Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Memastikan Pelaksanaan Kebijakan WFH Dilakukan Dengan Mengacu Pada Arahan Pemerintah Pusat

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,MBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) dilakukan dengan mengacu pada arahan pemerintah pusat, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik di daerah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan, penerapan WFH di lingkungan Pemkot Bandung saat ini masih berada di atas 60 persen.

Namun demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi seluruh perangkat daerah, khususnya unit yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

Menurut Farhan, sejumlah sektor seperti perizinan, pekerjaan umum, hingga pengawasan lapangan tetap harus bekerja secara langsung di kantor karena sifat pekerjaannya yang tidak bisa dilakukan secara daring.

“Karena kita rata-rata pelayanan publik langsung. Perizinan seperti DPMPTSP tidak mungkin, Ciptabintar tidak mungkin, DSDABM juga tidak mungkin,” ujarnya di Hotel Grandia, Kamis 9 April 2026.

Ia mengatakan, pelaksanaan WFH tetap berada dalam koridor aturan dan tidak boleh mengganggu kualitas pelayanan publik. Untuk itu, seluruh pimpinan perangkat daerah, mulai dari kepala dinas, camat, hingga lurah, diwajibkan tetap masuk dan siaga di wilayah masing-masing.

“Kalau pimpinan semua harus masuk. Camat, lurah juga harus standby,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung juga menerapkan sistem pengawasan berbasis teknologi guna memastikan disiplin dan kinerja pegawai tetap terjaga selama WFH.

Melalui sistem yang dikelola BKPSDM, setiap pegawai diwajibkan meregistrasikan nomor telepon seluler agar dapat dipantau melalui pergerakan GPS.

Selain itu, pegawai juga diwajibkan menyampaikan laporan kerja secara berkala melalui sistem daring sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tugas yang diberikan.

“Satu, kita bisa lacak dari GPS. Kedua, mereka harus memberikan laporan tertulis via online tentang tugas-tugas yang sudah dilaksanakan,” jelas Farhan.

Tak hanya itu, sebelum pelaksanaan WFH, seluruh pimpinan unit kerja juga diwajibkan telah membagikan tugas secara jelas kepada pegawai yang akan bekerja dari rumah.

“Para kepala dinas, kepala bidang, kepala seksi, kepala bagian harus sudah memberikan tugas-tugas kepada mereka,” katanya.

Farhan menjelaskan, tujuan utama kebijakan WFH ini adalah membangun kembali kebiasaan kerja fleksibel yang pernah diterapkan pada masa pandemi, namun dengan tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

Ia menilai, pola kerja dari rumah justru berpotensi meningkatkan produktivitas karena pegawai tetap bisa bekerja melampaui jam kerja formal.

“Kadang-kadang kalau WFH, jam 5 sore juga masih di depan laptop. Jadi diharapkan produktivitas lebih tinggi,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemkot Bandung juga akan mengevaluasi dampak kebijakan ini, termasuk potensi penghematan energi dari berkurangnya mobilitas kendaraan pribadi pegawai.

Pengukuran tersebut rencananya akan dilakukan melalui analisis data konsumsi bahan bakar, guna melihat apakah WFH benar-benar memberikan dampak efisiensi.

“Nanti kita lihat dari data, apakah penghematan BBM bisa terjadi atau tidak,” ujar Farhan.

Di sisi lain, sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan tersebut, Farhan juga mendorong perubahan gaya hidup pegawai dan masyarakat melalui penggunaan transportasi ramah lingkungan.

