Breaking News
Trending Tags

Zakat Bukan Sekadar Kewajiban, BAZNAS Bandung Tekankan Dampak Sosialnya

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung terus mendorong peningkatan literasi masyarakat terkait kewajiban zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal.

Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kota Bandung, Dr. Akhmad Roziqin, M.Ag, saat menjadi narasumber dalam Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung yang membahas terkait esensi zakat serta tata kelola pengumpulan dan distribusinya di Kota Bandung, Jumat 13 Maret 2026.

Roziqin menjelaskan zakat merupakan perintah agama yang memiliki posisi penting dalam ajaran Islam dan sering disandingkan dengan perintah salat dalam Al-Qur’an.

“Zakat memiliki makna bertumbuh dan mensucikan. Banyak orang merasa hartanya berkurang ketika berzakat, padahal secara hakikat justru bertambah karena keberkahan dan pahala dari Allah,” ujarnya.

Ia menuturkan zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai mekanisme sosial untuk membersihkan harta sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dalam setiap harta yang dimiliki seseorang, terdapat hak orang lain yang harus disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

“Karena itu zakat menjadi instrumen penting untuk menjaga keseimbangan sosial sekaligus membersihkan harta yang kita miliki,” katanya.

*Delapan Golongan Penerima Zakat*

Dalam Islam terdapat delapan golongan yang berhak menerima zakat atau disebut mustahik, di antaranya fakir, miskin, amil zakat, serta kelompok lain yang telah ditetapkan dalam syariat.

Namun khusus zakat fitrah, Roziqin menjelaskan prioritas penerima di Kota Bandung difokuskan pada fakir dan miskin agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan saat Idul Fitri.

Ia mengakui salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan zakat adalah rendahnya literasi masyarakat mengenai zakat.

Banyak masyarakat belum sepenuhnya memahami bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar.

“Problem utama kita adalah literasi zakat. Banyak masyarakat belum memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar,” ujarnya.

*Peran UPZ dan PPZ dalam Pengelolaan Zakat*

Dalam sistem pengelolaan zakat di Kota Bandung, BAZNAS membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai wilayah hingga tingkat kecamatan dan komunitas.

Selain UPZ, terdapat pula Panitia Pengelola Zakat (PPZ) yang biasanya berada di tingkat masjid atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Roziqin menjelaskan UPZ memiliki tiga fungsi utama yaitu mengumpulkan, menyalurkan, dan melaporkan zakat sehingga pengelolaannya lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Pembentukan UPZ dan PPZ tersebut juga merupakan bagian dari sistem pengelolaan zakat yang diatur melalui regulasi resmi agar distribusi zakat dapat tepat sasaran.

*Pengumpulan Zakat Terus Meningkat*

BAZNAS Kota Bandung mencatat tren peningkatan pengumpulan zakat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada awal kepengurusan sebelumnya, pengumpulan zakat fitrah tercatat sekitar Rp28 miliar. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi Rp34 miliar pada tahun berikutnya.

Pada tahun terakhir, total pengumpulan zakat fitrah di Kota Bandung mencapai sekitar Rp61 miliar.

Roziqin menyebut peningkatan tersebut terjadi karena sistem pelaporan semakin tertata dan masyarakat mulai memahami pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

Pelaporan pengumpulan zakat kini dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat masjid, kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota.

BAZNAS juga mulai memanfaatkan sistem digital untuk mempermudah pelaporan dan rekapitulasi data zakat di Kota Bandung.

*Besaran Zakat Fitrah dan Zakat Profesi*

Untuk tahun ini, BAZNAS Kota Bandung menetapkan besaran zakat fitrah sebesar Rp42.500 per jiwa apabila dibayarkan dalam bentuk uang.

Besaran tersebut setara dengan 2,5 kilogram beras sebagai makanan pokok masyarakat.

Selain zakat fitrah, Roziqin juga menjelaskan tentang zakat mal atau zakat harta termasuk zakat profesi yang dikenakan kepada seseorang dengan penghasilan tertentu.

Nisab zakat profesi saat ini setara dengan 85 gram emas yang jika dihitung secara rata-rata setara dengan penghasilan sekitar Rp7,6 juta per bulan.

“Jika seseorang memiliki penghasilan minimal sekitar Rp7,6 juta per bulan, maka ia sudah termasuk wajib mengeluarkan zakat profesi sebesar 2,5 persen,” jelasnya.

