Breaking News
Trending Tags

DPRD Bandung Ingin Pendampingan Hukum bagi Warga Miskin Lebih Tepat Sasaran

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG ,Mbinews – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD tentang Lembaga Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin, di Ruang Rapat Bapemperda, Rabu (6/5/2026).

Rapat dipimpin Ketua Bapemperda Dudy Himawan, S.H., didampingi Wakil Ketua Bapemperda Asep Robin, S.H., M.H., serta dihadiri sejumlah anggota Bapemperda, di antaranya Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, drg. Susi Sulastri, M. Bagja Wibawa, S.H., Siti Marfuah, S.S., S.Pd., M.Pd., Nunung Nurasiah, S.Pd., dan Sendi Lukmanulhakim, S.H.

Turut hadir dalam rapat tersebut Dinas Sosial Kota Bandung, Bagian Hukum Setda Kota Bandung, serta Tim Kelompok Pakar.

Dalam pembahasan, Anggota Bapemperda drg. Susi Sulastri menekankan pentingnya perlindungan terhadap keselamatan anak melalui keberadaan bantuan hukum yang mampu memberikan advokasi bagi masyarakat.

Menurutnya, regulasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan perlindungan hukum yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menyoroti pentingnya mekanisme evaluasi dan pemilahan penerima bantuan hukum agar pelaksanaannya tepat sasaran.

“Regulasi ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dapat dikolaborasikan dengan perda lain yang sudah dimiliki Pemerintah Kota Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Bapemperda Nunung Nurasiah menilai unsur kewilayahan perlu dilibatkan dalam proses pemutakhiran data masyarakat kurang mampu. Selain itu, cakupan bantuan hukum juga harus diperjelas, baik bentuk maupun jenis bantuan yang diberikan.

Ia menegaskan, bantuan hukum bagi masyarakat harus berjalan hingga tuntas dan memberikan penyelesaian yang jelas bagi warga.

“Kami ingin perda ini tidak disalahgunakan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Bapemperda Asep Robin berharap Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai aturan teknis dapat segera disiapkan sebelum perda diberlakukan. Menurutnya, teknis pelaksanaan terkait advokat maupun Organisasi Bantuan Hukum (OBH) harus diatur secara jelas sesuai ketentuan perundang-undangan.

Asep juga menyoroti pentingnya ketepatan pendataan masyarakat miskin agar bantuan hukum tidak salah sasaran. Ia meminta pengawasan dilakukan secara ketat, termasuk apabila ditemukan oknum di tingkat kewilayahan yang bermain dalam proses pendataan.

“Apapun yang bisa kita bantu, khususnya di DPRD Kota Bandung, akan terus kita upayakan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Bapemperda Sendi Lukmanulhakim mengusulkan pembuatan wadah atau aplikasi digital yang dapat diakses masyarakat untuk memantau proses bantuan hukum yang sedang berjalan.

Dengan sistem tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengetahui perkembangan penanganan bantuan hukum sehingga pelayanan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses.

Adapun Anggota Bapemperda Erick Darmadjaya menegaskan agar pelaksanaan program bantuan hukum tidak salah sasaran dan benar-benar mampu membantu masyarakat miskin yang membutuhkan pendampingan serta perlindungan hukum secara adil dan merata.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Bakal Revitalisasi Dua  Sumur Bersejarah  Dijadikan Destinasi Wisata Baru

    Pemkot Bandung Bakal Revitalisasi Dua Sumur Bersejarah Dijadikan Destinasi Wisata Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana merevitalisasi lahan eks Palaguna Alun-alun Kota Bandung. Di sana terdapat dua sumur bersejarah yang dapat menjadi destinasi wisata baru. Wakil Wali kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan situs Sumur Bandung tersebut memiliki nilai sejarah tinggi. Sumur tersebut merupakan salah satu tonggak berdirinya Kota Bandung. “Mudah-mudahan sumur ini bisa […]

  • Awal Pekan Tahun, Komoditas Harga cabe Rawit Merah  Di Sukabumi Alami Kenaikan

    Awal Pekan Tahun, Komoditas Harga cabe Rawit Merah Di Sukabumi Alami Kenaikan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Harga cabe rawit merah di awal pekan tahun 2020 ini terus meroket, saat ini komoditi tersebut dibandrol Rp70 ribu per kilogramnya. Sebelumnya harga cabe rawit merah berada dikisaran Rp48 ribu per kilonya. Harga tersebut juga tergolong tinggi dari harga normalnya sekitar Rp40 ribu per kilonya. Kabid  Perdagangan Dinas Koperasi perdagangan dan Perindustrian […]

  • Awal 2026, RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi Resmi Sediakan Layanan Kemoterapi

    Awal 2026, RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi Resmi Sediakan Layanan Kemoterapi

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi resmi menyelenggarakan layanan kemoterapi mulai Januari 2026. Persetujuan ini dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan melalui surat resmi yang diterima rumah sakit, Kamis (18/12/2025). Layanan kemoterapi di RSUD R. Syamsudin, S.H. sebelumnya sudah diajukan sejak 2018, namun baru mendapatkan persetujuan setelah manajemen rumah sakit dan Pemkot Sukabumi melakukan upaya percepatan. […]

  • Waspada, Amankan Percakapan di WhatsApp

    Waspada, Amankan Percakapan di WhatsApp

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Praktisi Cyber Security, Restia Moegiono mengatakan adanya pembajakan akun WhatsApp (WA) , sering menyebabkan serangan sosial enginneering pada kontak yang terhubung pada akun tersebut. “Social engineering atau rekayasa sosial merupakan teknik manipulasi psikologis manusia yang digunakan agar korban melakukan tindakan tertentu yang merugikan,“ kata Restia pada Ngulik episode ke – 11, Kamis […]

  • FPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Ini Pesan Penjabat Walikota

    FPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Ini Pesan Penjabat Walikota

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi menggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) untuk rencana kerja tahun 2025. Dalam kegiatan tersebut, dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, Senin (26/02). Dalam keterangannya, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi menyebutkan bahwa, pembangunan bidang pendidikan bukan hanya tugas disdik semata, melainkan […]

  • Komisi II DPRD Kota Sukabumi: Pesimis Pembangunan Pedestrian A. Yani Tuntas Sesuai Target

    Komisi II DPRD Kota Sukabumi: Pesimis Pembangunan Pedestrian A. Yani Tuntas Sesuai Target

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi II DPRD Kota Sukabumi mewniali, jika pembangunan pedestrtian Jalan. A.Yani yang saat ini sedang dalam pembangunan tidak akan tuntas sesuai jadwal. Hal itu dikarenakan masih banyaknya PKL yang berjualan, ditambah dengan akses lalu lintas yang sangat padat. Yang lebih parah lagi alat berat pendukung pembangunan juga sempat di pindahakn lantaran untuk […]

expand_less