Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Forum Komunikasi Guru Meninta DPRD Kota Bandung Perjuangkan Guru Honorer

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Komisi IV DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Komunikasi Guru Kota Bandung, di Ruang Komisi IV, Kamis, 10 Juli 2025. Mereka diterima Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., Anggota Komisi IV, H. Soni Daniswara, Aswan Asep Wawan, S.E., dan Muhamad Syahlevi Erwin Apandi.
Dari Pemerintah Kota Bandung hadir Kepala BKPSDM Kota Bandung Evi Hendarin, Kepala Dinas Pendidikan Asep Ghufron, Kepala BKAD Agus Slamet Firdaus.

Ketua Forum Komunikasi Guru Asep Abdul Azis mengatakan, kedatangan mereka mewakili para guru honorer Kota Bandung. Mereka meminta dukungan dewan untuk memperjuangkan nasib guru honorer. Hingga saat ini, tenaga honorer berstatus R2 dan R3 belum mendapatkan kejelasan dari pemerintah supaya segera diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Padahal banyak dari guru yang sudah berbakti puluhan tahun. Dari informasi terakhir yang mereka dapatkan, DPR RI melalui rapat kerja bersama Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Badan Kepegawaian Nasional, menekankan untuk pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK paling lambat Oktober 2025.

Forum Komunikasi Guru Kota Bandung memohon kepada wali kota Bandung, BKPSDM, Disdik, DPRD Komisi IV, untuk segera mengangkat tenaga honorer R2 dan R3 menjadi PPPK paruh waktu. Kami memohon wali kota Bandung untuk memberikan informasi secara jelas, kapan waktu pengisian DRH (Daftar Riwayat Hidup), dan untuk segera melantik sesuai regulasi yang berlaku. Sebab, kalau R4 menuntut seperti kami, kemudian status R2 dan R3 belum tuntas, ini kapan dituntaskannya? Kami meminta prioritas bagi R2 dan R3. Kami meminta perhatian serius terhadap nasib para guru honorer,” ujarnya.

Kepala BKPSDM Evi Hendari menuturkan, untuk posisi tenaga honorer R2 dan R3 saat ini memang belum ada formasinya. Pemerintah Kota Bandung masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat untuk pengadaan formasi tersebut.

“Kalau dapat mengusulkan formasi, baru dapat diusulkan ketika tahapan seleksi selesai. Sekarang dalam tahap pengisian DRH tahap 2. Kami masih menungu pentujuk lebih lanjut dari pusat. Mohon bersabar. Data yang ada pada kami, ada sejumlah 5 ribu data non ASN yang harus juga diperjuangkan. Kita harus mengelola kondisi ini supaya dapat diselesaikan. Perjuangan kita harus sama-sama. Kita juga akan sampaikan ke BKN untuk menguatkan kebijakan,” ujarnya.

Anggota DPRD Kota Bandung Aswan Asep Wawan mengatakan, dewan selalu mengawal setiap aspirasi dari warga. Termasuk untuk mendorong tenaga honorer mendapatkan haknya. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono mengatakan, dewan akan terus berkomitmen untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer untuk diangkat menjadi PPPK.

“Kita juga harus memerhatikan tenaga administrasi, tenaga lainnya. Ada dinas lainnya juga yang menanti nasib tenaga honorer. Kita doakan bersama. Kita punya komitmen untuk mengawal nasib teman-teman honorer semua. Semoga harapan ini bisa terealisasikan,” tuturnya.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Dampak perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem semakin dirasakan masyarakat Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung. Risiko banjir, longsor, dan gangguan lingkungan lainnya menuntut penguatan ketahanan iklim yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, […]

  • Percepat Proses Pembangunan Kota Sukabumi,  BPBJ :  Bulan Maret Tenderkan Delapan Paket Pekerjaan

    Percepat Proses Pembangunan Kota Sukabumi, BPBJ : Bulan Maret Tenderkan Delapan Paket Pekerjaan

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Sampai dengan pertengahan Februari, baru delapan paket pekerjaan yang masuk ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemkot Sukabumi. Ke delapan paket tersebut, tiga pekerjaan di Dinas Perhubungan, empat di Dinas PUPR Perumahan , Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, dan satu lagi di RSUD Syamsudin.”Saat ini baru delapan paket yang sudah masuk dan […]

  • Wali Kota Bandung Sudah Sehat,  Siap Kembali Bertugas

    Wali Kota Bandung Sudah Sehat, Siap Kembali Bertugas

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman instagramnya @mangoded_md , Pada Kamis, 29 Juli 2021, Oded mengunggah sebuah video kepulangannya dari rumah sakit. Oded nampak sehat dan bugar. Ia juga tampak sumringah, begitu turun dari mobil yang […]

  • DPRD Jawa Barat Menerima Audiensi dari SMP Sumatera 40

    DPRD Jawa Barat Menerima Audiensi dari SMP Sumatera 40

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews.id — DPRD Jawa Barat menerima audiensi dari SMP Sumatera 40. Audiensi dilakukan di lobby ruang sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar. Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Jawa Barat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Purn) Taufik Hidayat, Anggota DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat Toni Setiawan. Hadir pula Sekretaris DPRD […]

  • Kejari Kota Sukabumi Musnahkan 112 Ribu Obat Terlarang dan Ratusan Gram Narkoba dari 85 Perkara Inkracht

    Kejari Kota Sukabumi Musnahkan 112 Ribu Obat Terlarang dan Ratusan Gram Narkoba dari 85 Perkara Inkracht

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi, memusnahkan barang bukti dari 85 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) selama periode Oktober 2025 hingga Juni 2026. Pemusnahan yang digelar di halaman Kantor Kejari Kota Sukabumi, Selasa (9/6/2026), didominasi barang bukti kasus narkotika dan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan. Dari total perkara yang ditangani, sebanyak 60 kasus merupakan […]

  • Permasalahan SARA Belum Selesai Kini Dibahas Pansus 9 DPRD Kota Bamdung

    Permasalahan SARA Belum Selesai Kini Dibahas Pansus 9 DPRD Kota Bamdung

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pansus 9 DPRD Kota Bandung, tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keberagaman Kehidupan Bermasyarakat. Raperda yang tengah dibahas pansus 9 DPRD Kota Bandung ini dibuat karena ada permasalahan SARA yang tidak kunjung selesai. Pembentukan Raperda ini akibat keresahan terhadap permasalahan SARA yang tidak kunjung selesai dengan berbagai kemasannya,” kata Wakil Ketua […]

expand_less