Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

IMM Anggap DPR Penghianat, Himasi Jangan Halangi Mahasiswa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Pengurus Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi Raya menolak disahkannya RUU Omnibus Law.

Kendati semalam (05/10/20), RUU Omnibus Law disahkan oleh Badan Legislasi Nasional (Balegnas) DPR-RI menjadi UU Cipta Kerja. Namun IMM Sukabumi tetap memolak kehadiran UU tersebut.

“Meskipun kondisinya hari ini sudah menjadi undang-undang. Tetap kita menolak UU Cipta Kerja, karena sangat tidak berpihak kepada masyarakat” ujar Ketua Cabang IMM Sukabumi Raya Ranti Sulastri, Selasa (06/10/20).

Penetapkan RUU Omnibuslaw menjadi UU, kami melihat bahwa atas penetapan Omnibus Law ini DPR RI tidak mengindahkan apa yang menjadi aspirasi rakyat.

” DPR RI lebih mengindahkan apa yang menjadi kehendak para oligarki dan ini jelas merupakan keputusan yang melanggar kedaulatan rakyat” ucap Ranti.

Menurut Ranti, ruang-ruang demokrasi yang seperti ini jelas merupakan demokrasi yang telah mengarah pada ruang liberalisme, dan tentu keputusan yang diambil tanpa mengindahkan suara rakyat merupakan pengkhinatan terhadap nilai demokrasi itu sendiri.

“Jelas ini penghianatan terhadap rakyat. Hari ini kami gerakan mahasiswa bersama masyarakat menyatakan sikap mosi tidak percaya” pungkasnya.

Sementara itu, Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi menganggap dimasa pandemic ini, rakyat harus disuguhkan dengan penghianatan penguasa.

” Pemerintah dan DPR sepakat melakukan pengesahan omnibus law cipta kerja secara tiba-tiba” ungkap Wakil Ketua PB HIMASI Danial Fhadillah.

” Padahal sejatinya, penolakan terhadap ruu cipta kerja ini muncul dari berbagai kalangan karena dianggap merugikan rakyat. Baik dari kalangan buruh, tani, masyarakat adat, hingga kaum yang rentan” ucapnya.

Selain Omnibus Law, pilkada di masa pandemic pun dipaksakan oleh pemerintah agar terus dilanjutkan. Maka dari itu, jika turun ke jalan kita dilarang dan dihalang-halangi, pihaknya serukan gerakan Golput dan boikot Pilkada sebagai bentuk nyata dari Mosi Tidak Percaya terhadap pemerintah dan DPR.

” Sekalipun Golput pada masa pilkada nanti tidak akan mengubah omnibus law.
Setidaknya rakyat menunjukan gerakannya, bahwa rakyat bisa bertindak melawan penguasa” pungkas Danial.

Untuk diketahui, rencananya pada Rabu (07/10/20) esok, Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Sukabumi akan menggelar aksi besar-besaran di kantor DPRD Kabupaten Sukabumi. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relaksasi Kegiatan Ekonomi Kota Bandung Akan Naik Jadi 50 Persen

    Relaksasi Kegiatan Ekonomi Kota Bandung Akan Naik Jadi 50 Persen

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung akan menaikkan relaksasi atau pembukaan pembatasan kegiatan ekonomi dari 25 persen menjadi 50 persen. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, keputusan ini akan diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) terbaru. “Dalam waktu dekat, kita akan terbitkan perwal baru sebagai turunan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor […]

  • H.M.Muraz : Pancasila Harus Dijadikan Lagi Pelajaran Wajib di Sekolah

    H.M.Muraz : Pancasila Harus Dijadikan Lagi Pelajaran Wajib di Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat, H.M. Muraz, meminta kepada pemerintah agar pendidikan Pancasila dijadikan lagi sebagai pelajaran wajib di sekolah. Hal itu dikarenakan, ada sebagian masyarakat yang masih belum memahami yang baik tentang pancasila. Termasuk, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.”Ya, saya minta agar pancasila bisa dijadikan kurikulum, dan sebagai mata pelarana […]

  • Pemkot Bandung tetapkan Darurat Sampah

    Pemkot Bandung tetapkan Darurat Sampah

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

      BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi menetapkan status Darurat Sampah seiring dengan keputusan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan Bandung Raya darurat sampah. Keputusan Gubernur Jawa Barat tersebut tertuang dalam surat Nomor 658/Kep.579-DLH/2023 tentang Penetapan Status Darurat Sampah Bandung Raya, yang ditetapkan pada 24 Agustus 2023. Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna […]

  • HUT ke-129 BRI, BRI RO Bandung Tingkatkan Peran Sosial di Masyarakat

    HUT ke-129 BRI, BRI RO Bandung Tingkatkan Peran Sosial di Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Memperingati Hari Ulang Tahun Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ke-129, BRI Regional Office (RO) Bandung menggelar serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan ini berlangsung di Menara BRI Bandung dengan melibatkan karyawan BRI dan masyarakat sekitar. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 12 Desember hingga 16 […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke 79 Polsek Cimahi Lakukan Bakti Sosial

    Sambut Hari Bhayangkara ke 79 Polsek Cimahi Lakukan Bakti Sosial

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Cimahi lakukan sejumlah kegiatan bakti sosial di wilayah binaan salahsatunya dengan melakukan bersih-bersih tempat ibadah di Mesjid Al-Ishlah di Jalan Encep Kartawiria, Kel. Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara dan menyerahkan bantuan kepada marbot. Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan S.H,memgatakan kegiatan untuk lebih meningkatkan kedekatan dengan masyarakat juga meningkatkan […]

  • HMI, Cipayung Plus Sukabumi Jangan Mau Dipecah Isu Tak Jelas

    HMI, Cipayung Plus Sukabumi Jangan Mau Dipecah Isu Tak Jelas

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id. Ketua Himpunas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi Yanggimas Anggara memandang Cipayung Plus merupakan elemen yang pertamakali menggagas dan bergerak bersama-sama di Sukabumi turun menyuarakan penolakan Omnibus Law dijadikan sebagai Undang-undang Negara. ” Cipayung Plus juga yang pertama kali memiliki catatan-catatan kritis Omnibus Law yang diserahkan kepada DPRD Kota Sukabumi dari masing-masing Organ […]

expand_less