Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Zakat Bukan Sekadar Kewajiban, BAZNAS Bandung Tekankan Dampak Sosialnya

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung terus mendorong peningkatan literasi masyarakat terkait kewajiban zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal.

Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kota Bandung, Dr. Akhmad Roziqin, M.Ag, saat menjadi narasumber dalam Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung yang membahas terkait esensi zakat serta tata kelola pengumpulan dan distribusinya di Kota Bandung, Jumat 13 Maret 2026.

Roziqin menjelaskan zakat merupakan perintah agama yang memiliki posisi penting dalam ajaran Islam dan sering disandingkan dengan perintah salat dalam Al-Qur’an.

“Zakat memiliki makna bertumbuh dan mensucikan. Banyak orang merasa hartanya berkurang ketika berzakat, padahal secara hakikat justru bertambah karena keberkahan dan pahala dari Allah,” ujarnya.

Ia menuturkan zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai mekanisme sosial untuk membersihkan harta sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dalam setiap harta yang dimiliki seseorang, terdapat hak orang lain yang harus disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

“Karena itu zakat menjadi instrumen penting untuk menjaga keseimbangan sosial sekaligus membersihkan harta yang kita miliki,” katanya.

*Delapan Golongan Penerima Zakat*

Dalam Islam terdapat delapan golongan yang berhak menerima zakat atau disebut mustahik, di antaranya fakir, miskin, amil zakat, serta kelompok lain yang telah ditetapkan dalam syariat.

Namun khusus zakat fitrah, Roziqin menjelaskan prioritas penerima di Kota Bandung difokuskan pada fakir dan miskin agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan saat Idul Fitri.

Ia mengakui salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan zakat adalah rendahnya literasi masyarakat mengenai zakat.

Banyak masyarakat belum sepenuhnya memahami bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar.

“Problem utama kita adalah literasi zakat. Banyak masyarakat belum memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar,” ujarnya.

*Peran UPZ dan PPZ dalam Pengelolaan Zakat*

Dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Bandung, BAZNAS membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai wilayah hingga tingkat kecamatan dan komunitas.

Selain UPZ, terdapat pula Panitia Pengelola Zakat (PPZ) yang biasanya berada di tingkat masjid atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Roziqin menjelaskan UPZ memiliki tiga fungsi utama yaitu mengumpulkan, menyalurkan, dan melaporkan zakat sehingga pengelolaannya lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Pembentukan UPZ dan PPZ tersebut juga merupakan bagian dari sistem pengelolaan zakat yang diatur melalui regulasi resmi agar distribusi zakat dapat tepat sasaran.

*Pengumpulan Zakat Terus Meningkat*

BAZNAS Kota Bandung mencatat tren peningkatan pengumpulan zakat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada awal kepengurusan sebelumnya, pengumpulan zakat fitrah tercatat sekitar Rp28 miliar. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi Rp34 miliar pada tahun berikutnya.

Pada tahun terakhir, total pengumpulan zakat fitrah di Kota Bandung mencapai sekitar Rp61 miliar.

Roziqin menyebut peningkatan tersebut terjadi karena sistem pelaporan semakin tertata dan masyarakat mulai memahami pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

Pelaporan pengumpulan zakat kini dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat masjid, kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota.

BAZNAS juga mulai memanfaatkan sistem digital untuk mempermudah pelaporan dan rekapitulasi data zakat di Kota Bandung.

*Besaran Zakat Fitrah dan Zakat Profesi*

Untuk tahun ini, BAZNAS Kota Bandung menetapkan besaran zakat fitrah sebesar Rp42.500 per jiwa apabila dibayarkan dalam bentuk uang.

Besaran tersebut setara dengan 2,5 kilogram beras sebagai makanan pokok masyarakat.

Selain zakat fitrah, Roziqin juga menjelaskan tentang zakat mal atau zakat harta termasuk zakat profesi yang dikenakan kepada seseorang dengan penghasilan tertentu.

Nisab zakat profesi saat ini setara dengan 85 gram emas yang jika dihitung secara rata-rata setara dengan penghasilan sekitar Rp7,6 juta per bulan.