*Dorong Penyaluran Zakat Melalui Lembaga Resmi*

Menjelang Idul Fitri, BAZNAS Kota Bandung mengimbau masyarakat menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti UPZ maupun PPZ yang telah dibentuk di berbagai wilayah.

Roziqin berharap momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga.

“Kami mengajak seluruh warga Kota Bandung menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih tertib dan manfaatnya lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (**)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Konghucu Kota Bandung agar ikut Menjaga situasi Pemilu

    Masyarakat Konghucu Kota Bandung agar ikut Menjaga situasi Pemilu

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengajak masyarakat Konghucu menjaga situasi pesta demokrasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 tetap kondusif, damai, aman dan sejuk. Pj.Walikota Bandung memgatakan pada silaturahmi dengan Perwakilan Umat Konghucu dalam Rangka Perayaan Hari Besar Agama Konghucu, Tahun Baru Imlek 2024/Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili (Tahun Naga […]

  • Terkait BBGRM, Lurah Kebon Gedang Buka Gerakan Pungut  Sampah

    Terkait BBGRM, Lurah Kebon Gedang Buka Gerakan Pungut Sampah

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Gedang BANDUNG, MBInews.id – Kegiatan BBGRM LPM Kelurahan Kebon Gedang Batununggal Kota Bandung tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kebon Gedang jalan Wulan 5 Bandung, senin, (28/10/19). Acara ini dihadiri sejumlah pihak terkait Camat Batununggal; Drs.  Tarya, DPD LPM; Wahyu Hidayat, DPC LPM; Ir. Edang, Lurah Kebon Gedang; Deni Sirajudin, Ketua LPM Kelurahan Kebon Gedang; Martopo […]

  • Ditengah Pademi Covid-19, Mahasiswa KPI UIN Bandung Raih Juara Umum Lomba Vidio Inspirasi Zakat

    Ditengah Pademi Covid-19, Mahasiswa KPI UIN Bandung Raih Juara Umum Lomba Vidio Inspirasi Zakat

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Di tengah pandemi Covid-19, mahasiswa UIN SGD Bandung tidak berkurang kreativitas dan  kemampuannya dalam berkarya, salah satunya ditunjukkan oleh Mohammad Afif. Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung semester 2 ini berhasil meraih juara umum dalam lomba video Inspiratif tentang zakat yang diselenggarakan oleh zakatcare.id Dalam pengumumannya di akun Instagram Zakatcare.id lomba ini diselenggarakan dalam rangka […]

  • Turnamen Tenis Meja PWI Cup-1 Kota Sukabumi 2025 Resmi Dibuka, Dorong Kemajuan Olahraga

    Turnamen Tenis Meja PWI Cup-1 Kota Sukabumi 2025 Resmi Dibuka, Dorong Kemajuan Olahraga

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Turnamen Tenis Meja PWI Cup-1 Kota Sukabumi 2025 resmi dibuka di GOR Rengganis, Sabtu (22/02/2025), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025. Ajang ini merupakan wujud kontribusi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi dalam memajukan olahraga, khususnya tenis meja. Selain menggelar turnamen, PWI Kota Sukabumi juga memperkenalkan Persatuan Tenis […]

  • Program Nasional Koperasi Merah Putih Didukung Pos Indonesia

    Program Nasional Koperasi Merah Putih Didukung Pos Indonesia

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PALEMBANG, Mbinews – Pos Indonesia berkomitmen mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk menguatkan ekonomi pedesaan melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dukungan yang diberikan sesuai dengan lini bisnis yang selama ini ditekuni oleh Pos Indonesia yaitu logistik. Dukungan ini melalui kehadiran Plt. Direktur Utama Pos Indonesia Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman pada peresmian Koperasi […]

  • Tingkat Swadaya Masyarakat  Kecamatan Cibeureum Sangat Tinggi Dalam Pemanfaatan P2RW

    Tingkat Swadaya Masyarakat Kecamatan Cibeureum Sangat Tinggi Dalam Pemanfaatan P2RW

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Masyarakat Kecamatan Cibuereum, Kota Sukabumi, mengoptimalkan anggaran program pemberdayaan rukun warga (P2RW), Anggaran yang di gelontorkan oleh Pemda Kota Sukabumi setiap tahunya tersebut, berhasil mendongkrak tingkat swadaya masyarakat. Bahkan, pembangunan nilainya melebihi dari bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, hasil pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat secara langsung melalui dana P2RW setiap tahunnya terus meningkat dari sisi […]

expand_less