Ketua DPRD Kota Bandung Dorong UMKM Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing
- account_circle MBI Admin
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, MBINEWS — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., atau yang akrab disapa Kang Asmul, memberikan motivasi sekaligus berbagi pengalaman dalam Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi Perusahaan Kecil dan UMKM yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung di Hotel Oakwood Bandung, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para pelaku UMKM, perusahaan kecil, serta calon wirausahawan yang ingin meningkatkan kapasitas dan daya saing usahanya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana.
Di hadapan peserta, Kang Asmul membagikan pengalaman panjangnya dalam membangun dan mengembangkan usaha fesyen Ethica dari skala kecil hingga mampu menembus pasar nasional. Menurutnya, perjalanan sebuah usaha membutuhkan ketekunan, konsistensi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
Ia menegaskan bahwa tantangan ekonomi saat ini semakin kompleks. Persaingan tidak lagi terjadi hanya di tingkat lokal, tetapi telah berkembang hingga tingkat nasional dan global. Karena itu, pelaku UMKM dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usahanya.
“UMKM tidak cukup hanya bertahan, tetapi harus mampu naik kelas. Kuncinya adalah meningkatkan produktivitas dan kualitas usaha secara berkelanjutan,” ujar Kang Asmul.
Menurutnya, produktivitas bukan sekadar bekerja lebih keras, melainkan bagaimana bekerja secara efektif, efisien, inovatif, dan mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih besar. Produktivitas juga berkaitan erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, pengelolaan usaha yang baik, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar.
Kang Asmul menilai Kota Bandung memiliki potensi besar dalam berbagai sektor ekonomi, mulai dari ekonomi kreatif, kuliner, fesyen, jasa, hingga industri kecil. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas para pelaku usaha agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.
“Kegiatan pelatihan seperti ini sangat penting karena menjadi ruang pembelajaran, berbagi pengalaman, sekaligus penguatan kapasitas bagi para pelaku usaha. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, UMKM akan semakin siap menghadapi tantangan pasar,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal sebagai momentum meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan memperkuat daya saing usaha masing-masing.
Pada kesempatan itu, Kang Asmul juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan yang terus menghadirkan program-program peningkatan kapasitas tenaga kerja dan produktivitas usaha.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, dukungan terhadap peningkatan kualitas dan produktivitas UMKM harus terus dilakukan agar mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” tuturnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM semakin termotivasi untuk mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, serta mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Saat ini belum ada komentar