Breaking News
Trending Tags

Dorong Masyarakat untuk Hidup Bersih dan Sehat Agar Meminimalisir DBD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mendorong masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk meminimalisir potensi penyakit demam berdarah (DBD).sebab di Kota Bandung kasus DBD meningkat hingga 2.215 kasus ini per tanggal 27 Maret2024.

Bambang menyebut, Pemkot Bandung telah mengambil langkah-langkah guna mengantisipasi lonjakan kasus DBD . Diantaranya dengan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak di 151 kelurahan dan membentuk gerakan satu rumah satu jumantik.

Pj.Wali Kota Bandung, menghimbau masyarakat untuk menjaga tempat tinggal masing-masing. Hal itu dikatakan Bambang kepada wartawan kemarin di Bandung.

Ia optimis, jika pola hidup bersih diterapkan maka angka DBD dapat ditekan.

Sementara ini Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam mengatakan, untuk pengendalian penyakit DBD salah satunya dengan penyebaran serbuk Abate.

“Penggunaan ini cukup dengan 1 sendok makan, dimasukkan ke plastik, lalu ditutup. Kemudian diikat dan dilubangi, lalu rendam dalam bak atau penampungan air. Itu bisa digunakan untuk 3 bulan. Jentik nyamuk, telur nyamuk itu akan terbunuh. Jadi nyamuk dewasa itu akan terputus rantai nyamuknya,” beber Sony.

Lebih jauh Sony menjelaskan, dalam 1 botol itu berisi 1 kg serbuk yang ampuh untuk memutus siklus mata rantai nyamuk.

“Manfaatkan serbuk ini untuk disebar di setiap rumah. Jika kurang bisa berkoordinasi dengan puskesmas dan akan ditindaklanjuti oleh Dinkes untuk diberikan ulang serbuk tersebut. Prinsipnya kami memenuhi kebutuhan masyarakat untuk ketersediaan serbuk ini,” ungkapnya.

Di luar itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta 3M yaitu, Menguras, Mengubur dan Menutup.

Disamping itu 41 Rumah Sakit Siap Tangani Kasus DBD di Kota Bandung Pemkot Bandung juga telah memastikan pelayanan di rumah sakit jika terjadi lonjakan. Sebanyak 41 rumah sakit di Kota Bandung dipastikan siap tangani pasien demam berdarah dengue (DBD).

Sebagai pelayanan public, kita menyiapkan untuk memberikan layanan prima bagi masyarakat. Kalua terjadi kasus DBD maka akan diberikan ruang oleh teman-teman rumah sakit untuk segera ditangani,” kata Bambang.

PJj. Walikota Bandung meminta rumah sakit untuk memperbaharui data pasien DBD secara berkala sehingga data yang didapat valid dan real-time untuk selanjutnya dilakukan intervensi program penanggulangan yang efektif.

“Sampai dengan minggu ketiga bulan Maret ada penurunan kasus dibanding awal Maret. Mudah-mudahan datanya valid dan real-time, kita bangun sistem informasinya update,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan, saat ini tingkat keterisian rumah sakit mencapai 73,6 persen. Ia menyebut di beberapa rumah sakit didominasi pasien DBD.

Untuk itu, perlu adanya sinergitas antara pemerintah dan rumah sakit agar tidak terjadi lonjakan kasus DBD yang dirawat di rumah sakit.

“Kota Bandung sedang terjadi kenaikan kasus demam berdarah yang cukup signifikan dan ini menjadi beban juga bagi rumah sakit karena dari data yang kami dapatkan keterisian tempat tidur di rumah sakit saat ini 73,6 persen itu cukup tinggi sebetulnya,” katanya.

Oleh karenanya, Anhar menghaturkan terima kasih kepada seluruh rumah sakit di Kota Bandung yang telah memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kota Bandung.

Ia juga memastikan kesiapan 80 puskesmas yang tersebar di 30 kecamatan kota Bandung dalam penanganan awal kasus DBD di masyarakat.

Ia optimis, angka DBD di Kota Bandung dari tahun ke tahun dapat ditekan jika seluruh masyarakat sama-sama menyadari pentingnya gaya hidup bersih.

