Breaking News
Trending Tags

Hasil Rapat Evaluasi Pasar Pelita Sukabumi, Pj Walikota: Penertiban Ulang Setelah Melakukan Rembuk

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca 2 tahun dilaunching, pengembang Pasar Pelita Sukabumi (PT Fortunindo Artha Perkasa/FAP), justru merasa dirugikan dengan situasi yang terjadi saat ini. Meskipun, terdapat perjanjian kerjasama yang berlangsung antara PT FAP dengan pemerintah daerah setempat, untuk pengembangan Pasar Pelita Sukabumi, namun mereka selaku pengembang mereasa keberatan dengan kondisi yang ada saat ini. Bahkan mereka, sudah 2 kali melayangkan surat keberatan kepada Pemerintah Kota Sukabumi.

Sonya Yuliana selaku perwakilan salah satu pengelola Pasar Pelita Sukabumi mengatakan, setelah dilayangkan dua kali surat keberatan kepada Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini mereka (PT FAP) melakukan audiensi dengan pemerintah daerah setempat, untuk melakukan evaluasi terhadap perjanjian kerjasama serta fakta yang ada di lapangan saat ini.

“Hari ini kita melakukan evaluasi perjanjian kerjasama, anatara PT FAP selaku pengembang Pasar Pelita Sukabumi, dengan pemerintah daerah. Kita bersama-sama membahas poin-poin apa yang hari kami (PT FAP) lakukan dan Pemerintah Kota Sukabumi lakukan,” jelas Sonya kepada awak media, Kamis (30/05/2024).

Lanjutnya, pihaknya merasa terdapat beberapa hal yang harus dievaluasi khusunya pada poin-poin kerjasama yang berlangsung, antara pengembang Pasar Pelita Sukabumi dengan pemerintah daerah.

“Bukan belum terlaksana (poin-poin dalam perjanjian kerjasama), tapi kita bersama-sama mengevaluasi apa yang sudah dilakukan saat ini, semenjak sudah launching 2 tahun lalu,” ungkap Sonya.

Masih menurut Sonya, hal yang sangat ditekankan pihaknya kepada Pemerintah Daerah Kota Sukabumi yakni terkait, poin strelisasi PKL pada 12 ruas jalan yang ada di Kota Sukabumi, yang masuk dalam perjanjian kerjasama.

“Poin yang paling ditekankan dalam evaluasi itu kan ada 12 ruas jalan yang KL harus masuk kedalam pasar, tapi meskipun penertiban ring 1 dan ring 2 sudah dilakukan faktanya masih banyak PKL yang masih ramai berjualan di ruas jalan sekitar pasar. Serta evaluasi terkait kewajiban kami (PT FAP), dan masing-masing (Pemerintah Kota Sukabumi dan PT FAP) akan melaksanakan hasil evaluasi ini,” bebernya.

Selain itu, selaku pengembang pihaknya juga menyayangkan adanya pasar-pasar tandingan yang ada di sekitaran Pasar Pelita Sukabumi, yang sudah jelas itu sangat merugikan pihak pengembang.

“(Kondisi terbaru Pasar Pelita Sukabumi) Makin parah, makanya kenapa kita melayangkan surat keberatan. Karena yang awalnya di seputar pasar itu PKL yang menggelar seperti itu, saat ini di seputar pasar sudah ada pasar-pasar yang difasilitasi dengan auning dan sebagainya,” cetus Sonya.

“Saya tidak tahu itu resmi atau tidak, dan tentunya itu juga sudah kami tuangkan dalam surat keberatan kami kepada Pemerintah Kota Sukabumi,” sambung Sonya.

Sementara itu, menyikapi hal tersebut Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji mengatakan, diharapkan setelah adanya pertemuan antara pengembang Pasar Pelita Sukabumi dengan pemerintah daerah saat ini, mampu menghasilkan solusi.

Hasil evaluasi jadi nanti kita akan berembuk tripartit antara Pemerintah Kota Sukabumi, termasuk menindaklanjuti hasil perjajian kerjasama dengan PT FAP dan juga masyarakat (pedagang). Agar solusi yang didapatkan, merupakan solusi yang terbaik,” ujar Kusmana.

Ketika disinggung terkait surat kebertan yang dilayangkan pengembang Pasar Pelita Sukabumi Kusmana membenarkan adanya hal tersebut. Bahkan Kusmana menyebutkan, bahwa surat keberatan tersebut juga telah dilakukan jawaban secara admisitratif kepada pengembang.