“Jika seseorang memiliki penghasilan minimal sekitar Rp7,6 juta per bulan, maka ia sudah termasuk wajib mengeluarkan zakat profesi sebesar 2,5 persen,” jelasnya.

*Dorong Penyaluran Zakat Melalui Lembaga Resmi*

Menjelang Idul Fitri, BAZNAS Kota Bandung mengimbau masyarakat menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti UPZ maupun PPZ yang telah dibentuk di berbagai wilayah.

Roziqin berharap momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga.

“Kami mengajak seluruh warga Kota Bandung menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih tertib dan manfaatnya lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (**)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 RW Terbaik Kota Bandung Hadirkan Inovasi Pajak

    10 RW Terbaik Kota Bandung Hadirkan Inovasi Pajak

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 10 RW Terbaik di Kota Bandung bersaing menghadirkan inovasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui Lomba RW Berkreasi (Bersama tingkatkan kesadaran warga dan pentingnya PBB dengan inovasi). Lomba RW Berkreasi telah memasuki tahap 2 seleksi. Sebanyak 10 RW mempresentasikan programnya di hadapan para juri di Hotel Grand Preanger Bandung, 13-14 […]

  • Farhan: Pemkot Bandung Dukung ITMA Kembangkan Sumber Daya Manusia di Bidang Pariwisata

    Farhan: Pemkot Bandung Dukung ITMA Kembangkan Sumber Daya Manusia di Bidang Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai, Ikatan Tour Leader Muslim Indonesia (ITMA) merupakan mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menggerakkan potensi pariwisata kota. Menurut Farhan, keberadaan ITMA berperan penting dalam mendukung ekosistem pariwisata yang profesional, beretika, dan berdaya saing. “Pemkot Bandung selalu mendukung penuh langkah ITMA dalam mengembangkan sumber daya […]

  • Terkait  Surat Edaran Inflasi Nasional, Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Rapat Dengan Depeko

    Terkait Surat Edaran Inflasi Nasional, Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Rapat Dengan Depeko

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Tenaga kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi hari ini akan menggelar rapat dengan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) terkait adanya Surat Edaran (SE) dari pemerintah pusat tentang Penyampaian data tingkat Inflasi Nasional dan Produk Domestik Regional Bruto tahun 2019. Dalam surat tersebut disebutkan tentang kenaikan UMK diangka 8,15%.”Iya besok (hari ini), kita akan rapat […]

  • Pelayanan Terganggu Saat Musim Kemarau, Hubungi Call Center Perumda Tirta Raharja di Bawah Ini

    Pelayanan Terganggu Saat Musim Kemarau, Hubungi Call Center Perumda Tirta Raharja di Bawah Ini

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung melakukan berbagai upaya untuk antisipasi pelayanan air bersih di musim kemarau kepada pelanggan “Kita berusahalah, pelayanan musim kemarau dengan pendistribusian air hasil pengolahan dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda Air Minum Tirta Raharja kepada para Pelanggan mengalami fluktuasi secara kuantitas, dan kontinuitas pengaliran.”kata […]

  • Dukung Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, BRI Peduli Salurkan Bantuan Program “Yok Kita GAS” di Kota Bandung

    Dukung Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, BRI Peduli Salurkan Bantuan Program “Yok Kita GAS” di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id —  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia yang berkomitmen pada pembangunan ekonomi sekaligus sosial dan lingkungan melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk BRI Peduli. Kali ini CSR BRI Peduli kembali merealisasikan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui program “Yok Kita GAS (Gerakan […]

  • Pemekaran, Komisi I Jabar: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru

    Pemekaran, Komisi I Jabar: Bogor Timur Sudah Siap Secara Administrasi Jadi Calon Daerah Otonomi Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BOGOR, MBINews.id –  Pada pembahasan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB), Bogor Timur dinilai jauh lebih siap secara administrasi dibandingkan Indramayu Barat. Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat menilai hal tersebut dari data-data yang disampaikan dalam rapat pembahasan bersama stakeholder dan Pemerintah Kabupaten Bogor pada pembahasan lanjutan mengenai (CDPOB). “Melihat data-data yang […]

expand_less