Selain itu, Bambang juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Bandung agar lebih proaktif dan jangan ragu membawa anggota keluarganya yang mengalami gejala DBD ke Puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan. Adapun salah satu indikatornya ialah demam lebih dari 2 hari.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebudayaan Jangan Sampai Hilang Termakan Zaman, Pengiat Kampung Wisata ;  Beras Perelek Yang Sudah Hilang..?

    Kebudayaan Jangan Sampai Hilang Termakan Zaman, Pengiat Kampung Wisata ; Beras Perelek Yang Sudah Hilang..?

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seperti di Indonesia yang luar biasa potensi sumberdaya alamnya, termasuk Jawa Barat, hingga kabupaten Sukabumi memiliki Geopark Ciletuh yang diakui UNESCO, papar R. Moch Agus Ramdhani yang biasa di sapa mang dhani sebagai penggiat kampung wisata saat bertemu di gedung sate Jln. Dipenogoro Bandung, Rabu,  (29/1/2020). Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, resmi mendapatkan predikat […]

  • DPRD Dukung Penuh Upaya Penuntasan Konflik Pertanahan di Jawa Barat

    DPRD Dukung Penuh Upaya Penuntasan Konflik Pertanahan di Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kota Bandung — DPRD Provinsi Jawa Barat mendukung, upaya-upaya pemerintah dalam penyelesaian konflik pertanahan yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khususnya di Jawa Barat. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Komisi III DPRD Hasim Adnan usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Desk 2 Mekanisme Penyelesaian Konflik Pertanahan di Provinsi […]

  • Diharapkan Pemilu Kondusif di Kota Bandung Kembali Diwujudkan di Pilkada 2024

    Diharapkan Pemilu Kondusif di Kota Bandung Kembali Diwujudkan di Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung dalam menghadirkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang baik dan kondusif. Hal tersebut di sampaikan pada Rapat Pleno KPU Kota Bandung tentang penetapan perolehan kursi partai politik untuk Anggota DPRD Kota Bandung dan Penetapan Calon […]

  • Ungkap Tabir Hilangnya Jelita Duha, DPRD Sumut  Thomas Dachi Minta Polda Bantu Polres Nisel

    Ungkap Tabir Hilangnya Jelita Duha, DPRD Sumut Thomas Dachi Minta Polda Bantu Polres Nisel

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    MEDAN, MBINews.id – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Thomas Dachi, SH meminta Kepolisian Provinsi Sumatera Utara (Poldasu) untuk membantu Polres Nias Selatan (Nisel) membuka tabir hilangnya anak perempuan bernama Jelita Duha (2), yang dikatakan hilang di Desa Who, Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatan pada pekan lalu. “Poldasu harus membantu polres Nisel dalam mengungkap masalah tersebut, […]

  • Raperda Perizinan Minuman Beralkohol di bahas Hingga Ketentuan

    Raperda Perizinan Minuman Beralkohol di bahas Hingga Ketentuan

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pansus 9 DPRD Kota Bandung melakukan ekspose Raperda Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Rapat digelar bersama Disdagin Kota Bandung, Bagian Hukum Setda Kota Bandung dan Tim Naskah Akademik, di Ruang Rapat Komisi A DPRD Kota Bandung, Jumat, (17/11/2023). Rapat dipimpin Ketua Pansus 9 DPRD Kota Bandung, Dr. Uung Tanuwidjaja, S.E., M.M., […]

  • DPRD Kota Bandung Menilai  Kurang Sosialisasi Perda PBG di Kota  Bandung

    DPRD Kota Bandung Menilai Kurang Sosialisasi Perda PBG di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews  — Peraturan Daerah (Perda) Bangunan Gedung sudah disahkan sejak tahun 2022,tapi kurang sosialisasi  di masyarakat  tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau dulu disebut Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Sehingga masyarakat Kota Bandung yang mengajukan PBG masih rendah. Anggota DRPD Kota Bandung,  Dr. Ir. H. Juniarso Ridwan, SH, MH, M.Si  mengatakan, banyak warga  yang beranggapan  […]

expand_less