Aplikasi SFT bank bjb ini membantu proses penyaluran bansos dengan verifikasi data penerima menggunakan teknologi QR Code. Selain itu penyaluran bansos dilakukan secara […]

  • 10 Raperda jadi Prioritas di tahun 2024

    10 Raperda jadi Prioritas di tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    10 Raperda jadi Prioritas di tahun 2024 BANDUNG, Mbinews – Pimpinan dan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Bagian Hukum Setda Kota Bandung, terkait Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2024, di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Bandung, Kamis, (23/11/2023). Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Bapemperda DPRD […]

  • Ikutin Arahan MUI Disaat Pademi Covid-19, Walikota Bandung Sesalkan Masih Ada Masjid Gelar Shalat Berjamaah & Terawih

    Ikutin Arahan MUI Disaat Pademi Covid-19, Walikota Bandung Sesalkan Masih Ada Masjid Gelar Shalat Berjamaah & Terawih

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyayangkan masih ada sejumlah masjid yang menggelar salat berjemaah termasuk Salat Tarawih pada Ramadan 1441 Hijriah ini. Padahal, Majelis Ulama Indonesia telah memberikan arahan tentang kegiatan ibadah Ramadan saat pandemi Covid-19. “Gugus Tugas menemukan ada beberapa yang masih mengadakan beribadah berjemaah di masjid. Saya harap agar […]

  • Pemkot Bandung Belum Optimal Menjaga Bangunan 1.770 Cagar Budaya

    Pemkot Bandung Belum Optimal Menjaga Bangunan 1.770 Cagar Budaya

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota Panitia Khusus (Pansus) 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Muhammad Reza Panglima Ulung menyampaikan kepada MBInews.id, Pemerintah Kota Bandung belum optimal dalam menjaga mayoritas Bangunan Cagar Budaya, sehingga jadi salah satu alasan DPRD Kota Bandung melalui Pansus 4, membahas Raperda tentang Pengelolaan Cagar Budaya. Sebenarnya Pemkot Bandung sudah ada […]

  • Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Sukabumi Meningkat, Pemda Tutup Sementara Fasilitas Publik

    Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Sukabumi Meningkat, Pemda Tutup Sementara Fasilitas Publik

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi kembali melakukan penutupan sementara fasilitas publik. Langkah tersebut, dikarenakan di Kota Sukabumi jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 alami peningkatan setiap hari. Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengungkapkan, dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 tersebut, pemda melakukan langkah antisipatif. Diantaranya, menutup lokasi berkumpulnya publik (fasilitas publik). Seperti Lapang Merdeka, dan Alun-Alun. Sedangkan untuk kawasan […]

expand_less