“Beberapa kali (surat keberetan) dari PT FAP memang sudah kita (Pemerintah Kota Sukabumi) terima dan secara administratif juga sudah kita jawab. Khusunya terkait hak dan kewajibannya, tinggal saat ini intinya bagaiman ketertiban, penertiban dan pengawasan serta peran dari masing-masing pihak bisa tercapai,” ungkap Kusmana

Masih menurut Kusmana, saat dikonfirmasi perihal ada atau tidaknya agenda penertiban ulang ruas jalan yang saat ini masih terdapat PKL, dirinya membenarkan hal tersebut.

“(Penertiban ulang) Ya, nanti kita setelah kita melakukan rembuk. Karena kita sebagai Pemerintah Kota Sukabumi tidak bisa otoriter, satu sisi kita juga harus teknokrat dan satu sisi kita juga harus memahami kondisi para pedagang,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harganas, Pemkot Bandung Optimalkan 8 Fungsi Keluarga

    Harganas, Pemkot Bandung Optimalkan 8 Fungsi Keluarga

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, BEDAnews – Sebagai satuan terkecil di masyarakat, keluarga memiliki peran penting dalam pembangunan. Keluarga yang kuat bisa menyokong pembangunan nasional. Itulah sebabnya, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera menekankan pentingnya pembinaan keluarga. Regulasi itu diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 1994 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Keluarga […]

  • Gubernur Jambi Tandatangani Shareholders Agreement Sepakati Klausul Pengendalian atas Bank Jambi bank bjb

    Gubernur Jambi Tandatangani Shareholders Agreement Sepakati Klausul Pengendalian atas Bank Jambi bank bjb

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Dalam upaya finalisasi pengembangan Kelompok Usaha Bank (KUB) bank bjb dengan Bank Jambi, pada Rabu, 17 Juli 2024, di Kantor Perwakilan bank bjb Jakarta, bank bjb bersama Gubernur Jambi menandatangani Perjanjian Antar Pemegang Saham (Shareholders Agreement/SHA) yang mengatur peran para pihak dalam Pengendalian atas Bank Jambi. Penandatanganan SHA dilakukan oleh Direktur Utama […]

  • Pos Indonesia Siap Jadi Backbone Industri Kurir Nasional

    Pos Indonesia Siap Jadi Backbone Industri Kurir Nasional

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) perkuat posisi sebagai tulang punggung (backbone) layanan pos dan logistik nasional melalui model bisnis Wholesale dengan penyelenggara pos dan kurir lainnya. Ini untuk mendorong transformasi digital, efisiensi operasional dan pemerataan layanan logistik nasional hingga ke pelosok Indonesia. Direktur Business Development & Portfolio Management Pos Indonesia Prasabri Pesti mengatakan, […]

  • Luar Biasa, Jadilah Saksi Hidup Terobosan Spektakuler Perayaan HUT ke-25 Indosiar

    Luar Biasa, Jadilah Saksi Hidup Terobosan Spektakuler Perayaan HUT ke-25 Indosiar

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id –  Jelang memasuki usia peraknya, Jadilah saksi hidup terobosan spektakuler Indosiar dalam merayakan HUT ke-25 Indosiar melalui rangkaian program luar biasa, mulai hari ini sampai puncaknya pada “Konser Raya 25 Tahun Indosiar Luar Biasa” di Sabtu, 11 Januari 2020 dan “Pesta Perak LUV Indosiar 25” di Minggu, 12 Januari 2020. Yang akan tayang […]

  • Terapkan BI-Fast,  bank bjb Jadi Bank Sponsor untuk Bank Jambi dan Bank Jambi Syariah

    Terapkan BI-Fast, bank bjb Jadi Bank Sponsor untuk Bank Jambi dan Bank Jambi Syariah

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAMBI, MBInews id – Guna memajukan bisnis perusahaan dan mendorong laju perekonomian daerah, PT Bank Pembangungan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) kembali melakukan kolaborasi dengan perbankan lainnya. Kali ini, bank bjb melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jambi dan PT Bank Pembangunan Daerah Jambi Unit Usaha Syariah. […]

  • Mantap, Di Wilayah Bandung Timur Akan Hadir Destinasi Wisata Baru

    Mantap, Di Wilayah Bandung Timur Akan Hadir Destinasi Wisata Baru

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya memulihkan ekonomi yang saat ini terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya berkolaborasi dengan membuat destinasi wisata baru di wilayah Bandung Timur. Kolaborasi tersebut terungkap saat penandatanganan kesepakatan bersama Program Kerjasama Pemulihan Ekonomi dan Pengembangan Destinasi Wisata Pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Bandung Timur Antara Pemerintah Kota […]

expand_less