Breaking News
Trending Tags

Bentuk Perhatian Kepada Ratu Anggar Asal Sukabumi, Pemkot Akan Gelar Kejuaraan Anggar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), bekerjasma dengan Pengkot IKASI Sukabumi dan Flodesa Fencing Club Sukabumi, akan menyelenggarakan kejuaraan Anggar Terbuka memerebutkan Pial Wali Kota Sukabumi dan Piala Zus Undap. Agenda tersebut akan digelar pada tangal 29 November hingga 1 Desember 2024.

Ketua Pelaksana Yogi Darmawan, mengungkapkan, kejuaraan anggar ini merupakan salah satu bentuk penghargaan serta perhatian Penjabat (Pj) Wali Sukabumi, Kusmana Hartadji kepada Pahlawan Olahraga Anggar asal Kota Sukabumi, bernama Zus Undap.”Kejuaraan ini juga bisa menjadi salah satu bentuk pembinaan kepada atlit anggar Kota Sukabumi,”jelas Yogi. Kemarin.

Secara singkat, Yogi membeberkan sejarah Zus Undap atau Ratu Anggar Indonesia asal Sukabumi tersebut, Dimana, kata Yogi, Terbentuknya perkumpulan olahraga anggar di Sukabumi sekitar tahun 1970.an, ketika Zus Undap seorang atlet Anggar yang lahir pada tanggal 3 April 1934 di Ujung Pandang Sulawesi Selatan hijrah pindah ke Sukabumi karena menikah dengan Rd. Slamet Poerawinata pada tahun 1961.

Perempuan yang bernama lengkap Elisabeth Adriana Alida Undap mempunyai 4 ( empat ) orang anak yang bernama Flodesa, Arif Budiman, Yosea dan Rachmat yang semuanya menjadi atlet anggar. Dari ke empat anaknya tersebut, sampai sekarang yang masih aktif melatih anggar yaitu Yosea ( Rocky ) yang melatih anggar di negara Brunei Darussalam dan Rachmat ( Glenn ) yang melatih di Kota Sukabumi.

Awal mulanya Zus Undap mengenal dan berlatih Anggar di ujung pandang dilatih oleh Bapak Sengkey seorang tentara KNIL yang punya keahlian olahraga anggar dan menurunkan keahliannya kepada Zus Undap sehingga Zus Undap memperoleh banyak prestasi juara baik di tingkat nasional maupun internasional berkat asuhan dan binaan dari Bapak Sengkey.

Olahraga yang digelutinya memang kurang populer di Indonesia. Namun bagi E.A.A. Poerawinata alias Zus Undap, hal itu justru membuat namanya menjadi dikenal banyak orang. Zus Undap disebut-sebut sebagai atlet anggar perempuan pertama di Indonesia. la telah bertanding anggar mulai dari PON III (1953) hingga PON IX (1977), mengumpulkan 13 medali emas dan 10 medali perak. Perolehan medali semasa aktif menjadi atlet anggar belum terhitung dari pertandingan – pertandingan yang lainnya seperti kejuaraan antar club, kejuaraan daerah, kejuaraan nasional dan kejuaraan internasional lainnya .

Pada tahun 1960 Zus Undap sudah ikut bertanding di Olimpiade Roma meski tidak memperoleh medali tetapi keikutsertaan ini menjadi catatan bersejarah bagi negara indonesia. Ketika GANEFO ( Olympiade Asia Pasifik ) diadakan di Jakarta pada tahun 1963, ia mendapatkan medali emas di kelas Floret Putri.

Setelah mengakhiri kariernya sebagai atlet, Zus Undap menetap di Sukabumi dan mengajar olahraga di di SMA BPK Penabur Sukabumi karena memang beliau adalah lulusan APD ( Akademi Pendidikan Djasmani ) Bandung. Kemampuannya tidak hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai pelatih yang mampu mencetak atlet-atlet berprestasi, membuatnya dikenal sebagai pelatih dengan ‘dedikasi tinggi dan bertangan dingin’.

Ketika ia harus melatih atlet anggar nasional di Jakarta, Zus Undap rela setiap hari pulang pergi Jakarta – Sukabumi, agar kedua tugasnya sebagai guru dan pelatih tetap dapat ditunaikan. Bolak-baliknya Zus Undap tentu bukan hanya karena anak-anaknya yang berjumlah empat orang. ” Soalnya, saya mengajar olahraga juga di SMA BPK Penabur Sukabumi. Tak sampai hati kalau di tinggal – tinggal,” begitu ucapnya ketika ditanya oleh Indrie HP seorang wartawan Mingguan Bola di edisi No 117 yang terbit pada tanggal 23 mei 1986.

Disamping kesibukannya di tingkat nasional, semenjak menetap di sukabumi selain menjadi atlet anggar yang mewakili Kota Sukabumi Zus Undap juga menjadi instruktur anggar di Sekolah Polisi Negara ( Akademi Angkatan Kepolisian ) yang sekarang bernama SETUKPA POLRI yang pada saat itu anggar menjadi mata pelajaran wajib bagi para siswanya. Zus Undap pun terus mengenalkan, membina dan mengembangkan olahraga anggar di Sukabumi, dimulai dengan mengajarkan anggar bagi putra putrinya, cucu cucunya, tetangganya, teman-teman dari anaknya sampai terbentuk club anggar yang bernama flodesa fencing club yang terbuka untuk umum.

