Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Memastikan Pelaksanaan Kebijakan WFH Dilakukan Dengan Mengacu Pada Arahan Pemerintah Pusat

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,MBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) dilakukan dengan mengacu pada arahan pemerintah pusat, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik di daerah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan, penerapan WFH di lingkungan Pemkot Bandung saat ini masih berada di atas 60 persen.

Namun demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi seluruh perangkat daerah, khususnya unit yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

Menurut Farhan, sejumlah sektor seperti perizinan, pekerjaan umum, hingga pengawasan lapangan tetap harus bekerja secara langsung di kantor karena sifat pekerjaannya yang tidak bisa dilakukan secara daring.

“Karena kita rata-rata pelayanan publik langsung. Perizinan seperti DPMPTSP tidak mungkin, Ciptabintar tidak mungkin, DSDABM juga tidak mungkin,” ujarnya di Hotel Grandia, Kamis 9 April 2026.

Ia mengatakan, pelaksanaan WFH tetap berada dalam koridor aturan dan tidak boleh mengganggu kualitas pelayanan publik. Untuk itu, seluruh pimpinan perangkat daerah, mulai dari kepala dinas, camat, hingga lurah, diwajibkan tetap masuk dan siaga di wilayah masing-masing.

“Kalau pimpinan semua harus masuk. Camat, lurah juga harus standby,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung juga menerapkan sistem pengawasan berbasis teknologi guna memastikan disiplin dan kinerja pegawai tetap terjaga selama WFH.

Melalui sistem yang dikelola BKPSDM, setiap pegawai diwajibkan meregistrasikan nomor telepon seluler agar dapat dipantau melalui pergerakan GPS.

Selain itu, pegawai juga diwajibkan menyampaikan laporan kerja secara berkala melalui sistem daring sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tugas yang diberikan.

“Satu, kita bisa lacak dari GPS. Kedua, mereka harus memberikan laporan tertulis via online tentang tugas-tugas yang sudah dilaksanakan,” jelas Farhan.

Tak hanya itu, sebelum pelaksanaan WFH, seluruh pimpinan unit kerja juga diwajibkan telah membagikan tugas secara jelas kepada pegawai yang akan bekerja dari rumah.

“Para kepala dinas, kepala bidang, kepala seksi, kepala bagian harus sudah memberikan tugas-tugas kepada mereka,” katanya.

Farhan menjelaskan, tujuan utama kebijakan WFH ini adalah membangun kembali kebiasaan kerja fleksibel yang pernah diterapkan pada masa pandemi, namun dengan tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

Ia menilai, pola kerja dari rumah justru berpotensi meningkatkan produktivitas karena pegawai tetap bisa bekerja melampaui jam kerja formal.

“Kadang-kadang kalau WFH, jam 5 sore juga masih di depan laptop. Jadi diharapkan produktivitas lebih tinggi,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemkot Bandung juga akan mengevaluasi dampak kebijakan ini, termasuk potensi penghematan energi dari berkurangnya mobilitas kendaraan pribadi pegawai.

Pengukuran tersebut rencananya akan dilakukan melalui analisis data konsumsi bahan bakar, guna melihat apakah WFH benar-benar memberikan dampak efisiensi.

“Nanti kita lihat dari data, apakah penghematan BBM bisa terjadi atau tidak,” ujar Farhan.

Di sisi lain, sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan tersebut, Farhan juga mendorong perubahan gaya hidup pegawai dan masyarakat melalui penggunaan transportasi ramah lingkungan.

Ia bersama jajaran Forkopimda bahkan berencana melakukan simbolisasi dengan bersepeda ke kantor sebagai bentuk kampanye kebiasaan baru yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Besok saya bersama teman-teman Forkopimda akan naik sepeda ke kantor. Ini simbol yang menarik,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkot Bandung juga tengah menjajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi para pesepeda di Kota Bandung.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan pengguna sepeda sekaligus mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Farhan menegaskan bahwa penyediaan jalur sepeda merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur jalan yang inklusif di Kota Bandung.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Hasil Pembangunan Infrastruktur, Kang Emil Kunjungi Kota Sukabumi

    Cek Hasil Pembangunan Infrastruktur, Kang Emil Kunjungi Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jabar Boy Iman Nugraha, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi, Minggu (2/1/2022). Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur yang kerap disapa Kang Emil tersebut, meninjau langsung hasil prmbangunan infrastruktur, yang telah diselesaikan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Kang Emil bersama sang […]

  • Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 2.813 APK

    Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 2.813 APK

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung telah menertibkan sebanyak 2.813 Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan sejak 1 Desember 2023 sampai 22 Januari 2024. Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Bandung, Yayan Ruyandi mengatakan, dalam penertiban APK tersebut, Satpol PP telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Lebih jauh […]

  • Jamin Keamanan Warga Negara, KIP Dorong DPR Bahas RUU PDP

    Jamin Keamanan Warga Negara, KIP Dorong DPR Bahas RUU PDP

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Komisi Informasi Pusat (KIP) mendorong pemerintah segera membahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berkaitan Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi. Hal ini mendesak dilakukan untuk menjamin keamanan warga negara. komisioner KIP Pusat, Arif Kuswardono Komisioner informasi pusat mengatakan RUU Perlindungan Data Pribadi bersinggungan dengan perundang-undangan No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. […]

  • Tata Kelola Transparan dan Akuntabel, Pemkot Bandung Terapkan Manajemen Risiko

    Tata Kelola Transparan dan Akuntabel, Pemkot Bandung Terapkan Manajemen Risiko

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Salah satunya melalui sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 38 Tahun 2025 tentang Pedoman Manajemen Risiko. Kegiatan ini diikuti oleh para sekretaris dinas, kepala subbagian program dan keuangan, serta pejabat terkait dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot […]

  • Update Kasus Cacar Monyet, Dinkes Kota Sukabumi: Belum Ada Kasus Yang Terkonfimasi

    Update Kasus Cacar Monyet, Dinkes Kota Sukabumi: Belum Ada Kasus Yang Terkonfimasi

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menindaklanjuti kabar terkonfirmasinya kasus cacar monyet (Monkeypox) di Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengkonfirmasi hingga saat ini, tidak ada kasus yang terdata di Kota Sukabumi, Selasa (14/11). Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah, yang menyebutkan bahwa hingga saat ini di Kota Sukabumi masih belum […]

  • PTMT Bertahap Di Kota Bandung Berjalan Lancar

    PTMT Bertahap Di Kota Bandung Berjalan Lancar

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Bertahap di Kota Bandung berjalan dengan lancar. Hingga kini tidak ada kendala berarti, apalagi temuan terjadinya transmisi Covid-19. Hal itu tak lain karena kehati-hatian Pemerintah (Pemkot) Bandung dalam menyeleksi sekolah yang mengajukan PTMT Bertahap. Utamanya, berkenaan dengan kesiapan sekolah terkait protokol kesehatan. Dari 4 ribuan lebih […]

expand_less