Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Memastikan Pelaksanaan Kebijakan WFH Dilakukan Dengan Mengacu Pada Arahan Pemerintah Pusat

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,MBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) dilakukan dengan mengacu pada arahan pemerintah pusat, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik di daerah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan, penerapan WFH di lingkungan Pemkot Bandung saat ini masih berada di atas 60 persen.

Namun demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi seluruh perangkat daerah, khususnya unit yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

Menurut Farhan, sejumlah sektor seperti perizinan, pekerjaan umum, hingga pengawasan lapangan tetap harus bekerja secara langsung di kantor karena sifat pekerjaannya yang tidak bisa dilakukan secara daring.

“Karena kita rata-rata pelayanan publik langsung. Perizinan seperti DPMPTSP tidak mungkin, Ciptabintar tidak mungkin, DSDABM juga tidak mungkin,” ujarnya di Hotel Grandia, Kamis 9 April 2026.

Ia mengatakan, pelaksanaan WFH tetap berada dalam koridor aturan dan tidak boleh mengganggu kualitas pelayanan publik. Untuk itu, seluruh pimpinan perangkat daerah, mulai dari kepala dinas, camat, hingga lurah, diwajibkan tetap masuk dan siaga di wilayah masing-masing.

“Kalau pimpinan semua harus masuk. Camat, lurah juga harus standby,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung juga menerapkan sistem pengawasan berbasis teknologi guna memastikan disiplin dan kinerja pegawai tetap terjaga selama WFH.

Melalui sistem yang dikelola BKPSDM, setiap pegawai diwajibkan meregistrasikan nomor telepon seluler agar dapat dipantau melalui pergerakan GPS.

Selain itu, pegawai juga diwajibkan menyampaikan laporan kerja secara berkala melalui sistem daring sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tugas yang diberikan.

“Satu, kita bisa lacak dari GPS. Kedua, mereka harus memberikan laporan tertulis via online tentang tugas-tugas yang sudah dilaksanakan,” jelas Farhan.

Tak hanya itu, sebelum pelaksanaan WFH, seluruh pimpinan unit kerja juga diwajibkan telah membagikan tugas secara jelas kepada pegawai yang akan bekerja dari rumah.

“Para kepala dinas, kepala bidang, kepala seksi, kepala bagian harus sudah memberikan tugas-tugas kepada mereka,” katanya.

Farhan menjelaskan, tujuan utama kebijakan WFH ini adalah membangun kembali kebiasaan kerja fleksibel yang pernah diterapkan pada masa pandemi, namun dengan tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

Ia menilai, pola kerja dari rumah justru berpotensi meningkatkan produktivitas karena pegawai tetap bisa bekerja melampaui jam kerja formal.

“Kadang-kadang kalau WFH, jam 5 sore juga masih di depan laptop. Jadi diharapkan produktivitas lebih tinggi,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemkot Bandung juga akan mengevaluasi dampak kebijakan ini, termasuk potensi penghematan energi dari berkurangnya mobilitas kendaraan pribadi pegawai.

Pengukuran tersebut rencananya akan dilakukan melalui analisis data konsumsi bahan bakar, guna melihat apakah WFH benar-benar memberikan dampak efisiensi.

“Nanti kita lihat dari data, apakah penghematan BBM bisa terjadi atau tidak,” ujar Farhan.

Di sisi lain, sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan tersebut, Farhan juga mendorong perubahan gaya hidup pegawai dan masyarakat melalui penggunaan transportasi ramah lingkungan.

Ia bersama jajaran Forkopimda bahkan berencana melakukan simbolisasi dengan bersepeda ke kantor sebagai bentuk kampanye kebiasaan baru yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Besok saya bersama teman-teman Forkopimda akan naik sepeda ke kantor. Ini simbol yang menarik,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkot Bandung juga tengah menjajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi para pesepeda di Kota Bandung.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan pengguna sepeda sekaligus mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Farhan menegaskan bahwa penyediaan jalur sepeda merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur jalan yang inklusif di Kota Bandung.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas Pengolahan dan Pengangkutan Sampah Mulai Pulih, Sejumlah TPS Masih Jadi Perhatian

    Aktivitas Pengolahan dan Pengangkutan Sampah Mulai Pulih, Sejumlah TPS Masih Jadi Perhatian

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Pengangkutan ke TPA Sarimukti Kembali Berjalan, Penanganan Sampah Berangsur Normal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti telah kembali berjalan. Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal. Kepala DLH Kota Bandung, Darto menerangkan, kondisi penumpukan sampah yang sempat […]

  • Kang Asmul Puji Dermawan Pendonor Bulan Dana Kemanusiaan PMI dan Panitia Penggerak

    Kang Asmul Puji Dermawan Pendonor Bulan Dana Kemanusiaan PMI dan Panitia Penggerak

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., yang biasa di sebut Kang Asmul menghadiri acara undangan PMI Kota Bandung dalam kegiatan Penutupan dan Serah Terima Hasil Bulan Dana Kemanusiaan PMI Tahun 2024, di Pendopo Kota Bandung, Senin (23/12/2024). Acara ini dihadiri Pj Sekda Kota Bandung, Dharmawan, Ketua PMI Kota Bandung Ade […]

  • Sanitasi Kota Bandung Semakin Membaik

    Sanitasi Kota Bandung Semakin Membaik

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menuntaskan masalah Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan pada 2023 mendatang. Dari 151 kelurahan di 30 kecamatan, sebanyak 93 kelurahan atau 82.63 persen telah bebas ODF. “Pemkot Bandung berupaya meningkatkan akses sanitasi dan percepatan kelurahan ODF masuk dalam misi 1 sasaran 2. Yaitu […]

  • Rembug Bedas Bupati Bandung di Desa Cikasungka, Ungkapkan Manfaat Big Data

    Rembug Bedas Bupati Bandung di Desa Cikasungka, Ungkapkan Manfaat Big Data

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Kegiatan rutin Rembug Bedas yang merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) ini untuk membangun kekompakan atau kebersamaan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan peningkatan pembangunan di desa-desa. Hal itu terungkap pada pelaksanaan Rembug Bedas ke-123 di Kantor Desa Cikasungka Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung, Selasa (4/6/2024). […]

  • Diskumindag Kota Sukabumi Klaim Stok Minyak Goreng Normal, Kadis: Justru Kelangkaan Diakibatkan Oleh “Panic Buying” Masyarakat

    Diskumindag Kota Sukabumi Klaim Stok Minyak Goreng Normal, Kadis: Justru Kelangkaan Diakibatkan Oleh “Panic Buying” Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 22 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Langkanya minyak goreng di pasaran membuat masyarakat menjadi kebingungan. Pasalnya, komoditas tersebut merupakan salah satu bahan pokok penting yang dibutuhkan masyarakat setiap harinya, baik itu untuk kebutuhan rumah tangga, hingga kebutuhan para pelaku usaha kuliner, Selasa (22/02/2022). Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Ayi Jamiat mengatakan, langkanya […]

  • Komisi B Minta Pemkot Jaga Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan

    Komisi B Minta Pemkot Jaga Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, – Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kota Bandung bersama Wali Kota Bandung Yana Mulyana, melakukan monitoring ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan, di Pasar Baru, Bandung, Rabu (15/3/2023). Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Nunung Nurasiah, S.Pd., Wakil Ketua Komisi B, H. Wawan Mohamad Usman, S.P., serta […]

expand_less