Breaking News
Trending Tags

DPRD Kota Bandung Minta Rancang Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Adaptif

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DPRD Kota Bandung Minta Rancang Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Adaptif

BANDUNG, Mbinews — Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bandung , Iman Lestariyono, S.Si., dan Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Kota Bandung Dr. Uung Tanuwidjaja, S.E., M.M., menghadiri undangan acara Kick Off Meeting Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Bandung Tahun 2025, yang diselenggarakan Bappelitbang Kota Bandung, di Hotel Horison, Bandung, Selasa, (19/12/2023).

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Koata Bandung , Iman Lestariyono mengatakan, kegiatan kick off meeting RKPD ini, sebagai gambaran untuk menentukan program-program perenecanaan pembangunan Kota Bandung pada tahun 2025.

Lebih jauh dikatakan Iman Lestariyono, RKPD Kota Bandung tahun 2025 harus tetap berpedoman pada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2024-2026. Apalagi perencanaan yang dibuat nantinya, akan berkenaan dengan situasi masa transisi serentak tidak adanya kepala daerah.

“Kalau ada kepala daerah kan yang menjadi acuan kita adalah RPJMD. Karena persoalannya RPJMD selesai di tahun 2023, maka harus ada pijakan hukumnya untuk RKPD 2024 yang akan menjadi acuan bagaimana rencana pembangunan di tahun 2025,” ujarnya.

Dalam penyusunan RKPD tahun 2024 nanti Pemerintah Kota Bandung harus memiliki isu-isu prioritas yang akan diwujudkan pada tahun 2024 maupun 2025.

“Tentunya saya harapkan jangan seolah-olah memulai dari nol, tapi RPJMD sebelumnya harus tetap menjadi acuan, yang dikombinasikan dengan RKPD tahun 2024, artinya jangan berdiri sendiri. Jadi kami berharap pemerintah yang baru pada tahun 2025 awal, bisa melanjutkan program perencanaan yang telah ada sebelumnya,” ucapnya.

Iman Lestariyono berharap, adanya saling kesinambungan antara program rencana sebelumnya dengan program selanjutnya, sehingga tidak lagi ada program yang tidak bisa direalisasikan bagi masyarakat Kota Bandung.

“Pesan dari kami, dalam perencanaan program harus ada kesinambungan jangan sampai tadi dua tahun yang merupakan masa strategis ini, jangan sampai ada kebijakan yang ekstrim yang tidak terkait dari awal atau perencanaan jangka panjang. Jadi intinya, setiap perencaaan harus tetap merujuk pada RPJMD,” katanya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Kota Bandung Uung Tanuwidjaja mengapresiasi digelarnya kegiatan kick off meeting RKPD Tahun 2025 ini, dengan langkah tersebut, menunjukan kesiapan dini dari Pemerintah Kota Bandung untuk merancang pembangunan di tahun 2025 mendatang.

Lebih jauh Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Bandung menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah pusat melalui Bappenas telah menjelaskan beberapa program prioritas yang harus dilakukan di Kota Bandung.

Akan tetapi, dirinya mendorong Pemerintah Kota Bandung dapat melaksanakan arahan program Bappenas dengan menyesuaikan kebutuhan yang ada.

“Sesuai dengan arahan program dari Bappenas, bahwa pelaksanaan program prioritas masih tergantung pada sosok Presiden berikutnya, apakah akan melanjutkan program yang sudah ada atau terjadi perubahan. Tapi apapun nanti, program tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Sslain itu, Uung Tanuwidjaja pun mencermati bahwa rencana pembangunan di tahun 2025 akan dibahas dalam APBD tahun 2024 oleh masa transisi pimpinan dan anggota legislatif di dua periode, yakni periode sebelumnya, dan periode selanjutnya.

“Jadi nanti pembahasan APBD di tahun 2024 akan melibatkan setengah anggota DPRD yang lama dan sebagian yang baru. Di mana pembuatan APBD murni akan dilakukan oleh para anggota dewan yang lama, sedangkan APBD perubahan sudah dimulai dengan dewan-dewan di periode berikutnya,” ucap Ketua Fraksi Nasdem.

