Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Memastikan Pelaksanaan Kebijakan WFH Dilakukan Dengan Mengacu Pada Arahan Pemerintah Pusat

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,MBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) dilakukan dengan mengacu pada arahan pemerintah pusat, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik di daerah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan, penerapan WFH di lingkungan Pemkot Bandung saat ini masih berada di atas 60 persen.

Namun demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi seluruh perangkat daerah, khususnya unit yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

Menurut Farhan, sejumlah sektor seperti perizinan, pekerjaan umum, hingga pengawasan lapangan tetap harus bekerja secara langsung di kantor karena sifat pekerjaannya yang tidak bisa dilakukan secara daring.

“Karena kita rata-rata pelayanan publik langsung. Perizinan seperti DPMPTSP tidak mungkin, Ciptabintar tidak mungkin, DSDABM juga tidak mungkin,” ujarnya di Hotel Grandia, Kamis 9 April 2026.

Ia mengatakan, pelaksanaan WFH tetap berada dalam koridor aturan dan tidak boleh mengganggu kualitas pelayanan publik. Untuk itu, seluruh pimpinan perangkat daerah, mulai dari kepala dinas, camat, hingga lurah, diwajibkan tetap masuk dan siaga di wilayah masing-masing.

“Kalau pimpinan semua harus masuk. Camat, lurah juga harus standby,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung juga menerapkan sistem pengawasan berbasis teknologi guna memastikan disiplin dan kinerja pegawai tetap terjaga selama WFH.

Melalui sistem yang dikelola BKPSDM, setiap pegawai diwajibkan meregistrasikan nomor telepon seluler agar dapat dipantau melalui pergerakan GPS.

Selain itu, pegawai juga diwajibkan menyampaikan laporan kerja secara berkala melalui sistem daring sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tugas yang diberikan.

“Satu, kita bisa lacak dari GPS. Kedua, mereka harus memberikan laporan tertulis via online tentang tugas-tugas yang sudah dilaksanakan,” jelas Farhan.

Tak hanya itu, sebelum pelaksanaan WFH, seluruh pimpinan unit kerja juga diwajibkan telah membagikan tugas secara jelas kepada pegawai yang akan bekerja dari rumah.

“Para kepala dinas, kepala bidang, kepala seksi, kepala bagian harus sudah memberikan tugas-tugas kepada mereka,” katanya.

Farhan menjelaskan, tujuan utama kebijakan WFH ini adalah membangun kembali kebiasaan kerja fleksibel yang pernah diterapkan pada masa pandemi, namun dengan tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

Ia menilai, pola kerja dari rumah justru berpotensi meningkatkan produktivitas karena pegawai tetap bisa bekerja melampaui jam kerja formal.

“Kadang-kadang kalau WFH, jam 5 sore juga masih di depan laptop. Jadi diharapkan produktivitas lebih tinggi,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemkot Bandung juga akan mengevaluasi dampak kebijakan ini, termasuk potensi penghematan energi dari berkurangnya mobilitas kendaraan pribadi pegawai.

Pengukuran tersebut rencananya akan dilakukan melalui analisis data konsumsi bahan bakar, guna melihat apakah WFH benar-benar memberikan dampak efisiensi.

“Nanti kita lihat dari data, apakah penghematan BBM bisa terjadi atau tidak,” ujar Farhan.

Di sisi lain, sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan tersebut, Farhan juga mendorong perubahan gaya hidup pegawai dan masyarakat melalui penggunaan transportasi ramah lingkungan.

Ia bersama jajaran Forkopimda bahkan berencana melakukan simbolisasi dengan bersepeda ke kantor sebagai bentuk kampanye kebiasaan baru yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Besok saya bersama teman-teman Forkopimda akan naik sepeda ke kantor. Ini simbol yang menarik,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkot Bandung juga tengah menjajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi para pesepeda di Kota Bandung.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan pengguna sepeda sekaligus mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Farhan menegaskan bahwa penyediaan jalur sepeda merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur jalan yang inklusif di Kota Bandung.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosok Kharismatik Roy Rochajat Saat Bawakan Lagu “ here I AM”

    Sosok Kharismatik Roy Rochajat Saat Bawakan Lagu “ here I AM”

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sosoknya mungkin dikenal berkarisma saat bernyanyi dengan gitarnya dan membawakan Lagu “ Here I AM”. Itulah Roy Rochajat yang akrab disapa Roy. Seorang wiraniaga di salah satu perusahaan otomotif terkenal di Bandung ini, senang dengan musik country sejak dulu. “Musik country berkembang sebenarnya sejak zaman dulu. Pernah dengar lagu Patah Hati, yang […]

  • Harmoni Dalam Doa Untuk Anak Indonesia Bergema Di Kota Bandung

    Harmoni Dalam Doa Untuk Anak Indonesia Bergema Di Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejumlah tokoh agama dan lintas profesi di Kota Bandung menggelar acara “Doa Lintas Iman untuk Anak-anak” di Nu Art Sculpture Park, Jalan Setraduta Raya, Bandung, Sabtu 4 Juni 2022. Acara ini merupakan refleksi atas musibah yang menimpa keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil. Seperti diketahui, putra sulung Emil, yakni […]

  • Rizal Khairul: Dewan Siap Dukung Atensi Anggaran untuk Memenuhi Kebutuhan Calon Jemaah Haji

    Rizal Khairul: Dewan Siap Dukung Atensi Anggaran untuk Memenuhi Kebutuhan Calon Jemaah Haji

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji dari Kota Bandung harus terus ditingkatkan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung siap mendukung atensi anggaran untuk memenuhi kebutuhan calon jemaah haji, terutama untuk layanan kesehatan. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.I.P., M.Si., saat menjadi narasumber dalam […]

  • Tanggapan Terkait Promosi dan Mutasi ASN Pemkot Bandung

    Tanggapan Terkait Promosi dan Mutasi ASN Pemkot Bandung

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Siaran pers Diskominfo Kota Bandung, Rabu 22 Januari 2025 mengenai promosi dan mutasi pejabat tinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Dr. H. Radea Respati, SH., MH., selaku Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, merasa perlu untuk memberikan tanggapan atas pernyataan yang disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, […]

  • Internasionalisasi  USB YPKP Bekerja  Sama dengan Dalanj University Sudan

    Internasionalisasi USB YPKP Bekerja Sama dengan Dalanj University Sudan

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana YPKP (USB YPKP) mencetak sejarah baru dalam upaya internasionalisasi pendidikan dengan menjalin kerja sama resmi bersama Kedutaan Besar Sudan dan Dalanj University. Kesepakatan ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta Memorandum of Agreement (MoA) yang mengatur kolaborasi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, pertukaran mahasiswa, dan pengembangan dosen. Kerja […]

  • Nenden Sukaesih Dukung Pemberdayaan  Potensi Perempuan Kota Bandung untuk Ekonomi Rakyat

    Nenden Sukaesih Dukung Pemberdayaan Potensi Perempuan Kota Bandung untuk Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perempuan  Kota Bandung mempunyai potensi yang besar untuk  meningkatkan perkebangan ekonomi  kerakyatan, dengan mengembangkan ekonomi  keluarga, untuk  itu  perlu ditingkatkan kemampuan para kaum wanita  dengan  di bekali pengetahuan melalui program dan kegiatan   Pelatihan Pelatihan,antara lain pelatihan bidang kuliner.  Akibat pandemi   Covid- 19  banyak masyarakat yang menjadi miskin,karena akibat PHk ( Pemutusan Hubungan […]

expand_less