Breaking News
Trending Tags

Hari Pertama Padat Karya, 40 Warga Rancasari Bersihkan Drainase

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Program Padat Karya yang digarap Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung mulai berjalan, Kamis, 22 September 2022.

Salah satu lokasi yang mulai berkegiatan yaitu Kecamatan Rancasari. Rencananya Padat Karya berlangsung dari 22 September-2 Oktober 2022.

Sebanyak 40 orang turun secara serentak selama 10 hari ke depan. Mata pencarian mereka sebelumnya rata-rata pekerja lepas harian di orang lain atau pabrik.

Camat Rancasari, Hamdani menyampaikan, ada tiga kategori peserta yang dipilih untuk terlibat dalam program tersebut.

“Para peserta padat karya yang kami rekrut masuk dalam tiga kategori berikut, yakni terdaftar dalam DTKS, mereka yang diputus kerja atau dirumahkan, dan warga yang belum mendapatkan kesempatan bekerja,” jelas Hamdani saat ditemui di kantornya.

Semua peserta merupakan warga ber-KTP Rancasari. Ia mengatakan, untuk wilayahnya hanya warga asli Rancasari saja yang direkrut.

“Karena kami memang memiliki banyak tenaga produktif yang masih bisa dipekerjakan,” ucapnya.

Sasaran lokasi yang diprioritaskan adalah wilayah selatan Rancasari yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain. Sebab di sana terdapat aliran sungai kecil yang ujungnya bermuara di kawasan Rancasari.

“Ada dua sungai besar yang melintasi dua kelurahan di wilayah ini, Sungai Cidurian dan Cipamokolan. Sehingga kami membagi menjadi dua kelompok besar sejumlah 22 orang dan 18 orang,” paparnya.

Hamdani menjabarkan, kegiatan Padat Karya yang dilakukan selama 10 hari antara lain pengerukan, pembersihan sampah, dan penormalisasi sungai kecil atau drainase.

“Kami memprioritaskan drainase-drainase yang tersumbat dan bergulma. Kita keruk dan normalisasi saluran air. Saluran ini menjadi kewenangan pemeliharan camat dan lurah,” jelasnya.

Lokasi yang difokuskan untuk pembersihan adalah RW 03, 04, 05, dan tembus ke RW 06 di Kelurahan Derwati.

“Kalau Kelurahan Mekar Jaya kita bersihkan di RW 02 dan 03,” tuturnya.

Selain Kelurahan Derwati dan Mekar Jaya, dua kelurahan lainnya di wilayah utara Rancasari juga akan dibersihkan, yakni Manjahlega dan Cipamokolan.

“Pembayarannya akan dilakukan setelah semua pekerjaan selesai. Tiap warga mendapatkan Rp1,3 juta,” ungkapnya.

Selain Padat Karya dari Disnaker, Hamdani memaparkan beberapa program bantuan dampak inflasi dan kenaikan BBM yang sudah dilakukan pihaknya.

Pertama, ada Bantuan Langsung Tunai (BLT) PKH sebanyak Rp600.000 dan Rp200.000 yang sudah disalurkan bulan ini.

“Alhamdulillah lancar. Mereka antusias dan bersyukur. Semua BLT disalurkan di satu titik lokasi kantor pos,” lanjutnya.

Lalu, program untuk mengefektifkan UMKM melalui Pasar Murah. Selain menjual bahan pokok yang harganya di bawah pasaran, masyarakat juga disediakan stan untuk berjualan produk UMKM.

“Alhamdulillah masyarakat memiliki daya beli yang tinggi karena memang harganya sedikit di bawah harga pasar dan toko ritel,” paparnya.

Ia berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bisa menjamin stok barang yang ada, sehingga tidak terjadi lagi kenaikan harga barang secara signifikan.

Salah satu peserta Padat Karya ialah Abdul Qodir, warga RW 03 Mekar Jaya. Sehari-hari ia bekerja sebagai pencari barang rongsokan di kompleks perumahan.

“Biasanya suka dipanggil juga, disuruh bersih-bersih rumah di kompleks,” tutur Qodir.

