Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Hasil Rapat Evaluasi Pasar Pelita Sukabumi, Pj Walikota: Penertiban Ulang Setelah Melakukan Rembuk

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca 2 tahun dilaunching, pengembang Pasar Pelita Sukabumi (PT Fortunindo Artha Perkasa/FAP), justru merasa dirugikan dengan situasi yang terjadi saat ini. Meskipun, terdapat perjanjian kerjasama yang berlangsung antara PT FAP dengan pemerintah daerah setempat, untuk pengembangan Pasar Pelita Sukabumi, namun mereka selaku pengembang mereasa keberatan dengan kondisi yang ada saat ini. Bahkan mereka, sudah 2 kali melayangkan surat keberatan kepada Pemerintah Kota Sukabumi.

Sonya Yuliana selaku perwakilan salah satu pengelola Pasar Pelita Sukabumi mengatakan, setelah dilayangkan dua kali surat keberatan kepada Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini mereka (PT FAP) melakukan audiensi dengan pemerintah daerah setempat, untuk melakukan evaluasi terhadap perjanjian kerjasama serta fakta yang ada di lapangan saat ini.

“Hari ini kita melakukan evaluasi perjanjian kerjasama, anatara PT FAP selaku pengembang Pasar Pelita Sukabumi, dengan pemerintah daerah. Kita bersama-sama membahas poin-poin apa yang hari kami (PT FAP) lakukan dan Pemerintah Kota Sukabumi lakukan,” jelas Sonya kepada awak media, Kamis (30/05/2024).

Lanjutnya, pihaknya merasa terdapat beberapa hal yang harus dievaluasi khusunya pada poin-poin kerjasama yang berlangsung, antara pengembang Pasar Pelita Sukabumi dengan pemerintah daerah.

“Bukan belum terlaksana (poin-poin dalam perjanjian kerjasama), tapi kita bersama-sama mengevaluasi apa yang sudah dilakukan saat ini, semenjak sudah launching 2 tahun lalu,” ungkap Sonya.

Masih menurut Sonya, hal yang sangat ditekankan pihaknya kepada Pemerintah Daerah Kota Sukabumi yakni terkait, poin strelisasi PKL pada 12 ruas jalan yang ada di Kota Sukabumi, yang masuk dalam perjanjian kerjasama.

“Poin yang paling ditekankan dalam evaluasi itu kan ada 12 ruas jalan yang KL harus masuk kedalam pasar, tapi meskipun penertiban ring 1 dan ring 2 sudah dilakukan faktanya masih banyak PKL yang masih ramai berjualan di ruas jalan sekitar pasar. Serta evaluasi terkait kewajiban kami (PT FAP), dan masing-masing (Pemerintah Kota Sukabumi dan PT FAP) akan melaksanakan hasil evaluasi ini,” bebernya.

Selain itu, selaku pengembang pihaknya juga menyayangkan adanya pasar-pasar tandingan yang ada di sekitaran Pasar Pelita Sukabumi, yang sudah jelas itu sangat merugikan pihak pengembang.

“(Kondisi terbaru Pasar Pelita Sukabumi) Makin parah, makanya kenapa kita melayangkan surat keberatan. Karena yang awalnya di seputar pasar itu PKL yang menggelar seperti itu, saat ini di seputar pasar sudah ada pasar-pasar yang difasilitasi dengan auning dan sebagainya,” cetus Sonya.

“Saya tidak tahu itu resmi atau tidak, dan tentunya itu juga sudah kami tuangkan dalam surat keberatan kami kepada Pemerintah Kota Sukabumi,” sambung Sonya.

Sementara itu, menyikapi hal tersebut Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji mengatakan, diharapkan setelah adanya pertemuan antara pengembang Pasar Pelita Sukabumi dengan pemerintah daerah saat ini, mampu menghasilkan solusi.

Hasil evaluasi jadi nanti kita akan berembuk tripartit antara Pemerintah Kota Sukabumi, termasuk menindaklanjuti hasil perjajian kerjasama dengan PT FAP dan juga masyarakat (pedagang). Agar solusi yang didapatkan, merupakan solusi yang terbaik,” ujar Kusmana.

Ketika disinggung terkait surat kebertan yang dilayangkan pengembang Pasar Pelita Sukabumi Kusmana membenarkan adanya hal tersebut. Bahkan Kusmana menyebutkan, bahwa surat keberatan tersebut juga telah dilakukan jawaban secara admisitratif kepada pengembang.

