Breaking News
Trending Tags

Dinilai Cacat Hukum, Eksekusi Lahan Milik Hendrew Tetap Dilakukan Oleh PN Bale Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id -Eksekusi lahan seluas lebih dari 1.000 meter persegi yang beralamat di Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) oleh Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung itu dinilai cacat hukum.

Pasalnya, lahan tersebut bukan milik PT. Hayako Prima Indonesia, tetapi milik Hendrew Sastra Husnandar. Selama ini, PT. Hayako hanya menyewa kepada Hendrew.

Meski begitu, eksekusi oleh PN Bale Bandung tetap dilakukan. Padahal Hendrew selaku pemilik lahan tengah melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH).
“Untuk eksekusi seperti ini seharusnya pengadilan menunda dulu. Karena kami dari pihak Pak Hendrew sebagai pemilik lahan tidak pernah diajak musyawarah oleh BPN,” ujar Kuasa Hukum Hendrew Sastra Nugraha, Benny Wulur disela eksekusi.Kamis (16/7/2020)

Benny menambahkan, jika saja pihaknya diajak musyawarah maka ada waktu selama 14 hari untuk mengajukan keberatan. Begitu juga jika sudah keluar putusannya, masih ada kesempatan untuk melakukan kasasi.
Tetapi, kata Benny, kenyataannya justru keluar penetapan dari pengadilan bahwa konsinyasi diberikan kepada PT. Hayako Prima Indonesia. Bahkan eksekusi pun menyatakan lahan itu milik PT. Hayako Prima Indonesia.

“Padahal PT Hayako itu tidak memiliki tanah. PT. Hayako ini hanya menyewa lahan milik Pak Hendrew. Seharusnya kalau mau dieksekusi dilakukan di tanah atas nama Pak Hendrew, dan konsinyasinya juga (diberikan) kepadanya,” tegas Benny.

Menurut Benny, apa yang dilakukan oleh PN Bale Bandung ini terjadi salah subjek hukum.
“Ibaratnya, bagaimana mungkin pembeli memberikan uang kepada penyewa, sementara yang punya rumahnya diusir. Itu kan tidak betul. Pak Hendrew kehilangan haknya, karena dari awal dia tidak pernah diajak musyawarah, makanya terjadilah perbuatan melawan hukum karena eksekusi ini,” ujarnya.

Benny mengaku akan melayangkan surat kepada hakim pengawas di Mahkamah Agung (MA), Ketua Komisi Yudisial, Pengadilan Tinggi dan Ketua PN Bale Bandung.

“Secara administratif saja tadi sudah salah, tahapan demi tahapan klien kami tidak pernah diajak berunding. Eksekusi ini jelas cacat hukum. Dana konsinyasi diberikan kepada PT. Hayako Rp. 6 milliar, namun tidak diambil. Karena dia juga merasa itu bukan haknya. Ini hak klien kami, kerugian kami lebih dari Rp. 18 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, eksekusi tetap berjalan. Eksekusi lahan seluas lebih dari 1.000 meter persegi itu terkait dengan proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

Di tempat yang sama, Panitera PN Bale Bandung, Denry Purnama, SH, MH, mengatakan lahan yang ditempati PT. Hayako tersebut dieksekusi untuk kepentingan negara, yakni terkena jalur KCIC.

“Lahan milik PT. Hayako yang dieksekusi ini sudah sesuai dengan penetapan pengadilan, dan akan digunakan untuk kepentingan umum atau kepentingan pemerintah. Kalau memang akan mengajukan keberatan atau gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) silakan,” ujarnya.

Denry memberi contoh, jika dalam prosesnya ada tata cara verifikasi pengadaan tanah, tata cara musyawarah, dan lainnya ada kesalahan, maka hukum tidak melarang pihak yang berkepentingan untuk mengajukan gugatan.

“Tapi sebenarnya, kita sudah memberikan kesempatan kepada para termohon yang tanahnya digunakan untuk kepentingan negara, dan keberatan mengenai masalah ganti rugi prosesnya sudah dilalui. Makanya, eksekusi ini merupakan langkah terakhir. Jika masih keberatan silahkan ada jalur hukumnya,” pungkasnya. (**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Kota Sukabumi Pada Semester I Tahun 2024, Capai 62,7 Persen

    Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Kota Sukabumi Pada Semester I Tahun 2024, Capai 62,7 Persen

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan (BPKPD) Kota Sukabumi, mencatat hingga akhir semester awal tahun 2024, telah terkumpul 27 milyar Rupiah lebih pendapatan asli daerah (PAD) Kota Sukabumi dari sektor pajak. Kepala Bidang Pengelola Perpajakan pada BPKPD Kota Sukabumi, Ziad Panji Nurhari mengatakan, hingga Juli 2024, total realisasi penerimaan pajak telah mencapai 62,7 […]

  • Sikap Jujur Jika Warga Terpapar Covid-19 Bukan Aib, Segera Hubungi 119

    Sikap Jujur Jika Warga Terpapar Covid-19 Bukan Aib, Segera Hubungi 119

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, terjangkit Covid-19 bukan sebuah aib yang harus disembunyikan. Sebaliknya, jika mengalami gejala terjangkit Covid-19 harus segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan dan mengisolasi secara mandiri. “Kami mengimbau kepada masyarakat bahwa orang yang terpapar Covid-19 ini bukan sebuah aib. Jadi kalau terdeteksi […]

  • Politehnik  Pos Indonesia Teken MoU Dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kemenlu  RI

    Politehnik Pos Indonesia Teken MoU Dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kemenlu RI

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, BANDUNG –  Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos) melakukan penandatanganan nota kerjasama dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, sebagai Pusat Studi ASEAN dalam bidang Logistics, Supply Chain Management and E-Commerce. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Gedung Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia, Bandung, pada Jumat (24/09/2021) oleh Direktur Poltekpos Dr. Ir. Agus Purnomo, […]

  • Rapat Paripurna Umumkan Pimpinan dan Anggota Pansus 4 Raperda

    Rapat Paripurna Umumkan Pimpinan dan Anggota Pansus 4 Raperda

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id –  Pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna terkait jawaban Wali Kota Bandung atas pandangan umum Fraksi terhadap Raperda yang berasal dari Wali Kota, yang dirangkaikan dengan Jawaban Fraksi atas pendapat Wali Kota terhadap Raperda yang berasal dari DPRD, di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, (20/102022). Rapat Paripurna […]

  • Momen Idul Fitri 1441 H, Oded dan Yana Gelar Halal Bihalal Virtual

    Momen Idul Fitri 1441 H, Oded dan Yana Gelar Halal Bihalal Virtual

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 tak menghalangi jajaran Pemerintah Kota Bandung untuk bersilaturahmi di momen Idulfitri. Wali Kota Bandung Oded M. Danial menggelar silaturahmi daring di Bandung Command Center, Selasa (26/5/2020). Oded didampingi istrinya, Siti Muntamah. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana beserta istri, Yunimar, dan Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna. […]

  • Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Pemkot Bandung akan Taat Azas

    Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Pemkot Bandung akan Taat Azas

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) berencana menghapus tenaga honorer. Selanjutnya, status pegawai pemerintah mulai 2023 nanti hanya ada dua jenis, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Terkait hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung […]

expand_less