Sebelum pandemi Covid-19, ia biasa berjualan ikan mas keliling. Namun, sejak pandemi usahanya sangat terdampak.

“Kalau dulu dapat Rp20.000-Rp25.000 sehari. Sekarang mah susah,” ungkapnya.

Di tengah keterbatasannya, ia harus menghidupi istri dan dua orang anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMA.

“Bahan-bahan pada naik, anak juga sudah mau lulus. Katanya mau lanjut kuliah,” akunya.

Ia pun berterima kasih dengan adanya program padat karya. Sebab ia bisa memperoleh penghasilan lebih baik.

“Semoga kerja lewat program ini jadi salah satu rezekinya buat kuliah anak,” harapnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Himasi Laporkan Soal Pasar Pelita Ke PN Kota Sukabumi

    Himasi Laporkan Soal Pasar Pelita Ke PN Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan Mahasiswa tergabung dalam pengurus besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB HIMASI) mendatangi kantor Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Rabu siang (30/6/2021). Didampingi kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Ferdinand Associates, PB Himasi laporkan aduan gugatan hukum terkait pembangunan pasar Pelita. Sekjen PB HIMASI Danial Fadhilah, mengatakan, dalam gugatan hukum tersebut ada tergugat dan […]

  • JPO  Alih Fungsi jadi JPR, Penataan Reklame di Kota Bandung tidak Berdasarkan Analisa

    JPO Alih Fungsi jadi JPR, Penataan Reklame di Kota Bandung tidak Berdasarkan Analisa

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menjelang masa akhitr jabatan Wali Kota Bandung Yana Mulyana masih menyisakan sejumlah persoalan termasuk penataan dan penertiban reklame baik yang tidak berijin maupun yang masa ijinnya sudah tidak berlaku lagi. Alih fungsi jembatan penyeberangan orang (JPO) menjadi jembatan Penyangga Reklame (JPR) luput dari pantauan dan hingga saat ini masih berdiri tegak meski […]

  • Pemkot Sukabumi Ajukan Double Track dan Perpanjangan KRL ke Kemenhub

    Pemkot Sukabumi Ajukan Double Track dan Perpanjangan KRL ke Kemenhub

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-  Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengusulkan percepatan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api hingga Kota Sukabumi, serta perpanjangan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) dari Bogor. Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam pertemuan resmi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Kantor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026). Ayep mengatakan, penguatan […]

  • Pemudik Diprediksi Naik Tiga Kali Lipat, Polrestabes Bandung Siapkan 33 Pos

    Pemudik Diprediksi Naik Tiga Kali Lipat, Polrestabes Bandung Siapkan 33 Pos

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jelang mudik Idulfitri 1443 mendatang, Polrestabes Bandung menyiapkan rekayasa lalu lintas dan 33 pos pengamanan (pos pam) serta pos pelayanan (pos yan). Sebab, menurut Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung, AKBP Asep Pujiono, mudik Lebaran tahun ini diprediksi mencapai tiga kali lipat dari tahun 2019. “Dua tahun masyarakat tidak mudik, dan sekarang diperbolehkan. […]

  • Pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2021, Walikota Sukabumi : Perlu Ada Kesepakatan Antara Eksekutif Dan Legislatif

    Pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2021, Walikota Sukabumi : Perlu Ada Kesepakatan Antara Eksekutif Dan Legislatif

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi belum memastikan secara detail berapa nilai alokasi dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 nanti untuk penganganan recovery ekonomi.”Kita belum tahu ketersediaan anggaran kita seperti apa dari damp[ak covid-19 ini,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat Penandatanganan draft Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD […]

  • Kodim 0607 Sukabumi Terus Jaga Ketahanan Pangan

    Kodim 0607 Sukabumi Terus Jaga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 11 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0607 Kota Sukabumi terus mengawal sektor pertanian sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan ketahanan pangan di Kota Sukabumi. Apalagi ditengah masa Pandemi Covid-19 ini, jangan sampai terjadi adanya rawan pangan.”Pengawal terhadap ketahan pangan yang melibatkan unsur TNI terus dilakukan, sehingga di tahun 2021 ini kebutuhan akan pangan tetap terjaga dengan […]

expand_less