“Beberapa kali (surat keberetan) dari PT FAP memang sudah kita (Pemerintah Kota Sukabumi) terima dan secara administratif juga sudah kita jawab. Khusunya terkait hak dan kewajibannya, tinggal saat ini intinya bagaiman ketertiban, penertiban dan pengawasan serta peran dari masing-masing pihak bisa tercapai,” ungkap Kusmana

Masih menurut Kusmana, saat dikonfirmasi perihal ada atau tidaknya agenda penertiban ulang ruas jalan yang saat ini masih terdapat PKL, dirinya membenarkan hal tersebut.

“(Penertiban ulang) Ya, nanti kita setelah kita melakukan rembuk. Karena kita sebagai Pemerintah Kota Sukabumi tidak bisa otoriter, satu sisi kita juga harus teknokrat dan satu sisi kita juga harus memahami kondisi para pedagang,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Dilantik, 21 Tenaga Teknis PPPK Hasil Optimalisasi Tahun 2022

    Resmi Dilantik, 21 Tenaga Teknis PPPK Hasil Optimalisasi Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi melantik 21 tenaga teknis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022 atas hasil optimalisasi. Pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Kamis 1 Februari 2024. Sebanyak 21 tenaga teknis tersebut berada pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Sumber […]

  • RSUD Bunut Hadirkan Layanan Kemoterapi, Wali Kota Sukabumi: Ini Terobosan Penting

    RSUD Bunut Hadirkan Layanan Kemoterapi, Wali Kota Sukabumi: Ini Terobosan Penting

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis tersebut ditandai dengan dibukanya layanan kemoterapi di RSUD R. Syamsudin SH (Bunut). Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki turun langsung meninjau operasional hari pertama layanan tersebut, Selasa (07/01). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal, mulai dari […]

  • Raperda Perhubungan Akan Lebih Terperinci dari Peraturan Pemerintah

    Raperda Perhubungan Akan Lebih Terperinci dari Peraturan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan melakukan rapat di Ruang Komisi C DPRD Kota Bandung, bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung, Senin, (06/11/2023). Rapat dipimpin Ketua Pansus 4, Riantono, S.T., M.Si., juga dihadiri Anggota Pansus 4, drg. Susi Sulastri, dan Sandi Muharam, S.E., juga Bagian Hukum dan Tim Penyusun Naskah Akademik. Ketua Pansus 4 DPRD Kota […]

  • Menuju Komunikasi Publik Yang Edukatif, Partisipatif, Dan Tranformasional, Kementerian ATR/BPN Sosialisasi Strategi Komunikasi, Informasi Publik, dan Layanan Pengaduan

    Menuju Komunikasi Publik Yang Edukatif, Partisipatif, Dan Tranformasional, Kementerian ATR/BPN Sosialisasi Strategi Komunikasi, Informasi Publik, dan Layanan Pengaduan

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinees.id- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Strategi Komunikasi, Informasi Publik, dan Layanan Pengaduan secara daring pada Senin (21/07/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, yang menyampaikan bahwa strategi komunikasi publik di lingkungan Kementerian ATR/BPN harus terus berkembang […]

  • Majukan Ekonomi Desa, bank bjb Jalin Kerja Sama dengan DPM Desa Jawa Barat

    Majukan Ekonomi Desa, bank bjb Jalin Kerja Sama dengan DPM Desa Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  bank bjb dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) di Hotel De Braga Bandung, Senin 19 September 2022. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan kedua belah pihak. PKS yang ditandatangani adalah tentang peningkatan Indeks Desa Membangun melalui optimalisasi peran Patriot Desa. Lewat kerja sama ini, masyarakat […]

  • DKPP Kota Bandung Terjunkan 90 Petugas dan Manfaatkan Teknologi Periksa Hewan Kurban

    DKPP Kota Bandung Terjunkan 90 Petugas dan Manfaatkan Teknologi Periksa Hewan Kurban

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Wilsandi Saefuloh DKPP Kora Bandung Mengatakan , Menyambut Hari Raya Iduladha 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung siap menurunkan lebih dari 90 petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban.Operasi dijadwalkan mulai 15 Mei 2025 mendatang dan melibatkan dokter hewan profesional hingga relawan dari kampus ternama. […]

expand_less