Zus Undap yang pada PON 1977 sebagai penyala Api Kaldron bersama perenang Achmad Dimyati, Mohammad Sarengat dan Minarni Sudaryanto setelah pensiun jadi atlet terlibat aktif di kepengurusan Tingkat Nasional IKASI ( Ikatan Anggar Seluruh Indonesia ) untuk pengembangan anggar di Indonesia. Perempuan yang disebut sebagai “Ratu Anggar Indonesia” yang tercatat dalam buku 99 TOKOH OLAHRAGA INDONESIA Catatan Satu Abad ( 1908 – 2008 ) yang dibuat oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia meninggal dunia dalam damai pada tanggal 1 Juni 2018 di Kota Sukabumi dengan meninggalkan kenangan yang tak tergantikan bagi keluarganya dan warga Kota Sukabumi.

Di film dokumenter “ THE LAST COACH – Survive Or Disappear “ yang tayang di Youtube pada tanggal 21 April 2022 anak bungsu Zus Undap yang bernama Rachmat yang akrab dipanggil Om Glenn mengungkapkan keinginannya ingin membuat suatu kejuaraan.

“Om Glenn ingin bikin, Zus Undap Cup, atau misalnya bisa bikin Walikota Sukabumi Cup yang memperebutkan piala bergilir Zus Undap, atau Zus Undap Cup memperebutkan piala bergilir Walikota Sukabumi., itu bebas saja.. Tadinya hanya sebatas wacana saja., karena kejuaraan anggar itu kan biaya peralatannya yang mahal,”terang Yogi.

Zus Undap dan Keluarga Poerawinata telah mengabdikan diri untuk kemajuan dunia anggar di Kota Sukabumi, Jawa Barat dan juga di Indonesia selama hampir setengah abad lamanya. Tak terhitung lagi jasa dan jumlah medali yang mereka bawa untuk mengharumkan nama Indonesia, Jawa Barat dan Kota Sukabumi. Mereka rela mengorbankan tenaga, waktu juga hartanya dengan tujuan agar bisa mendidik para atletnya dengan sepenuh hati dan membantu mereka sebaik mungkin agar bisa meraih prestasi yang mengharumkan namanya juga Kota Sukabumi.

Dedikasi Zus Undap dan Keluarganya dalam mengembangkan olahraga anggar di Indonesia, Jawa Barat dan sukabumi, akhirnya Kejuaraan ini terwujud.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tedy Rusmawan Sambut Baik Sosialisasi Perda P4GN di Ruang Publik

    Tedy Rusmawan Sambut Baik Sosialisasi Perda P4GN di Ruang Publik

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri acara Peresmian Taman Panatayuda Bersih Narkoba (Bersinar), di Taman Panatayuda Kota Bandung, Rabu (15/6/2022). Acara ini dihadiri Wali Kota Bandung Yana Mulyana, kepala BNN Provinsi Jawa Barat, kepala BNN Kota Bandung, Forkopimda Kota Bandung, dan masyarakat. Setelah sejumlah sambutan selesai, dilakukan penandatangan […]

  • Komisi II Soroti Penurunan Hasil Budidaya Perikanan

    Komisi II Soroti Penurunan Hasil Budidaya Perikanan

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, Mbinews.id – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat soroti turunnya hasil budidaya bibit perikanan, penurunan jumlah hasil pembibitan tersebut terjadi karena menurunnya pasokan pakan ikan di tengah pandemi covid-19. Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Faizal Hafan Farid saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas Perikanan dan Kelautan Wilayah […]

  • DPRD Jabar Pastikan Program Rutilahu Terus Dijalankan, Warga Rasakan Langsung Mamfaatnya

    DPRD Jabar Pastikan Program Rutilahu Terus Dijalankan, Warga Rasakan Langsung Mamfaatnya

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    KARAWANG, MBInews.id – Kalangan DPRD Provins Jawa Barat, memastikan program pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) masih akan terus dijalankan. Hal ini karena Program Rutilahu merpakan program yang dapat dirasakan langsung mamfaatnya bagi warga penerima Rutilahu agar dapat hidup tempat yang lanyak bersama keluarganya. Wakil Ketua Pansus II (LKPJ) DPRD Jabar, H. Ali Hasan S.Ip […]

  • Siagakan Personil Kebersihan, Wisatawan Apresiasi Kebersihan Kota Bandung

    Siagakan Personil Kebersihan, Wisatawan Apresiasi Kebersihan Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS — Sebanyak 640 personel diterjunkan untuk memberisihkan 108 titik yang mencakup kawasan wisata, 64 ruas jalan, serta 40 pasar di Kota Bandung pada H+1 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Minggu 22 Maret 2026. Dukungan operasional diperkuat dengan 123 unit peralatan, termasuk 2 alat berat, 2 road sweeper, 56 truk, 6 unit pickup, serta 57 […]

  • Dimasa Wabah Covid-19, Begini Mekanisme PPDB Kota Bandung Sudah Di Depan Mata

    Dimasa Wabah Covid-19, Begini Mekanisme PPDB Kota Bandung Sudah Di Depan Mata

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Saat Covid-19 masih mewabah, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung sudah di depan mata. Oleh karenanya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung bakal mengubah mekanisme PPDB tahun ini agar tetap sejalan dengan protokol kesehatan. Sekretaris Disdik Kota Bandung, Cucu Saputra menjelaskan, ada perbedaan signifikan dalam mekanisme pendaftaran. Tahun lalu, orang tua siswa […]

  • POSDIGI Tersedia di Tokopedia, Meterai Asli Kini Bisa Dibeli Online

    POSDIGI Tersedia di Tokopedia, Meterai Asli Kini Bisa Dibeli Online

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – PT Pos Finansial Indonesia (POSDIGI) mendukung langkah PT Pos Indonesia (Persero) dalam memperluas distribusi meterai tempel asli terbitan PERURI (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia) melalui kanal digital modern. Masyarakat dapat membeli meterai resmi secara mudah dan aman melalui Official Store Tokopedia Pos Finansial Indonesia. Inisiatif untuk mencegah peredaran meterai tempel palsu […]

expand_less