Ia bersama jajaran Forkopimda bahkan berencana melakukan simbolisasi dengan bersepeda ke kantor sebagai bentuk kampanye kebiasaan baru yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Besok saya bersama teman-teman Forkopimda akan naik sepeda ke kantor. Ini simbol yang menarik,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkot Bandung juga tengah menjajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi para pesepeda di Kota Bandung.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan pengguna sepeda sekaligus mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Farhan menegaskan bahwa penyediaan jalur sepeda merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur jalan yang inklusif di Kota Bandung.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Tim Legal Reasoning Layangkan Laporan Ke Mabes Polri Terkait Pernyataan Zulhas

    Ketua Tim Legal Reasoning Layangkan Laporan Ke Mabes Polri Terkait Pernyataan Zulhas

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews –  Pernyataan bernada canda dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan berbuntut panjang. Soalnya Zulhaz begitu dia biasa disapa, dalam pernyataannya mengandung unsur melecehkan agama Islam untuk tujuan politik pribadi dan kelompok. Atas dasar itu, ketua Tim Hukum dan Legal Reasoning dari Dewan Koalisi Aktivis Muda, Syaiful HM atau yang biasa disapa dengan Laa […]

  • UMMI Gelar Wisuda, Rektor Akui Ada Ijin GTPP Kabupaten Sukabumi

    UMMI Gelar Wisuda, Rektor Akui Ada Ijin GTPP Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 668 mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) program pascasarjana, sarjana, dan ahli madya di wisuda dalam situasi Pandemi Covid-19. Prosesi sidang senat terbuka wisuda UMMI 2020 yang berlangsung di lapangan terbuka taman wisata Selabintana Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (01/10/20) diikuti 100 orang. Sedangkan sisanya secara bertahap para wisudawan hanya mengikuti prosesi […]

  • Walikota Sukabumi Sambut Baik Adanya Pasar Sukabumi.com

    Walikota Sukabumi Sambut Baik Adanya Pasar Sukabumi.com

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menyambut baik adanya Pasar Sukabumi.com yang mewadahi para UMKM untuk memasarkan produknya dengan sistem online atau digitalisasi. Apalagi, di dalamnya mereka mendapatkan pendampingan dari UMKM Jabar Juara. “Setidaknya kehadiran Pasar Sukabumi.com bisa membantu produk UMKM kita lebih mendunia,”tutur Fahmi usai membuka acara Grand opening Pasar Sukabumi.com, di Balaikota […]

  • Pemkot Sukabumi Siapkan Anggaran Rp300 Juta, Jasa Pengabdian Dan Purnabakti  Anggota DPRD Kota Sukabumi

    Pemkot Sukabumi Siapkan Anggaran Rp300 Juta, Jasa Pengabdian Dan Purnabakti Anggota DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyiapkan anggaran sekitar Rp300 juta untuk anggota DPRD Kota Sukabumi. Anggaran yang sudah disiapkan tersebut diperuntukan untuk uang jasa pengabdian atau purnabakti anggota dewan periode 2014-2019. “Nantinya anggota dewan yang akan berakhir jabatan nya akan mendapatan dana purnabakti sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 18 tahun 2017 tentang […]

  • Hari Pertama, DPRD Kota Sukabumi Ikut Terjun Pantau PSBB

    Hari Pertama, DPRD Kota Sukabumi Ikut Terjun Pantau PSBB

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi ikut memantau jalanya  penerapan Pembatasan Sosial Berskal Besar (PSBB) dihari pertama. Bahkan dewan meminta masyarakat bisa mematuhi serta mendukung program tersebut, sebab diterapakanya PSBB salah satu bentuk untuk memutus mata rantai penyebaran covid- 19.”keberhaailan PSBB juga butuh dukungan dari masyarakat,”ujar Ketua DPRD Kota sukabumi Kamal […]

  • Jelang Idul Adha, PMK di Kota Sukabumi Masih Nol Kasus

    Jelang Idul Adha, PMK di Kota Sukabumi Masih Nol Kasus

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah, Pemerintah Kota Sukabumi pastikan hewan qurban yang dijual sudah lolos seleksi kesehatan, termasuk bebas virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Jumat (08/07). Baca Juga: Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI Baru-baru ini, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Kapolres […]

expand_less