Ia pun berharap Pemerintah Kota Bandung bisa menyikapi dengan jelas, dan mewujudkan target sasaran sesuai dengan kebutuhan dari Kota Bandung.

Sebab, terkadang program kebijakan yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat tidak berarti menjadi seratus persen kebutuhan Kota Bandung.

“Maka dari itu, mungkin Pemerintah Kota Bandung bisa memodifikasi program kebijakan Pemerintah pusat itu, sesuai dengan kehendak atau harapan masyarakat Kota Bandung hingga tiba saatnya di tahun 2025 nanti,” katanya.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hingga 2022, Luas Taman Kota Bandung Capai 2,1 Juta Meter Persegi

    Hingga 2022, Luas Taman Kota Bandung Capai 2,1 Juta Meter Persegi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perkembangan konsep taman di Kota Bandung telah sampai pada tingkat kewilayahan. Ketersediaan ruang hijau dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktifitas sosial. Ruang Terbuka Publik juga sangat penting keberadaannya sebagai elemen pelengkap suatu kota yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Pemerintah Kota (Pemkot)Bandung terus membangun ruang terbuka untuk membuat ruang bagi masyarakat berkumpul, […]

  • April 2025, Pemkot  Sukabumi Terima 14 Aduan

    April 2025, Pemkot Sukabumi Terima 14 Aduan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Sebanyak 14 aduan dari masyarakat masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Dimana aduan yang paling banyak ditujukan kepada Satpol PP dengan lima aduna, sisanya tersebar di Dishub, Dinas PUTR, Kecamatan Cibueruem, Dinkes dan Kecamatan Gunungpuyuh. Belasan aduan yang masuk melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional / Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N […]

  • Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung: Program Pinjaman Tanpa Bunga di Bandung Belum Maksimal

    Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung: Program Pinjaman Tanpa Bunga di Bandung Belum Maksimal

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBINews.id – Dana Bergulir Tanpa Bunga yang diluncurkan oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, ternyata belum menunjukkan hasil yang optimal dalam hal penyerapan. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Praniko Imam Sagita, yang menilai bahwa mekanisme perbankan yang digunakan sebagai saluran penyaluran justru membatasi akses masyarakat. “Peraturan daerah yang menjadi […]

  • Gebrakan Ketua DPD Partai Demokrat, Anton Bertekad Bawa Demokrat Jadi Juara Pemilu 2024

    Gebrakan Ketua DPD Partai Demokrat, Anton Bertekad Bawa Demokrat Jadi Juara Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto mengajak seluruh kader untuk merapatkan barisan menghadapi rangkaian Pemilu 2024 yang akan dimulai pada Juni 2022 ini. DPD Demokrat Jabar harus bisa merebut kembali suara yang hilang pada dua pemilu terakhir bila ingin menjadi pemenang di Jabar. “Jumlah suara yang diperebutkan di Jabar […]

  • DPRD Kota Bandung, Komisi D Dorong Pemberian Hibah dan Apresiasi Kepada Guru Agama

    DPRD Kota Bandung, Komisi D Dorong Pemberian Hibah dan Apresiasi Kepada Guru Agama

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi D DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja membahas terkait Rencana Pelaksanaan Pemberian Dana Hibah Bagi Guru Keagamaan T.A. 2022 bersama Kemenag, BPKA, Bagian Kesra dan Hukum Setda Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi D, Senin, (31/1/2022). Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi D, Aries Supriyatna, SH., M.H., dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. […]

  • Oded Minta OPD Tingkatkan Kualitas Layanan Pada Masyarakat

    Oded Minta OPD Tingkatkan Kualitas Layanan Pada Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Sekalipun, pada 2020 lalu Kota Bandung sudah mendapat kategori penilaian tertinggi dengan skor Indeks Pelayanan Publik (IPP) 4,54 atau Pelayanan Prima. Penilaian IPP ini berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

expand_less